Rosidin Rosidin
Sriwijaya University

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Metode Algoritma SIFT dan Histogram Color RGB Untuk Analisis Manipulasi Copy-Move pada Citra Digital Efendi, Muhamad Masjun; Rosidin, Rosidin; Wahyudi, Erfan
Jurnal Explore Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan kecanggihan teknologi sekarang ini menyebabkan citra digital dengan mudah dapat  dimanipulasi. Manipulasi gambar dilakukan dengan cara menambahkan atau menghapus beberapa elemen dari gambar yang menghasilkan sejumlah pemalsuan citra yang tidak dapat diperhatikan oleh mata manusia. Hal  ini juga didukung dengan tersedianya software editing gambar yang mudah digunkan, sehingga semua orang bisa melakukan manipulasi citra. Pemalsuan citra copy-move adalah jenis pemalsuan citra yang paling umum digunakan karena tekniknya yang mudah dilakukan oleh banyak orang dengan cara bagian dari gambar itu sendiri disalin dan disisipkan ke bagian lain dari gambar yang sama.Penerapan Algoritma SIFT (Scale Invariant feature tranform) dan histogram warna RGB pada Matlab dapat mendeteksi kecocokan objek pada citra digital dan melakukan pengujian secara akurat. Pada penelitian ini membahas tentang implementasi untuk mendapatkan kecocokan objek pada citra digital yang sudah dimanipulasi menggunakan metode Algoritma SIFT pada source Matlab, yaitu dengan membandingkan citra yang asli dengan citra yang sudah dimanipulasi. Kecocokan objek pada citra digital didapat dari banyaknya jumlah keypoint yang didapat, parameter tambahan lainnya yaitu membandingkan jumlah piksel pada citra yang dianalisa, serta perubahan histogram pada warna RGB pada masing-masing citra yang sudah dianalisa.
PROBLEM PELAYANAN KEPENDUDUKAN BAGI PENGANUT AGAMA MARAPU DI SUMBA BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR Rosidin, Rosidin
Penamas Vol 29 No 3 (2016): Volume 29, Nomor 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.856 KB)

Abstract

This paper attempts to answer the question of what are the concept of religion served by the state according the public, service issues encountered and how the state responses to the handle the issues. Data were collected through interviews, observation and document analysis. The results of the study are; firstly, according to underserved communities, the concept of religion does not necessarily meet all elements required by the state as the recognize religion, such as God, Prophet, and Holly Book. However, it need to meet the most essential elements, namely the belief system in God Almighty, ritual system or religious practice, formal religious institutions, and the recognition of community by registering to the government agency. Secondly, services related problems for the local religious believers of Marapu is related to the resident administration that rooted in the formal existence of the Marapu faith itself, such as a marriage certificate, ID card, family card, educational services and worship establishment registration. Thirdly, local government has already responded and seek improvementfor the system and submit a proposal to the central government as the appropriate authority. Keywords: Resident services, local religion, Marapu faith, Sumba. Tulisan ini berupaya menjawab pertanyaan, bagaimana konsep agama yang dapat dilayani negara menurut masyarakat, problem pelayanan yang muncul dan bagaimana respon negara sebagai pelayan dalam mengatasinya? Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian adalah: Pertama, menurut masyarakat, konsep agama yang terlayani oleh negara tidak harus memiliki unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah agama-agama yang diakui oleh negara, seperti; Tuhan, Nabi, dan Kitab Suci. Akan tetapi, unsur- unsur terpenting, seperti; sistem kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, memiliki sistem ritual atau praktik keagamaan, dan memiliki lembaga keagamaan yang formal, serta pengakuan masyarakat dengan cara mendaftarkannya ke lembaga pemerintah. Kedua, problem pelayanan yang muncul bagi penganut agama lokal Marapu terkait administrasi kependudukan yang bersumber pada keberadaan agama Marapu sendiri, seperti; akte perkawinan, KTP, KK, layanan pendidikan, dan pendirian rumah ibadah. Ketiga, pemerintah daerah sebagai pelayan masyarakat sudah merespon dan berupaya memperbaiki sistem dan menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat sesuai kewenangannya. Kata Kunci: Pelayanan kependudukan, agama lokal, agama Marapu, Sumba.
RELASI MAYORITAS-MINORITAS UMAT BERAGAMA: PENGALAMAN MASYARAKAT TEGAL DALAM PENDIRIAN RUMAH IBADAH KONG MIAO Rosidin, Rosidin
Penamas Vol 28 No 1 (2015): Volume 28, Nomor 1, April-Juni 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.959 KB)

