Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perbedaan Kinerja Konselor Tersertifikasi dan Belum Tersertifikasi Menyusun Program BK di SMP N SE-Kab Brebes Th. 2012 Priyanto, Agus
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to see whether there are differences in performance between certified counselor with a counselor who has not been certified in developing guidance and counseling program. In this study population was all counselors at the Junior High School Brebes 155 people by the number of counselors. The research sample was selected using cluster random sampling technique as many as 41 people counselors not certified and 35 certified counselors are scattered in 16 Junior High School. Retrieval of data in this study using a questionnaire. The method of data analysis using different test (t-Test). The difference between the performance of the certified counselor and certified as yet unknown t = 2.35 with a significance level of 5%, N = 76 so that the value df = 74 while it was based on calculations, the t table = 1.99 (with interpolation). This means that t = 2.35> ttable = 1.99 in order to obtain a conclusion that there is a difference in performance between certified counselors and counselors not certified in developing the counseling program.
Enhancement of K-Parameter Using Hybrid Stratified Sampling and Genetic Algorithm Ramadhani, Rima Dias; Priyanto, Agus; Sidiq, Muhammad Fajar
JURNAL INFOTEL Vol 10 No 1 (2018): February 2018
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.072 KB) | DOI: 10.20895/infotel.v10i1.343

Abstract

Clustering is a technique used to classify data into clusters based on their similarities. K-means is a clustering algorithm method that classifies the objects based on their closest distance to the cluster center to the groups that have most similarities among the members. In addition, K-means is also the most widely used clustering algorithm due to its ease of implementation. However, the process of selecting the centroid on K-means still randomly. This results K-means is often trapped in local minimum conditions. Genetic algorithm is used in this research as a metaheuristic method where the algorithm can support K-means in reaching global optimum function. Besides, the stratified sampling is also used in this research, where the sampling functions by dividing the population into homogeneous areas using stratification variables. The validation value of the proposed method with iris dataset is 0.417, while the K-means is only 0.662.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERIZINAN DENGAN METODE RAD (RAPID APPLICATION DEVELOPMENT) DI BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN KABUPATEN BANYUMAS Priyanto, Agus; Thya Safitri, Sisilia
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Kabupaten Banyumas adalah salah satu pintu utama investasidi Kabupaten Banyumas yang menangani 24 jenis perizinan investasi. Dalam mewujudkan visi dan misinyaBadan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Kabupaten Banyumas perlu didukung dengan adanya sebuahSistem Informasi Perizinan yang membantu dalam pengelolaan 24 jenis perizinan investasi tersebut. Manfaatdan tujuan dari penelitian ini adalah terwujud sebuah Sistem Informasi Perizinan yang mempunyai databaseyang nyata sesuai dengan kondisi dilapangan, sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat dan bermutusebagai dasar pengambilan keputusan dalam perkembangan investasi di wilayah Kabupaten Banyumas untukperiode selanjutnya. Sistem Informasi Perizinan dikembangkan dengan metode RAD (Rapid ApplicationDevelopment), RAD adalah metode pengembangan sistem informasi yang membutuhkan waktu yang relatifsingkat. Dalam pengembangan sistem informasi yang normal biasanya memerlukan waktu minimal 180 hari,namun dengan menggunakan metode RAD, sistem dapat diselesaikan dalam waktu 30-90 hari. Tujuan utamamenggunakan metode RAD adalah memberikan suatu sistem yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan dariuser. Perancangan Sistem Informasi Perizinan akan menggunakan konsep sistem database server yangmempunyai arsitektur Multitier yang terdiri dari Interface, Database Server dan Logic Server, sehingga sangatmembantu dalam pengembangan sistem selanjutnya apabila terjadi perubahan regulasi atau aturan padapemerintah daerah Kabupaten Banyumas.Kata kunci : Sistem Informasi Perizinan , RAD, Multitier
Synthesis and Structure Characterization of SiO2 from Petung Bamboo Leaf Ash (Dendrocalamus asper (Schult.f.) Backer ex Heyne) Udaibah, Wirda; Priyanto, Agus
Journal Of Natural Sciences And Mathematics Research Vol 3, No 1 (2017): Volume 3, Nomor 1, 2017
Publisher : Faculty of Science and Technology, State Islamic University Walisongo Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jnsmr.2017.3.1.1697

