Masadah Masadah
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mataram

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektifitas Metode Pembelajaran Focus Group Discussion (FGD) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Materi Keperawatan Jiwa Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Mataram Tahun 2018 Eka Rudy Purwana; Masadah Masadah
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v1i1.19

Abstract

Materi Keperawatan Jiwa dianggap sulit karena harus menghadapi pasien dengan gangguan jiwa. pada beberapa mahasiswa lain mengungkapkan bahwa metode pengajaran yang dilakukan oleh dosen  kurang efektif karena lebih mengedepankan metode ceramah yang cenderung mengedepankan hapalan bersifat teoritis, sedangkan disisi lain mahasiswa sangat jarang berdiskusi tentang isi materi yang diajarkan. Mencermati hasil dan analisis observasi yang dilakukan, peneliti mengambil sebuah tawaran solusi yakni pembelajaran dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) yang merupakan salah satu strategi untuk mengumpulkan data yang melibatkan interaksi sosial diantara para individu dalam suatu diskusi berseri. Metode ini terbukti banyak digunakan untuk pengumpulan data. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Experimental Design One-Group Pre test-Post test Design. Populasi adalah semua mahasiswa Tingkat 2 Semester 3 Jurusan Keperawatan Prodi D.III dan D.IV Keperawatan Mataram, sedangkan sampel menggunakan 160 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil menunjukan bahwa perbedaan pengetahuan pre dan post test kelompok perlakuan sebesar p = 0,00, nilai p <0,05 yang berarti ada perbedaan signifikansi antara pengetahuan pre test dan post test pada kelompok perlakuan.
Pengaruh Foot Massage Therapy terhadap Skala Nyeri Ibu Post Op Sectio Cesaria di Ruang Nifas RSUD Kota Mataram Masadah Masadah; Cembun Cembun; Ridawati Suleman
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.99 KB) | DOI: 10.32807/jkt.v2i1.72

Abstract

Pasien yang menjalani persalinan dengan metode Sectio Cesarea biasanya merasakan ketidaknyamanan yaitu nyeri yang berasal dari insisi abdominal. salah satu teknik mengurangi nyeri secara non farmakologi adalah Foot massage therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efek Foot massage therapy terhadap nyeri pasien post op sectio cesarea. Desain penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan rancangan Pretest-Posttest. Sampel adalah 42 ibu post section secarea di RSUD Kota Mataram yang dipilih dengan teknik Purposive sampling. Data tentang nyeri dikumpulkan dengan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukan bahwa skala rata-rata nyeri sebelum intervensi yaitu 6,55 sedangkan skala nyeri sesudah intervensi 4,86. Uji wilcoxon menunjukan hasil r = 0,00 < α = 0,05. Persentase responden dengan nyeri berat setelah intervensi menjadi 0%. Persentase responden dengan nyeri sedang juga menurun dari 84% pre intervensi menjadi 54% post intervensi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan foot massage therapy terhadap perubahan nyeri pasien post op Sectio Cesarea. Perawat dapat mengaplikasikan foot massage therapy pada pasien post operasi Sectio Cesarea sebagai intervensi untuk mengurangi nyeri.
Pengaruh Kompres Jahe Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Yang Mengalami Osteoarthritis Di BSLU Mandalika NTB Rusmini Rusmini; Mira Utami Ningsih; Desty Emilyani; Masadah Masadah; Hadi Kusuma Atmaja; GA Sri Puja Warnis Wijayanti
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i2.194

Abstract

Nyeri sendi akibat Osteoarthritis pada lansia menyebabkan kerusakan kartilago yang melindungi dan memberi bantalan bagi sendi.Salah satu intervensi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendi akibat Osteoarthritis yaitu Kompres Jahe di BSLU Mandalika NTB. Penelitian ini bertujuan Untuk Menganalisis Pengaruh Kompres Jahe Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Yang Mengalami Osteoarthritis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperimental dengan bentuk one group pre-post test design.  Teknik sampel menggunakan total sampling, sampel sebanyak 37 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner, durasi kompres jahe 20 menit. Analisis menggunakan UjiPaired Sample T Test(a=0,05). Hasil menunjukkan bahwa nyeri sendi pada lansia yang mengalami Osteoarthritis sebelum diberikan intervensi kompres jahe yaitu terbanyak nyeri berat 25 lansia, nyeri sedang 12 lansia. setelah diberikan intervensi kompres jahe mengalami penurunan menjadi nyeri berat yaitu 3 lansia, nyeri sedang yaitu 27 lansia, nyeri ringan 7 lansia.  Hasil analisis statistik menunjukkan ada pengaruh kompres jahe terhadap nyeri sendi pada lansia yang mengalami Osteoarthritis. (p=0,000). Diharapkan lansia dapat menerapkan kompres jahe untuk mengatasi nyeri sendi akibat Osteoarthritis
Riwayat Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Pada Penderita Kanker Payudara Ridawati Sulaeman; Irwansyah Irwansyah; Sukmawati Sukmawati; Masadah Masadah
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i1.96

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu pembunuh utama wanita. Hormon estrogen dapat meningkatkan proses proliferasi dan pertumbuhan sel–sel spesifik pada tubuh serta bertanggung jawab terhadap sebagian besar sifat seksual sekunder wanita. Pada payudara estrogen dapat menyebabkan pengendapan lemak dalam kelenjar payudara. Survei World Health Organization (WHO) menyatakan 8–9% wanita mengalami kanker payudara. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi untuk penyakit kanker, yaitu sebesar 0,6%. Data rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2018 ditemukan 897 jiwa penderita kanker payudara yang sedang rawat jalan. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui  gambaran riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal pada penderita kanker payudara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif. Populasi penelitian adalah semua pasien kanker payudara yang sedang rawat jalan di RSUD Provinsi NTB pada tahun 2018, yaitu sebanyak 897 jiwa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 47 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia ≥50 tahun yaitu sebanyak,= 25 orang (53 %). Sebagian besar tidak memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara yaitu sebanyak 36 orang (77 %). Riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal didapatkan dari hampir semua responden yaitu sebanyak 40 orang (85 %). Riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal yang didapatkan pada sebagian besar responden dapat mempengaruhi keseimbangan hormone estrogen dan progesterone yang merupakan faktor risiko penyebab terjadinya kanker payudara. Ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal (pil, suntik dan implant) perlu memperhatikan jangka waktu penggunaannya dan perlu melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan
Pengaruh Brisk Walking Exercise Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Masadah Masadah; Dinda Ayu Wiantari; Ridawati Sulaeman
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v3i2.225

Abstract

Penyakit jantung dan pembuluh darah (Kardiovaskular) merupakan masalah kesehatan utama di Negara maju maupun Negara berkembang dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) yang banyak disandang masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuipengaruh Brisk Walking Exercise terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimental (tidak ada variabel control dan sampel tidak dipilih secara random) dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalahJumlah pederita hipertensi yang berusia ≥18 – 45 tahun. Jumlah sampel sebanyak 32 sampel dengan purposive Sampling. Hasil uji statistic menggunakan Uji Wilcoxone Match Test diperoleh nilai ρ-value = 0,000 < α = 0,05. Ada pengaruhBrisk Walking Exercise terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian Ini disarankan agar dapat dikembangkan lagi untuk memperkaya ilmu pengetahuan keperawatan mandiri dan menjadi inspirasi untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.