cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
ANALISIS ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN APLIKASI MATLAB MT, Yulisman
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.598

Abstract

Listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang kemudian ditransmisikan melalui jaringan transmisi sampai pada distribusi dan pengguna untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Proses penyaluran ini tidak lepas dari gangguan yang timbul akibat dari faktor bahan/jenis penghantar dan faktor jarak.Gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan terputusnya penyaluran tenaga listrik kepada konsumen. Salah satu upaya untuk mengatasi gangguan hubung singkat tersebut dilakukan analisis hubung singkat sebagai tahap awal untuk menanggulanginya sehingga sistem proteksi yang tepat pada sistem tenaga listrik dapat ditentukan.Gangguan hubung singkat dapat dianalisa dengan menggunakan metode simulasi dan perhitungan manual dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar arus hubung singkat yang terjadi di tiap bus yang berbeda secara bergantian. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dimulai dari diagram satu garis, melakukan perhitungan arus hubung singkat manual dan menggunakan Matlab, dan membuat perbandingan dan kesimpulan. Kata kunci : analisa, arus, Matlab, gangguan hubung singkat.
ANALISIS ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN APLIKASI MATLAB MT, Yulisman
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.598

Abstract

Listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang kemudian ditransmisikan melalui jaringan transmisi sampai pada distribusi dan pengguna untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Proses penyaluran ini tidak lepas dari gangguan yang timbul akibat dari faktor bahan/jenis penghantar dan faktor jarak.Gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan terputusnya penyaluran tenaga listrik kepada konsumen. Salah satu upaya untuk mengatasi gangguan hubung singkat tersebut dilakukan analisis hubung singkat sebagai tahap awal untuk menanggulanginya sehingga sistem proteksi yang tepat pada sistem tenaga listrik dapat ditentukan.Gangguan hubung singkat dapat dianalisa dengan menggunakan metode simulasi dan perhitungan manual dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar arus hubung singkat yang terjadi di tiap bus yang berbeda secara bergantian. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dimulai dari diagram satu garis, melakukan perhitungan arus hubung singkat manual dan menggunakan Matlab, dan membuat perbandingan dan kesimpulan. Kata kunci : analisa, arus, Matlab, gangguan hubung singkat.
ANALISIS ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN APLIKASI MATLAB Yulisman Yulisman
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.598

