This Author published in this journals
All Journal AGRISE
Heru Santoso
Department of Agricultural Socio-Economics, Agriculture Faculty, Brawijaya University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Permintaan Dan Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Di Indonesia Heru Santoso; Fitria Dina Riana; Lutfia Febri
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.737 KB)

Abstract

Sektor perkebunan memiliki peranan yang sangat tinggi terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia, salah satunya adalah kopi. Kopi selain diekspor ke Negara lain juga dikonsumsi oleh penduduk di Indonesia. Konsumsi tersebut mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya taraf hidup dan pergeseran gaya hidup masyarakat perkotaan di Indonesia, sedangkan produksi kopi di Indonesia berfluktuasi. Konsumsi kopi di Indonesia yang meningkat juga harus diikuti dengan peningkatan produksi kopi Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan agribisnis kopi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah dan regresi linier berganda dan matrik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan penduduk di Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan kopi di Indonesia, sedangkan harga kopi di pasar domestik, harga teh di pasar domestik, dan populasi penduduk di Indonesia tidak berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan kopi di Indonesia. Untuk strategi pengembangan yang dipergunakan adalah strategi SO yang dilakukan dengan cara memperluas pasar dengan memanfaatkan kopi di Indonesia yang dikenal oleh dunia, pengembangan bioteknologi, dan peningkatan pasar sasaran.   Kata kunci: Sektor perkebunan, permintaan kopi, pengembangan agribisnis kopi
Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Dan Pendapatan Usahatani Jagung (Zea Mays L) Heru Santoso; Nur Layli
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 11, No 3 (2011)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.091 KB)

Abstract

Indikator dampak perubahan iklim antara lain peningkatan curah hujan, suhu, kelembapan, intensitas cahaya matahari, angin. Perubahan iklim mempengaruhi sektor petanian karena merupakan salah satu faktor dalam pertumbuhan tanaman. Kabupaten Trenggalek adalah daerah pertanian sehingga perubahan iklim turut mempengaruhi sektor pertaniannya. Jagung merupakan komoditi unggulan di Trenggalek karena potensi permintaan pasarnya yang   meningkat. Potensi pasar jagung meningkat sementara terjadinya perubahan iklim mengakibatkan penurunan produksi. Perubahan iklim yang terjadi adalah peningkatan curah hujan, pada tahun 2010 terjadi musim kemarau basah. Curah hujan tinggi menyebabkan akar tanaman jagung kekurangan oksigen sehingga tanaman menjadi kurus. Perubahan iklim sebagai tantangan bagi petani karena dengan menurunnya produksi usahatani bisa mempengaruhi pendapatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan pengetahuan dan sikap petani terhadap perubahan iklim. 2). Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap produksi jagung. 3). Menganalisis dampak dari perubahan iklim terhadap pendapatan. Kata Kunci: Perubahan Iklim, Trenggalek, Jagung.
Potensi Agroindustri Berdasarkan Kinerja Usaha Dan Strategi Pengembangannya Heru Santoso; Rahman Hartono; Shanty Lina Savitri
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.395 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja agroindustri tempe dan keripik tempe berdasarkan tingkat keuntungan, efisiensi usaha dan nilai tambah. Kemudian menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi agroindustri serta merumuskan strategi yang tepat untuk mengembangkan agroindustri berdasarkan kondisi internal dan eksternal perusahaan. Data analisis diperoleh dari 40 responden agroindustri tempe dan 43 responden keripik tempe di Dusun Sanan, kota Malang. Analisis data terdiri dari analisis keuntungan, efisiensi usaha (R/C rasio), nilai tambah, analisis lingkungan internal dan eksternal, analisis matrik Grand Strategy, dan analisis matrik SWOT. Hasil dari analisis keuntungan didapatkan bahwa agroindustri tempe dan keripik tempe memiliki tingkat keuntungan yang tidak berbeda nyata. Keuntungan agroindustri tempe sebesar Rp. 145.125,03 untuk satu kali produksi, sedangkan keuntungan yang diperoleh agroindustri keripik tempe sebesar Rp. 207.915,89. Sedangkan nilai R/C rasio dan nilai tambah agroindustri keripik tempe lebih besar daripada agroindustri tempe. Nilai R/C rasio sebesar 1,57 pada agroindustri keripik tempe dan 1,26 pada agroindustri tempe. Rasio nilai tambah pada agroindustri keripik tempe sebesar 46,10%, dan 24,63% pada agroindustri tempe. Berdasarkan hasil identifikasi lingkungan internal dan eksternal dan pemetaan matrik Grand Strategy dapat diketahui bahwa agroindustri tempe dan keripik tempe terletak pada kuadran I, sehingga strategi yang dapat diterapkan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan Aggresive. Strategi yang dapat digunakan seperti mempertahankan kualitas, efisiensi proses produksi, dan diversifikasi produk.   Kata kunci : agroindustri, keuntungan, efisiensi, nilai tambah, strategi pengembangan