cover
Contact Name
GILANG MAUALANA
Contact Email
gmaulana231@gmail.com
Phone
+6282218388438
Journal Mail Official
gilangmaulana@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. Kh. Abdul Halim No 103 Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Mau'izhoh : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : 26849410     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
jurnal ini mencakup berbagai kajian pendidikan Islam, dasar - dasar pendidikan Islam, metode pembelajaran Islam, dll
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Kepemimpinan Dan Budaya Kerja Islami Dalam Mendukung Mutu Pendidikan Madrasah Diah Ratnasari
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i1.1277

Abstract

Madrasah dalam dekade terakhir ini merupakan lembaga pendidikan bagi orang tua untuk menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan bagi putra-putrinya. Bahkan beberapa daerah tertentu jumlah madrasah meningkat cukup tajam dari tahun ke tahun. Hal ini justru masyarakat sekarang memilih lembaga pendidikan madrasah sebagai tempat pendidikan untuk anak-anaknya. Karena madrasah dipandang dapat mengatasi problematika penyajian mata pelajaran yang dianggap tidak seimbang yaitu antara penyajian mata pelajaran umum dengan mata pelajaran agama. Bahkan masyarakat memiliki keyakinan bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan yang bermutu dan berhasil, sehingga mendorong mereka untuk menyekolahkan anak-anaknya ke madrasah tersebut. Lembaga pendidikan madrasah yang tumbuh dan berkembang di masyarakat harus diperhatikan untuk ditingkatkan mutunya, baik tentang pelaksanaan pendidikan maupun perbaikan-perbaikan administrasi. Pendidikan madrasah di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon terdiri dari Madrasah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Mutu pendidikan madrasah di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon hasil penelitian ini, dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan kepala madrasah dan budaya islami.
nilai - nilai multikultural dalam pendidikan agama Islam Nuruddin Araniri
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i1.1279

Abstract

Indonesia adalah negara yang majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras yang berbeda, sehingga rentan sekali dengan gesekan-gesekan yang dapat menyulut perpecahan bangsa dan negara. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dapat menyatukan perbedaan-perbedaan tersebut. Walaupun  Indonesia merupakan negara berpenduduk majemuk yang multietnis, tetapi secara moril dipersatukan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.Kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia perlu di rawat dan dijaga, sehubungan banyaknya kasus-kasus kekerasan yang melibatkan faktor-faktor agama.  Prinsip-prinsip toleransi dalah kehidupan beragama akan terlaksana apabila seorang muslim memberikan kebebasan dalam memeluk agama sesuai dengan keyakinannya dan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masingngan keyakinannya dan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masin.Pendidikan memegang peranan penting dalam meluruskan pemahaman Islam yang keliru kepada pemahaman Islam yang ”Rahmatan lil allamin”. Pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik dengan harapan supaya menjadi manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.Menurut Kurikulum bahwa Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani ajaran agama Islam dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan  antar umat beragama hingga terwujudnya kesatuan dan persatuan bangsa.Pendidikan Islam harus memiliki konsep pendidikan Islam yang multikultuaralis. Karena dalam implementasi pendidikan Islam masih ada yang mengajarkan Islam secara tekstual saja tanpa dibarengi kajian kontextual, sehingga menimbulkan pemahaman Islam yang keliru.Toleransi (tasâmuh) adalah modal utama dalam menghadapi keragaman dan perbedaan (yanawwu'iyyah). Toleransi bisa bermakna penerimaan  kebebasan  beragama  dan  perlindungan  undang-undang  bagi hak  asasi  manusia  dan  warga  negara.  Toleransi  adalah  sesuatu  yang mustahil  untuk  dipikirkan   dari  segi  kejiwaan  dan  intelektual   dalam hegemoni sistem-sistem teologi yang saling bersikap ekslusif.
Pengaruh Penerapan Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqh Di Mi Miftahul Jannah Dede Nurhidayah Irma Nurhidayah; Abu Syhabudin; gilang maulana
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i1.1281