Abstract

The Research about Synthesis and Characterization of SiO2 have been worked. We have synthesized Silica from “petung”bamboo leaf ash as SiO2 source. This step used sol gel methode. SiO2 were characterized by Fourier Transform Infra Red (FTIR) to investigated the stucture andX-Ray Diffaction to know about structure and crystallinity. FTIR spectra show peak at 617,22 cm-1 area that spesific for Si-H bond, peak at 786,96 cm-1and 1095,57 cm-1 area specific for Si-O-Si bonds. Difractogram of SiO2 show that there are peak at 2θ 21,99; 31,67 and 38,88 were specific for SiO2 that calcinated at 800oC, while for SiO2 that calcinated at 400oC there were no peak at 2θ 31,67 dan 38,88. That peaks not shown may be because low crystallinity of SiO2 that calcinated at 400oC. Calcination temperature greatly affects the crystallinity of SiO2.©2017 JNSMR UIN Walisongo. All rights reserved.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN POWER OTOT LENGAN BAHU TERHADAP HASIL SERVIS PANJANG PERMAINAN BULUTANGKIS SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER MTs. MUHAMMADIYAH 02 PEKANBARU Priyanto, Agus; Ramadi, Ramadi; Juita, Ardiah
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): EDISI 1 JANUARI-JUNI 2020
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this study was to determine the existence of the relationship between eye-hand coordination and shoulder-arm muscle strength and to prove it with the results of the badminton game of students who participated in extracurricular in MTs. Muhammadiyah 02 Pekanbaru. This research is a correlational research that aims to figure out how much the relationship between independent variable eye-hand coordination and shoulder arm strength is and the dependent variable is the result of long-term use. The population in this study fewer than 8 people, given the small number of samples, namely fewer than 30 people, in this study researchers used a saturated sampling technique of a total of 8 people. Saturated sampling is a sampling technique when all members of the population are used as samples. This is often done if the population is relatively small, fewer than 30 people, or research that wants to make generalizations with very small errors. Another term for saturated sampling is the census, which includes all members of the population. From the results obtained through hand eye coordination, there is a connection with the results of long service in the badminton game of students who undertake extracurricular MTs. Muhammadiyah 02 Pekanbaru, namely the acquisition of rhitung (0.87)> from the acquisition of rtabel (0.754) at α = 0.05. From the results obtained by the muscle strength of the shoulder arm has connection with the results of a long service in badminton, namely the acquisition of rhitung (0.94)> of the rtabel acquisition (0.754) at α = 0.05. There is a correlation between eye hand coordination and shoulder-arm muscle strength with the results of long running badminton games for students participating in extracurricular MTs. Muhammadiyah 02 Pekanbaru Rhitung (0.960)> of the acquisition of Rtabel (0.754) at α = 0.05. Key Words: Hand Eye Coordination, Shoulder Arm Muscle Strength, Service, Badminton.
ANALISA RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGETAHUI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG GRESIK Priyanto, Agus
GEMA EKONOMI (Jurnal Fakultas Ekonomi) Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2269.925 KB)

Abstract

Analisa rasio keuangan merupakan instrumen analisis prestasi perusahaan yang menjelaskan berbagai hubungan dan indikator keuangan dengan mengetahui kondisi keuangan perusahaan, keputusan-keputusan yang rasional dapat dibuat dengan analisa keuangan. PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Gresik adalah pelabuhan kelas II yang berada di bawah pengelolahan PT. Pelabuhan Indonesia III yang berpusat di Surabaya dan secara administratif berada di bawah kewenangan Departemen Perhubungan. Sebagai salah satu perusahaan yang diandalkan oleh pemerintah, PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Gresik terus berusaha untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berlandaskan pada filsafat positivisme, dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang ada dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil dari penelitian tersebut dilihat dari kondisi ROE perusahaan yang naik turun dalam 5 tahun terakhir bahwasannya manajemen perusahaan belum efektif dan efisien dalam pengelolaan modal sendiri. Menurut I Made Sudana (2009:26) “Semakin tinggi ROE berarti semakin efisien penggunaan modal sendiri yang dilakukan pihak manajemen perusahaan”. Oleh karena itu untuk menjaga kinerja keuangan perusahaan maka diharapkan manajemen perusahaan dapat melakukan efisiensi dalam pengelolaan modal sendiri.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Kekambuhan Luka Diabetik Priyanto, Agus; Juwariyah, Titik
Journal of Ners and Midwifery Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.235 KB) | DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p233-240

Abstract

Luka pada pasien diabetes mellitus yang sudah membusuk dan bisa melebar, ditandai dengan jaringan yang mati berwarna kehitaman dan berbau busuk, dan bila tidak tertangani dapat menyebabkan kematian jaringan dan bisa mengakibatkan kematian.Dalam keadan lanjut, amputasi menjadi terapi akhir untuk mencegah pelebaran luka. Penanganan luka pasca operasi dan pengetahuan tentang pencegahan terjadinya luka menjadi hal penting untuk mencegah kekambuhan ulang. Tanpa pengetahuan yang baik tentang perawatan , luka diabetik akan muncul berulang dan mengakibatkan hilangnya bagian tubuh karena kematian jaringan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan kekambuhan luka diabetik di Di Ruang Penyakit Dalam RSUD Gambiran Kediri.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Populasinya pasien Diabed di ruang penyakit Dalam RSUD Gambiran . Sampel diambil dengan teknik consecutive samping sejumlah 29 responden.Variabel independennya adalah tingkat pengetahuan pasien tentang pencegahan luka diabetik dan variable dependennya adalah perilaku pencegahan kekambuhan luka diabetik. Data diambil dengan questioner dan dianalisis dengan Uji Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pasien tentang pencegahan luka diabetik adalah baik sebanyak 24 responden (82,75 %). Perilaku pencegahan luka diabetik sebagian besar adalah cukup 15 orng (51,726 %). Uji Spearman Rank menunjukkan Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan luka diabetik di Di Ruang RSUD Gambiran Kota Kediri (spearman rank dengan p = 0,003 < 0,05, artinya H0 ditolak dan H1diterima). Coefficient correlation = 0,404, menunjukkan adanya hubungan ke arah positif artinya semakin baik tingkat pengetahuan maka perilaku pencegahan luka diabetik juga semakin baik. Sebagai tindak lanjut dalam meningkatkan perilaku pencegahan kekambuhan luka dibetik pada pasien yang pernah menderita luka diabetik maupun yang belum pernah, perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan kelarga tentang cara perawatan pasien Diabet terutama dalam menjaga kestabilan gula darah dalam batas normal,melalui pola diet dan cara pemeliharaan integritas kulit agar tidak terjadi luka dibetik.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PROKEM MELALUI MEDIA SOSIAL WHATS APPLICATION (WA) PADA SISWA SMA Aryanti, Yolanda; Indarti, Mira Dwi; Priyanto, Agus
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2, No 3 (2019): VOLUME 2 NOMOR 3, Mei 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.926 KB) | DOI: 10.22460/p.v2i3p305-312.2766

