Malik Kamal Maulana
Universitas Ibn Khaldun

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGOPTIMALAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA REMAJA RT 01/009 DESA CIMPAEUN KEC.TAPOS KOTA DEPOK DALAM MENGATASI COVID-19 TAHUN 2020 Malik Kamal Maulana; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.246 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6131

Abstract

Wabah Corona Virus Desiase 19 (Covid-19) adalah bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada hewan ataupun juga pada manusia. Covid­­-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19), (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020)
PENGOPTIMALAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA REMAJA RT 01/009 DESA CIMPAEUN KEC.TAPOS KOTA DEPOK DALAM MENGATASI COVID-19 TAHUN 2020 Malik Kamal Maulana; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6131

Abstract

Wabah Corona Virus Desiase 19 (Covid-19) adalah bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada hewan ataupun juga pada manusia. Covid­­-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19), (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020)
GAMBARAN PERILAKU IBU TENTANG PENGALAMAN PENANGANAN DIARE PADA BALITA DI POSYANDU DAHLIA TAHUN 2022 Andreanda Nasution; Fenti Dewi Pertiwi; Malik Kamal Maulana
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.15038

Abstract

Penyakit diare menjadi masalah global di berbagai negara, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Berdasarkan Riskesdas (riset kesehatan dasar) 2018, prevalensi diare berdasarkan diagnosis tenaga Kesehatan sebesar 6,8% dan berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan atau gejala yang pernah dialami sebesar 8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku ibu terhadap kejadian diare pada Balita di Posyandu Dahlia Puskesmas Cimpauen Kelurahan Cimpauen Kecamatan Tapos Kota Depok Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional desain cross sectional deskripif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dan berdomisili di lingkungan posyandu Dahlia populasi sebanyak 146 orang dengan jumlah sampel 58 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan baik (77.58%) dan pengetahuan kurang (22.41%), sikap baik (58.62%) dan sikap kurang (41.34%), tindakan baik (60.34%) dan tindakan kurang (39.66%). Kesimpulan dari penelitian ini ibu belum memahami pengetahuan bahwa diare adalah penyakit berbahaya, dan ibu memiliki sikap kurang bahwa ibu setuju membeli obat instan ditoko tanpa resep dokter.