cover
Contact Name
Anshar Zulhelmi
Contact Email
anshar.zulhelmi@ar-raniry.ac.id
Phone
+6281311429850
Journal Mail Official
nahdah@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Jl. Ar-Raniry No. 1, Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Aceh, Indonesia 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
An-Nahdah Al-’Arabiyah: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
ISSN : -     EISSN : 27747808     DOI : https://doi.org/10.22373/nahdah.v1i1.720
An-Nahdah Al-’Arabiyah a peer-reviewed journal on Arabic Linguistic and literary studies in the world. This journal is published by Department of Arabic Language and Literature, Faculty of Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. which has been registered with an International Standard Serial Number (ISSN) for electronic with the number: E-ISSN: 2774-7808 This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Arabic Linguistic, Arabic Literature, Arabic History, Arabic Islamic Culture, and Philology. an-Nahdah al-’Arabiyah is published 2 times a year, February and August.
Articles 20 Documents
PRINSIP NASIONALISME DALAM LIRIK LAGU KEBANGSAAN ARAB SAUDI DAN LAGU KEBANGSAAN INDONESIA Romanda, Fharis
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.373 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v2i1.1458

Abstract

This study aims to describe the construction of the principle of nationalism in two different national anthems, namely the national anthem of Saudi Arabia and the national anthem of Indonesia. This study will compare the lyrics of the Saudi Arabian national anthem and the first verse of the song “Indonesia Raya” which is the Indonesian national anthem based on Hertz's principle of nationalism. This study uses comparative literature theory, which is to compare literary works from two different countries, different languages, and also different cultures. This study resulted in differences and similarities between two literary works in the form of poetry or lyrics of the national anthem of two countries, namely Saudi Arabia and Indonesia. The national anthem of Saudi Arabia by Ibrahim Khafaji represents the principle of nationalism which is integrated with Islamic values. The principle of nationalism in the Indonesian national anthem or known as the song "Indonesia Raya" focuses more on calls for unity and independence. The principle of Indonesian nationalism in the anthem Indonesia Raya does not indicate affiliation to a particular religion. The two national anthems have different perspectives in viewing a struggle to realize nationalism. However, the two songs have similarities in the principle of nationalism, the desire to achieve honor, namely the hope for the immortality of the state.
KRISIS HUMANISME DALAM NOVEL “AL-DHILL AL-ASWAD” KARYA NAJIB KAILANI (KAJIAN HUMANISME ABRAHAM MASLOW) Zuhra Latifa; Syarifuddin
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.319 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan krisis humanisme dalam novel “Al-Dhill al-Aswad” karya Najib Kailani dengan pendekatan teori humanisme Abraham Maslow. Metode yang digunakan untuk mengungkap krisis kemanusiaan terhadap masyarakat di dalam novel ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang memuat unsur krisis humanisme. Dengan analisis pendekatan humanismme sebagai kerangka berfikir,penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel tersebut sudah terjadi krisis kemanusiaan; petamakrisis kebutuhan dasar fisiologis;kedua,krisis kebutuhan akan rasa aman; ketiga,krisis kebutuhan akan cinta; dan keempat,krisis kebutuhan akan harga diri. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa telah terjadinya krisis kemanusiaan yang dialami oeh beberapa tokoh di dalam novel akibat dari tidak terpenuhinya hak-hak dalam beragama sesuai keyakinan.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM DRAMA AZ-ZA’ÎM KARYA MUSTHAFÂ MAHMÛD (TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA SIGMUND FREUD) Raihanah; Sumardi
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.849 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.722

Abstract

Tulisanini bertujuan untukmendeskripsikan dan menjelaskan konflik batin tokoh utama yang terkandung dalamnaskahdrama Az-Za’îmkarya Mustafâ Mahmȗd.Drama Az-Za’îmadalah sebuah drama politik yang ditulis oleh Mustafa Mahmud bercerita tentang khilafah Turki Utsmani yang melakukan tindakan diskriminatif terhadap bangsa Arab, sehingga seorang pahlawan Arab dari suku Badui bernama Goma yang bermukim di Tripoli menuntut hak kesetaraan dan keadilan. Ia pun melakukan perjuangan, mulai dari negoisasi, demontrasi, hingga berkecamuk perang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif kualitatifterhadap naskah dramaAz-Za’îmkarya Musthafâ Mahmȗd. Data dan informasi penting dikumpulkan dan dikaji berupa kata, frase,dan kalimat yang memuat unsur-unsur konflik batin tokoh utamadengan pendekatan psikologis sastra, yang mengacu pada teori psikoanalisis Sigmund Freud. Teknik pengumpulan data adalah dengan pembacaan, pencatatan, serta analisis dokumen dengan pendekatan psikologi sastra sebagai kerangka berpikir. Adapun hasil yangdiperoleh bahwa penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel ini berupa Id, Ego, dan Super Ego.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL AHBABTUKA AKTSAR MIMMÂ YANBAGHÎ KARYA ATHEER ‘ABDULLAH AN-NASYMÎ (SEBUAH KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA) Cut Ririn Soraya; Aiyub Berdan
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.45 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan konflik batin tokoh utama yang terkandung dalam novel “Ahbabtuka Aktsar Mimmâ Yanbaghî”karya Atheer ‘Abdullah An-Nasymî.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dalam penelitian ini adalah novel Ahbabtuka Aktsar Mimmâ Yanbaghîkarya Atheer ‘Abdullah An-Nasymî. Data dan informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa kata, frase dan kalimat yang memuat unsur-unsur konflik batin. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan pembacaan, pencatatan, serta analisis dokumendengan pendekatan psikologi sastra sebagai kerangka berpikir.Adapun hasil yang diperoleh bahwa penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk konflik batin yang di alami oleh tokoh utama dalam novel ini berupa perasaan marah, perasaan gelisah dan takut, perasaan tulus dan teguh pendirian, perasaan stress dan berlebihan, perasaan sedih serta perasaan rindu.
KETIDAKADILAN SOSIAL DALAM DRAMA AZ-ZA’ÎM KARYA MUSTHAFÂ MAHMÛD (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Ziyat; Nurchalis Sofyan
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.639 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.723

