Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Trainer Aplikasi Multi-Sensors (TAMS) Berbasis Arduino dan Raspberry Pi Muhammad Yusro; Mufti Ma’sum; Marie Muhamad; Ariep Jaenul
Risenologi Vol. 6 No. 1 (2021): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/j.risenologi.2021.61.150

Abstract

At the higher education level in the field of engineering, the development and utilization of educational media for practical learning is needed to ensure that students have technical skills and not just theory. The purpose of this study is to develop practical learning media for the transducer sensor subject and industrial instrumentation in the Multi-Sensor Application Trainer (TAMS). The trainer is based on current developments in transducer sensor technology and control systems. The research method used is research and development (R & D) using a media development model with ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Developing this trainer includes making hardware (hardware) and software (software). This trainer has various sensors, outputs, and a control module in the Arduino Mega2560 and is supported by the Raspberry Pi. This trainer is equipped with a practicum module that contains 15 (fifteen) practicum that will be used by students. The results of the validity test by material experts obtained an average percentage of the assessment score of 85.25% which means that it is valid and very feasible to use. The results of the validity test by media experts obtained an average percentage of the assessment score of 78.04%, which means that it is valid and very feasible to use. The results of the student's assessment of the use of trainers are 90%, so it can be concluded that the TAMS is very suitable for use. Qualitatively, students considered that the TAMS could function well and be easy to use.
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN MACAM-MACAM GERBANG DASAR RANGKAIAN LOGIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK dhery saputra; Muhammad Yusro
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol 3 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volume 3, No.1, July 2020
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v3i1.18159

Abstract

Abstrak Perencanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Teknik Elektronika Dasar Pada Kompetensi Dasar Menerapkan Macam-macam Gerbang Dasar Rangkaian Logika dengan Model Pembelajaran Talking Stick. Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta 2016. Makalah Komprehensif ini ditulis bertujuan untuk membuat Perencanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Teknik Elektronika Dasar Pada Kompetensi Dasar Menerapkan Macam-macam Gerbang Dasar Rangkaian Logika Dengan Model Pembelajaran Talking Stick. Perencanaan Pembelajaran ini bertujuan untuk membantu memudahkan proses kegiatan belajar mengajar serta untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di SMK. Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan di SMK Jakarta merupakan mata pelajaran Kejuruan yang kompetensinya wajib dikuasai oleh peserta didik. Perencanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Talking Stick diharapkan pada peserta didik akan lebih mudah memahami materi pelajaran dan menyelesaikan permasalahan dalam kegiatan pembelajaran, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik.
PEMBUATAN DRY BOX PENGATUR KELEMBABAN OTOMATIS SEBAGAI PENYIMPANAN KAMERA DSLR DENGAN RFID BERBASIS ARDUINO AT MEGA 2560 Jaka Pangestu; Muhammad Yusro; Wisnu Djatmiko
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol 3 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volume 3, No. 2, December
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v3i2.20050

Abstract

Tujuan pembuatan alat pada penelitian ini adalah merancang,membuat, dan menguji dry box alat pengatur kelembaban otomatis sebagai penyimpan kamera dengan RFID berbasis Arduino At Mega 2560 untuk menjaga kelembaban kamera secara otomatis didalam dry box agar tidak muncul jamur pada kamera karena akan mengurangi kualitas pada kamera tersebut untuk dipergunakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rekayasa teknik dengan tahapan yang meliputi desain sistem, identifikasi subsistem, desain perangkat keras, desain perangkat lunak, pengujian perangkat keras, pengujian perangkat lunak, dan analisis pengujian Sensor yang digunakan untuk mendeteksi nilai dari kelembaban dan suhu adalah sensor DHT22. RFID dan keypad sebagai pengaman sistem yang dirancang dengan kode keamanan dan pembaca keberadaan kamera menggunakan sensor tekan limit switch. Sistem yang dibuat dapat digunakan dalam membaca kelembaban dan suhu. Pemanas peltier yang digunakan untuk menurunkan kelembaban jika sensor membaca kelembaban melebihi 65 % maka pemanas peltier akan menyala. Hasil dari pembacaan oleh sistem berjalan dengan baik dan juga pembacaan kartu RFID dan kode keamanan pada sistem bekerja dengan baik.
Prototipe Sistem Pemberitahuan Bus Transjakarta Menggunakan RFID Untuk Identifikasi Halte Berbasis Arduino Mega 2560 Devan Reyanda; Achmad Gayuh Raharjo; Muhammad Yusro
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 2 No 02 (2015): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.407 KB) | DOI: 10.21009/autocracy.02.2.1

