Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL LATIHAN KELINCAHAN DI TIGA MEDIA TEMPAT PADA PEMAIN BOLA BASKET BINADARMA Riyan Pratama; Bayu Hardiono; Martinus Martinus
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2018.3.2.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan kelincahan di tiga media tempat (permukaan keras, pasir, dan air) pada atlet putra UKM Bolabasket Universtias Bina Darma. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan Three Group Pretest-Posttests Design. Populasi penelitian ini adalah atlet putra UKM Bolabasket Universtias Bina Darma yang berjumlah 30 atlet. Sampel penelitian ini 30 atlet yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen mengukur kelincahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Illinois Agility Run Test . Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA satu jalur yang dilanjutkan dengan uji rentang Tukey pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh latihan kelincahan di tiga media tempat yang signifikan (p = 0.02 < 0.05). Untuk meningkatkan kelincahan lebih tepat jika berlatih menggunakan media pasir
PENGARUH LATIHAN SELF TALK DAN IMAGERY RELAXATION TERHADAP KONSENTRASI DAN AKURASI TEMBAKAN 3 ANGKA CABANG OLAHRAGA BOLABASKET Riyan Pratama; Bayu Hardiyono; Ahmad Muchlisin Natas Pasaribu
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): Altius Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v9i1.11492

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of self-talk and Imagery relaxation exercises on the concentration and accuracy of 3point shoot in basketball. The method used in this study was an experimental design with two groups pretest-posttest design. The subjects in this study were 12 young basketball athletes with 6 male and 6 female with purposive sampling, who were divided into two groups of experimental groups with match subject ordinal pairing (MSOP) based on the ranking of tembakan 3 angka accuracy. The instrument used is a modification of the AAHPRED basketball skill test speed spot shoot (3 point accuracy shot) and concentration grid. The data analysis technique used is  paired t test with significance level ? = 0.05. The results of this study showed (1) there is  a significant difference in the effect of exercise between self talk and Imagery relaxation exercises on concentration with each having an increase of 27.71% (self talk) and 10.97% (imagery relaxation), (2) there os significant differences  effect between self-talk and Imagery relaxation exercises in increase of  the accuracy of  tembakan 3 angka with each increase 38.61% (self talk) and 20.88% (imagery relaxation). Exercise using self talk has better benefits in increasing concentration and accuracy of tembakan 3 angka accuracy.Keyword :Self talk, imagery relaxation, concentration, tembakan 3 angka
Tes dan Pengukuran Kondisi Fisik dan Keterampilan Atlet Bola Tangan Kota Palembang Arif Hidayat; Bayu Hardiyono; Muhamad Haris Satria; Riyan Pratama
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.793 KB) | DOI: 10.33557/pengabdian.v1i1.1336

Abstract

Kesegaran jasmani seseorang adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, untuk dapat mencapai kondisi kesegaran jasmani yang prima seseorang perlu melakukan latihan fisik yang melibatkan beberapa komponen kesegaran jasmani dengan metode latihan yang benar. Semakin tinggi tingkat kesegaran jasmani seseorang, semakin besar kemampuan fisiknya dan produktifitas kerjanya, khususnya dalam bidang olahraga. Sebagai Pelatih dan Guru olahraga, yang bertanggung jawab atas prestasi anak asuhannya. Perlu melengkapi dirinya dengan pengetahuan tentang cara-cara mengukur dan menilai status kondisi fisik tersebut.Cara evaluasi yang tepat yang harus dilakukan yaitu dengan cara Tes dan Pengukuran terhadap atlet ataupun siswa. Tes dan pengukuran dapat dilakukan dengan beberapa cara dan tahap yang mempunyai manfaat dan tujan dilakukannya tes tersebut. Dan tes tersebut dibagi menjadi bebrapa komponen kondisi fisik serta beberapa jenis tes yang sudah dikelompokan. Dengan melakukan tes dan pengukuran ini kita dapat mengambil beberapa manfaat, diantaranya kita dapat mengevaluasi tahap latihan yang telah dilakukan, dengan hal itu kita dapat mengetahui seberapa perkembangan kondisi fisik seseorang, selain kita bisa mengembangkan prestasi atlet, kita juga bisa menjadikan ini sebagai bahan perbaikan dalam pemebelajaran atau pelatihan.