Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner
Vol 6, No 3 (2022): MEI-JULI

Pemeriksaan Jumlah Cemaran Staphylococcus Aureus Pada Susu Kambing Peranakan Etawa (Pe) Di Peternakan Adoe A Aceh Besar (Examination Of the Amount Of Staphylococcus aureus Contamination in Etawa Crossbreed Goat Milk)

Ahmad Azhari Nopiosi (Program Pendidikan Dokter Hewan Universitas Syah Kuala)
Teuku Reza Ferasyi (Laboratory of veterinary Public Health Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University)
Ismail Ismail (Laboratory of Veterinary Public Health Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University)
Mahdi Abrar (Laboratory Microbiology of Veterinary Medicines Syiah Kuala University)
Hamny Hamny (Laboratory Anatomy Veterinary Medicine at Syiah Kuala University)
Rastina Rastina (Public Health Veterinary of Veterinary Medicine Syiah Kuala University)
Fakhrurrazi Fakhrurrazi (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 May 2022

Abstract

ABSTRAKSusu memiliki sumber gizi yang paling sempurna. Nilai gizinya yang lengkap menyebabkan susu dapat menjadi media yang sangat baik bagi mikroorganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah cemaran Staphylococcus aureus pada susu kambing peranakan etawa (PE) di peternakan Adoe A Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kesmavet Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan 10 sampel susu kambing peranakan etawa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan diencerkan dengan pengenceran desimal dari 101 sampai 106. Selanjutnya dilakukan penghitungan jumlah koloni dengan menggunakan Total Plate Count (TPC) untuk mengetahui jumlah cemaran Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30% sampel tercemar Staphylocoucus aureus. Nilai TPC tertinggi diperoleh dari sampel susu K3 yaitu 3,0 x 102 cfu/ml, dan nilai TPC terendah diperoleh dari sampel susu K1 yaitu 1,6 x 102 cfu/ml. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai TPC yang ditemukan melebihi batas standar SNI untuk bakteri Staphylocoucus aureus pada susu yaitu 1 x 102 cfu/ml.ABSTRACTMilk has the most perfect source of nutrition its complete nutritional value causes milk to be an excellent for microorganisms for growth and development. This study aims to determine the amount of Staphylococcus aureus contamination in Etawa crossbreed’s milk on Adoe A farms in Aceh Besar Regency. This study was carried out at the Veterinary Public Health Laboratory, Faculty of Veterinary Medicine, Syiah Kuala University, Banda Aceh. This study use 10 samples of Etawa Crossbreed’s milk. Sampling was carried out randomly and diluted with a decimal dilution from 101 to 106. Furthermore, the number of colonies was counted using the Total Plate Count (TPC) to determine the amount of staphylococcus aureus contamination. The results of this study showed that 30% of the samples were contaminated with Staphylocoucus aureus. The highest TPC value was obtained from the K3 milk sample, which was 3.0 x 102 cfu/ml, and the lowest TPC value was obtained from the K1 milk sample, which was 1.6 x 102 cfu/ml. So it can be concluded that the TPC value found exceeds the SNI standard limit for Staphylocoucus aureus bacteria in milk, which is 1 x 102 cfu/ml. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

FKH

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner merupakan media elektronik yang digunakan sebagai wadah penyebaran hasil-hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala yang ditulis bersama dengan dosen pembimbingnya. Naskah/artikel yang diterbitkan telah ...