Abstract

Prototype System notification of Bus Transjakarta used RFID for identification shelter based Arduino Mega 2560, Final Project Diploma Program Department of Electronic Engineering, Faculty of Engineering, State University of Jakarta, 2015.This final project discusses about Prototype System notification of Bus Transjakarta is using RFID for identification shelter based Arduino Mega 2560. The system of Bus Transjakarta are using RFID Reader ID-12, WTV020m01, Arduino Mega 2560, LCD Display, Speaker, DC Motor and Driver Motor. This information system control using Arduino Mega 2560.From the result of notification analysis with RFID , Arduino Mega 2560, WTV020m01, LCD Display, Speaker, Driver Motor,and Motor DC. It can be concluded that the prototype system Transjakarta Bus stop using RFID for identification based Arduino Mega 2560 can work well. Prototype Sistem Pemberitahuan Bus Transjakarta Manggunakan RFID untuk identifikasi halte Berbasis Arduino Mega 2560, Tugas Akhir Program Studi DIII Teknik Elektronika Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta, 2015. Tugas Akhir ini membahas tentang Prototype Sistem Pemberitahuan Bus Transjakarta menggunakan RFID untuk identifikasi halte berbasis Arduino Mega 2560. Sistem pemberitahuan Bus Tranjakarta menggunakan RFID Reader ID-12, WTV020m01, Arduino Mega 2560, LCD Display, Speaker, Motor DC dan Driver Motor. Kontrol sistem pemberitahuan ini menggunakan Arduino Mega 2560. Dari hasil analisa sistem pemberitahuan menggunakan RFID, Arduino Mega 2560, WTV020m01, LCD Display, dan Speaker, Driver Motor dan Motor DC. Dapat disimpulkan bahwa prototype sistem Bus Transjakarta menggunakan RFID untuk identifikasi halte berbasis Arduino Mega 2560 dapat bekerja dengan baik
Workshop Pemanfaatan Teknologi Internet of Things (IoT) menggunakan Mikrokontroler ESP32 untuk Guru-Guru SMK Muhammad Yusro; Aodah Diamah
Bahasa Indonesia Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.191.8