Abstract

Listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang kemudian ditransmisikan melalui jaringan transmisi sampai pada distribusi dan pengguna untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Proses penyaluran ini tidak lepas dari gangguan yang timbul akibat dari faktor bahan/jenis penghantar dan faktor jarak.Gangguan hubung singkat yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan terputusnya penyaluran tenaga listrik kepada konsumen. Salah satu upaya untuk mengatasi gangguan hubung singkat tersebut dilakukan analisis hubung singkat sebagai tahap awal untuk menanggulanginya sehingga sistem proteksi yang tepat pada sistem tenaga listrik dapat ditentukan.Gangguan hubung singkat dapat dianalisa dengan menggunakan metode simulasi dan perhitungan manual dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar arus hubung singkat yang terjadi di tiap bus yang berbeda secara bergantian. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dimulai dari diagram satu garis, melakukan perhitungan arus hubung singkat manual dan menggunakan Matlab, dan membuat perbandingan dan kesimpulan. Kata kunci : analisa, arus, Matlab, gangguan hubung singkat.
Analisis Kebijakan PenangananKemacetan Lalulintas Di Jalan By Pass Ketaping-Kuranji, PadangDengan Metode Analisis Hirarki Proses (AHP) Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kemacetan lalulintas yang terjadi di Jalan By Pass kawasan Ketaping-Kuranji dan untuk menganalisis kebijakan-kebijakan penanganan masalah kemacetan lalulintas. Penelitian ini menggunakan metode analisis hirarki proses (AHP). Analisis  dilakukan terhadap delapan alternatif kebijakan penanganan kemacetan lalulintas yang  diperoleh dari hasil  wawancara  dengan key  persons. Dalam masing-masing  aspek terdapat alternatif-alternatif kebijakan yaitu aspek ekonomi: 1. Penyediaan busway pada Jalan By Pass 2. Peningkatan jumlah angkutan umum. Kemudian aspek manajemen lalulintas: 1. Perbaikan sistem traffict light 2.Pembangunan jalan baru sebagai jalan alternatif 3. Pelebaran jalan pada ruas Jalan By Pass.Yang  terakhir adalah aspek lingkungan terdiri dari : 1. Pembatasan jumlah kendaraaan pribadi 2. Pembatasan jam operasi truk besar 3. Penerapan tata guna lahan (landmixuse). Delapan alternatif kebijakan tersebut akan dianalisis  terhadap  dua  komponen responden yaitu key  persons dan masyarakat sekitar Jalan by pass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan keseluruhan alternatif dari setiap aspek oleh masing-masing  responden  memilih kebijakan dalam upaya  mengurangi kemacetan lalulintas dengan cara memperbaiki sistem traffict light denganbobot alternatif tertinggi. Yang berarti hasil analisis tersebut konsisten dan dapat diterima. Kebijakan memperbaiki sistem traffict light dengan tingkat prioritas tertinggi. Perbaikan sistem traffict light dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan. Tiga besar prioritas kebijakan  lainnya  adalah sebagai berikut: Responden key persons memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pembatasan jumlah kendaraan pribadi. Sedangkan untuk  responden masyarakat sekitar memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pelebaran jalan by pass.Kata kunci : Kemacetan lalulintas, AHP (Analisis Hirarki Proses), sistem traffict light
ANALISIS KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN LALULINTAS DI JALAN BY PASS KETAPING-KURANJI, PADANGDENGAN METODE ANALISIS HIRARKI PROSES (AHP) Sari, Afrilda
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kemacetan lalulintas yang terjadi di Jalan By Pass kawasan Ketaping-Kuranji dan untuk menganalisis kebijakan-kebijakan penanganan masalah kemacetan lalulintas. Penelitian ini menggunakan metode analisis hirarki proses (AHP). Analisis  dilakukan terhadap delapan alternatif kebijakan penanganan kemacetan lalulintas yang  diperoleh dari hasil  wawancara  dengan key  persons. Dalam masing-masing  aspek terdapat alternatif-alternatif kebijakan yaitu aspek ekonomi: 1. Penyediaan busway pada Jalan By Pass 2. Peningkatan jumlah angkutan umum. Kemudian aspek manajemen lalulintas: 1. Perbaikan sistem traffict light 2.Pembangunan jalan baru sebagai jalan alternatif 3. Pelebaran jalan pada ruas Jalan By Pass.Yang  terakhir adalah aspek lingkungan terdiri dari : 1. Pembatasan jumlah kendaraaan pribadi 2. Pembatasan jam operasi truk besar 3. Penerapan tata guna lahan (landmixuse). Delapan alternatif kebijakan tersebut akan dianalisis  terhadap  dua  komponen responden yaitu key  persons dan masyarakat sekitar Jalan by pass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan keseluruhan alternatif dari setiap aspek oleh masing-masing  responden  memilih kebijakan dalam upaya  mengurangi kemacetan lalulintas dengan cara memperbaiki sistem traffict light denganbobot alternatif tertinggi. Yang berarti hasil analisis tersebut konsisten dan dapat diterima. Kebijakan memperbaiki sistem traffict light dengan tingkat prioritas tertinggi. Perbaikan sistem traffict light dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan. Tiga besar prioritas kebijakan  lainnya  adalah sebagai berikut: Responden key persons memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pembatasan jumlah kendaraan pribadi. Sedangkan untuk  responden masyarakat sekitar memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pelebaran jalan by pass.Kata kunci : Kemacetan lalulintas, AHP (Analisis Hirarki Proses), sistem traffict light
ANALISIS KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN LALULINTAS DI JALAN BY PASS KETAPING-KURANJI, PADANGDENGAN METODE ANALISIS HIRARKI PROSES (AHP) Afrilda Sari
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kemacetan lalulintas yang terjadi di Jalan By Pass kawasan Ketaping-Kuranji dan untuk menganalisis kebijakan-kebijakan penanganan masalah kemacetan lalulintas. Penelitian ini menggunakan metode analisis hirarki proses (AHP). Analisis  dilakukan terhadap delapan alternatif kebijakan penanganan kemacetan lalulintas yang  diperoleh dari hasil  wawancara  dengan key  persons. Dalam masing-masing  aspek terdapat alternatif-alternatif kebijakan yaitu aspek ekonomi: 1. Penyediaan busway pada Jalan By Pass 2. Peningkatan jumlah angkutan umum. Kemudian aspek manajemen lalulintas: 1. Perbaikan sistem traffict light 2.Pembangunan jalan baru sebagai jalan alternatif 3. Pelebaran jalan pada ruas Jalan By Pass.Yang  terakhir adalah aspek lingkungan terdiri dari : 1. Pembatasan jumlah kendaraaan pribadi 2. Pembatasan jam operasi truk besar 3. Penerapan tata guna lahan (landmixuse). Delapan alternatif kebijakan tersebut akan dianalisis  terhadap  dua  komponen responden yaitu key  persons dan masyarakat sekitar Jalan by pass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan keseluruhan alternatif dari setiap aspek oleh masing-masing  responden  memilih kebijakan dalam upaya  mengurangi kemacetan lalulintas dengan cara memperbaiki sistem traffict light denganbobot alternatif tertinggi. Yang berarti hasil analisis tersebut konsisten dan dapat diterima. Kebijakan memperbaiki sistem traffict light dengan tingkat prioritas tertinggi. Perbaikan sistem traffict light dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan. Tiga besar prioritas kebijakan  lainnya  adalah sebagai berikut: Responden key persons memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pembatasan jumlah kendaraan pribadi. Sedangkan untuk  responden masyarakat sekitar memilih Perbaikan sistem traffict light ,penyediaan Busway, pelebaran jalan by pass.Kata kunci : Kemacetan lalulintas, AHP (Analisis Hirarki Proses), sistem traffict light
PEMANFAATAN POMPA CENTRIFUGAL UNTUK MENGOPTIMALKAN LAHAN MATI MENJADI LAHAN PRODUKTIF MT, Armila
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.600

