Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SISTEM PENANGGULANGAN KEGAGALAN PROTEKSI DI GARDU DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK B 282 Dermawan, Erwin; Ruswandi, Eka Revi; Ramadhan, Anwar Ilmar
Jurnal Teknologi Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan sistem proteksi di gardu distribusi dan menjatuhkan penyulang merupakan kerugian untuk PLN karena kondisi pemadaman yang meluas. Oleh karena itu kegagalan sistem proteksi di gardu distribusi harus dianalisa, ditemukan penyebabnya, dan diambil langkah perbaikan agar tidak terulang kasus yang sama.Dengan menggunakan metode baru yaitu pemisahan CT dan relay sebagai fungsi proteksi dan pengukuran di harapkan mempunyai kinerja relay lebih baik dalam sitem proteksi.Hasil Test dan perhitungan yang dilakukan dengan pemisahan CT Proteksi dan pengukuran untuk Penggunaan Relay di CBOM Gardu Distribusi B 282 bekerja dengan baik dan perlu di lakukan pembaharuan sistem proteksi yang ada disemua gardu Distribusi.
ANALISIS PENGARUH HARMONISA TERHADAP KABEL ‘NYA’ Dermawan, Erwin; Firdaus, Mushoffa Ali; Ramadhan, Anwar Ilmar
Jurnal Teknologi Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin berkembangnya peralatan elektronik dan bertambah nya barang elektronik yang dipakai maka semakin besar pengaruh nya ke sistem kelistrikan. Karena akibat penggunaan peralatan elektronik ini akan menimbulkan distorsi pada sistem tenaga listrik. Hal ini akan menurunkan kualitas daya listrik karena arus yang terdistorsi tidak berbentuk gelombang sinusoidal murni, meskipun sumber tegangan yang dipakai pada saat itu berbentuk gelombang sinusoidal murni. Efek yang bersifat kontinu menyebabkan pemanasan dan adanya rugi daya pada penghantar. Hal ini disebabkan meningkatnya arus dari tembaga akibat meningkatnya frekuensi.
ANALISA KERUSAKAN DAN STUDI PEMASANGAN KABEL POWER SUPPLY AC CONTROL MCWP (MAIN COOLING WATER PUMP) Dermawan, Erwin; Isyanto, Haris; Nur Ichsan, Muhamad Mursid
eLEKTUM Vol 12, No 1 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.12.1.11-25

Abstract

PLTGU Muara Tawar Blok V menjadi salah satu asset andalan PLN karena mampu memproduksienergi listrik tanpa mengalami gangguan pada periode awal 2 tahun pengoperasian, namun banyakkejadian yang tidak bias diprediksi sebelumnya. Kemudian terjadi permasalahan pada power supply ACcontrol MCWP. Pada hasil investigasi ditemukan Short Circuit pada area Breaker Power Supply ACControl Sensor Motor Main Cooling Water Pump.Dimana peralatan tersebut berpengaruh pada operasinya Steam Turbin karena sensor pada motormentreager langsung untuk mengetripkan unit apabila terjadinya kehilangan Power Supply. Kemudiandimitigasi dengan m elakukan pemindahan power supply dari BUS59BFE ke BUS Esssential Feeder. Fungsisystem Essential Feeder sebagai Emergency atau Backup pada equipment atau kontrol-kontrol yang adadipembangkit. Sistem Essential di PLTGU disupply dari Battery dan EDG (Emergency Diesel Generator),yang outputnya adalah tegangan DC kemudian dikonversi ke AC.Mengingat pentingnya penyaluran energi listrik pembangkit UP Muara Tawar dalam sistemdistribusi JAMALI maka diperlukan pemindahan jalur ke Bus Essential Feeder pada Power Supply ControlMotor MCW Pump sehingga tidak mengganggu operasional Pembangkitan Muara Tawar.
Analisa Koordinasi Over Current Relay Dan Ground Fault Relay Di Sistem Proteksi Feeder Gardu Induk 20 kV Jababeka Dermawan, Erwin; Nugroho, Dimas
eLEKTUM Vol 14, No 2 (2017): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.14.2.43-48

