Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERANAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKEP Suryadi, Ahmad; Ali, Muhammad Sidin; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.487 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1480

Abstract

. This research employed True-Experimental research. It aimed to: (1) know the level of students’ physics conceptual understanding who were taught by implementing cognitive conflict instructional strategy (2) know the level of students’ physics conceptual understanding who were taught by implementing conventional instructional strategy (3) know the significant difference of students who were taught by implementing cognitive conflict instructional strategy and conventional instructional strategy in relation to their physics conceptual understanding. The variables of this research were cognitive conflict instructional strategy in which conventional instructional strategy as the independent variable and physics conceptual understanding of the students as the dependent variable. The research design was Post Test Only Control Group Design. The population of this research was class XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Pangkep, from which class XI IPA 4 was chosen as experimental class and XI IPA 1 as control class. The number of the sample was 27 students of experimental class and 23 students of control class. At the end of the lesson, the students were provided a test in the form of physics conceptual understanding test to measure the students’ understanding of physics conceptual itself on the aspects of translation, interpretation, and extrapolation. The data analysis of this research employed descriptive statistic and inferential statistics analysis. Descriptive analysis results showed that the score of students’ physics conceptual understanding of experimental class taught using cognitive conflict instructional strategy in high category. The score of students from control class with conventional instructional strategy high category. The result of inferential analysis showed that there was a significant difference between the students’ physics conceptual understanding of who were taught with cognitive conflict instructional strategy and conventional instructional strategy.Penelitian ini adalah True Eksperiment yang bertujuan untuk: (1) mengetahui besarnya pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif (2)  mengetahui besarnya pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konvensional (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara  pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif dan strategi pembelajaran konvensional. Variabel yang diteliti adalah strategi pembelajaran konflik kognitif dan strategi pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas dan pemahaman konsep pembelajaran fisika sebagai variabel tak bebas. Desain penelitian adalah post test only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Pangkep, dengan sampel XI IPA 4 berjumlah 27 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 1 berjumlah 23 sebagai kelas control. Pada akhir pembelajaran peserta didik diberi tes berupa tes pemahaman konsep fisika untuk mengukur pemahaman konsep fisika peserta didik dari aspek translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Analisis data hasil penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor pemahaman konsep fisika peserta didik kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konflik kognitif berada pada kategori tinggi. Sedangkan, pada kelas kontrol dengan strategi pembelajaran konvensional juga berada pada kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif dengan strategi pembelajaran konvensional.Kata Kunci:konflik kognitif, pemahaman konsep, pembelajaran konvensional
TENTARA REPUBLIK INDONESIA PELAJAR MADIUN TAHUN 1946-1949 SURYADI, AHMAD
