Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penerapan Model Prisma dan Silinder Untuk Menghitung Koreksi Terrain Siti Sailah
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4461.275 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.440

Abstract

Pengaruh gravitasi (gaya berat) dapat dipengaruhi oleh bentuk topografi yang tidak datar. Kondisi topografi seperti itu harus dieliminasi/dikoreksi sebelum melakukan interpretasi. Koreksi topografi atau dikenal sebagai koreksi terrain secara manual membutuhkan waktu dan energi yang besar serta bersifat subyektif. Untuk itu dikembangkan suatu perhitungan berbasis komputer dengan menerapkan kombinasi beberapa model topografi. Dan relief topografi yang dibedakan atas inner zone, near zone, intermediate zone dan distant zone dihitung dengan pendekatan model prisma dan silinder. Area perhitungan digrid dengan interval grid yang sama dan setiap titik grid dihitung koordinat dan elevasinya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perhitungan tersebut efektif dan efisien.
Perhitungan Temperatur Pada Konduksi 2d Dengan Menggunakan Metode Beda Hingga Siti Sailah
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4699.615 KB) | DOI: 10.56064/jps.v11i3.401

Abstract

Penelitian ini membahas perpindahan panas secara konduksi yang terjadi pada  litosfer bumi. Asumsi-asumsi yang digunakan adalah sifat-sifat fisis bumi seperti konduktifitas termal dan densitas bersifat konstan dan perpindahan panas terjadi secara konduksi 2D pada pelat bujursangkar dengan nilai-nilai temperatur pada setiap sisi diketahui yaitu batas atas T=500°C dan batas kiri/kanan/bawah T=100°C. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode beda hingga. Pelat dibagi atas kisi-kisi dengan 9 node (titik). Algoritma penyelesaian menggunakan metode Gauss-Seidel dan bahasa pemrograman Mathlab. Diperoleh temperatur setiap node (titik) adalah sebagai berikut: T1 = 271,4286°C, T2 = 310,7143°C, T3 = 271,4286°C, T4 = 175°C, T5 = 200°C, T6 = 175°C, T7 = 128,5714°C, T8 = 139,2857°C dan T9 = 128,5714°C.
Menentukan Distribusi Temperatur dengan Menggunakan Metode Crank Nicholson Siti Sailah
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1747.631 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i2.146

Abstract

Dalam suatu benda yang memiliki gradien temperatur maka akan terjadi perpindahan energi atau perambatan panas dari bagian yang bertemperatur tinggi ke bagian yang bertemperatur rendah. Proses perambatan panas tersebut dapat diperlihatkan oleh distribusi temperaturnya. Perhitungan distribusi temperatur melibatkan persamaan diferensial parsial. Bentuk model matematis perambatan panas adalah persamaan parabolik. Persamaan panas 1D ini didekati dengan menggunakan metode Crank Nicholson serta penyelesaian Gauss-Seidel. Hasil menunjukkan bahwa terjadi perambatan panas menuju bagian tengah benda karena ujung-ujung benda dipertahankan bertemperatur 00C dan temperatur menurun sebagai fungsi waktu karena terjadi perpindahan panas ke bagian lain.
Pengaruh Pembebanan Terhadap Waktu pada Kopling Dua kumulator sebagai Sumber Daya Listrik Cadangan Cekmas Cekdin; Siti Sailah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 21 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v21i2.161

Abstract

The use of accumulators so far as an energy source is only in an emergency situation and is limited by the time of use. The tool is called an Uninterruptible Power Supply (UPS). The way of  the tool works  is ineffective and unreliable, so there there needs to be a new innovation that can be used at any time and is not limited to the time of use. The results of the study present the coupling of two accumulators as a backup power source as an alternative provider of the main energy source that can provide a way out in the event of interference from PLN, and work for a relatively long time. Coupling of Two Accumulators as a backup power source begins with determining the characteristics of each component such as accumulators, inverters, rectifiers, current booster circuits, and voltage sensors. The next step is to determine the maximum loading for the system to work long enough. Furthermore, it is analyzed carefully and in a long time so that the design results is really suitable for use as a coupling of two accumulators as a reliable backup power source
Analisa Hubungan Saturasi Air Terhadap Fungsi Sigma (F) Untuk Mengkarakterisasi Batuan Sedimen Dangkal di Kawasan Musi II dan Lingkar Barat Pelambang Siti Sailah; Sutopo Sutopo
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7185.748 KB) | DOI: 10.56064/jps.v11i2.423