Abstract

Penerapan reward tentunya sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Mengingat pentingnya mempelajari Pendidikan Agama Islam terutama pada mata pelajaran Fiqh, maka sangat diharapkan siswa untuk menguasai pelajaran Fiqh untuk dijadikan bekal melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.                Tujuan penelitian yang dicapai adalah, 1. Untuk menegetahui penerapan reward pada mata pelajaran Fiqh di MI Miftahul Jannah Pinangraja, 2. Untuk mengetahui motivasi belajar siswa setelah diterapkannya penerapan reward di MI Miftahul Jannah Pinangraja, 3. Untuk mengetahui pengaruh setelah diterapkannya penerapan reward dalam peningkatan motivasi belajar siswa di MI Miftahul Jannah Pinangraja. Bentuk penelitian dalam skripsi ini menggunakan kuantitatif statistik.                Dari hasil penelitian variable X (penerapanreward) dari hasil penyebaran angket yang disebar pada 30 siswa diperoleh rata-rata 53,33%, sedangkan hasil penelitian variable Y (Motivasi Belajar Siswa) yang diperoleh dari hasil penyebaran angket yang disebar pada 30 siswa juga diperoleh rata-rata 17,66%. Dari hasil uji perhitungan koefisien korelasi antara penerapan reward terhadap Motivasi  belajar siswa, hal ini terbukti dengan diperoleh hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,703 Nilai ini jika diterapkan pada skala penilaian terletak pada interval 0,800-1,000, yang berarti hubungan antar variable sangat tinggi atau kuat sekali. Diketahui persentase tinggi rendahnya pengaruh variable X terhadap variable Y sebesar 70,3%,  dan 29,7% lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang turut menentukan tinggi rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran PAI. Uji signifikansi korelasiBesarnya dan  dengan dk = 28 pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 2,763 dan pada taraf signifikansi 0,01 sebesar 2,763 (lihat table distribusi t pada uji dua pihak), karena nilai  lebih besar dari  baik pada taraf signifikansi 0,05 maupun 0,01 maka koefisien kolerasi sebesar 0,703 dinyatakan berarti atau sangat signifikan.
Pengaruh Metode Direct Method terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Di Kelas IX MTs Nurul Hikam Bantarujeg Kabupaten Majalengka Nurhidayat -
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i1.1288

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh para siswa. Dengan demikian membutuhkan berbagai macam cara dan metode untuk mencapai tujuan dan prestasi pembelajaran yang diharapkan. Banyak metode yang bisa diterpkan dalam proses pembelajaran bahasa Arab diantaranya metode terjemah, metode nahwiyyin, metode sharaf/tashrif dan metode direct method atau metode langsung.Penelitian ini dilaksanakan di MTs Nurul Hikam Bantarujeg dengan objek penelitiannya adalah kelas IX yang berjumlah 50 orang sebagai populasi sekaligus sebagai sampelnya. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan quesioner atau angket dan uji kelasiknya adalah validitas dan reliabilitas selanjutnya dilakukan analisis korelasi untuk mencari hubungan serta pengaruh dari variabel X terhadap variabel Y dengan menggunakan rumus product momentPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Bagaimana metode direct mthod mata pelajaran Bahasa Arab di kelas IX MTs Nurulhikam Bantarujeg Kabupaten Majalengka?, 2) Bagaimana prestasi belajar Bhasa Arab di kelas IX MTs Nurulhikam Bantarujeg Kabupaten Majalengka?, dan 3)Bagaimana pengaruh metode direct method terhadap prestasi belajar Bhasa Arab di kelas IX MTs Nurul Hikam Bantarujeg Kabupaten Majalengka?Metode direct method merupakan salah satu metode yang digunakan dalam KBM bahasa Arab di MTs Nurul Hikam dianggap baik. Adapun korelasi antar kedua variabel penelitian adalah baik yakni dalam posisi 0,809, sedangkan pengaruh Metodedirect method terhadap prestasi belajar bahasa arab sebesar 65,448 % sedangkan 34,5519 % nya lagi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. 
Pemahaman Santri Terhadap Q.S. Al-Fath ayat 29 hubungannya dengan Akhlak mereka sehari-hari Syafa’atun Nahriyah
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i1.1306

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pemahaman santri terhadap Q.S. Al-Fath ayat 29, akhlak santri sehari-hari serta hubungan antara pemahaman santri terhadap Q.S Al-Fath ayat 29 dengan akhlak mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrument angket dengan sampel 44santri.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa realitaspemahaman santri terhadap Q.S. Al-Fath ayat 29 dan akhlak santri sehati-hari termasuk kategori yang tinggi. Sedangkan realitas hubungan antara pemahaman dengan akhlak dengan kualifikasi rendah.
Kesulitan Siswa Dalam Membaca Tulis Al-Quran Hubungannya Dengan Motivasi Siswa Dalam Keikutsertaan Pelajaran Pai Ahmad Burhanudin; Fajar Meihadi
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i2.1672