Avatara Vol 6, No 1 (2018): Vol 6 Nomer 1 (Maret 2018)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tentara Republik Indonesia Pelajar di Madiun merupakan kesatuan dari TRIP Jawa Timur. Kesatuan TRIP di Madiun lahir pada era perang kemerdekaan tahun 1946 bersamaan dengan terbentuknya Batalion-batalion TRIP Jawa Timur di Mojokerto, Kediri, Besuki dan Malang setelah dilakukannya Kongres Pelajar se-Jawa Timur di kota Malang. Lima Batalion TRIP Jawa Timur diberi nama berdasarkan kode Batalion, diantaraanya Batalion 1000 di Mojokerto, Batalion 2000 di Madiun, Batalion 3000 di Kediri, Batalion 4000 di Besuki dan Batalion 5000 di Malang. Komandan Batalion TRIP di Madiun yang pertama adalah Effendi. Penelitian ini membahas tentang (1) Bagaimana proses terbentuknya Tentara Republik Indonesia Pelajar di Madiuntahun 1946-1949; (2) Bagaimana struktur organisasi dalam Tentara Republik Indonesia Pelajar di Madiun tahun 1946-1949; (3) Bagaimana peran Tentara Republik Indonesia Pelajar di Madiun pada saat Agresi Militer Belanda I dan Agresi Militer Belanda II serta dalam menumpas pemberontakan PKI Madiun tahun 1948. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri empat tahap yaitu tahap pengumpulan sumber primer dan sekunder.Sumber penelitian ini berupa literatur-literatur yang didapat dari perpustakaan dan beberapa arsip memoar pejuang TRIP di Madiun. Tahapan kedua yaitu kritik sumber, kritik intern dan ekstern untuk mendapatkan data sejarah yang terpercaya.Tahapan ketiga adalah interpretasi.Berdasarkan sumber literasi yang didapat, diperoleh sebuah penafsiran bahwa TRIP di Madiun muncul setelah dilaksanakannya Kongres Pelajar se-Jawa Timur di Malang. Tahapan yang keempat yaitu historiografi untuk menuliskan kembali peristiwa secara kronologis.                 Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa TRIP di Madiunterbentuk pada tanggal 21 Juli 1946. Komandan pertama TRIP di Madiun adalah Effendi. Penunjukkan Effendi sebagaikomandan Batalion 2000 di Madiun berdasarkan atas kecakapannya dalam memimpin sebuah pasukan dalam bertempur, penunjukan Effendi sebagai komandan Batalion 2000 juga berdasarkan peraturan organisasi TRIP. Ketika Mojokerto jatuh, Batalion 1000 yang berada di Mojokerto dimobilisasi ke Madiun digabungkan bersama Batalion 2000 dengan komandan Kusumohadi. Beberapa kali pimpinan TRIP di Madiun berubah karena menyesuaikan dengan kondisi medan pertempuran. Berikut ini adalah orang yang pernah menjadi komandan TRIP di Madiun yaitu; Komandan Effendi, Komandan Kusumohadi, Komandan Sugito Ambon dan Komandan Sudarto.Sebagai Batalion TRIP 2000 yang berkedudukan di Madiun markas komando berada di bekas gedung HCS (Holandch Chinnessch School) yang sampai saat ini menjadi gedung sekolah SMPN 2 Madiun.Struktur organisasi TRIP Madiun terdiri beberapa kompi diantaranya: Kompi SMP, Kompi SMA, Kompi 2100 di Bojonegoro, Kompi SPMA di Surakarta. Sedangkan struktur organisasi TRIP Madiun didalam kesatuan TRIP Jawa Timur sebagai Batalion 1 atau sering disebut TRIP Komando 1.Peran TRIP di Madiun dalam kancah perang kemerdekaan ialah turut serta dalam melawan Agresi Militer Belanda II dan menumpas pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948. TRIP di Madiun ketika berhasil digabung bersama Batalion 1000 berubah nama menjadi TRIP Komando I. TRIP Komando I turut serta menumpas pemberontakan PKI di Madiun bersama Kompi Siliwangi yang dipimpin KaptenSunandar dari dalam kota Madiun menuju Ponorogo. Pasukan gerombolan PKI berhasil ditemukan di Sumoroto, Ponorogo dan dapat dilumpuhkan bersama dengan pimpinan PKI Muso.Pimpinan TRIP Komando I dalam menumpas gerombolan PKI dipimpin oleh komandan Sudarto. Sedangkan kompi 2200 yang berkedudukan di Bojonegoro bergabung dengan Brigade Ronggolawe untuk mengejar gerombolan PKI ke arah selatan dan utara Bojonegoro. Setelah berakhirnya penumpasan pemberontakan PKI Madiun tahun 1948, TRIP Madiun dimobilisasi ke wilayah Wlingi, Blitar untuk diperbantukan melawan Belanda dalam Agresi Militer Belanda II. Namun, dikarenakan markas komando TRIP JawaTimurdi Wlingi sudah dikuasai Belanda maka markas komando TRIP JawaTimur dipindahkan ke Dawuhan, Trenggalek. Di Dawuhan juga susunan organisasi TRIP JawaTimur dirubah dengan menyesuaikan pasukan di medan tempur. Para  pimpinan TRIP Komando I ketika dilakukan reorganisasi menempati jabatan yang strategis di TRIP JawaTimur seperti Sugito Ambon yang menjadi Kepala Staf dan juga Sudarto yang menjadi Kepala Staf Pertempuran TRIP Jawa Timur. Kata Kunci: Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), Madiun.
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI PENGOLAHAN DATA PENGADAAN BARANG TAHUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Suryadi, Ahmad; Lestari, Nindy Legi; Sadi’ah, Halimatus
Autocracy: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri Vol 6 No 2 (2019): Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/autocracy.06.2.5

