Tomo, Haryo Satriyo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aerobic Capacity Response and Hematological Profile during Performing Physical Activity at Two Public Sport Venues with Different Air Pollution Concentrations Bahri, Samsul; Resmana, Dadan; Tomo, Haryo Satriyo; Safei, Imam; Hasan, Muhamad Fahmi
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 6, No 1 (2021): Opportunities from The Sport and Health Education to Improve Quality of Life
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v6i1.27621

Abstract

The aim of this study was to evaluate the effect of exercise on aerobic capacity and hematological profile of amateur futsal athletes at two public sport venues having the same climatic characteristics with different air pollution concentrations. The method used in this study was a quasi experimental method with a post-test only crossover design approach. Subjects of the study were 15 futsal athletes from futsal clubs in Bandung city. The mean (SD) of age, weight, height, and BMI of the participants were 18.73 ± 1.7 years, 55.29 ± 3.0 Kg, 165.90 ± 2.6 cm, and 19.90 ± 0.8 Kg / m2. The results of this study indicated that a high amount of air pollution could significantly inhibit the increase of VO2max (p = 0.043) and hemoglobin (p = 0.023) and could significantly increase white blood cells (p = 0.042 leukocytes). The findings of this study provide evidence that air pollution can have a negative effect on the hematological profile of futsal athletes. Thus, the athlete and coach should consider the level of air pollution around the venue before doing exercise. It should be anticipated because, basically, exercising can increase the rate of air ventilation in the respiratory system so that it can cause air pollution, such as PM2.5 and PM10, entering the lungs and even the alveoli.
Dampak berolahraga di area yang terpapar oleh polusi udara Bahri, Samsul; Safei, Imam; Tomo, Haryo Satriyo
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 6 No 3 (2020): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v6i3.14708

Abstract

Rekomendasi waktu latihan atau berolahraga yang tepat di area yang terpapar oleh polusi udara belum didokumentasikan dengan baik. Hal ini perlu dikaji untuk menyeimbangkan antara manfaat dari berolahraga dengan efek buruk dari polusi udara terhadap kesehatan tubuh manusia. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak berolahraga di area yang terpapar oleh polusi udara di 3 waktu yang berbeda (pagi, sore, dan malam hari) terhadap perubahan fisiologi tubuh manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan pendekatan posttest-only crossover design. Dimana subjek diharuskan untuk mencoba treatment di 3 waktu yang berbeda. Subjek terdiri dari 8 mahasiswa laki-laki dengan usia rata-rata 19,87 ± 1,24 tahun; tinggi, 166,81 ± 6,31 cm; dan berat, 56,30 ± 3,79 kg; lemak 12,95 ± 2,76 %; IMT 20,06 ± 0,95. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai FVC dan FEV1 mengalami penurunan yang signifikan sebesar (p=0.003 FVC) dan (p=0.001 FEV1) ketika berolahraga pada malam hari. Dampak sesaat yang ditimbulkan oleh paparan polusi udara (particulat metter) tidak boleh di abaikan. Temuan dalam penelitian ini memberikan bukti bahwa, paparan particulat metter sesaat dapat menurunkan kapasitas vital paru atlet. Oleh karena itu seorang atlet dan pelatih harus mempertimbangkan dampak particulat metter sebelum melakukan latihan karena deposisi partikel jauh lebih besar ketika berolahraga.