Abstract

Abstract The rapid advancement of information technology and telecommunications has caused Internet of Things (IoT) technology to be increasingly developed and utilized in various activities and tasks at the home, office, school, industry, and others. 24-hour connectivity and various automation features make IoT an effective way to remotely monitor and manage jobs. In the context of learning in Vocational High Schools (SMK), ideally, the use of IoT technology applications is taught by teachers in the field of industrial electronics expertise. The uneven understanding and technical skills of teachers about the application of IoT technology is one of the factors that have not updated the ability of vocational students with IoT technology information. From these problems, the solution offered is to provide technical knowledge and skills to teachers about the use of IoT using a microcontroller so that they can teach it to students. The workshop/training was conducted online which was attended by 20 (twenty) teachers from several vocational schools in the Jakarta, Bekasi, Cibinong, and Bogor areas. In this workshop, theoretical and practical learning about the use of IoT technology is given. The material taught is the development of IoT, the use of the ESP32 IoT development board, and some practical examples using the ESP32 board. In this workshop, IoT learning e-modules (theory and practice) were also distributed which can be used by teachers for independent learning and as teaching materials in SMK. From the workshop, an overview of the understanding and technical skills of teachers regarding IoT technology was obtained which still needs to be improved. The participants were very enthusiastic about participating in the IoT workshop because they got new and useful information and knowledge to improve their competence in the field of industrial electronics technology. The usefulness of this workshop was felt by the participants who gave a positive impression of the material taught by the instructor/lecturer. Abstrak Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi, menyebabkan teknologi Internet of Things (IoT) makin berkembang dan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan dan tugas di rumah, kantor, sekolah, industri, dan lainnya. Konektivitas 24 jam serta berbagai fitur otomasi menjadikan IoT sebagai cara efektif untuk memantau dan mengelola berbagai pekerjaan dari jarak jauh. Dalam konteks pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), maka idealnya pemanfaatan aplikasi teknologi IoT diajarkan oleh para guru bidang keahlian elektronika industri. Belum meratanya pemahaman dan keterampilan teknis guru tentang aplikasi teknologi IoT, menjadi salah satu faktor belum ter-update nya kemampuan siswa SMK dengan informasi teknologi IoT. Dari permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan teknik kepada guru tentang pemanfaatan IoT menggunakan mikrokontroler sehingga dapat mengajarkannya kepada siswa. Workshop/pelatihan dilaksanakan secara daring yang diikuti peserta guru dari beberapa SMK di wilayah Jakarta, Bekasi, Cibinong dan Bogor sebanyak 20 (dua puluh) orang. Dalam workshop ini diberikan pembelajaran teori dan praktikum tentang pemanfaatan teknologi IoT. Materi yang diajarkan adalah perkembangan IoT, pemanfaatan ESP32 IoT development board, dan beberapa contoh praktikum menggunakan ESP32 board. Dalam workshop ini juga dibagikan e-modul pembelajaran IoT (teori dan praktik) yang dapat digunakan para guru untuk pembelajaran mandiri dan sebagai bahan ajar di SMK. Dari workshop tersebut didapatkan gambaran terkait pemahaman dan keterampilan teknis para guru tentang teknologi IoT yang masih perlu ditingkatkan. Para peserta sangat antusias mengikuti workshop IoT karena mendapatkan informasi dan pengetahuan yang baru dan berguna untuk meningkatkan kompetensinya di bidang teknologi elektronika industri. Kebermanfaatan workshop ini dirasakan sekali oleh para peserta yang memberikan kesan positif dari materi yang diajarkan oleh instruktur/narasumber.
SISTEM LAMPU SEIN MATI OTOMATIS, DETEKSI TITIK BUTA PENGENDARA, DAN ENGINE STOP BERBASIS ARDUINO PADA SEPEDA MOTOR Fariz Rizkhi Adha; Muhammad Yusro; Pitoyo Yuliatmojo
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol 1 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volume 1, No. 1, April 20
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v1i1.6903

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem yang dapat mematikan lampu sein secara otomatis, mendeteksi kendaraan pada area titik buta pengendara, dan engine stop ketika sepeda motor terjatuh berbasis arduino pada sepeda motor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian rekayasa teknik yang meliputi desain sistem, perancangan hardware, perancangan software, pengujian hardware dan software, dan analisis pengujian. Sistem yang dirancang pada penelitian ini menggunakan Arduino Nano sebagai mikrokontroller, sensor gyroscope yang dapat mengukur sudut kemiringan sepeda motor saat berbelok dan terjatuh, sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak kendaraan pada area samping sepeda motor, rangkaian driver relay untuk menyalakan dan mematikan lampu sein serta mematikan mesin ketika terjatuh, LED dan buzzer sebagai indikator jarak kendaraan. Hasil penelitian ini menunjukkan Sistem Lampu Sein Mati Otomatis, Deteksi Titik Buta Pengendara, dan Engine Stop Berbasis Arduino pada Sepeda Motor dapat mematikan lampu sein yang menyala setelah selesai berbelok ke kanan atau kiri, dapat mendeteksi kendaraan atau benda di samping dan memberikan indikator berupa LED yang menyala serta bunyi buzzer sebagai penanda jarak ketika ada kendaraan atau benda yang terdeteksi pada jarak <=144cm, dan dapat mematikan mesin jika sepeda motor dalam kemiringan jatuh atau 15° dari tanah.
RANCANG BANGUN TAS PUNGGUNG PINTAR UNTUK ANAK DENGAN LOAD CELL 5 KG, GPS DAN SMS BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 ahmad baihaqi; Wisnu Djatmiko; Muhammad Yusro
JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Vol 2 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE) Volume 2, No. 2, December
Publisher : PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jvote.v2i2.13593