Abstract

The Faculty of Engineering, State University of Jakarta (FT UNJ) is one of the faculties at the Jakarta State University. At FT UNJ is still implementing a manual system, one of which is the processing of annual procurement of data where the goods will be used for 18 Study Programs. The implementation of this manual system can lead to data searches that take a long time, data security is not guaranteed even can occur data loss of procurement of incoming goods and data redundancy. By using a computerized annual procurement program, it is easier for facilities and infrastructure staff, superiors and distributors to record goods that have entered FT UNJ. Information systems can process input, alteration, search data and report generation easier and faster. The research method used by the author in this thesis is the grounded research method, which is a research method based on facts and uses comparative analysis with the aim of carrying out empirical generalizations, establishing concepts, proving theories, developing theories, collecting and analyzing data in a shorter time together. Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) merupakan salah satu fakultas di Universitas Negeri Jakarta. Pada FT UNJ masih menerapkan sistem manual salah satunya dalam hal pengolahan data pengadaan barang tahunan dimana barang tersebut yang akan digunakan untuk 18 Program Studi. Penerapan sistem manual ini dapat menimbulkan pencarian data yang memakan waktu lama, keamanan data tidak terjamin bahkan bisa terjadinya kehilangan data pengadaan barang masuk dan redundancy data. Dengan menggunakan aplikasi pengadaan barang tahunan yang sudah terkomputerisasi, mempermudah staf bagian sarana dan prasarana, atasan serta distributor untuk mendata barang yang sudah masuk ke FT UNJ. Sistem informasi dapat memproses inputan, pengubahan, pencarian data dan pembuatan laporan menjadi semakin mudah dan cepat. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam tugas akhir ini adalah metode grounded (grounded research) yaitu suatu metode penelitian berdasarkan pada fakta dan menggunakan analisis perbandingan dengan tujuan mengadakan generalisasi empiris, menetapkan konsep, membuktikan teori, mengembangkan teori, pengumpulan dan analisis data dalam waktu yang bersamaan.
PERBEDAAN SIKAP SISWA TERHADAP SAINS: STUDI BERDASARKAN LEVEL PENDIDIKAN DAN GENDER Suryadi, Ahmad; Mirnawati, Mirnawati; Fadhilah, Nur
Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol 11, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpmipa.v11i2.36832

Abstract

Attitude toward science is believed as one of the factors that can influence student learning outcomes. Therefore, information related to students attitudes towards science is important. This study aims to determine the effect of different levels of education and gender on students attitudes towards science. Student attitudes toward science were measured using a questionnaire instrument with a Likert scale that was adapted to the My Attitude Toward Science (MATS) instrument. Data were analyzed by descriptive analysis and Mann-Whitney test. In general, the results of the study indicated students showed positive attitudes towards science. Mann-Whitney test results also showed that the level of education has a significant effect on students' attitudes towards science statistically [U=4259.5; p<0.05]. Meanwhile, statistically, gender differences significantly influence students' attitudes towards science [U=4384.0; p<0.05]. The implication of this study is teachers could consider these results when they want to design instruction. In addition, this result is also important to preservice science teachers at the level of junior high school and senior high school to know the characteristics of the students attitude.AbstrakSikap terhadap pelajaran sains dipahami sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, informasi terkait sikap siswa terhadap sains menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan level pendidikan dan gender terhadap sikap siswa terhadap sain. Sikap siswa terhadap sains diukur dengan menggunakan instrumen kuesioner dengan skala likert. Sikap siswa terhadap sains diukur dengan menggunakan instrumen My Attitude Toward Science (MATS). Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan uji Mann-Whitney. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan persepsi sikap siswa yang positif terhadap sains. Hasil Mann-Whitney test menunjukkan bahwa secara statistik, level pendidikan berpengaruh signifikan terhadap sikap siswa terhadap sains [U=4259,5; p<0,05]. Sementara itu, secara statistik, perbedaan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap sikap siswa terhadap sains [U = 4384,0; p<0,05]. Guru dapat menjadikan hasil ini sebagai pertimbangan dalam merancang pembelajaran. Selain itu, hasil ini juga penting diketahui bagi calon guru sains pada tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai salah satu poin yang perlu diperhatikan dalam mengajar.Kata Kunci: Gender, Level Pendidikan, Sains, Sikap
Social Service (PKM) at Binakheir Kindergarten in Sentul, Bogor (E-Commerce Training for Product Marketing): PKM Pada Pra TK/TK Binakheir Sentul-Bogor (Pelatihan E-Commerce untuk Pemasaran Produk) Suryadi, Ahmad; Rosa, Novrita Mulya; Hidayatullah, Reko Syarif
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang233