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang menjadikan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian negara. Mekanisasi dalam pertanian dalam arti luas bertujuan untuk meningkatkan produktifitas tenaga kerja, meningkatkan produktifitas lahan, dan menurunkan ongkos produksi. Penggunaan alat dan mesin pada proses produksi dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi, efektifitas, produktifitas, kualitas hasil, dan mengurangi beban kerja petani. Keterbatasan sumber air menyebabkan banyak lahan dibiarkan tidak produktif, Indonesia beriklim tropis khususnya Sumatera Barat, dimana sepanjang tahun hujan selalu turun, akan tetapi hal ini tidak dijadikan sebagai sumberdaya oleh petani untuk ditampung dan digunakan untuk menyiram lahan. Teknologi Pompa Sentrifugal merupakan teknologi yang sederhana yang mampu memindahkan air dari kolam penampungan ke lahan, sehingga lahan yang tidak produktif dapat dipakai untuk kegiatan pertanian, yang menghasilkan produk pertanian yang baik dan berkualiatas, sehingga dapat dijadikan sebagai sebuah kegiatan yang sangat bernilai ekonomis. Mekanisasi menghadirkan petani yang modern dengan produktivitas dan kualiatas yang tinggi dan terukur. Kata kunci: Pompa sentrifugal, Air, Lahan, Mekanisasi, produktif
PEMANFAATAN POMPA CENTRIFUGAL UNTUK MENGOPTIMALKAN LAHAN MATI MENJADI LAHAN PRODUKTIF MT, Armila
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.600

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang menjadikan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian negara. Mekanisasi dalam pertanian dalam arti luas bertujuan untuk meningkatkan produktifitas tenaga kerja, meningkatkan produktifitas lahan, dan menurunkan ongkos produksi. Penggunaan alat dan mesin pada proses produksi dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi, efektifitas, produktifitas, kualitas hasil, dan mengurangi beban kerja petani. Keterbatasan sumber air menyebabkan banyak lahan dibiarkan tidak produktif, Indonesia beriklim tropis khususnya Sumatera Barat, dimana sepanjang tahun hujan selalu turun, akan tetapi hal ini tidak dijadikan sebagai sumberdaya oleh petani untuk ditampung dan digunakan untuk menyiram lahan. Teknologi Pompa Sentrifugal merupakan teknologi yang sederhana yang mampu memindahkan air dari kolam penampungan ke lahan, sehingga lahan yang tidak produktif dapat dipakai untuk kegiatan pertanian, yang menghasilkan produk pertanian yang baik dan berkualiatas, sehingga dapat dijadikan sebagai sebuah kegiatan yang sangat bernilai ekonomis. Mekanisasi menghadirkan petani yang modern dengan produktivitas dan kualiatas yang tinggi dan terukur. Kata kunci: Pompa sentrifugal, Air, Lahan, Mekanisasi, produktif
PEMANFAATAN POMPA CENTRIFUGAL UNTUK MENGOPTIMALKAN LAHAN MATI MENJADI LAHAN PRODUKTIF Armila Armila
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.600