Abstract

AbstrakKenyataanya masih banyak siswa yang kurang dalam baca tulis Al-quran seperti belum fasih dalam melafalkan huruf-huruf hijaiyah dan kurang menguasai ilmu tajwid padahal antusias siswa dalam mengikuti pelajaran PAI cukup tinggi bila dilihat dari segi kehadirannya dan siswa juga merespon baik pelatihan-pelatihan khusus bagi siswa yang kurang dalam baca tulis Al-qurannya. Hipotesis yang diajukan adalah semakin tinggi tingkat kesulitan siswa dalam membaca tulis AL-Quran maka semakin rendah motivasi mereka dalam mengikuti pelajaran PAI. Penelitian ini  bersifat empirik dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Sedangkan analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi. Adapun sampel yang diteliti yaitu 35 siswa sebagai responden.Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Realitas tanggapan siswa terhadap kesulitan dalam baca tulis Al-quran termasuk kualifikasi kategori cukup/sedang. Hal tersebut berdasarkan angka rata-rata sebesar 3,05 yang berada pada interval2,60 – 3,39.2) Realitas motivasi mereka baik/tinggi. Hal tersebut berdasarkan angka rata-rata sebesar 3,93 yang berada pada interval3,40 – 4,19.. 3) Hubungan antara tanggapan siswa terhadap kesulitan dalam baca tulis Al-quran dengan motivasi mereka mengikuti pelajaran PAI di sekolah adalah sebagai berikut: a) Koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut termasuk pada korelasi sedang. Hal tersebut dikarenakan skor sebesar 0,59 pada skala korelasi antara0,41 – 0,60. b) Hipotesisnya diterima. Hal tersebut berdasarkan thitung (4,36) dan ttabel (1,694). c) Besarnya pengaruh variabel x terhadap variabel y diketahui sebesar 34%.Kata Kunci: Pembelajaran, motivasi, pelatihan.  AbstractThe fact is that there are still many students who are lacking in reading and writing the Qur'an as if they are not fluent in reciting hijaiyah letters and do not master the knowledge of recitation, even though the enthusiasm of students in taking PAI lessons is quite high when viewed in terms of their presence and students also respond well to special training for students who are lacking in reading and writing the Koran. The hypothesis proposed is that the higher the level of difficulty of students in reading the written AL-Quran, the lower their motivation in attending PAI lessons. This research is empirical by using descriptive methods. Data collection techniques carried out by questionnaire, literature study, observation and interviews. While quantitative analysis using descriptive analysis and correlation analysis. The sample studied was 35 students as respondents. The results of the study note that: 1) The reality of students' responses to difficulties in reading and writing the Koran including qualifications in the moderate / moderate category. This is based on an average figure of 3.05 at intervals of 2.60 - 3.39. 2) The reality of their motivation is good / high. This is based on an average number of 3.93 at intervals of 3.40 - 4.19 .. 3) The relationship between students' responses to reading and writing difficulties in the Koran with their motivation to take PAI lessons at school is as follows: a) The correlation coefficient between the two variables is included in the moderate correlation. That is because the score of 0.59 on a correlation scale between 0.41 - 0.60. b) The hypothesis is accepted. This is based on tcount (4.36) and ttable (1.694). c) The magnitude of the effect of variable x on variable y is known to be 34%.Keywords: Learning, motivation, training.
Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Pendidik Dalam Pembelajaran Melalui Supervisi Akademik Sahmudin Sahmudin; Ari Prayoga
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i2.1673

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melaksanakan supervisi akademik sehingga mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru terutama dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan.Penelitian dilakukan dengan dua siklus. Pada setiap siklus memiliki perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang berbeda-beda. Subyek penelitian kepala madrasah dan pendidik. Kepala madrasah dengan tindakan supervisi akademiknya, sedangkan pendidikMAS Darussalam Sumedang sebagai obyek sekaligus subyek dalam pemberian perlakuan supervisi akademik. Teknik pengumpulan data melalui supervisi kelas dengan tahapan mensupervisi guru dalam proses pembelajaran dan pengamatan pembelajaran di kelas, untuk mencatat kejadian-kejadian penting yang berhubungan dengan penelitian terutama pada waktu proses pembelajaran berlangsung.Teknik analisa data yang menjadi pedoman pengolahan data dengan menggunakan prosentase (%) pencapaian dengan konstanta 100. Dan untuk melihat  interpertasi dengan menggunakan kriteria interpertasi skor  untuk memperkuat penafsiran dalam kesimpulan sebagai berikut: 80% - 100%  (Baik Sekali),  66% - 79% ( Baik), 56% - 65% (Cukup), dan 40% - 55% (Kurang).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam pelaksanaan proses  pembelajaran mengalami peningkatan prosentase pada tiap tahapannya, dari siklus I mencapai rata-rata 63% (cukup) dan pada siklus II mencapai rata-rata 68% (baik). Terdapat peningkatan kemampuan guru sebesar 5% dari siklus I. Secara rinci terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kondisi awal madrasah bila dibandingkan dengan keadaan akhir pada siklus II. Ketepatan guru masuk ke dalam kelas meningkat 48%, pemanfaatan media belajar meningkat 32%, metode variatif meningkat 31%, dan strategi belajar meningkat 36%.Kata Kunci: Kompetensi pedagogik, supervisi akademik, dan peningkatan mutu. 
Pendidikan Agama Bagi Masyarakat Populis Dengan Metode Profetik Teaching And Learning Arief Hidayat Afendi; Toto Santi Aji
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i2.1674