Abstract

This research is motivated by the anxiety of the establishment of houses of worship, especially among minority peoples like Khonghucu Kong Miao Confucius, as happened in Tegal. The case study can be read on the Joint Ministerial Decree (PBM) of Ministry of Religious Affairs and the Ministry of Home Affairs No. 8 and 9, 2006. The results showed that the existence of these regulations has been implemented well in Tegal. It can be seen from the establishment of Kong Miao Confucius as a form of local community needs. There are some factors that encourage the establishment of Kong Miao, including people‘s maturity in religious attitude, which raise their awareness to build the religious harmony. In addition, there are coordination and good communication between the government and religious leaders, which play a significant role in the establishment of houses of worship, especially Kong Miao. Generally, people in Tegal welcome Kong Miao, it is proven by organizations such as NU, Muhammadiyah, Al-Ershad that do not mind of this establishment. Keywords: House of Worship, Kong Miao, Tegal city, the relationship among religious people Penelitian ini berangkat kegelisahan akademik tentang pendirian rumah ibadah, terutama kalangan minorotas—seperti umat Khonghucu dengan Kong Miao di tengah mayoritas sebagaimana yang terjadi di Kota Tegal. Case study tersebut dapat dibaca dari efektivitas Peraturan Bersama Menteri (PBM) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 8 dan 9 Tahun 2006. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa keberadaan regulasi tersebut telah dijalankan dengan baik di Kota Tegal, dengan pendirian Kong Miao sebagai bentuk kebutuhan masyarakat Khonghucu setempat. Adapun beberapa faktor yang mendorong pendirian Kong Miao antara lain adanya sikap dan kedewasaan dalam beragama oleh masing-masing umat yang mendorong adanya kesadaran untuk membangun kerukunan umat beragama. Selain itu, adanya koordinasi dan komunikasi yang baik antara pihak pemerintah dengan tokoh agama juga mempunyai peran yang signifikan dalam pendirian rumah ibadah, terutama Kong Miao. Secara umum, masyarakat Kota Tegal menerima dengan baik keberadaan Kong Miao, terbukti dari ormas seperti NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad tidak mempermasalahkan hal tersebut. Kata Kunci: Rumah Ibadah, Kong Miao, Kota Tegal, hubungan antar umat beragama.
ANALISIS MELODI LAGU GASEP PADA MUSIK IRINGAN TARI BELANGKAH DI KECAMATAN NANGA MAHAP KABUPATEN SEKADAU Rosidin, Rosidin; Djau, Nurmila Sari; Silaban, Christianly Yery
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.289 KB)

Abstract

AbstractThis research was motivated by the importance of preserving traditional arts, especially in this study, namely Belangkah dance. The method used was a descriptive method with a form of qualitative research and using a musicology approach. Data collection technique used observation and interview techniques while the data collection tools used were interview guidelines, observational guidelines and research guidelines as well as assistive devices in the form of camcorders, mobile phones and notebooks. All data obtained in this research were analyzed using musicology review with content analysis techniques. Testing the validity of the data of this study used source triangulation techniques. The results of this study indicated that the musical scales used in the Gasep song were A minor harmonious scales on the natural basic note (A Minor), with an Adante tempo between 80-108 BPM and the bar used was 4/4 and had a three-part song form. In the melody motif there was a literal repetition, repetition at other levels (sequences up and down), magnification of the interval, decrease the interval and enlargement the value of the tone. In Gasep song there was no tone reversal (inversion).                   Keywords: Analysis, Gasep Song, Melody, Belangkah Dance
PENGEMBANGAN SPIRITUAL RELIGIUS DAN KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KOTAMADYA JAKARTA BARAT Rosidin, Rosidin
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.251 KB) | DOI: 10.22515/islimus.v2i2.1010

Abstract

This study aims to describe the spiritual development of religious employees in the West Jakarta Municipal Government. The focus of the study is the performance of employees after following the spiritual development, as well as the implications of this development for the model of religious spiritual development of employees. This research is a qualitative descriptive research with the approach of Islamic Psychology which combines between reason and faith. With the framework of spiritual intelligence indicator according to Zohar and Marshall modified with atheistic perspective, this research finds that: (1) Spiritual spiritual development of employees carried out by the West Jakarta Municipal Government is done in the framework of the realization of workplace spirituality, which is done through the formation of spiritual culture ) stated in its programs; (2) In general, West Jakarta Municipal Government employees have sufficient performance to provide public services, especially for those who have experienced the process of spiritual development. Nine indicators of spiritual intelligence can be used as a benchmark for their performance, although there are still indicators that have not been fully fulfilled; and (3) The spiritual development of religious employees by the West Jakarta Municipal Government has theoretical implications for the model of religious spiritual development of employees.
Implementasi Program Persediaan Barang pada CV. Ardho Teknik Bekasi Rosidin, Rosidin; Lubis, Baginda Oloan
Jurnal Sistem Informasi Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : STMIK ANTAR BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.132 KB)

Abstract

Abstract— CV. Ardho Teknik is a company engaged in general trading and services that include sales of mechanical/electrical, engineering tools and spare parts of industrial machinery. The process of receiving incoming goods and outgoing goods is a common occurrence in a company engaged in general trading. CV. ArdhoTeknik is in need of a system of inventory that support and provide satisfactory service for customers and suppliers. Existing systems are still done manually, starting from the recording of goods data, suppliers, customers and storage of other data relating to the process of inventory to the making the reports, so the possibility of mixed files, corrupted and lost is great. The method used in the development of this software using the Waterfall model. The design of this program is the best solution to solve the problems that exist in this company, as well as with a computerized system can be achieved a good business activity. A computerized system is better than a manual system and runs more effectively, efficient and inventory system that is now more conducive than the previous system. Intisari— CV. Ardho Teknik merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum dan jasa yang meliputi penjualan mechanical/electrical, alat-alat teknik dan suku cadang mesin-mesin industri. Proses penerimaan barang masuk dan barang keluar merupakan hal yang umumnya terjadi pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan.  CV. Ardho Teknik sangat membutuhkan adanya suatu sistem persediaan barang yang menunjang dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para customer dan supplier. Sistem yang ada masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan data barang, supplier, customer dan penyimpanan data-data lainnya yang berhubungan dengan proses persediaan barang sampai pembuatan laporan, sehingga kemungkinan berkas tercampur, rusak dan hilang sangatlah besar. Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model Waterfall. Perancangan program ini merupakan solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalahan yang ada pada perusahaan ini, serta dengan sistem yang terkomputerisasi dapat tercapai suatu kegiatan bisnis yang baik. Sistem yang terkomputerisasi lebih baik dari sistem yang manual dan berjalan lebih efektif, efisien serta sistem persediaan barang yang sekarang lebih kondusif dibandingkan sistem yang terdahulu. Kata Kunci—Program, Persediaan Barang