Frida Cahyaningrum
Akademi Kebidanan Abdi Husada Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Cara Menyusui dengan Praktik Menyusui Pada Primipara di Puskesmas Brangsong II Kendal Frida Cahyaningrum; Sri Mularsih
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 2 No. 1: March 2019
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.098 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v2i1.148

Abstract

Keluhan dan kesulitan saat menyusui sering muncul terutama pada ibu yang mempunyai pengalaman pertama menjadi seorang ibu. Mulai dari ASI tidak keluar dengan lancar, puting payudara luka, hingga bayi rewel karena belum bisa menyusui dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang cara menyusui yang benar dengan praktik menyusui pada primipara di Puskesmas Brangsong II Kendal. Jenis penelitian ini adalah asosiatif dan rancangan penelitian cross  sectional. Populasinya adalah ibu nifas primipara 1-42 hari setelah melahirkan di Puskesmas Brangsong II Kendal. Sampel sebanyak 35 responden dengan data yang diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji kolmogorov–smirnov test. Hasil penelitian dari 35 responden mayoritas adalah tingkat pengetahuan ibu nifas kurang sebanyak 20 (57,1%) dengan praktik menyusui yang tidak sesuai sebanyak 22 (62,1%). Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang cara menyusui yang  benar dengan praktik menyusui pada primipara dengan nilai p value 0,000. Diharapkan masyarakat dapat lebih menambah informasi tentang cara menyusui yang benar agar praktik menyusui bisa terlaksana dengan baik khususnya pada ibu primipara.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KEMIJEN SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG Sri Mularsih; Frida Cahyaningrum; Endang Sri Rubiyati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.583

Abstract

Deteksi dini memegang peranan penting untuk mengatasi terjadinya kanker payudara dengan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang.Jenis penilitian ini adalah penelitian studi korelasi dengan pendekatan penelitian rancangan cross sectional. Populasi dalam penilitian ini sebanyak 42 Wanita Usia Subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang. Sedangkan sampel yang dipakai dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur berjumlah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel teknik sampling jenuh.Hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapatkan sebagian besar berumur 20 - 35 tahun sebanyak 23 responden (55.8%). Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah tamat SMP sebanyak 19 responden (45.2%). Sebagian besar responden sebanyak 24 responden (57,1%) dengan pengetahuan cukup. Sebagian responden sebanyak 30 responden (71,4%) yang melakukan praktik SADARI. Ada hubungan pengetahuan dengan praktik SADARI di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen, Semarang Timur, kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 7.586, p value sebesar 0.023. Saran yang dapat diberikan kepada ibu hendaknya mencari informasi kepada tenaga kesehatan tentang cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga para ibu mengetahui pentingnya melakukan sendiri pemeriksaan SADARI untuk mengetahui terjadinya kanker payudara. Kata Kunci : Pengetahuan, praktik dan SADARI WUS 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KEMIJEN SEMARANG TIMUR KOTA SEMARANG Sri Mularsih; Frida Cahyaningrum; Endang Sri Rubiyati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.583

Abstract

Deteksi dini memegang peranan penting untuk mengatasi terjadinya kanker payudara dengan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang.Jenis penilitian ini adalah penelitian studi korelasi dengan pendekatan penelitian rancangan cross sectional. Populasi dalam penilitian ini sebanyak 42 Wanita Usia Subur (WUS) di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen Semarang Timur Kota Semarang. Sedangkan sampel yang dipakai dalam penelitian ini seluruh wanita usia subur berjumlah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel teknik sampling jenuh.Hasil penelitian yang dilakukan peneliti didapatkan sebagian besar berumur 20 - 35 tahun sebanyak 23 responden (55.8%). Sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah tamat SMP sebanyak 19 responden (45.2%). Sebagian besar responden sebanyak 24 responden (57,1%) dengan pengetahuan cukup. Sebagian responden sebanyak 30 responden (71,4%) yang melakukan praktik SADARI. Ada hubungan pengetahuan dengan praktik SADARI di RT IV/ RW 01 kelurahan Kemijen, Semarang Timur, kota Semarang, didapatkan Chi square sebesar 7.586, p value sebesar 0.023. Saran yang dapat diberikan kepada ibu hendaknya mencari informasi kepada tenaga kesehatan tentang cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga para ibu mengetahui pentingnya melakukan sendiri pemeriksaan SADARI untuk mengetahui terjadinya kanker payudara. Kata Kunci : Pengetahuan, praktik dan SADARI WUS