Gorga : Jurnal Seni Rupa
Vol 12, No 1 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa

COFFEE SHOP SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI LUKIS KACA DENGAN TEKNIK REVERSE

Musda Liffa (Universitas Negeri Medan)
Onggal Sihite (Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2023

Abstract

Glass painting is a traditional art that has existed for a long time. The lack of use of glass as a creative medium causes a lack of innovation in renewing pre-existing themes. This is what motivated the author to create this traditional glass painting by displaying a new theme in order to maintain the existence of glass painting in the world of fine art. The technique used in the creation of this glass painting is the reverse technique or reverse painting technique which is a traditional glass painting technique. The coffee shop theme was chosen to renew the theme of the results of traditional glass painting that had previously existed, which only featured the theme of wayang. The method for creating this work has gone through the exploration or data collection stage, the planning stage is creating design sketches obtained through the exploration stage, and the embodiment stage is the process of painting on glass. The results of the work obtained in this creation amounted to 6 works on clear glass sheets with a size of 40 x 50 cm, with the following titles: (1) Coffee Beans, (2) Milk Coffee Enthusiasts, (3) Roseta in Latte Art, (4) Kalita Charm, (5) The Coffee Connoisseur Woman, (6) StyleMocktail.Keywords:  glass painting, theme, reverse technique. AbstrakSeni lukis kaca merupakan seni tradisional yang sudah lama ada. Minimnya penggunaan kaca sebagai media berkarya menyebabkan kurangnya inovasi dalam pembaharuan tema-tema yang sudah ada sebelumnya. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi penulis untuk membuat seni lukis kaca tradisional ini dengan menampilkan tema baru guna menjaga keeksistensian seni lukis kaca dalam dunia seni rupa. Teknik yang digunakan dalam penciptaan karya seni lukis kaca ini adalah teknik reverse atau teknik melukis terbalik yang merupakan teknik melukis kaca tradisional. Tema coffee shop dipilih guna memperbaharui tema pada hasil seni lukis kaca tradisional yang sudah pernah ada sebelumnya yang hanya menampilkan tema tentang pewayangan saja. Metode pada penciptaan karya ini telah melalui tahap eksplorasi atau pengumpulan data, tahap perencanaan adalah menciptakan sketsa desain yang didapatkan melalui tahap eksplorasi, dan tahap perwujudan yaitu proses melukis di atas kaca. Hasil karya yang diperoleh pada penciptaan tersebut berjumlah 6 karya diatas lembaran kaca bening dengan ukuran 40 x 50 cm, dengan judul sebagai berikut: (1) Coffee Beans, (2) Penggemar Kopi Susu, (3) Roseta In Latte Art, (4) Kalita Charm, (5) Wanita Si Penikmat Kopi, (6) Style Mocktail.  Kata Kunci: lukis kaca, tema, teknik reverse. Authors:Musda Liffa : Universitas Negeri MedanOnggal Sihite : Universitas Negeri Medan References:Asa, F. O., & Sahrul, N. (2018). Kehidupan Surau Di Minangkabau Sebagai Inspirasi Dalam Karya Seni Lukis. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 7(2), 148-155.Blewett, M. (2005). Consolidation Issues and Treatment Strategies for Delaminating Layers on Reverse Glass Painting: A Literature Review and Case Study. The Picture Restorer, 28, 5-11. Dimock, A. (2010). Reverse Glass Painting: Tips,     Tools, and Techniques for Learning the Craft. USA: Stackpole Books.Etty, Laksmiwati. (2017). Glass Painting. Surabaya: Tiara Aksa.Fiyanto, A. (2015). Permasalahan Kehidupan Kaum Urban sebagai Temakarya Seni Lukis. Brikolase: Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa, 7(1).Masruroh, A., & Azis, A. C. K. (2022). Meningkatkan Kemampuan Menggambar Ilustrasi Kartun dengan Teknik Scribble pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Simpang Kiri Kota Subulussalam. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 554-558.Herlyana, E. (2014). Fenomena Coffee Shop sebagai Gejala Gaya Hidup Baru Kaum    Muda. THAQAFIYYAT: Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam, 13(1), 187-      204.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

gorga

Publisher

Subject

Arts Education

Description

Gorga : Jurnal Seni Rupa terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran, hasil penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi (seniman), dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan, kajian seni, desain, ...