Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERSEPSI DAN PREFERENSI WISATAWAN MUSLIM TERHADAP SARANA DAN PRASARANA WISATA HALAL DI LOMBOK (STUDI KASUS KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA) Permadi, Lalu Adi; Darwini, Sri; Retnowati, Weni; Wahyulina, Sri
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 4, No 2 (2018): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v4i2.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi dan Preferensi Wisatawan Muslim Terhadap Sarana dan prasarana wisata Halal Di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Metode pembuktian terhadap tujuan penelitian tersebut menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif. Pengambilan data primer akan dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian akan menunjukkan informan mempersepsikan terhadap sarana pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Persepsi wisatawan Muslim terhadap sarana dan prasarana wisata Halal di kawasan ekonomi khusus Mandalika secara umum baik. Kondisi Hotel atau akomodasi lainnya dan Tempat Ibadah yang ada di lokasi Wisata halal KEK Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah sangat baik dibanding dengan kondisi dari fasilitas pendukung lainnya. Namun terdapat kekurangan fasilitas seperti tempat sampah dan toilet umum. Berdasarkan Preferensi wisatawan Muslim terhadap sarana wisata Halal di kawasan ekonomi khusus Mandalika : Toilet, Tempat Sampah dan Tempat Ibadah menjadi sarana paling penting yang diinginkan oleh para wisatawan yang berkunjung ke KEK Mandalika, Ada beberapa fasilitas yang harus disesuaikan dengan kondisi wisatawan seperti musalla yang berjarak cukup jauh dengan lokasi wisata, harus ada tersedia musalla yang dekat dengan lokasi wisata. Fasilitas untuk wisatawan Muslim yang ada di KEK Mandalika masih perlu ditambah. Fasilitas yang perlu ditambah adalah tong sampah, toilet, tempat istirahat pengunjung dan musalla wisatawan.
Analisis dan Identifikasi Hygiene Factors dan Pengaruhnya terhadap Kepuasan Kerja pada Mitra Kerja PT. PLN UIP Nusa Tenggara Suryani, Embun; Wahyulina, Sri; Hidayati, Siti Aisyah
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 6, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v6i1.77

Abstract

This study aims to identify hygiene factors and analyze their effects on job satisfaction. The data collection method in this study is a survey method, using a questionnaire as a data collection tool. The population in this study were all employees at the staff level and executors/non-staff of PT. PLN UIP Nusra consists of PT. PP Wartsila, PT. Hydro Techno Utama, and PT. Purnama Indonesia. Employees at the staff and executive/non-staff level are 75 people. At the same time, the determination of the sample is done by using accidental sampling method with a total sample of 50 people. The research variables consist of independent variables in the form of dimensions of hygiene factors and the dependent variable in the form of job satisfaction. Data analysis procedures in this study were divided into three stages, namely: 1) Conducting an importance-performance; 2) analysis (IPA) on the dimensions of hygiene factorsConducting analysis Crosstabs (cross table); 3) Conducting multiple regression analyzes. The results of data analysis showed that overall the quality performance of the dimension hygiene factors was in a proper category. Then, an analysis of the level of employee job satisfaction shows that the employees of PT. PLN UIP Nusra shows job satisfaction. Meanwhile, the results of multiple linear regression analysis showed that the variable hygiene factors and motivating factors had a positive and significant effect on the level of employee job satisfaction at PT. PLN UIP Nusra
Akses Usaha Kecil dan Mikro (UKM) terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Dampaknya terhadap Perkembangan Usaha: Kasus UKM di Kota Mataram Suryani, Embun Suryani; Wahyulina, Sri; Hidayati, Siti Aisyah
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v5i2.61

Abstract

Small and Micro Enterprises (SMEs) have a significant role for Indonesia's gross domestic product and employment. However, most SMEs face capital constraints and limited access to formal financial institutions. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Fund is one of the credit programs established by the Indonesian Government to overcome capital constraints on SMEs. The study aims to analyze the ability of SMEs to access the KUR loans and the loan’s impact on business development. Primary data was obtained from interviews of 40 respondents who are SMEs in Mataram City. Ability to access the KUR loans was analyzed by logistic regression method while Ordinary Least Square (OLS) was employed to analyze the impact of KUR loans on business development. The result of logit regression shows that the variable of savings and sales influence the ability of SME to access the KUR loan. The KUR funds granted are able to increase SME's sales value by 82.03 percent from 3.47 billion rupiah to 6.31 billion rupiah per year. Based on the OLS analysis, the ability of SMEs to access capital derived from KUR funds has a positive and significant impact on the value of SME business development
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Usaha Budidaya Madu Trigona untuk Membentuk Kampong Madu Desa Saribaye Kecamatan Lingsar Suryani, Embun; Wahyulina, Sri; Diswandi, Diswandi; Furkan, L. Muhammad; Serif, Serifudin; Ali, Muhamad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.810

