Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Vol 7 No 3: Juni 2020

Knowledge Management System Berbasis Web tentang Budidaya Hidroponik untuk Mendukung Smart Society

Ariq Cahya Wardhana (1. Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB University) 2. Rekayasa Perangkat Lunak, Fakultas Teknologi Industri dan Informatika, Institut Teknologi Telkom Purwokerto)
Yani Nurhadryani (Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB University))
Sri Wahjuni (Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (IPB University))



Article Info

Publish Date
22 May 2020

Abstract

Meningkatnya jumlah populasi penduduk di Indonesia berdampak pada terbatasnya luas wilayah pertanian di Kota Bogor yang mengakibatkan ancaman produksi pertanian karena konversi lahan persawahan sebesar 88,12% menjadi perumahan dan kebun. Solusi sistem produksi pertanian dengan terbatasnya lahan salah satunya adalah hidroponik. Untuk meningkatkan pengetahuan budidaya hidroponik dan memudahkan akses fasilitas belajar digital sebagai bagian penting dari rencana pemerintah Kota Bogor yaitu smart society diperlukan dukungan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Knowledge Management System (KMS) budidaya hidroponik dengan mengadopsi metode Knowledge Management Life Cycle melalui identifikasi pengetahuan tacit maupun explicit dari komunitas hidroponik. Proses menangkap pengetahuan berorientasi pada seluruh proses budidaya sayuran hidroponik dengan menggunakan bibit yang siap tanam. Knowledge map digunakan untuk kodifikasi pengetahuan menghasilkan 34 pengetahuan explicit berupa media interaktif video maupun dokumen yang dapat digunakan oleh pengguna. Implementasi sistem menggunakan aplikasi berbasis Web dengan pendekatan object oriented yang sudah diuji oleh pakar dan semua fungsi berjalan dengan baik. Sistem ini memiliki fitur klasifikasi KMS yaitu knowledge capture, knowledge sharing, serta knowledge discovery. AbstractThe increasing number of populations in Indonesia has an impact on the limited area in Bogor, which has resulted in the threat of agricultural production because of the conversion of 88.12% of paddy fields to housing and gardens. A solution to agricultural production systems with limited land, one of which is hydroponics. Facilitate access to digital learning facilities as an essential part of the plan of the Bogor City government, namely smart society, information technology support is needed as a means of sharing hydroponic cultivation knowledge. Based on this, we developed a knowledge management system (KMS) adopting the Knowledge Management Life Cycle method by identifying tacit and explicit knowledge from the hydroponic community. The process of capturing knowledge is oriented to the whole process of hydroponic vegetable cultivation by using seeds that are ready for planting. Knowledge map is used for codification of knowledge that produces 34 explicit knowledge in the form of interactive media in the form of videos and documents that can be used by user. The output generated from this study is KMS was implemented using Web-based applications with an object-oriented approach that has been tested by experts with system functions is working and has KMS classification features, namely knowledge capture, knowledge sharing, and knowledge discovery.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JTIIK

Publisher

Subject

Computer Science & IT Engineering

Description

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen ...