Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Programmable Logic Controller (PLC) Omron CPM2A Sebagai Komponen Utama Sistem Pengukur Kecepatan Putar (RPM) Motor DC Budi Gunawan; Yelly Prawoto
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.832 KB) | DOI: 10.24176/simet.v2i1.98

Abstract

Abstrak PLC (Programmable Logic Control) banyak dipakai dalam dunia industri sebagai unit kontrol utama pada mesin-mesin produksi. PLC merupakan sekumpulan saklar elektronik yang dapat diatur kapan harus ON dan kapan harus OFF sesuai dengan hukum-hukum kontrol logic yang telah diprogram. Salah satu keunggulan dari PLC adalah dapat digunakan menjadi Alat Pengatur mesin yang berlainan hanya dengan mengubah program yang ada dalam PLC tanpa harus mengubah perangkat kerasnya. Pada penelitian ini akan dirancang bangun penggunaan PLC untuk menggerakkan motor DC 12 Volt Sekaligus membaca kecepatan putarnya (RPM) dengan menggunakan sebuah piringan yang berlubang yang akan dibaca oleh sensor LDR. Kata kunci : PLC, motor, control, RPM, sensor
Pengukuran Kecepatan Putar Motor Berbasis Programmable Logic Controller (P L C) Omron CPM2A dan Komputer Budi Gunawan; Yely Prawoto
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.415 KB)

Abstract

PLC (Programmable Logic Control) banyak dipakai dalam dunia industri sebagai unit kontrol utama pada mesin-mesin produksi. PLC merupakan sekumpulan saklar elektronik yang dapat diatur kapan harus ON dan kapan harus OFF sesuai dengan hukum-hukum kontrol logic yang telah diprogram. Salah satu keunggulan dari PLC adalah dapat digunakan menjadi Alat Pengatur mesin yang berlainan hanya dengan mengubah program yang ada dalam PLC tanpa harus mengubah perangkat kerasnya. Pada penelitian ini akan dirancang bangun penggunaan PLC untuk menggerakkan motor DC 12 Volt Sekaligus membaca kecepatan putarnya (RPM) dengan menggunakan sebuah piringan yang berlubang yang akan dibaca oleh sensor LDR. Kata kunci : PLC, motor, control, RPM, sensor
Sistem Pendeteksian Gas Formalin Pada Bahan Makanan Dengan Sensor Gas Berbahan Polimer Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan (Jst) Budi Gunawan; Ahmad Jazuli
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.608 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh sistem pendeteksi formalin dalam bahan pangan menggunakan sensor berbahan polimer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan; 1) membuat sensor gas berbahan polimer, 2) membuat instrumentasi pengujian untuk mengkarakterisasi resistansi sensor, 3) membuat chamber yang akan digunakan untuk pengujian bahan pangan, 4) merancang akuisisi hasil pengukuran ke komputer, 5) medesain software jaringan syaraf tiruan pendeteksi formalin berbasis PC, 5) menguji beberapa komoditas bahan pangan. Luaran penelitian ini adalah : 1) alat pendeteksi formalin menggunakan sensor gas berbahan polimer beserta software identifikasinya, 2) publikasi ilmiah, 3) diseminasi di seminar Nasional,45) Buku ajar; Kimia dasar. Kebaruan dari penelitian ini adalah penggunaan bahan polimer sebagai sensor (chemical sensor).
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Analisa Potensi Sumber Daya Lahan Pertanian di Kabupaten Kudus Gunawan, Budi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.62 KB)

Abstract

Kudus is an agricultural and industrial city.  To find out how the use  of land  in  Kudus  especially farmland needed an information system that will support it. One technology that facilitate this is to use Geographic Information  System (GIS). GIS is a computer-based information sistim and digital data so that the management and its  presentation is better than to manual. GIS data obtained from satellite images to map the earth with digital data  that can be used for GIS in accordance with the needs, in other words the availability of digital data can be from a  few years back until the current data. This study tries to map the potential of land, especially farmland in Kudus with this Geographic Information System.
Aplikasi Programmable Logic Controller (PLC) Omron CPM2A Sebagai Komponen Utama Sistem Pengukur Kecepatan Putar (RPM) Motor DC Gunawan, Budi; Prawoto, Yelly
Jurnal Simetris Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.832 KB)

Abstract

Abstrak PLC (Programmable Logic Control) banyak dipakai dalam dunia industri sebagai unit kontrol utama pada mesin-mesin produksi. PLC merupakan sekumpulan saklar elektronik yang dapat diatur kapan harus ON dan kapan harus OFF sesuai dengan hukum-hukum kontrol logic yang telah diprogram. Salah satu keunggulan dari PLC adalah dapat digunakan  menjadi Alat Pengatur mesin yang berlainan hanya dengan mengubah program yang ada dalam PLC tanpa harus mengubah perangkat kerasnya. Pada penelitian ini akan dirancang bangun penggunaan PLC untuk menggerakkan motor DC 12 Volt Sekaligus membaca kecepatan putarnya (RPM) dengan menggunakan sebuah piringan yang berlubang yang akan dibaca oleh sensor LDR. Kata kunci : PLC, motor, control, RPM, sensor
PENDETEKSIAN FORMALIN PADA BAHAN PANGAN DENGAN SENSOR GAS BERBASIS POLIMER MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Budi Gunawan; Arief Sudarmadji
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  dimaksudkan  untuk  memperoleh  sistem  pendeteksi  formalin  dalam  bahan pangan  berdasarkan  pengukuran  uap/aroma menggunakan  deret  sensor  berbahan  komposit polimer-karbon. Tujuan penelitian ini diantaranya; (i) memperoleh unit deret sensor berbahan komposit  polimer-karbon  beserta  atributnya  untuk  deteksi  formalin,  (ii)  mendapatkan perlakuan bahan pangan optimum untuk deteksi formalin, (iii) mengembangkan sistem deteksi formalin menggunakan metode jaringan syaraf tiruan, dan (iv) mengetahui performansi sistem deteksi  formalin.  Metode  yang  akan  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah;  (i)  membuat sensor gasdari bahan komposit polimer-karbon.  Sensor yang terbentuk akan dikaji komposisi polimer dan  tegangan eksitasi  terhadap  sensitifitasnya. Selain  itu akan dikaji pula pengaruh pemanasan  pada  bahan  pangan  terhadap  sensitifitas  sensor.  Parameter  pengujian  yang digunakan  adalah  resistansi  dan  tegangan  keluaran  sensor,  (ii) membuat  rangkaian  akuisisi data untuk menguji sensor dalam mendeteksi bahan makanan,  (iii) membuat software deteksi menggunakan  metode  Jaringan  Syaraf  Tiruan  (JST),  sensor-sensor  yang  terpilih  akan digunakan sebagai masukan pada  jaringan  syaraf  tiruan untuk dilakukan pembelajaran pola keluarannya  agar  dapat  dikenali.  Diujikan  beberapa  metode  pembelajaran  agar  diperoleh pendeteksian  yang  optimum.  Parameter  performansi  yang  digunakan  adalah  tingkat keberhasilan dan waktu deteksi (iv) menguji beberapa sampel bahan makanan di laboratorium pangan.     Kata kunci: polimer, sensor, gas, formalin, resistansi 
PEMBUATAN BIOBRIKET DARI LIMBAH BOTTOM ASH P L T U DENGAN BIOMASSA CANGKANG KOPI Gunawan, Budi; Slamet, Sugeng
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.289 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.464