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan hak setiap insan Indonesia, termasuk anak kelompok masyarakat kelas bawah yang berpenghasilan rendah (populis). Untuk itu, anak sebagai aset bangsa perlu diberdayakan dan diberi pengetahuan yang cukup agar kelak mampu menata dirinya dan daerahnya. Kenyataan menunjukkan bahwa anak-anak kelompok masyarakat ini sebagian besar tidak mampu mendapatkan pendidikan agama.  Solusi dari permasalahan untuk pengambil kebijakan adalah: (1) Menyelenggarakan sistem pendidikan secara lokal, (2) Mengembangkan model-model pendidikan pada tiap kelompok masyarakat yang memiliki karakteristik tertentu, (3) Meningkatkan daya tampung pendidikan, (4) Meningkatkan sarana pembelajaran, (5) Memberikan beasiswa (6) Menyelenggarakan sekolah agama di masjid. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini antara lain urgensi penerapan pendidikan agama melalui profetik teaching and learning dengan memperluas medan-medan pengajaran melaluipemberdayaan masjid untuk memperdalam faham tauhid di tengah tantangan multikulturalisme dan terorisme.
Pengaruh Pendidikan Karakter Islam Terhadap Kemampuan Bersosialisasi Siswa Nurul Aeni; Syafa'atun Nahriyah; Nurhidayat Nurhidayat
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i2.1675

Abstract

Pendidikan karakter Islam merupakan pengetahuan tentang kebaikan yang bertujuan untuk membentuk kepribadian secara prespektif Islam, menimbulkan komitmen untuk melakukan  kebaikan sehingga akhirnya menjadi kebiasaan dalam pikiran dan tindakan. Kemampuan bersosialisasi merupakan kemampuan yang membantu individu menyesuaikan diri bagaimana cara berfikir agar dapat berperan sebagai proses komunikasi dan proses interaksi yang dilakukan oleh individu dalam ruang lingkup sosial hidupnya sejak lahir sampai meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pendidikan karater Islam siswa kelas VII SMP Negeri 1 Jatitujuh; 2) Mengetahui kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Jatitujuh; 3) Mengetahui pengaruh pendidikan karakter Islam terhadap kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Jatitujuh tahun ajaran 2018/2019.Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kuantitatif. subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Jatitujuh dengan jumlah siswa 186 siswa. Pengambilan sampel menggunakan rumus  Suharsimi Arikunto yaitu mengambil 20% yaitu 37 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner angket. Pengujian hipotesis menggunakan uji analisis regresi, uji normalitas, uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan SPSS 21. Berdasarkan Hasil perhitungan variabel pendidikan karakter Islam dengan Kemampuan bersosialisasi siswa menggunakan SPSS 21 penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh sebesar 34,8%  pendidikan karater Islam terhadap kemampuan bersosialisasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Jatitujuh dan 65,2% di pengaruhi oleh faktor lainya yang belum di telitiadapu hasil uji hipotesis. Diketahui thitung> ttabel  yaitu 4.319 > 2.724 maka Ha diterimaHo di tolak. sehingga pendidikan karakter Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan bersosialisasi siswa. Dari perhitungan regresi maka didapat persamaan y = Y = 19.328 + 0,511X ini menunjukan kenaikan satu satuan variabel pendidikan karakter Islam dapat menyebabkan kenaikan kemampuan bersosialisasi pada siswa sebesar 0,511.
Kepemimpinan soft Power Kepala Sekolah Di SMP Islam Dewi Qurotal Kaffah; Ari Prayoga
Al-Mau'izhoh Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v1i2.1676

Abstract

Kepala sekolah, sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sifat, karakter, ciri, peran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Bapak Ahmad Syarif seorang kepala sekolah di Sekolah Menengah PertamaIslamiyah Ciawi mampu mendobrak kebiasaan lama dengan manajemen softpower kepemimpinannya sehingga SMP Islamiyah Ciawi mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri di daerahnya. Sifatnya yang lembut namun berwibawa, menjadi panutan seluruh stakeholder sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap tipe kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala sekolah SMP Islamiyah Ciawi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Kepala sekolah, sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sifat, karakter, ciri, peran yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Adalah Bapak Ahmad Syarif seorang kepala sekolah di SMP Islamiyah Ciawi mampu mendobrak kebiasaan lama dengan manajemen softpower kepemimpinannya sehingga SMP Islamiyah Ciawi mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri di daerahnya. Sifatnya yang lembut namun berwibawa, menjadi panutan seluruh stakeholder sekolah.

Page 1 of 4 | Total Record : 33