Abstract

Bertujuan untuk Tujuan Penelitian ini adalah membuat sistem Tas Punggung yang dapat memantau berat tas punggung yang digunakan anak, memantau posisi GPS yang terdapat pada tas punggung, dan menginformasikan berat dan posisi tas punggung melalui komunikasi SMS. Hasil Penelitian Tas Punggung Pintar dapat direalisasikan dengan penggabungan sub-sistem yang berfungsi dengan baik, diantaranya : Arduino Mega 2560, Modul Buck Converter Adjustable IC LM2956, Sistem Display berbasis LCD & Keypad dan I2C, Sistem Pengukur Berat Bebasis Load Cell 5Kg-TAL220B dan ADC 24-bit HX711, Modul GPS Neo 6M-V2, Buzzer, RTC, Modul SIM 800L, dan Baterai Li-Po 3 sel. Sistem Tas Punggung Pintar dapat memberikan informasi berat isi tas dengan keakuratan pengukuran dengan akuratan mencapai ± 0,3 Kg, dapat memberikan informasi posisi GPS dengan tingkat rata-rata keakuratan mencapai 31,72 meter, dan dapat memberikan informasi kepada smartphone pengguna berat isi tas dan posisi GPS0 memalui komunikasi SMS dengan baik dengan daya tahan baterai mencapai 8 jam sebelum diisi ulang
THE MONITORING SYSTEM OF INDOOR AIR QUALITY BASED ON INTERNET OF THINGS Agung Pangestu; Muhammad Yusro; Wisnu Djatmiko; Ariep Jaenul
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 5 Issue 2, August 2020
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/SPEKTRA.052.06

Abstract

The indoor air quality monitoring system is needed to find out good air condition. Good air condition can be seen from two (2) factors, namely dust, and temperature. Dust in a room can affect health if it exceeds the threshold of 0.15 mg/m3, and the temperature of 35oC has been determined by SK MENKLH No.02/MENKLH/I/1998. Related to that, we need a system that can determine the temperature and dust conditions in a room. The aim of this research is creating an indoor air quality monitoring system based on the Internet of Things (IoT). This research uses engineering methods, which include planning, design, testing, and system implementation. In this system, when the dust level is more than 0.15 mg/m3 the LED indicator 1 and the active sprayer tell and neutralize the dust content in the air and when the intensity of the temperature is more than 35oC the LED indicator 2 and the active sprayer tell and neutralize the temperature intensity at the room. When both values exceed the set threshold, the LED indicators 1, LED 2, buzzer, the sprayer will be active simultaneously to notify and neutralize the air and temperature in the room. The test results show this system can work well with the percentage of errors in the testing of 12% for dust sensors and 1.6% for temperature sensors.
Desain Media Informasi Program Studi Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ari Apriyansa; Rusmono Rusmono; Muhammad Yusro
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2018): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.767 KB) | DOI: 10.31849/digitalzone.v9i1.995

