Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN KONSELOR ISLAM DALAM PEMBINAAN MENTAL ORANG SAKIT DI RUMAH SAKIT UMUM AISYIYAH PADANG jasman jasman; syamsurizal syamsurizal; erna dewita
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 4, No 1 (2021): Vol. 4, No. 1 Juni 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat yang menjadi harapan penyembuhan orang yang mengalami sakit, setiap yang datang berobat ke Rumah Sakit selalu berharap agar penyakitnya sembuh berkat bantuan pengobatan yang diberikan oleh dokter. Rumah sakit Islam di samping memberikan pengobatan secara medis juga memberikan layanan berupa bimbingan keagamaan yang diberikan oleh orang yang ahli yaitu konseris tujuannya agar pasien yang datang berobat mendapatkan layanan baik secara medis maupun mental. Untuk itu dibutuhkan peran konseris yang ada di Rumah Sakit Umum untuk terus meningkatkan pelayanan bimbingan keagamaan sesuai dengan perkembangan kasus yang ada sehingga mampu memberikan ketenangan batin bagi orang sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelayanan bimbingan keagamaan yang diberikan di Rumah Sakit UmumĀ  Aisyiyah Kota Padang dari segi layanan dan bimbingan yang diberikan untuk pembinaan mental orang sakit. Target dan luaran yang akan dihasilkan berupa artikel ilmiah tentang peran konseris dalam pembinaan mental orang sakit melalui bimbingan keagamaan Islam.
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa tentang Perilaku Konsumtif Jasman Jasman; Anggi Fitria; Thaheransyah Thaheransyah; Sri Sugita
Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v6i1.4171

Abstract

Consumptive behavior often has a negative impact on a person's life. Students, for example, often buy fashion products that exceed their abilities and needs. Efforts are needed to increase student understanding through group guidance services. This study aims to determine the implementation of group services in preventing student consumptive behavior. The research uses quantitative methods with the type of experimental research. The study used a pre-experimental research, with a one-group pretest-posttest design. The research instrument is a questionnaire, with purposive sampling with ten group members. Data processing with SPSS program analysis techniques. The results showed that the results of the pretest understanding of student consumptive behavior were mostly in the low category, after the guidance service treatment was held, the posttest results of understanding the consumptive behavior of students were mostly in the medium (30%) and high (40%). Based on the research results, the average student consumptive behavior has decreased or has changed, although not drastically with group guidance services. This can be seen at the 0.05 significance level, which is 2.645> 2.262, thus the hypothesis is accepted, meaning that group counseling guidance services can increase students' understanding of consumptive behavior at a significance level of 0.05.
Pengorganisasian Dakwah Pada Ikatan Mubaligh Profesional (IMP) Kota Padang Thaheransyah Thaheransyah; Muhammad Fauzi; Iswadi Iswadi; Arjoni Arjoni; Sukma Safitri; Jasman Jasman
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4, No. 2 Desember 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v4i2.3043

Abstract

Dakwah merupakan tugas mulia bagi umat Islam. Kegiatan dakwah mesti dikelola dengan baik agar tujuan dakwah dapat tercapai dengan efektif dan efisien diantaranya fungsi pengorganisasian dakwah. Ikatan Mubaligh Profesional (IMP) Kota Padang sebagai organisasi yang berkontribusi dalam kegiatan dakwah khususnya di Kota Padang. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, lokasi penelitian di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan jenis data primer dan data sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus IMP Kota Padang, sedangkan data sekunder adalah arsip, dokumentasi dan lain-lain. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasi dakwah IMP Kota Padang diawali dengan (1) menentukan apa yang akan dilakukan, (2) menetapkan struktur kepengurusan organisasi, (3) menempatkan siapa yang akan mengisi posisi pada struktur tersebut, (4) memberikan penjelasan tentang tugas masing-masing.
Imlementasi Penggerakan Dakwah Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tanah Datar Thaheransyah Thaheransyah; Toni Pratama; Jasman Jasman
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 3, No 2 (2020): Vol. 3, No. 2 Desember 2020
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v3i2.2322

Abstract

Abstrak Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tanah Datar merupakan organisasi keagamaan berkedudukan di Masjid Ihsan Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar. Memiliki daya tarik sebagai percontohan BKPRMI se-Sumatera Barat seperti pengoptimalan fungsi penggerakan dan maksimalnya kegiatan yang dirancang, serta efektifnya para pembina dakwah dalam kegiatan. Penelitain ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, lokasi penelitian di BKPRMI Tanah Datar. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Informan sebagai sumber data primer penelitian ini adalah pengurus BKPRMI Tanah Datar, sedangkan data sekunder adalah arsip, dokumentasi dan lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian motivasi yang dilakukan oleh ketua BKPRMI Tanah Datar dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya memahami tugas dan fungsi masing-masing anggota agar tumbuh kesadaran diri untuk kerja lebih baik. Motivasi yang diberikan berupa pemberian penghargaan, sertifikat, dana, dan fasilitas untuk menunjang kesuksesan kegiatan yang dilakukan. Bimbingan yang diberikan berupa arahan, nasehat, dan bimbingan melalui pelatihan-pelatihan dan studi banding. Koordinasi ketua kepada anggota saling menghormati wewenang masing-masing, mendiskusikan dalam pemecahan masalah, ide, masukan dan kritikan. Penyelenggaraan komunikasi kepada anggota berbentuk tulisan dan lisan, komunikasi langsung dan tidak langsung, alat komunikasi berupa HP, sosial media, serta surat. Kata Kunci : Implementasi, Penggerakan Dakwah, BKPRMI Tanah Datar
THE ROLE OF RELIGIOUS EXTENDERS IN IMPROVING FAMILY RESILIENCE IN THE RELIGIOUS AFFAIRS OFFICE (KUA) PADANG CITY Fadil Maiseptian; Erna Dewita; Jasman Jasman
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.824 KB) | DOI: 10.31958/jsk.v5i1.3208

Abstract

The high rate of divorce, especially in West Sumatra, is an important note for religious extension workers to increase their role and quality in providing counseling. Therefore, fast and progressive action is needed to overcome this. Another phenomenon revealed from the above data is that the divorce case is dominated by the wife's lawsuit. Therefore, it takes the role of religious counselors at the Office of Religious Affairs (KUA) to increase family resilience. The purpose of this study was to determine the role of religious instructors in increasing family resilience in the city of Padang from physical, social, and psychological aspects. Data collection techniques used interviews and were analyzed with the Miles and Huberman models following the stages of data reduction, data display, conclusion. The role of religious counselors in increasing family resilience has been carried out quite well, although not yet maximized because the raw materials are not yet available, the methods used are only advice and lectures and have not been evaluated continuously.