Abstract

Pada sistem distribusi tenaga listrik terdapat penyulang tegangan menengah yang berguna untuk mendistribusikan tenaga listrik dari gardu induk ke konsumen. Tetapi tidak terlepas dari masalah, masih terdapat gangguan yang perlu dianalisa, diantaranya gangguan hubung singkat. Untuk melokalisasi gangguan tersebut diperlukan sistem proteksi yang memenuhi persyaratan sensitifitas, keandalan, selektifitas dan kecepatan. Peralatan proteksi yang sering digunakan pada sistem distribusi adalah over current relay (OCR) dan ground fault relay (GFR), yaitu relai yang berfungsi memberi perintah PMT untuk membuka, sehingga saluran yang terganggu dipisahkan dari jaringan. Di dalam penelitian ini studi kasus di ambil di PLN Gardu Induk Jababeka pada penyulang Rambutan dimana selektifitas kerja relai diambil dari empat titik gangguan pada penyulang. Semua dilakukan untuk peningkatan kerja relai. Pada Tugas Akhir ini akan membahas mengenai perbandingan antara setting relai proteksi hasil dari perhitungan dengan setting proteksi yang terpasang (existing) pada jaringan distribusi 20 kV GI Jababeka di penyulang Rambutan.
MANAJEMEN KONSUMSI ENERGI LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN LM 35 Almanda, Deni; Krisdianto, Krisdianto; Dermawan, Erwin
eLEKTUM Vol 14, No 1 (2017): ELEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.14.1.16-22

Abstract

Seiring dengan kemajuan jaman pembangunan gedung – gedung bertingkat semakin meningkat sehingga pemakaian energi listriknya pun akan meningkat pula. Pemakaian energi listrik yang tidak bijaksana bisa mengakibatkan pemborosan energi dan pengeluaran biaya yang besar. Untuk menghemat dalam pembayaran energi listrik yang di gunakan maka semuanya harus di kendalikan dengan baik. Dengan latar belakang permasalahan tersebut dibuatlah sebuah rangkaian kontrol automatis untuk menghemat energi listrik pada gedung bertingkat menggunakan mikrokontroler Arduino UNO R3 , sensor PIR dan sensor LM35 dengan menggunakan program bahasa C untuk mengolah data pengontrolan. Tehnik penghematan dilakukan dengan cara mengontrol semua peralatan listrik yang akan hanya berfungsi jika ada keberadaan orang di tempat tersebut dengan menggunakan sensor PIR dan sensor LM35 untuk mengontrol temperatur ruangan. Dengan menggunakan sistem ini penghematan energi listrik minimal 10 % akan tercapai bahkan bisa mencapai 50 % dibanding sistem operasi manual secara umum pada gedung bertingkat
EVALUASI PENENTUAN RUGI-RUGI TRANSFORMATORDALAM PENGARUH ARUS NON-SINUSOIDAL Dermawan, Erwin; Marthalia, Arini
eLEKTUM Vol 13, No 2 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.13.2.7-15

Abstract

Transformator pada umumnya di rancang dan dipergunakan di rating frekuensi dan arus beban sinusoidal sempurna. Adanya beban non-linier yang dibebankan pada transformator, membuat terjadinya rugi-rugi transformator yang mengakibatkan gangguan harmonik. Gangguan lain yang dapat juga muncul adalah pemanasan yang berlebihan pada komponen sistem transformator tersebut, yang membuat kerugian yang lebih besar, kelelahan awal isolasi, serta dapat mengurangi lifetime atau masa hidup suatu transformator.Lifetime atau masa hidup suatu transformator dapat menjadi lebih pendek dikarenakan faktor – faktor yang telah disebutkan diatas tadi, hal tersebut dapat diketahui dari nilai efisiensi (%) nya.
SISTEM INFORMASI DIAGNOSA PERKEMBANGAN ANAK DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS ANDROID Fadliondi, Fadliondi; Dermawan, Erwin; Prasetya, Eka Budhy
eLEKTUM Vol 15, No 1 (2018): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.15.1.37-46