Abstract

Keberagaman Program Studi Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan suatu hal yang menarik untuk dipelajari. Seperti yang tercantum dalam Spektrum PSMK tahun 2016 bahwa Sekolah Kejuruan memiliki 142 Kompetensi Keahlian yang tersebar di Indonesia, maka dengan jumlah yang banyak tersebut masyarakat akan menemui kesulitan dalam mengetahun kompetensi keahlian yang akan dicari. Program studi Energi Terbarukan merupakan salah satu program studi yang jarang sekali diketahui masyarakat umum. Total dari program studi ini hanya ada 14 sekolah dari total 164.07 SMK di Indonesia sehingga jarang diketahui masyarakat umum dibanding dengan program studi seperti akuntansi dan pemasaran. Seiring perkembangan teknologi dibidang pendidikan yang begitu pesat, maka perlu dibentuknya media informasi khusus yang menampilkan kompetensi keahlian agar memudahkan masyarakat dalam mencari informasi. Media Informasi ini berbentuk website dengan tujuan dapat diakses melalui jaringan internet dimanapun dan kapanpun. Pengembangan penelitian ini termasuk kedalam penelitian R&D dengan menggunakan Waterfall Model atau dapat disebut juga System Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan pengembangan: 1. Analysis, 2. Design, 3. Implementation, 4. Testing, dan 5. Maintenance. Selain mempermudah masyarakat dalam mencari kompetensi keahlian tertentu, Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) juga akan terbantu dalam memenuhi pegawai sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Abstract The Diversity of Study Program in Vocational School (SMK) is an interesting thing to be learned. As stated in Spectrum PSMK 2016 that Vocational School has 142 Skill Competences spread over in Indonesia, so with that great amount, people will find difficulties in knowing competence skill to be sought. Renewable Energy study program is one of the study programs that is rarely known by general public. Total of this study program there are only 14 schools of total 16,407 SMK throughout Indonesia so rarely known to the general public compared with courses such as accounting and marketing. Along with the development of technology in the field of education is so rapid, it is necessary to establish a special information media that displays the skill competence in order to facilitate the public in finding information. This Information medium is shaped of website with the aim to be accessed through internet network wherever and whenever. The method of this research is R & D (research & development) using Waterfall Model or can be called System Development Life Cycle (SDLC), the development stages are: 1. Analysis, 2. Design, 3. Implementation, 4. Testing, and 5. Maintenance. In addition to facilitate the community in searching for a particular skill competence, business sector or industrial sector will also be helpful in meeting employees in accordance with the required competencies.
Sistem Robot Pemadam Api Berkaki Berbasis Arduino Pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia 2016 Rachmadini Rachmadini; Fariz Muhammad Kasyfi; Muhammad Yusro
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 4 No 01 (2017): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.954 KB)

Abstract

The aim research is made for being able to find and put out the fire, by using Arduino. The input is obtained from three censor’s that is Thermistor censor for detecting hotspots, Line censor, and ultrasonic censor as the range detector toward the wall/obstacle. Fire Fighting Legged Robot, use servo motor to run the robot footwork and DC motor as the robot fan driver. Arduino used as movement control. When placed in the home line, robot received sound activation, if the robot respond, then the robot is active. Active robot will move using application from servo motor. Active robot that are in the home line will detect white floor detector as the help guide. This robot can detect the obstacle around it and having navigation system. If ultrasonic censor detect the presence of obstacle, then the robot will turn and move automaticaly whitout crashing into the barrier or obstacle around it. From the results of research that Fire Fighting Robot is an automatic intellegent robot that can detect the hotspots by spraying water. This water sprating is assisted using DC motor to push the water out. And also from test result, this robot can using 4 legs though it motion is not perfect. Penelitian yang dibuat bertujuan untuk mampu mencari dan memadamkan api, dengan menggunakan Arduino. Inputnya didapatkan dari tiga sensor yaitu sensor untuk mendeteksi titik api, sensor garis dan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak terhadap dinding/penghalang. Robot pemadam api berkaki, menggunakan motor servo untuk menjalankan gerak kaki-kaki robot dan motor DC sebagai penggerak kipas pada robot. Arduino digunakan sebagai pengontrol pergerakan. Ketika diletakkan di garis home, robot menerima aktifasi suara, jika robot merespon, maka robot aktif. Robot yang aktif akan bergerak menggunakan aplikasi dari motor servo. Robot aktif yang berada di garis start akan mendeteksi garis putih pada lantai sebagai petunjuk bantuan. Robot ini dapat mendeteksi penghalang yang ada disekitarnya dan memiliki sistem navigasi. Jika sensor ultrasonik mendeteksi adanya penghalang, maka robot akan berbelok dan berjalan secara otomatis tanpa menabrak penghalang ataupun benda yang berada disekitarnya. Dari hasil penelitian robot pemadam api merupakan robot cerdas otomatis yang mampu mendeteksi titik api dengan melakukan penyemprotan air. Penyemprotan air ini dibantu menggunakan motor DC untuk mendorong air keluar. Dan juga dari hasil uji coba, robot ini mampu menggunakan 4 kaki meskipun tidak sempurna gerak kerjanya.