Moh Dahlan
State Islamic Institute (IAIN) Bengkulu

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Paradigma usul fikih multikultural di Indonesia Dahlan, Moh
IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine how the significance of multicultural paradigm of usul fiqh in social and national life which is diversity. Approach to study uses a paradigm shift in Kuhn’s opinion and theoritical framework of this study uses a “static and dynamic multiculturality” in Baidoeri’s opinion. The results of this study indicated that the diversity of life and religion of this nation need paradigms of multicultural opinion to create social and national life which are quiet, peaceful, tolerant as well as mutual respect and cooperation. As the largest Muslim nation, Muslims of Indonesia should have a multicultural paradigm of us}u>l fiqh to build a fiqh opinion which is tolerant and accommodating towards differences and diversity of socio-culture, politics and religion, rather than monocultural paradigm of ushul fiqh that aims to formalize the Islamic jurisprudence that is exclusive and discriminatory.
HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA DI INDONESIA Dahlan, Moh
ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman Vol 1, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHubungan antara agama dan negara menjadi wacana aktual dan dinamis dalam setiap fase perkembangan peradaban baik di dunia Barat maupun di dunia Timur. Perdebatan tersebut berkisar pada masalah bentuk negara, apakah bersifat integral, simbiotik ataukah sekuler. Berangkat dari wacana tersebut, kajian ini meneliti eksistensi hubungan antara agama (Islam) dan negara di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah hermeneutika Martin Heidegger, sedangkan metode kajian yang digunakan adalah metode komparatif. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa secara historis-normatif, Nabi saw. telah merumuskan Negara Madinah berdasarkan Piagam Madinah yang spiritnya berdasarkan nash al-Qur’an, bukan negara Islam yang berdasarkan pada al-Qur’an secara literal. Para ulama yang menjadi pendiri negara Indonesia juga telah merumuskan Pancasila -sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD-NKRI 1945- sebagai bangunan ideal dalam membangun relasi agama dan negara di Indonesia, sehingga agama dan negara dapat berkembang secara dinamis-dialektis. Susbtansi norma agama diterapkan setelah diundangkan dan sesuai Pancasila dan UUD-NRI Tahun 1945. Oleh sebab itu, hubungan antara agama dan negara yang ideal dapat dibangun berdasarkan tipologi simbiotik ataupun dinamis-dialektis.Kata Kunci: Negara; Agama; Kemajemukan; Pancasila. AbstractRELIGION AND STATE RELATIONS IN INDONESIA: The relationship between religion and the state has become the actual and dynamic discourse in every phase of the civilization development, both in the West and the East. The discourse mainly focuses on the form of the state whether integral, symbiotic or secular. Departing from the discourse, this study examines the relationship between religion (Islam) and the state in Indonesia. The approach used is Martin Heidegger’s hermeneutics, while the assessment method used is the comparative method. The results of this study indicate that the Prophet, historically and normatively, had formulated the Medina State based on the Medina Charter which its spirit was based on the Qur’an, not based on the Quran literally. By the same line, the Muslim scholars who became the founder of the Indonesian State had also formulated Pancasila- as it was set forth in the Preamble of the NKRI’s 1945 Constitution – as an ideal foundation in establishing the dynamic and dialectical relationship between religion and state in Indonesia. The substance of religious norms was applied after the promulgation of, and in accordance with, Pancasila and the NKRI’s 1945 Constitution. The relationship between religion and the state, therefore, can be built based on the symbiotic or dynamic-dialectical typology.Keywords: State; Religion; Pluralism; Pancasila.
ANALISA KEAMANAN WEB SERVER TERHADAP SERANGAN POSSIBILITY SQL INJECTION Studi Kasus: Web Server UMK Latubessy, Anastasya; Dahlan, Moh; Nurkamid, Mukhamad
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keamanan merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah website. Hal tersebut menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pengembang website, karena tidak ada jaminan yang pasti akan defenisi aman itu sendiri. tidak ada sistem yang benar-benar aman, bukanlah sebuah pernyataan semata, namun telah dirasakan dalam realitas. Website Universitas Muria Kudus yang berada di web server merupakan website yang digunakan sebagai media dan sarana informasi komunikasi kampus. Mengingat website ini dapat diakses secara luas, maka dinilai perlu memperhatikan keamanan website dalam berhubungan dengan lingkungan luar. Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk melakukan pengujian terhadap kemanan web server. Salah satunya adalah dengan melakukan SQL injection. SQL injection adalah kerentanan yang terjadi ketika penyerang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi Structured Query Language (SQL) query yang melewati suatu aplikasi ke-database back-end. Penelitian ini menerapkan aturan possibility injection pada tools yang dipasang di Web Server Universitas Muria Kudus menggunakan intruder detection system (IDS) Snort sebagai identifikasinya terhadap serangan yang masuk. Hasil penelitian ini berupa alert sebagai alternatif peringatan keamanan dari serangan (intruder) yang masuk ke jaringan. Kata kunci: keamanan web, SQL injection, Server web
PARADIGMA IJTIHAD FIQH MINORITAS DI INDONESIA Dahlan, Moh
Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 12, No 1 (2012): Analisis: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.116 KB)