Abstract

Information technology not only affects an information system, but also affects everyday life. These influences include lifestyles that begin to change along with the growth of information technology products. One of the information technologies applied in the marketing world is the application of popular e-commerce based marketing media. The problem found at Binakheir Kindergarten was that the income of teachers and staff was still insufficient to meet their daily needs. Referring to this matter, the enthusiasm in carrying out tasks was reduced. The next problem encountered was that teachers do not understand and do not have any skill in creating and managing an online store. This community service activity was carried out with the aim of increasing knowledge and improving teachers’ skills in entrepreneurship and utilizing e-commerce as a medium for marketing the products they sell. The preparation stages applied in this activity consisted of partner surveys, licensing and material preparation. While the implementation stage of this activity included the socialization method of program introduction presentations, discussions and the practice of creating and managing an online store. The evaluation stage of this activity aimed to determine the ability of partners before and after the training. The results of this conducted activity indicated that there was an interest in entrepreneurship that arises from partners and an increase in partners’ knowledge and skills in creating and managing online stores. Abstrak Teknologi Informasi tidak hanya mempengaruhi sebuah system informasi, namun memiliki pengaruh dalam kehidupan sehari-hari, gaya hidup mulai berubah seiring dengan pertumbuhan produk-produk teknologi informasi yang semakon berkembang. Impementasi teknologi informasi dalam dunia pemasaran, salahsatunya melalui penerapan media pemasaran berbasis e-commerce popular. Permasalahan yang ditemukan di Pra TK / TK Binakheir yaitu penghasilan para guru dan staf yang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keseharian mereka. Hal ini menyebabkan berkurangnya semangat dalam menjalankan tugas. Permasalahan berikutnya adalah guru belum memahami dan memiliki ketrampilan dalam pembuatan dan pengoperasionalan toko online. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan guru dalam berwirausaha dan memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran produk yang mereka jual. Tahap persiapan terdiri dari survey ke mitra, perijinan dan penyiapan meteri Tahap pelaksanaan menggunakan metode sosialisasi presentasi pengenalan program, diskusi dan praktik pembuatan dan pengoperasionalan toko online. Tahap Evaluasi kegiatan bertujuan untuk mengetahui kemampuan mitra sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil dari kegiatan adalah timbulnya minat berwirausaha dari mitra dan erjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra membuat dan mengelola toko online.
Perancangan Aplikasi Mari Konseling Berbasis Android dengan Firebase Hilwani, Achmad Ibnu; Suryadi, Ahmad; Putri Z, Rini Widia
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 2, No 02 (2021): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.397 KB) | DOI: 10.30998/jrami.v2i02.836