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah membuat biobriket dari bottom ash limbah batu bara PLTU PT Pura Barutama dengan biomassa cangkang kopi. Pengujian yang akan dilakukan meliputi; kadar karbon, kandungan sulfur oksida, kadar abu dan airnya. Metode pembuatan dengan mencampur bottom ash dengan bomassa cangkang kopi menggunakan pengikat tetes tebu. Variasi perbandingan antara bottom ash dan biomassa adalah; 50:50, 60:40 dan 70:30. Pengujian kadar karbon dan kandungan sulfur oksida menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope). Hasil pengujian menggunakan menunjukkan pada komposisi bottom ash yang sedikit bisa menaikkan kadar karbon dan menurunkan kandungan sulfur oksida. Kadar karbon naik rata-rata 7.25%. Pada pengujian kadar air naik rata-rata 3.93%. Sedangkan pengujian kadar abu menunjukkan kenaikan rata-rata 11.09% Kata kunci: cangkang kopi, karbonisasi, biomassa, biobriket, bottom ash.
Sistem Pendeteksian Gas Formalin Pada Bahan Makanan Dengan Sensor Gas Berbahan Polimer Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan (Jst) Gunawan, Budi; Jazuli, Ahmad
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.608 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh sistem pendeteksi formalin dalam bahan pangan menggunakan sensor berbahan polimer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan; 1) membuat sensor gas berbahan polimer, 2) membuat instrumentasi pengujian untuk mengkarakterisasi resistansi sensor, 3) membuat chamber yang akan digunakan untuk pengujian bahan pangan, 4) merancang akuisisi hasil pengukuran ke komputer, 5) medesain software jaringan syaraf tiruan pendeteksi formalin berbasis PC, 5) menguji beberapa komoditas bahan pangan. Luaran penelitian ini adalah : 1) alat pendeteksi formalin menggunakan sensor gas berbahan polimer beserta software identifikasinya, 2) publikasi ilmiah, 3) diseminasi di seminar Nasional,45) Buku ajar; Kimia dasar. Kebaruan dari penelitian ini adalah penggunaan bahan polimer sebagai sensor (chemical sensor).
Pemetaan Dan Inventarisasi Data Komoditas Pertanian Dan Informasi Kondisi Lahan Di Kabupaten Kudus Berbasis Sistim Informasi Geografis Nahdi, Zed; Hendro, Hendy; Supriyo, Hadi; Gunawan, Budi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.756 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris perlu menjamin penyediaan lahan pertanian pangan secara berkelanjutan sebagai sumber pekerjaan dan penghidupan yang layak dengan mengedepankan prinsip efisiensi, berkelanjutan, dan kemandirian serta berwawasan lingkungan. Disisi lain semakin meningkatnya pertambahan penduduk dengan laju pertumbuhan yang cukup tinggi sekitar 1,4–1,5% per tahun serta perkembangan ekonomi dan industri mengakibatkan terjadinya degradasi dan alih fungsi lahan pertanian sehingga mempengaruhi daya dukung secara nasional dalam menjaga kemandirian dan ketahanan pangan. Berdasarkan pada latar belakang tersebut, dikembangkan sistem dan metodologi pemetaan kesesuaian lahan dengan menggunakan pendekatan spasial dan temporal. Adapun tujuan yang hendak dicapai adalah, pertama analisis kesesuaian lahan pertanian berdasarkan dengan jenis komoditas pertanian dan informasi iklim, kedua evaluasi keselarasan tata guna lahan pertanian dan perencanaan wilayah tata ruang, ketiga analisis dan pemetaan degradasi area pertanian berdasarkan data tahun 1990–2010, keempat evaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan kelima penyusunan strategi dan kebijakan yang tepat sesuai dengan pemanfaatan lahan untuk pertanian berkelanjutan dan cadangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei deskriptif, analisis data spasial dan temporal menggunakan G* statistic. Range nilai yang digunakan untuk pengklasifikasian menggunakan pedoman dari dokumen agroecological zone.
PERBANDINGAN NILAI KALOR BIOBRIKET YANG TERBUAT DARI BOTTOM ASH LIMBAH PLTU DAN BIOMASSA CANGKANG KOPI DENGAN VARIASI KOMPOSISI DAN JENIS PENGIKAT YANG BERBEDA Gunawan, Budi; Slamet, Sugeng; Syahroni, Ahmad
TEKNIK Vol 36, No 2 (2015): (December 2015)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.222 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v36i2.8688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat biobriket dari bahan bottom ash limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan biomassa cangkang kopi dengan zat pengikat tetes tebu serta menguji nilai kalor yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah; pembuatan biobriket dengan memvariasi komposisi antara bottom ash dengan biomassanya serta zat pengikat yang berbeda. Variasi komposisi antara biomassa cangkang kopi dengan bootom ash yang digunakan adalah 60% : 40% dan 70% : 30%, sedangkan bahan perekatnya menggunakan tetes tebu dan tepung kanji. Pengujian yang dilakukan adalah menguji nilai kalor dari biobriket yang dihasilkan menggunakan alat uji calloriboom. Dari hasil pengujian didapatkan biobriket dengan komposisi 70% biomassa cangkang kopi dan 30% bottom ash dengan pengikat tetes tebu mempunyai nilai kalor yang paling tinggi dibandingkan dengan komposisi dan pengikat yang lain dengan nilai kalor yang dihasilkan yaitu 2496,18 kal/gr. Nilai kalor ini dipengaruhi oleh kandungan karbon aktif yang terdapat pada arang cangkang kopi dan besar kecilnya kandungan carbon, oxygen dan ash yang dimiliki, semakin tinggi kandungan carbon dan oxygen maka makin tinggi pula nilai kalor yang kandungan kalor yang terdapat pada jenis perekat tetes tebu lebih tinggi dari pada tepung kanji. [Title: Comparison of Calorific Value of Biobriket Made of Bottom Ash Waste and Biomass Plant Shell Coffee by Varying Composition and Types of Binder] This study is aimed to make biobriket of bottom ash material waste biomass power plant and different binder of coffee shell (molasses) as well as measuring the calorific value. The method in this study are by manufacturing biobricket by varying the composition of bottom ash with biomass and different binder. Biomass composition variation of the shell coffee and bottom ash are 60%:40% and 70%:30%. The binder used are molasses and starch. This experiment was carry out by measuring the calorific value of produced biobricket. From results, the biobricket with a composition of 70% biomass and 30% coffee shell bottom ash and molasses binder has the highest calorific value in comparison to other binder composition. The calorific value is 2496.18 cal/g. This calorific value is influenced by the content of activated carbon contained in charcoal shell of coffee and size of the content of carbon, oxygen and ash. Increased calorific values between the molasses and starch binders suggested that the calorific value of product when using molasses binder is higher than that of starch.