Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur
Vol. 1 No. 1 (2013)

PENGARUH SISTEM PENGAPIAN CAPASITIVE DISCHARGE IGNITION(CDI) DENGAN SUMBER ARUS YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN KARBON MONOKSIDA (CO) GAS BUANG SEPEDA MOTOR 110 CC

Imam Mahir (Universitas Negeri Jakarta)



Article Info

Publish Date
24 Oct 2013

Abstract

Sistem pengapian pada motor bakar merupakan prasyarat untuk terjadinya pembakaran dan juga menentukan kualitas dari proses pembakaran tersebut. Persyaratan utama dari sistem pengapian adalah mampu menyuplai energi panas yang dibutuhkan dalam bentuk percikan bunga api listrik busi pada volume yang kecil dan waktu yang cukup untuk terjadinya pembakaran. Berbagai jenis sistem pengapian dikembangkan untuk berbagai keperluan dan hasil yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Objek penelitian ini adalah mengukur kadar kandungan karbon monoksida (CO) gas buang yang dihasilkan oleh sepeda motor 4 langkah 110ccdengan sistem pengapian CDI dengan sumber arus AC (CDI-AC) dan sumber arus DC (CDI-DC) yang diuji dalam berbagai putaran mesin (RPM) yang berbeda. Dari hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata kandungan CO gas buang yang dihasilkan pada sistem pengapian CDI-AC adalah sebesar 6,91%, sedangkan rata-rata pada sistem pengapian CDI-DC adalah 7,07%. Berdasarkan temuan ini persentase rata- rata kandungan CO pada gas buang sistem pengapian CDI-DC lebih tinggi dibandingkan persentase rata-rata CDI-AC, namun fluktuasi kadar CO pada sistem CDI-DC lebih kecil dibandingkan CDI-AC pada berbagai RPM yang berbeda. Hal ini sesuai dengan karakteristik sistem pengapian CDI-DC yang menghasilkan tegangan lebih stabil sehingga gas CO yang dihasilkan dari pembakaran juga lebih stabil dibandingkan sistem pengapian CDI AC.

Copyrights © 2013