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini melahirkan bermacam-macam teknologi untuk memudahkan manusia dalam berbagai bidang. Tujuan penelitian adalah merancang aplikasi pelayanan konseling di Mari Konseling berbasis Android agar pelayanan pasien lebih terkomputerisasi. Sehingga, pelayanan pasien di Mari Konseling lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Research and Development (R&D) yaitu suatu metode penelitian yang mengembangan suatu produk atau sistem tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Aplikasi online untuk pelayanan pasien di Mari Konseling dibuat berbasis Android dengan firebase menggunakan bahasa pemograman Java. Hasil aplikasi yang telah dibuat berupa suatu program pelayanan pasien yang memuat kebutuhan untuk berkonsultasi di Mari Konseling. Waktu pelayanan pasien di Mari Konseling dapat diefisienkan dengan memanfaatkan aplikasi yang telah dibuat, sehingga pasien tidak perlu datang mengantri untuk pendaftaran dan konseling. 
PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN EFEKTIVITAS APLIKASI SIKAD TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Lestari, Suci Mulya; ,, Iswan; Suryadi, Ahmad
Instruksional Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.446 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.2.1.41-46

Abstract

This study aims to determine the effect of digital literacy and the effectiveness of the application of Sikad which is an online academic application on the quality of service and satisfaction of students as users. The study was conducted at the Faculty of Education at the University of Muhammadiyah Jakarta with respondents selected by random sampling of 90 students consisting of 5 study programs, namely: PG-PAUD, PGSD, Mathematics, PBSI, and PBI. This research uses a quantitative approach with survey methods and data analysis techniques using path analysis. The results of this study indicate that of the 7 research results, 3 of them are positive and significant, namely: The effect of the effectiveness of the application of the attitude on the quality of service is significant (T hitung> T table = 2.776 > 1.98 and P value <0.05 = 0.006 <0.05); The effect of service quality on user satisfaction is significant (69,969> 1.98 and 0,000 < 0.05); The effect of digital literacy on user satisfaction through significant service quality (2,803 > 1.98 and 0.005 < 0.05).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS DIGITAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMK ATLANTIS PLUS DEPOK Farhana, Fitri; Suryadi, Ahmad; Wicaksono, Dirgantara
Instruksional Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Instruktional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.644 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.3.1.1-17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi pembelajaran digital untuk pelajaran bahasa Inggris. Responden dalam penelitian ini dibatasi pada siswa kelas XII Multimedia dan Keperawatan SMK Atlantis Plus Depok. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggabungkan model penelitian ASSURE model development. Untuk melihat kelayakan model yang dikembangkan, pengembangan materi pembelajaran digital, peneliti ahli melakukan beberapa tes, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan dengan indikator bagaimana sikap dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan ketiga prototipe akan menjadi desain yang potensial bila digunakan pada saat pembelajaran. Terlihat bahwa 29,73% sangat menarik dan 70,27% siswa memiliki sikap menarik terhadap materi pembelajaran digital yang dikembangkan. Selain itu ketuntasan siswa mencapai hasil belajar yang ditunjukkan sebesar 90% untuk siswa kelas XII Multimedia dan XII Keperawatan pada tahap uji coba lapangan yang berjumlah 37 orang adalah 87,56. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis digital yang peneliti kembangkan akan menjadi bahan ajar digital yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Inggris.
PARADIGMA BARU KURIKULUM PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI INDONESIA Winata, Widia; Suryadi, Ahmad; Suradika, Agus; Ansharullah; Widhanarto, Ghanis Putra
Perspektif Vol 1 No 4 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v1i4.89

