Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Literasi Digital dalam Upaya Mendukung Pembelajaran Online pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Cilegon Siska Mardiana; Annisarizki; Marthalena; Liza Diniarizky Putri; Sigit Surahman
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v4i1.3809

Abstract

Pembelajaran online yang dilakukan melalui media sosial ataupun aplikasi conference yang ada di smartphone atau komputer, pada akhirnya membuat siswa-siswa pun banyak menggunakan teknologi digital, atau ada juga yang memang sudah terbiasa menggunakannya sebelum adanya pembelajaran online, demikian yang dialami oleh siswa-siswa di SDIT Madani Cilegon, maka kegiatan pengabdian masyarakat mengenai literasi digital dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai bagaimana mengakses internet dengan baik, aman dan sehat, aplikasi apa saja yang baik untuk mereka gunakan dan penggunaan smartphone yang baik dan bijak. Kegiatan dilakukan selama tiga bulan mulai dari tahap awal sosialisasi dan perijinan hingga tahap evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami mengenai penggunaan internet dan teknologi digital seperti smartphone untuk hal hal yang positif, juga mengenai keamanan di dunia digital, dan pencarian sumber informasi dan konten konten yang sesuai dengan usia. Keberhasilan kegiatan ini ditunjukkan dengan antusiasme siswa mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan, mengulang menjelaskan materi serta dari informasi yang didapat dari guru usai kegiatan. Kegiatan pengabdian ini juga mendorong keberhasilan pembelajaran online karena siswa dapat mencari informasi, membaca, menyimak, melalui media digital seperti blog, media sosial, web maupun youtube, dan dapat mengikuti pembelajaran tiap mata pelajaran yang berlangsung secara online.
Self-concept on @Nge.review Instagram Account as a Representation of User Character Farrasepta Deandra Sanubari; Sigit Surahman; Yudhistira Ardi Poetra
Nyimak: Journal of Communication Vol 7, No 1 (2023): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/nyimak.v7i1.6813

Abstract

This study describes the Instagram account @Nge.review as one of the bookstagram accounts. Bookstagrammers are Instagram users who are obsessed with physical books where the object is the object in every upload on Instagram. Like other bookstagram accounts, each of these accounts has tens of thousands of followers and hundreds of uploads and, each upload has tens of thousands of likes. As one of the bookstagrammers, the owner and user here has differences with other bookstagram account users in the form of uploaded photos, the contents of the reviewed book reviews and the contents of the Instagram features contained in the account. The researcher aims to find the self-concept and character behind the habits that are shown through the contents of the account. This study uses a qualitative approach. On data search using interview techniques, observation and research documentation. Based on the research that has been done, it shows that the user as well as the owner of the @Nge.review Instagram account has a smart and imaginative self. The characters found in the user’s account that is, have an open personality.Keywords: Self concept, representation, character, Instagram ABSTRAKPenelitian ini menjelaskan akun Instagram @Nge.review sebagai salah satu akun bookstagram. Bookstagrammer adalah para pengguna Instagram yang terobsesi dengan buku fisik yang dimana benda tersebut menjadi objek dalam setiap unggahan di Instagram. Layaknya akun bookstagram lainnya, akun Instagram memiliki pengikut puluhan ribu dan ratusan unggahan serta, setiap unggahan ada yang memiliki belasan ribu likes. Sebagai salah satu bookstagrammer, pemiliki sekaligus penggunanya disini memiliki perbedaan dengan pengguna akun bookstagram lain dalam bentuk foto unggahan, isi ulasan buku yang diresensi serta, isi dari fitur-fitur Instagram yang terdapat pada akun. Peneliti bertujuan untuk mencari konsep diri dan karakter di balik kebiasaan yang diperlihatkan melalui isi dari akun tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pada pencarian data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa, pengguna sekaligus sebagai pemilik akun Instagram @Nge.review memiliki diri yang pintar dan imajinatif. Karakter yang ditemukan pada pengguna akun yaitu, memiliki pribadi yang terbuka. Kata Kunci: Konsep diri, representasi, karakter, Instagram
Video Pelecehan Seksual Dokter Kevin Samuel di Akun Tiktok Berita: Studi Etnografi Virtual Rifka Nadila Damayanti; Sigit Surahman; Annisarizki Annisarizki
Rekam : Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi Vol 19, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/rekam.v19i1.6895