Abstract

Permasalahan yang muncul pada perkembangan anak dewasa ini adalah karena minimnya pengetahuan orang tua terhadap perkembangan anak. Perkembangan anak terlihat dari beberapa aspek diantaranya motorik kasar, motorik halus, bahasa, kognitif dan sosoioemosional. Sistem pakar merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan yang mempelajari bagaimana “mengadopsi” cara seorang pakar berfikir dan bernalar dalam menyelesaikan suatu permasalahan, dan membuat suatu keputusan atau solusi maupun mengambil kesimpulan dari sejumlah fakta yang ada. Dasar dari sistem pakar adalah bagaimana memindahkan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pakar ke dalam komputer, dan bagaimana membuat keputusan atau mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan tersebut. Subsistem Penambahan Pengetahuan pada sistem pakar perkembangan anak ini diambil dari buku pendidikan anak usia dini dan psikolog anak. Sedangkan basis pengetahuan ini diformulasikan untuk mengetahui perkembangan anak sesuai dengan usia anak. Dalam pengembangannya sistem pakar diimplementasikan menggunakan metode certainty factor sebagai nilai tingkat kepercayaan suatu  perkembangan anak dan menggunakan pemograman Java berbasis android. Nilai – nilai Measure of Belief (MB) dan Measure Of Increased Disbelief (MD) didapat dari psikolog anak.  Setelah sistem pakar ini di implementasikan sistem pakar ini akan mendiagnosis perkembangan anak normal dan  berdasarkan pengelompokkan usia 0 – 6 Bulan, 7 – 12 Bulan, 12 – 23 Bulan, 24 – 35 Bulan, 36 – 60 Bulan.
ANALISIS DESAIN AIR BLAST FREEZER (ABF) UNTUK MEMBEKUKAN ADONAN ROTI 250 KG Ramadhan, Anwar Ilmar; Dermawan, Erwin; Syawaluddin, Syawaluddin; Diniardi, Ery
SEMHAVOK Vol 1 No 1 (2018): Prosiding Semhavok 2018
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.394 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan desain ABF dan perhitungan beban kompresor untuk membekukan 250kg adonan roti dalam 1 jam dengan jumlah ruang ABF yang sebanyak 2 ruangan. Ruangan memiliki beban kalor sebesar 41,5 kW dengan target temperatur ruangan -35̊C. Setiap ruangan ABF ditopang oleh kompresor 62WBHE dengan refrigerant ammonia. Hasil pengolahan data total kapasitas kompresor yang ada saat ini sebesar 58,2 kW x 2 kompresor atau sebesar 116,4 kW, sedangkan beban kalor hasil perhitungan pada ruangan ABF adalah sebesar 37,81 kW x 2 ruangan atau sebesar 75,62 kW, selisih 40,78 kW, atau cukup untuk membuat satu ruangan ABF lagi dengan desain dan kapasitas yang sama.
Rancang Bangun Model Alat Uji Teras Reaktor Nuklir Small Modular Reactor (SMR) Dengan Fluida Pendingin H2O Untuk Kondisi Konveksi Paksa Ramadhan, Anwar Ilmar; Dermawan, Erwin; Diniardi, Ery; Arifangga, Muhammad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.802 KB) | DOI: 10.21776/ub.jrm.2015.006.01.2

Abstract

Heat transfer performance poor will have a negative impact on the reactor system which in turn could affect the release of radioactive substances into the surrounding environment so as to endanger the safety of the environment and living things that exist around the reactor. The purpose of this research is to create or design a testing tool wake models in a nuclear reactor core in a laboratory scale assuming cylindrical heat derived from the electrical energy that does not harm the environment. The method used in the completion design of the reactor core model of test equipment is the study of literature, making the concept design and subsequent testing tool designing wake. Once the design is complete, the next stage of the operation of test equipment to determine the performance of the test equipment. The comparison between experimental simulation on the condition of forced convection heat flux 500000 W/m2 at a speed of 0.3 m/s produces fluid temperature difference between 0.00001 K to 0.8 K. In natural convection comparison between experimental results with simulation the heat flux 500000 W/m2 at a speed of 0.3 m/s resulted in the difference between the 0.1 K to 28 K. The smaller the fluid temperature differences between the experimental simulations, the better the performance of the test equipment.
ANALISIS PENGARUH DISTORSI HARMONISA TERHADAP DEVIASI PENGUKURAN ENERGI LISTRIK PADA KWH METER Dermawan, Erwin; Rahman, Rado Luthfir
eLEKTUM Vol 15, No 2 (2018): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elektum.15.2.%p

Abstract

Transaksi energi listrik dengan menggunakan kWh meter mempunyai tingkat akurasi yang bak agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat kesalahan dalam proses pengukuran. Di sisi lain, semakin banyaknya penggunaan beban non linier oleh konsumen dapat menimbulkan sala satu masalah kualitas daya berupa harmonisa yang dapat mempengaruhi tingkat akurasi hasil pengukuran energi listrik yang terpakai. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh harmonisa terhadap penyimpangan pengukuran energi listrik pada kWh meter analog dan digital. Hasil pengujian menunjukkan semakin banyak beban non linier yang digunakan maka semakin besar nilai %THD, dan semakin besar %THD (%THD-i > 100%) maka penyimpangan akan semakin besar dengan % kesalahan mencapai > -50% dan pengukuran pada kedua jenis kWh meter menjadi tidak akurat.