Abstract

Abstrak Berkembangnya paradigma pendidikan di Indonesia saat ini tidak terlepas dari pengaruh situasi dan kondisi yang ada, seperti kemajuan teknologi, paradigma berpikir, kebijakan pemerintah, revolusi industri 4.0, dan pandemi covid-19. Kemajuan teknologi memungkinkan penggunaan media secara masif, kecanggihan teknologi berdampak pada cara berpikir, pengaruh revolusi industri 4.0 yang mengubah segala sisi kehidupan, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menuntut penyesuaian dalam proses pembelajaran di kampus. Lalu pandemi covid-19 yang melanda dunia menyuburkan penggunaan teknologi dalam pendidikan. Hal ini membutuhkan penyesuaian dan pemahaman baru dalam menyusun kurikulum agar dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan tersebut. Tujuan penulisan ini adalah untuk menggambarkan bagaimana paradigma kurikulum terbaru dalam bidang teknologi pendidikan di Indonesia. Isu-isu pokok yang dijabarkan terkait dengan harapan pengembangan critical thingking, kreativitas, dan kemampuan abad-21. Oleh karena itu perlu disusun kurikulum yang memenuhi standar-standar tersebut dalam Program Studi Teknologi Pendidikan, khususnya Magister Teknologi Pendidikan (S2) di Indonesia. Abstract The current development of the education paradigm in Indonesia cannot be separated from the influence of existing situations and conditions, such as technological advances, thinking paradigms, government policies, the industrial revolution 4.0, and the COVID-19 pandemic. technological advances allow massive use of media, technological sophistication has an impact on the way of thinking, the influence of the industrial revolution 4.0 which changes all sides of life, the policy of Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) which demands adjustments in the learning process on campus. Then the COVID-19 pandemic that hit the world enriched the use of technology in education. This requires adjustments and new understandings in preparing the curriculum so that it can be adapted to the development of these needs. The purpose of this paper is to describe how the latest curriculum paradigm in educational technology in Indonesia. The main issues related to the hope of developing critical thinking, activities, abilities and the 21st century. Therefore, it is necessary to develop a curriculum that meets these standards in the Educational Technology Study Program, especially the Master of Educational Technology (S2) in Indonesia.
PRINSIP PENGELOLAAN PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS ISLAM Saputra, Awang; Suryadi, Ahmad
Perspektif Vol 1 No 4 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v1i4.204

Abstract

Abstrak Gangguan kesehatan mental menjadi penghambat pertumbuhan dan perkembangan siswa dalam proses pendidikan maupun meraih masa depannya, perlu dukungan keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat. Belum konsistennya program pelayanan kesehatan mental di lembaga pendidikan Islam dan belum adanya pengelolaan pendidikan kesehatan mental yang sistematis dengan prinsip Islam yang menyebabkan deteksi dini gangguan kesehatan mental belum optimal sedangkan Islam perhatian terhadap mental manusia. Tulisan ini bertujuan menjelaskan prinsip pengelolaan pendidikan kesehatan mental berbasis Islam Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Prinsip pengelolaan kesehatan mental di lembaga pendidikan dengan promotif dan preventif melibatkan guru bimbingan konseling, orang tua, tenaga medis, psikolog dan psikiater. Prinsip pengelolaan pendidikan kesehatan mental dengan menghilangkan stigma masalah kesehatan mental, program berkelanjutan, membantu staf, siswa dan guru deteksi awal gangguan kesehatan mental, berkomunikasi dua arah dan menyediakan layanan kesehatan mental serta meningkatkan kesejahteraan. Ajaran Islam sangat memperhatikan dan menjaga kesehatan mental manusia dengan menyucikan jiwa secara ikhlas, bersikap jalan tengah, menjadi teladan, menjaga ketaatan, menghindari maksiat dan mendekatkan diri kepada Allah. Abstract Health problems are an obstacle to students' growth in the educational process, and developmental achievement needs support from family, educational institution, and community. The inconsistency of mental health service programs in Islamic educational institutions and the absence of systematic management of mental health education with Islamic principles causes early detection of health disorders to be not optimal. At the same time, Islam is concerned with human mentality. This paper aims to explain the principles of managing Islamic-based mental health education. The research method uses a qualitative approach with a literature study. Providing mental health services in educational institutions with promotive and preventive methods involves counseling teachers, parents, medical personnel, psychologists, and psychiatrists. The principle of managing mental education by eliminating the stigma of mental problems, sustainable programs, helping staff, students, and teachers, early detect health problems, two ways communication, and providing mental health services and improvements. Islamic teachings are very concerned about and maintaining human mental health by purifying the soul sincerely, moderating, modeling, maintaining obedience, avoiding immorality, and approaching Allah.