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan sosial dalam naskah dramaAz-Za’îmkarya Musthafâ Mahmûd. Masalah yang dihadirkan sastrawan ini secara garis besar terdapat pada bentuk ketidakadilan sosial yang dialami masyarakat minoritas di Afrika Utara setelah Kekhalifahan Turki Utsmani berhasil merebut wilayah ini dari Khilafah Mali. Musthafâ Mahmûd menggambarkan situasi pelik yang terjadi di wilayah tersebut dengan penuh totalitas, sehingga para pembaca yang sebelumnya sering mendengar keagungan dalam Kerajaan Utsmani, justru harus berpikir terbalik seratus delapan puluh derajat, karena digambarkan terdapat daerah-daerah yang dipimpin oleh penguasa yang tamak, otoriter, dan bersikap diskriminatif terutama kepada kaum minoritas. Untuk mengungkap bentuk ketidakadilan sosial dalam naskah ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa dan kalimat serta wacana yang memuat unsur ketidakadilan sosial. Adapun teknikpengumpulandata adalah dengan pembacaan, pencatatan, serta analisis dokumen dengan pendekatan sosiologisastra sebagai kerangka berfikir. Penelitian ini menunjukkan bahwa naskah drama ini telah menggambarkan segala unsur ketidakadilan sosial dalam tinjauan sosiologi berupa;Stereotip, Marginalisasi, Subordinasi, Dominasi, dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
KETIDAKADILAN SOSIAL DALAM NOVEL “RIHLAH ILALLÂH” KARYA NAJIB KAILANI (ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA) Nanda Jafrida Fonna; Syarifuddin
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.962 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan isu ketidakadilansosial yang terkandung dalam novel Rihlah Ilallâhkarya Najib Kailani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatifdengan landasan dokumen utama novelRihlah Ilallâh. Data dan informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa kata, frase dan kalimat yang memuat unsur-unsur ketidakadilan sosial.Adapun teknik mengumpulkan data adalah dengan pembacaan, pencatatan, serta analisis dokumen dengan pendekatansosiologisastrasebagai kerangka berfikir. Sedangkanhasil yang diperoleh bahwa penelitian ini menunjukkan sudah terjadinya ketidakadilan sosial yang dialami oleh beberapa tokoh pemeran dalam novel ini berupa stereotip, marginanalisasi, subordinasi, dominasi,serta pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM CERPEN “ASH-SHABIYUL A’RAJ” KARYA TAUFIQ YUSUF AWWAD (Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud) Marthunis Nawawi; Chairunnisa Ahsana AS
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.943 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i1.726

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama dalam cerpen“Ash-Shabiyul A’raj”karya Taufiq Yusuf Awwad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang berkaitan dengan struktur kepribadian tokoh utama pada cerpen. Adapun teknik mengumpulkan data dengan pembacaan, pencatatan, serta analisis dokumen melaluipendekatan psikologi sastra milik Sigmund Freud. Adapun hasil menunjukkan bahwa struktur kepribadian terdiri dari pertama, “Id”yaitu sistem original di dalam kepribadian; kedua, “Ego”yaitu aspek psikologis dari kepribadian yang timbul karena kebutuhan organism untuk berhubungan secara baik dengan dunia nyata; ketiga,“SuperEgo”yaitu moralitas kepribadian yang merupakan wakil dari nilai-nilai tradisional serta cita-cita masyarakat yang memberikan batasan antara baik dan buruk. Secara ringkas penelitian ini menunjukkan bahwa aspek kepribadian egomendominasi seluruh permasalahan yang dialami tokoh utama.
RETORIKA BAHASA POLITIK PRESIDEN JOKO WIDODO DALAM MATA NAJWA EDISI JOKOWI DIUJI PANDEMI (Pendekatan Sosiolinguistik) Sofyan, Zulkhairi; Yuhamar
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.141 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i2.1227