Abstract

Desa Saribaye merupakan desa dengan cakupan wilayah berupa lahan pertanian, perkebunan dan kawasan hutan rakyat yang cukup luas, sehingga memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona. Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan budidaya madu trigona dengan manajemen usaha yang professional, dengan menginisiasi terbentuknya “Kampung Madu Trigona” untuk mendukung Desa Saribaye sebagai salah satu destinasi agroekowisata di Pulau Lombok. Untuk mencapai tujuan tersebut, model pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya madu trigona. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Sakti dan Kelompok Karang Taruna. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk melakukan budidaya madu trigona dan membuat kemasan yang menarik dan hygienis. Melalui budidaya madu trigona ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sasaran yang diharapkan akan menggerakkan seluruh anggota masyarakat desa, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Desa Saribaye. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat.   Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.
Pengembangan Atraksi Agrowisata Taman Bunga sekaligus sebagai Sumber Pakan Lebah Trigona untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Madu Trigona di Desa Saribaye Kecamatan Lingsar Suryani, Embun; Diswandi, Diswandi; Furkan, L. M.; Wahyulina, Sri; Serip, Sarifudin; Surasni, Ni Ketut; Ahyar, Muhamad; Ali, M.
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.976

Abstract

Desa Lingsar merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang terdampak bencana gempa bumi tahun 2018. Daerah ini berpotensi untuk mengembangkan agrowisata karena 53% wilayahnya terdiri dari perkebunan tanaman buah-buahan, penghasil bibit tanaman buah-buahan serta penghasil buah-buahan terbesar di Provinsi NTB. Untuk itu, Desa Lingsar memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan budidaya lebah madu trigona, karena memiliki sumber pakan lebah yang cukup berlimpah. Budidaya lebah madu trigona dan produk-produk turunannya merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berbasis ekonomi kreatif, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas produksi madu trigona melalui pengembangan sumber-sumber pakan dari tanaman bunga, yang sekaligus dapat dikelola sebagai atraksi agrowisata. Model pendekatan yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu penyuluhan, demplot (demonstration plot), dan pendampingan budidaya tanaman bunga sekaligus budidaya madu trigona dan diversifikasi produk turunan. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu Kelompok Usaha Madu Trigona Repoq Bangket Desa Saribaye. Output dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas budidaya madu trigona, sekaligus menciptakan bentuk/sumber pendapatan lain yang berhubungan dengan budidaya madutrigona. Bentuk/sumber pendapatan ini berasal dari sektor agrowisata, dengan terbentuknya atraksi taman bunga, holtikultura, dan tabulampot. Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
PENGARUH FINANCIAL ATTITUDE DAN FINANCIAL KNOWLEDGE TERHADAP KEPUTUSAN KEUANGAN PADA PEMILIK USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI PULAU LOMBOK: SUATU PERSPEKTIF BEHAVIORAL FINANCE Hidayati, Siti Aisyah; Wahyulina, Sri; Suryani, Embun
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 6, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v6i2.93

Abstract

This study aims to analyze the effect of Financial Attitude and Financial Knowledge on financial decisions on Small and Medium Business Owners (UKM) on Lombok Island. The theoretical contribution of this research is expected to contribute to science and the development of behavioral finance theories related to financial decision making in Small and Medium Enterprises (SMEs). It is also expected that behavioral finance will be the subject of financial management courses. Furthermore, the practical contribution of this research is expected to provide input, suggestions and recommendations to the policy maker of the NTB Provincial Government in making policies related to the development of SMEs. This research is a quantitative approach based research, with the type of explanatory research. The study population is all SMEs in the island of Lombok. The sampling technique is done by using Non probability sampling, which uses judgment sampling, which is choosing SMEs that are engaged in the pottery industry and have already exported. From the existing population, there are 35 (thirty-five) SMEs that can be taken as samples. Respondents in this study are the owners of each of these UKM. Data collection techniques used in this study were using a questionnaire. To achieve research objectives and hypothesis testing, the data obtained will be processed according to needs using GSCA (Generalized Structured Component Analysis) statistical tools.The results showed that Financial Attitudes had a positive and significant effect on financial decision making by SME owners and owners. This means that the better the Financial Attitudes owned by SME owners, the bolder they are in making financial decisions. Financial Knowledge has a positive and significant impact on financial decision making by SME owners and owners. This means that the better the Financial Knowledge possessed by SME owners, the bolder the financial decisions will be
Pengembangan Entrepreneurship Melalui Peningkatan Hasil Perkebunan (Jantung Pisang) Menjadi Olahan Makanan (Abon) Di Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Hidayati, Siti Aisyah; Wahyulina, Sri; Suryani, Embun; Sofiyah, Siti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.036 KB)