Abstract

Prokem language is a language that is often used by adolescents, especially among high school students, which in its use often occurs in language symptoms in phonological, morphological, and semantic aspects. The purpose of this study are: 1) to describe the language of the program used by high school students, and 2) to describe the results of the analysis of the language of the aspects of language (phonology, morphology and semantics). Qualitative descriptive method is a method used by researchers in processing data. Data is collected using the observation method. All high school students were used by researchers as a population and 25 students as samples. The results showed: 1) high school students still use professional language when communicating with adults through WhatsApp social media, 2) based on the results of analysis from phonological aspects, students often change certain fonts, such as phonemes / a / phonemes / e /, phoneme additions , as well as the use of regional languages, 3) based on morphological aspects, there are uses of affixes derived from Sundanese, and 4) based on semantic aspects, students often use acronyms derived from English as well as prokem from Javanese and Arabic.
SISTEM KENDALI POSISI MAGNETIC LEVITATION BALL MENGGUNAKAN METODE SLIDING MODE CONTROL (SMC) Priyanto, Agus
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 1 No 1 (2018): June
Publisher : Unusa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v1i1.9

Abstract

Sistem Magnetic Levitation Ball memiliki peranan yang penting dalam dunia industri diantaranya sebagai sistem yang diaplikasikan pada kereta api yang bergerak melayang diatas rel dengan kecepatan tinggi ( kereta MAGLEV ),serta model sistem torowongan angin yang melayang . Permasalahan umum yang sering dihadapi sistem pengendali Magnetic Levitation Ball adalah munculnya gangguan tak pasti yang berasal dari dalam maupun luar sistem. Sliding Mode Control (SMC) merupakan salah satu metode kontrol yang bersifat sangat robust, sehingga mampu bekerja dengan baik pada sistem yang mempunyai ketidakpastian model atau parameter. Dari hasil diperoleh kesimpulan bahwa rancangan sistem pengendali dynamic SMC pada Magnetic Levitation Ball telah dapat diterapkan untuk mengendalikan posisi bola agar tetap stabil, secara umum pengendali dynamic SMC robust terhadap gangguan eksternal baik bernilai kecil maupun besar, serta terhadap gangguan internal baik dalam pengurangan maupun penambahan parameter dibanding dengan static SMC. Demikian pula pada pengendali dynamic SMC tidak memiliki osilasi yang berlebihan serta memiliki waktu respon yang cepat sehingga dapat memaksimalkan kinerja dari sistem posisi Magnetic Levitation Ball. Namun selain memiliki kelebihan, terdapat pula kekurangan pada metode ini, yaitu tidak dapat diterapkan pada jenis gangguan impulse besar.
PENGARUH BALANCE EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN POSTURAL PADA LANSIA Priyanto, Agus
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 11 No 1 (2019): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok umur yang paling beresiko mengalami gangguankeseimbangan postural. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan kepada 10 respondendidapatkan 4 lansia mengalami keseimbangan tubuh yang baik dan 6 lansia mengalamigangguan keseimbangan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh Balance Exerciseterhadap keseimbangan postural pada lansia.Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperiment. Variabel independen adalahBalance exercise dan variabel dependen adalah keseimbangan postural pada lansia. Populasi228 responden dan sampel 30 responden. Teknik sampling menggunakan simple randomsampling dengan metode lotrey technique. Uji statistik menggunakan uji Mann Whitney.Penelitian ini telah di lakukan uji kelaikan Etik yang di laksanakan oleh KEPK STIKesNgudia Husada Madura.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan keseimbangan postural pada lansiasebelum dan sesudah dilakukan Balance Exercise. Hasil uji Mann Whitney didapatkan pvalue : 0.000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara BalanceExercise terhadap keseimbangan postural pada lansia.Pada penelitian selanjutnya masih terdapat beberapa faktor lain seperti gangguan psikologisdan aktivitas fisik pada penelitian ini,oleh sebab itu kiranya peneliti lain melanjutkan penelitian tentang faktor tersebut