Teknik Mesin "TEKNOLOGI"
Vol 14, No 1 Okt (2011)

Penggunaan Rotary Dryer Untuk Pengeringan Rumput Laut

Muhammad Yahya (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
12 Mar 2012

Abstract

Pengering putar memiliki silinder yang dapat berputar 20 rpm, berdiameter 30 cm, dengan panjang 40 cm, menggunakan briket batubara sebagai bahan bakar sumber panas, dan digerakkan oleh sebuah motor lewat perantaraan pulley. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap perubahan kadar air rumput laut dengan menggunakan pengering putar.  Penelitian ini menggunakan alat pengering putar berbahan bakar briket batu bara dan bahan rumput laut Gracilaria sp. Rancangan penelitian menggunakan 3 kali perlakuan yaitu, suhu: 60 oC, 75oC, dan 90 oC,  variasi lama pengeringan:  1,5 jam, 2,5 jam, 5 jam, dan  7,5 jam. Hasil rumput laut kering dilakukan uji  kadar air. Hasil penelitian menunjukkkan (1)Terdapat pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap penurunan kadar air rumput laut dengan menggunakan pengering putar. (2) Untuk mencapai kadar air standar rumput laut Gracilaria sp hingga 25% diperlukan waktu sebagai berikut: (a)  suhu 60 oC diperlukan waktu pengeringan 3,59 jam, (b) suhu 75 oC diperlukan waktu pengeringan 3,18 jam,   (c) suhu 90 oC diperlukan waktu pengeringan 2,92 jam. (3) besarnya biaya pengeringan berbanding terbalik dengan lama waktu pengeringan, semakin cepat waktu pengeringan semakin mahal biaya yang diperlukan. Kata Kunci: Pengering putar, rumput laut, kadar air, lama pengeringan, suhu

Copyrights © 2011