Abstract

Bonjeruk adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Bonjeruk termasuk daerah yang banyak ditumbuhi pohon pisang. Selama ini yang banyak dimanfaatkan dari pohon pisang adalah buah, batang dan daun pisang. Kegiatan pengabdian ini memanfaatkan bagian lain dari pohon pisang yaitu jantung pisang sebagai bahan makanan dan dapat juga dijual untuk menambah pendapatan masyarakat. . Selama ini pemanfaatan jantung pisang belum pernah dilakukan.. Ada alternatif lain yang dapat meningkatkan nilai pohon pisang, yaitu dengan membuat abon dari jantung pisang yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan dengan makanan olahan dari pisang yang sudah ada.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkann entrepreneurship melalui peningkatan nilai ekonomi hasil perkebunan (jantung pisang) menjadi olahan makanan (abon). Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang kewirausahaan kepada masyarakat sehingga dapat mengembangkan jiwa wirausaha dan praktik pembuatan abon dari jantung pisang sehingga terjadi peningkatan nilai ekonomi jantung pisang dan harga jualnya relatif lebih tinggi. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mencapai luaran yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kewirausahaan dan tersajinya produk abon berbahan jantung pisang.
Memperkuat Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Untuk Menunjang Agroekowisata Di Desa Lingsar Melalui Pengembangan Usaha Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot) Suryani, Embun; Aisyah Hidayati, Siti; Wahyulina, Sri; Serip, Sarifudin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.322 KB)

Abstract

Desa Lingsar merupakan salah satu desa di Kabupaten Lombok Barat yang terdampak bencana gempa bumi tahun 2018. Daerah ini berpotensi untuk mengembangkan agrowisata karena 53% wilayahnya terdiri dari perkebunan tanaman buah-buahan, penghasil bibit tanaman buah-buahan serta penghasil buah-buahan terbesar di Provinsi NTB. Sebagai penghasil bibit buah-buahan, konsumen potensial dari usaha ini sangat terbatas, yaitu hanya bagi masyarakat yang memiliki lahan kosong untuk ditanami. Selain itu, bibit-bibit buah yang dihasilkan juga relatif murah. Untuk itu, Tabulampot (Tanaman buah dalam pot) merupakan pilihan yang sangat tepat untuk memperluas konsumen potensial bagi usaha pembibitan buah di daerah ini. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan usaha Tabulampot dengan memaksimalkan peran BUMDes. BUMDes merupakan lembaga desa yang berfungsi untuk menghimpun berbagai kegiatan ekonomis desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi dalam beberapa tahapan kegiatan yang meliputi 2 tahap. Tahap pertama, melakukan berbagai penyuluhan tentang budidaya tabulampot, pembuatan dan pengemasan aneka pangan olahan, konsep-konsep manajemen usaha yang penting untuk dimengerti dan dikuasai oleh pengelola BUMDes, serta tentang konsep pengelolaan agrowisata bagi masyarakat Desa Lingsar. Tahap kedua melakukan berbagai demonstration plot (demplot) terkait teknik dan metode budidaya tabulampot dan demplot pembuatan aneka pangan olahan berbasis hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah, pertama, masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan ketrampilan untuk mengembangkan tabulampot. Selain itu, masyarakat sasaran juga memperoleh tambahan ketrampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi abon ikan dan metode pengemasannya. Kedua, masyarakat sasaran juga memperoleh pemahaman tentang praktik manajemen usaha, pembukuan sederhana dan pemahaman strategi pemasaran, serta pemahaman tentang peran BUMDes dalam mewadahi aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dengan dilaksanakannya kegiatam PKM ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan ketrampilan masyarakat sasaran yang mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis masyarakat. Kepada peserta pelatihan disarankan untuk terus melatih dan mengasah ketrampilan dan pengetahuan yang telah dimiliki, diharapkan dengan banyaknya berlatih dapat menumbuhkan ide-ide kreatif, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bervariasi. Kepada pemerintah kecamatan dengan bekerjasama dengan institusi lain diharapkan terus berupaya memberikan pelatihan secara berkelanjutan sehingga diharapkan dapat menumbuhkan ide-ide kreatif yang kemudian dapat dijadikan modal awal untuk memulai usaha.