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang menjadikan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian negara. Mekanisasi dalam pertanian dalam arti luas bertujuan untuk meningkatkan produktifitas tenaga kerja, meningkatkan produktifitas lahan, dan menurunkan ongkos produksi. Penggunaan alat dan mesin pada proses produksi dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi, efektifitas, produktifitas, kualitas hasil, dan mengurangi beban kerja petani. Keterbatasan sumber air menyebabkan banyak lahan dibiarkan tidak produktif, Indonesia beriklim tropis khususnya Sumatera Barat, dimana sepanjang tahun hujan selalu turun, akan tetapi hal ini tidak dijadikan sebagai sumberdaya oleh petani untuk ditampung dan digunakan untuk menyiram lahan. Teknologi Pompa Sentrifugal merupakan teknologi yang sederhana yang mampu memindahkan air dari kolam penampungan ke lahan, sehingga lahan yang tidak produktif dapat dipakai untuk kegiatan pertanian, yang menghasilkan produk pertanian yang baik dan berkualiatas, sehingga dapat dijadikan sebagai sebuah kegiatan yang sangat bernilai ekonomis. Mekanisasi menghadirkan petani yang modern dengan produktivitas dan kualiatas yang tinggi dan terukur. Kata kunci: Pompa sentrifugal, Air, Lahan, Mekanisasi, produktif
HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP INFILTRASI ( STUDI KASUS : KAWASAN PERKANTORAN WALIKOTA BUKITTINGGI) Kurniawan, Deddy
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.601

Abstract

Pertumbuhan penduduk kota Bukittinggi sangat pesat.  Berdasarkan data statistik pada tahun 2004, jumlah penduduk kota Bukittinggi mencapai 120.491 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk selama kurun waktu 2015 sampai 2016 sebesar 1,82 persen.  Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk ini, maka mengakibatkan kebutuhan akan lahan juga meningkat.  Lahan – lahan yang tadinya oleh alam sebagai daerah resapan atau daerah infiltrasi berubah fungsi menjadi wilayah administrasi, area parkir, pasar dan wilayah lain yang bersifat kedap air.  Hal inilah yang menjadi awal terjadinya aliran permukaan yang pada kondisi selanjutnya akan berubah menjadi banjir di suatu kawasan.  Maka pada kasus ini penulis mencoba melakukan suatu penelitian yang berlokasi di bukit gulai bancah ( Perkantoran Walikota ).  Pada studi ini penulis mempelajari seberapa luas daerah resapan, daerah yang tertutup bahan kedap air,  aliran permukaan pada waktu terjadinya hujan dan apakah aliran permukaan itu akan dapat diserap oleh tanah seluruhnya atau bahkan hanya sebagiannya saja.  Dari penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa luas keseluruhan bukit gulai bancah adalah 55.054 m², dengan luas lahan yang dibangun dan lahan kedap air 26.606,5 m² dan dapat dipersentasekan luas lahan kosong atau media infiltrasi sebesar 28.447,5 m² atau 51 %.  Jumlah ini masih mengakibatkan adanya kelebihan aliran permukaan sebesar 386,32 mm/jam.  Problem ini dapat diatasi dengan melakukan perbaikan-perbaikan tata guna lahan, drainase, atau pembuatan bak penampungan, sumur resapan serta penanaman tanamam yang dapat menyimpan dan menyerap air. Keywords: Infiltrasi, aliran permukaan, daerah resapan

Page 1 of 38 | Total Record : 376