Abstract

ABSTRAKTeknologi komunikasi audiovisual berkembang sangat pesat. Pada akhirnya masyarakat mulai mahir dalam menggunakan berbagai teknologi untuk pemenuhan kebutuhannya. Fenomena pengguna media sosial paling banyak adalah  Tiktok. Popularitas media sosial Tiktok yang meroket salah satunya dipicu oleh pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berita viral di Tiktok dari beberapa akun berita mengenai unggahan video Tiktok berdurasi 15 detik milik dr. Kevin Samuel yang kontennya dinilai melecehkan perempuan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual, yaitu peneliti akan melihat serta mengidentifikasi pola perilaku, pola kehidupan, dan relasi sosial serta dilakukannya analisis konten. Hasil penelitian membahas dari segi komentar dan menganalisis konten dari segi visual dan teks. Komentar menunjukkan bahwa di beberapa akun Tiktok @metro_tv, @tvonenews, dan @pikiranrakyat sebagian masyarakat kecewa serta malu dengan kasus dr. Kevin Samuel yang tidak bisa mencerminkan dirinya sebagai dokter dan mereka setuju untuk dilakukan pencabutan surat izin praktik dr. Kevin Samuel. Simpulan penelitian ini adalah video Tiktok “persalinan” milik dr. Kevin menuai kecaman dari masyarakat yang dinilai melecehkan perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menganalisis berbagai macam reaksi masyarakat melalui komentar positif dan negatif tentang dr. Kevin Samuel dan analisis konten yang dilihat dari visual dan verbal.Audio visual communication technology is developing very rapidly. In the end, people became proficient in using various technologies to fulfill their needs. The phenomenon of the most social media users is the popularity of Tiktok. The skyrocketing popularity of social media TikTok was triggered by the pandemic. This study aims to analyze viral news on Tiktok from several news accounts regarding the upload of a 15-second Tiktok video belonging to Dr Kevin Samuel whose content is considered to be harassing women. This research is qualitative with a virtual ethnographic approach, where researchers will see and identify patterns of behavior, patterns of life and social relations and conduct content analysis. The results of the study discuss in terms of comments and analyze content in terms of visuals and text. The comments show that on several Tiktok accounts @metro_tv, @tvonenews and @thinkrakyat some people are disappointed and embarrassed by the case of Dr. Kevin Samuel who cannot reflect himself as a doctor and they agree to revoke his license to practice. The conclusion of this researcher is that Dr Kevin's "delivery" Tiktok video has drawn criticism from the public who are considered to be harassing women. So that in this study analyze to see various kinds of public reactions through the positive and negative comments of dr. Kevin Samuel and content analysis seen from the visual and verbal in this research.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF FILM THE PEAKY BLINDERS Sigit Surahman; Manda Shinta Bella; Ignasius Liliek Senaharjanta; Rully Rully
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 17, No 1 (2023): SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v17i1.4194

Abstract

Film as a communication medium is audio-visual which is used to deliver messages to audiences. This article aims to explain the linguistic space for discourse on social phenomena in post-war I and II through the audio-visual medium The Peaky Blinders film in relation to the emergence of discriminatory discourse on social status among the lower class people, namely ex-soldiers workers. The critical paradigm is used as a perspective in this article. The results that have been analyzed by the author are that social inequality has an impact, namely the existence of social hegemony and power takes place when the grassroots including the proletariat have accepted and imitated the way of life, way of thinking, and views of the elite group that dominates and exploits them and causes some discrimination, namely such as discrimination of a profession or position, discrimination of clothing, and discrimination of behavior or manners.