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan dan menganalisa hubungan antara kecepatan gelombang seismik, porositas air dan kejenuhan dan juga fungsi sigma untuk mengkarakterisasikan batuan sedimen dangkal. Metoda penelitian digunakan untuk membelokkan gelombang yang dicatat di permukaan bergantung pada porositai dan kejenuhan air yang dilakukan dengan mengambil contoh pada batuan di setiap tempat dan kemudian proses analisa dilakkan di labolatorium. Prosesing data menghasilkan bahwa pada Sungai Musi II kecepatan gelombang rata-rata P adalah 332 m/det dan kecepatan gelombang rata-rata S adalah 332 m.det. mempunyai nilai fungsi sigma rata-rata (F) adalah 11,5 untuk lapis pertama sementara nilai fungsi sigma rata-rata (F) lapis kedua adalah 635 m/det dan kecepatan rata-rata gelombang S adalah 145 m/det mempunyai nilai fungsi sigma rata-rata (F) adalah 11,5 dan kejenuhan air 23 % untuk lapisan pertama dan 37 % untuk lapisan kedua. Pada lokasi Lingkar Barat kecepatan gelombang rata-rata P adalah 1016 m/det dan kecepatan gelombang rata-rata S adalah 339 m/det. Mempunyai nilai fungsi sigma rata-rata (F) adalah 11,19 untuk lapis pertama sementara kecepatan gelombang rata-rata P adalah 1502 m/det dan kecepatan gelombang rata-rata S adalah 444 m/det. Nilai fungsi sigma rata-rata (F) lapis kedua adalah 16,19 m/det 5 dan kejenuhan air 23 % untuk lapisan pertama dan 37 % untuk lapisan kedua. Hasil crossplot menunjukkan hubungan hubungan antara kejenuhan air, kecepatan rata-rata P dan S, dan fungsi sigma. Hal ini ditunjukkan dengan fungsi sigma (F) yang berpengaruh banyak terhadap kejenuhan air.
Analisa Koreksi Topografi Dengan Menggunakan Model 3D Siti Sailah
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.028 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i9.343

Abstract

Pengukuran gya berat dapat dipengaruhi oleh bentuk topografi. Kondisi topografi yang berelief seperti adanya gunung dan lembah harus dieliminasi/dikoreksi sebelum melakukan interpretasi. Koreksi topografi (koreksi terrain) secara manual membutuhkan waktu dan energi yang besar serta bersifat subyektif. Oleh karena itu dikembangkan metode pendekatan. Pendekatan tersebut dilakukan menggunakan model topografi secara 3D dan diimplementasikan dengan pengolahan berbentuk komputer. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pendekatan tersenut cukup efektif.
ANALISIS KUALITAS AIR TANAH WILAYAH SEKITAR TPA SUKAWINATAN PALEMBANG Septi Septi; Frinsyah Virgo; Siti Sailah
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 10 No 1 (2022): Oktober-Maret
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v10i1.25335

Abstract

Abstrak TPA Sukawinatan Palembang merupakan salah satu TPA yang menerapkan sistem open dumping. Sistem ini berpotensi menyebabkan terjadinya pencemaran lindi ke lingkungan, terutama pencemaran air tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas lindi dengan parameter DHL, pH, BOD, COD, Zn untuk menganalisis kualitas air tanah, dan untuk mengevaluasi hubungan antar kualitas lindi dengan kualitas air tanah di sekitar TPA Sukawinatan. Pengambilan sampel lindi dilakukan di sumur penduduk. Hasil analisis dibandingkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan No.416 tentang Baku Mutu Air Bersih Tahun 1990. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa sumur penduduk teridentifikasi tercemar lindi sebesar Abstract TPA Sukawinatan Palembang is one of the TPA that implements an open dumping system. This system has the potensial to cause leachate pollution to the environment, especially groundwater pollution. The purpose of this study was to describe the quality of leachate with the parameters DHL, pH, BOD, COD, Zn to analyze groundwater quality and to evaluate the relationship between leachate quality and groundwater quality around the Sukawinatan TPA. Sampling of leachate was carried out in resident wells. The results of the analysis were compared with the Regulation of the Manister of Health No. 416 concerning the Clean Water Quality Standard in 1990. The laboratory results showed that the population wells identified as contaminated with leachate were Kata kunci: Leachate, DHL, pH, BOD, COD, Zn
REVIEW OF CHARACTERISTICS AND PROPERTIES OF FE2O3/SIO2 AS WATER POLLUTION PREVENTION Balada Soerya; Jaya Edianta; Siti Lailaturofi'ah; Aniendita Ningtyas; Fitri Suryani Arsyad; Dedi Setiabudidaya; Siti Sailah
Indonesian Physical Review Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v5i1.131

Abstract

The existence of water on earth is very abundant and has a vital role in the source of life for every living creature. In managing water resources, pollution is one of the issues world researchers face. This article reviews the characteristics and methods of synthesizing Fe2O3 and SiO2 materials to prevent water pollution. The strategies administrated antecedently square measure vapor deposition, microemulsion, solvothermal, coprecipitation, sol-gel, and hydrothermal. The formation of fine quality nanoparticles with controlled size associate degreed size distribution square measure typically achieved by selecting an applicable solvent mixture and varied parameters like temperature, pressure, and time interval.
Study of Physical Properties of Rocks and Acid Mine Drainage Potential at Banko Barat Tanjung Enim Siti Sailah
Sriwijaya International Seminar on Energy-Environmental Science and Technology Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Sriwijaya International Seminar on Energy-Environmental Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the factors that generate acid mine drainage (AMD) is the presence of sulphide minerals in rocks because sulphide minerals will have oxidation with oxigen and water to generate AMD. Learning sulphide minerals in rocks can not be separated from the rocks themselves. Present paper is an attempt to study how the physical properties of rocks are and their influences in generating acid mine drainage. At Banko barat, especially at PIT 3 timur, the lithology of rocks is complex. It is assumed that the complexity of rocks will influence the complexity of formation of acid mine drainage. Thus by knowing the characteristics of each rock it is expected to be useful in identification of which rocks require special attention in the mine planning process.