Abstract

Indonesia is a famously religious nation that has a high-level of plurality in many aspects of race/ethnicity, religion, belief, language, customs, political thoughts, economic, cultural and ideological. All these could potentially contribute conflict and tension between different groups if the attitude of extreme and formalistic  logic of fiqh flourished. This paper tryies to emphasize the importance of fiqh aqalliyah in the era of pluralism to organize the life among different religious believers in which religious conflict has often been the case due to double standards and the Islamic militant movement. By means of Kuhn’s shifting paradigm approach, this paper reveals that Muslims need to formulate a shifting paradigm of ijtihad, namely from fiqh aglabiyah   (majority fiqh) to fiqh aqalliyah (minority fiqh), where Muslims can protect non- Muslim minorities and also capable of providing the space for life of Muslims  in the non-Muslim  majority.  Thus, this paper develops  the nature of  paradigm of the fiqh aqalliyah of M. Amin Abdullah, who is only focused on the aspect of giving space to Muslims living in non- Muslim territory. In his presentation, the author emphasizes the need for re-reading  (re-interpret)   the old discourse  of fiqh and submit a new one drafted on the reading of religious texts based on universal religious values such as the conception of  qat}‘i>-z}anni> as proposed by Masdar F. Mas‘udi.
HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA DI INDONESIA Dahlan, Moh
Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 14, No 1 (2014): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.041 KB)

Abstract

RELIGION  AND  STATE  RELATIONS  IN  INDONESIA:  The relationship   between   religion  and  the  state   has  become  the actual  and dynamic discourse in every phase of the civilization development, both in the West and the East. The discourse mainly focuses on the form of the state  whether  integral,  symbiotic  or secular.  Departing  from the  discourse,  this  study  examines  the relationship  between religion (Islam) and the state  in Indonesia. The approach used is Martin Heidegger’s hermeneutics, while the assessment method used is the comparative method. The results of this study indicate that the Prophet, historically and normatively, had formulated  the Medina State  based on the Medina Charter which its spirit was  based on the Qur’an, not based on the Quran literally. By the same line, the Muslim scholars who became the founder of the Indonesian State had also formulated Pancasila- as it was set forth in the Preamble of the NKRI’s 1945 Constitution – as an ideal foundation in establishing the dynamic and dialectical relationship between religion and state in Indonesia. The substance of religious norms was applied after the promulgation  of, and in accordance  with,  Pancasila  and the  NKRI’s  1945 Constitution. The relationship between religion and the state, therefore, can be built based on the symbiotic or dynamic-dialectical typology.
RANCANG BANGUN PRINTER 3D MENGGUNAKAN KONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 Dahlan, Moh; Gunawan, Budi; Hilyana, F Shoufika
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian kami adalah; merancang bangun mesin printer 3D dengan kontroller arduino mega 2560 dengan dukungan memory card yang bisa menyimpan file yang akan dieksekusi sehingga proses pencetakan tidak harus selalu terhubung dengan PC. Metode yang digunakan adalah riset developmen yang akan menghasilkan produk berupa prototipe mesin printer 3d menggunakan metode printing fused filament fabrication. Langkah kegiatan penelitian  yang akan dilakukan meliputi; 1) perancangan hardware, 2) perancangan software, 3) pengujian unjuk kerja mesin, 4) analisa hasil. Luaran yang direncanakan dari penelitian ini adalah: 1) prototipe mesin printer 3D, 2) publikasi di jurnal Nasional, dan 3) diseminasi pada seminar Nasional.  Kata kunci: printer, fused, filament, fabrication, arduino
NALAR ILMU KALAM EMANSIPATORIS Dahlan, Moh
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 8, No 1 (2012): Agama dan Persoalan Psikologis
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2012.0801-04

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan secara diskriptif  kritis tentang  nalar  ilmu  kalam  emansipatoris  deng an  meng gunakan pemikiran Masdar F. Mas’udi sebagai pemandu arah kajian dalam merumuskan “nalar ilmu kalam emansipatoris”. Dalam wacana ilmu kalam (akidah), kaum Muslim seringkali hanya berpegang pada warisan keilmuan Wasil Ibn ‘Atha’, Abu al-Hasan al-Asy’ari, Abu Mansur al- Maturidi, dan al-Ghazali untuk menyebut beberapa di antaranya. Nalar ilmu kalam mereka bersifat ideologis, yakni nalar ilmu kalam yang mulai memperhatikan aspek kemanusiaan, tetapi masih bersifat abstrak dan intelektualis, tidak substansial dan tidak mengacu secara langsung pada problem kemanusiaan yang dihadapi umat. Berdasar penelitian ini, rancang bangun kelimuan kalam perlu dirumuskan kembali dari nalar ilmu kalam tradisional kepada nalar ilmu kalam emansipatoris. Nalar ilmu kalam tradisional tersebut dinyatakan tidak relevan lantaran tidak mampu mengurai dan menjawab problem kehidupan dan sosial kemanusiaan, bahkan se balikny a ia hany a membela Tuhan dan menyucikan-Nya. Karena itu nalar ilmu kalam emansipatoris sangat dibutuhkan untuk menjawab dan mengurai problem kehidupan dan sosial manusia aktual saat ini.