Abstract

Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui retorika Presiden Joko Widodo dalam mempersuasi masyarakat Indonesia dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 dengan perspektif sosiolinguistik. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif, bahwa sistematika penulisan ataupun metode penelitian kualitatif itu merupakan satu prosedur penelitian yang kata-kata atau tulisan orang yang kita jadikan obyek tersebut serta prilakunya dapat kita amati serta dideskripsikan, yang kemudian penelitian ini disebut dengan penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kalimat ataupun kata-kata yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo semuanya mengandung politis, karena dari sepuluh pokok pikiran Jean Stilwell Peccei dan Jason Jones, hanya satu pokok pikiran saja yang tidak penulis temukan dalam kalimat maupun kata Presiden Joko Widodo yaitu pokok pikiran Paralelisme. Menurut peneliti itu merupakan hal yang lumrah bagi seorang Presiden, karena ia merupakan pemimpin politik tertinggi di Indonesia, karena setiap kata maupun kalimat yang ia lontarkan, akan sangat berpengaruh bagi pemerintahannya serta masyarakat umumnya.
ANALISIS HEGEMONI GRAMSCI DALAM CERPEN “ADAM MA’RIFAT” KARYA DANARTO Hamdiyati, Siti Raudhatul
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.448 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i2.1228

Abstract

Abstrak Cerpen-cerpen Danarto adalah parabel-parabel religius, cerita-cerita kiasan kaum kebatinan, digambarkan begitu luar biasa dengan dinamika dan daya imajinasinya. Aspek religiusitas yang digambarkan tentu tidak jauh-jauh dengan unsur kerohanian, hubungan antara manusia, tuhan, dan alam. Religiusitas dapat mempengaruhi sikap seseorang, karena religiusitas merupakan nilai-nilai suci dan sakral yang memberikan pengaruh berat pada pengalaman emosi seseorang, perilaku, cara pandang hidup, dan juga kejiwaan. Dalam mengungkapkan isi teks cerpen karya Danarto ini digunakan analisis hegemoni Gramsci dengan konsep dan formula yang didasari oleh latar historis, hal tersebut dapat dilihat dari benang merah dari konsep negara dan hegemoni pada pikiran Gramsci yang berhubungan dengan lingkungan historis.
KAJIAN INTERTEKSTUALITAS PUISI NA>ZIK AL-MALA>`IKAH ‘ANA>’ DAN CHAIRIL ANWAR ‘AKU’ (Analisis Satra Bandingan) Irwan Mus; Berdan, Aiyub
An-Nahdah Al-'Arabiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : An-Nahdah Al-'Arabiyah is published by Department of Arabic Language and Literature in cooperation with The Center for Research and Community Service (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.84 KB) | DOI: 10.22373/nahdah.v1i2.1229

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang kajian intertekstualitas puisi Na>zik Al Mala>`ikah ‘Ana>’ dan Chairil Anwar ‘Aku’ menggunakan teori Satra Bandinga. Intertekstualitas terhadap kedua puisi di atas memiliki persamaan bedasarkan pencarian hakikat manusia yang ada dalam puisi ini adalah sebuah pencarian secara filsafati. Kajian intertekstualitas kedua puisi tersebut memiliki perbandingan dari segi persamaan dan perbedaan yang meliputi isi atau struktur batin dan struktur fisik. Perbandingan intertektualitas persamaaan dan perbedaan puisi kedua puisi tersebut dari segi isi atau struktur batin mencakup beberapa hal seperti: tema, nada, amanat, dan suasana. Sedangkan perbandingan intertektualitas persamaaan dan perbedaan puisi kedua puisi tersebut dari segi struktur fisik meliputi: kata konkret, bahasa figuratif (majas), dan tipografi. Dari segi budaya dan sejarah kedua puisi tersebut yang melatarinya dapat disimpulakan bahwa, pertama puisi Ana> ditulis oleh seorang satrawan kotemporer perempuan berkebangsaan Arab dari Irak sedangkan puisi Aku ditulis oleh sastrawan bekembangsaan Indonesia. Walaupun dari segi tema sama-sama berbicara mengenai perjuangan namun keduanya memiliki makna yang berbeda. Puisi Ana> karya Na>zik Al-Mala>`ikah memiliki makna perjuangan terhadap diri sendiri sebagai bukti jelas nampak pada lirik yang berbunyi ‘Aku tetap kontributor di sini’, sedangkan puisi Aku karya Chairil Anwar lebih berbicara kepada perjuangan membela negara melawan penjajahan, dan itu nampak pada lirik yang berbunyi ‘Biar peluru menembus kulitku’ ‘Aku tetap meradang menerjang’.

Page 1 of 2 | Total Record : 20