Badrul Kamil
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Konseling Behavioral dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Sekolah Menegah Pertama Negeri 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara Kamil, Badrul; Olvatika, You Pensi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 2, No 1 (2015): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.132 KB) | DOI: 10.24042/kons.v2i1.1454

Abstract

The purpose of this research is to know whether group counseling with self-management techniques can improve the confidence of students SMPN 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara. This research uses experimental method with One-Group Pretest-Posttest design. The sample of research as many as 10 students taken by using technique of Purposive Sampling. Data collection was done by using questionnaire technique in the form of scale of learning concentration and observation. The results showed that the hypothesis Ha accepted while the hypothesis Ho rejected. This is proven by data analysis result using pretest and posttest test obtained 49 and posttest 77,3. The results of this study concluded that group counseling with self-management techniques can improve the learning concentration of students SMPN 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri Peserta Didik SMP dengan Menggunakan Teknik Assertive Training Kamil, Badrul; Monica, Mega Aria; Maghrobi, A. Busthomi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 5, No 1 (2018): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.56 KB) | DOI: 10.24042/kons.v5i1.2663

Abstract

Kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasi yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan teknik latihan asertif efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian True Eksperimental Design jenis pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, metode kuisioner, wawancara, dan dokumentasi teknik pendukung. Hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat peningkatan peserta didik di sekolah sebelum diberikan layanan dan sesudah diberikan layanan. terhadap rasa percaya diri Hal ini ditujukan dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (t-test), dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh dalam kelompok eksperimen t hitung = 36.701 > t tabel 0.05 = 2.228, df = n-1=10 dengan p value < t tabel (0.000 < 0.0005), maka Ho “Konseling Kelompok Tehnik Latihan Asertif (assertive training) tidak efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri pada peserta didik ditolak dan Ha “Konseling Kelompok Teknik Latihan Asertif (assertive training) efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri pada peserta didik diterima.
Persepsi Siswa Tentang Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Kamil, Badrul; Ilham, Pendi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 2, No 2 (2015): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.159 KB) | DOI: 10.24042/kons.v2i2.1460

Abstract

Perceptions of students SMA Negeri Pesisir Tengah generally do not have an understanding of Integral Counseling Guidance. There are three groups of opinions in perceiving counseling guidance (BK), First, students who perceive that counseling guidance (BK) as a disciplinary supervisor of students against school rules besides other problems. Secondly, counseling guidance (BK) as an effort to assist students in handling problems, especially the problem of discipline of students to the discipline of school, and Third, students who understand the BK as a guiding student guide and guide students, to help students understand themselves and help solve problems faced by students to better, Including discipline. In general, students understanding of Counseling Guidance is as a student security handling body. As for the principles that exist in the Counseling Guidance in the process of activity is not yet understood. Thus, in the students program, the target of counseling service in the activity process has not been fulfilled. Thus in the students understanding, the target of counseling services or students relating to Counseling and Guidance are students who have school problems.
Layanan Informasi Karir dalam Meningkatkan Kematangan Karir pada Peserta Didik Kelas X Di Sekolah Madrasah Aliyah Qudsiyah Kotabumi Lampung Utara Tahun Pelajaran 2016/2017 Kamil, Badrul; Daniati, Daniati
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 3, No 2 (2016): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.001 KB) | DOI: 10.24042/kons.v3i2.565

Abstract

Kematangan karir peserta didik yang sangat rendah menjadi persoalan dalam dunia pendidikan terlihat dari peserta didik yang masih ragu terhadap karir masa depan dalam menentukan masa depan yang sesuai dengan dirinya. permasalahan dalam penelitian ini adalah “apakah upaya bimbingan karir dalam meningkatkan kematangan Karir Peserta Didik Kelas X Madrasah Aliyah Qudsiyah Kotabumi dapat ditingkatkan setelah melakukan konseling kelompok”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kematangan karir dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan konseling kelompopada Peserta Didik Kelas X Madrasah Aliyah Kotabumi. Jenis peneltian adalah penelitian kuantitatif dengan metode menggunakan Design One Group Pretest –Posttest. sampel yang digunakan penelitian ini adalah sebanyak 10 peserta didik dari kelas X Madrsah Aliyah Qudsiyah Kotabumi Lmpung Utara hasil dari skor tertinggi penyebaran angket kematangan karir sebanyak 25 item. Angket yang digunakan sebagai Pretest Dan Posttest. Hasil rata-rata skor Kematangan Karir sebelum mengikuti adalah  47,2 dan setelah mengikuti konseling meningkat menjadi 73,3. dari hasil uji t dengan (df)=9 taraf signifikan 0,05 sebesar 2,262. Karena nilai thitung ≥t tabel (4,063 ≥ 2,262) , maka Ho di tolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh layanan informasi karir dalam maningkatkan kematangan karir  efektif untuk meningkatkan kematangan karir pada peserta didik di madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi lampung utara. saran yang di ajukan peneliti yaitu kepada guru bimbingan dan konseling agar dapat melaksanakan pelayanan  bimbingan dan konseling dengan menyertakan layanan informasi pada peserta didik. 
Konseling Behavioral dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Sekolah Menegah Pertama Negeri 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara Badrul Kamil; You Pensi Olvatika
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 2, No 1 (2015): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.132 KB) | DOI: 10.24042/kons.v2i1.1454

Abstract

The purpose of this research is to know whether group counseling with self-management techniques can improve the confidence of students SMPN 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara. This research uses experimental method with One-Group Pretest-Posttest design. The sample of research as many as 10 students taken by using technique of Purposive Sampling. Data collection was done by using questionnaire technique in the form of scale of learning concentration and observation. The results showed that the hypothesis Ha accepted while the hypothesis Ho rejected. This is proven by data analysis result using pretest and posttest test obtained 49 and posttest 77,3. The results of this study concluded that group counseling with self-management techniques can improve the learning concentration of students SMPN 1 Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara.
Effectiveness of Self Management in Reducing Truancy Behavior of High School Students in Bandar Lampung Hardiyansyah Masya; Badrul Kamil
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 6, No 1 (2019): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.93 KB) | DOI: 10.24042/kons.v6i1.4373

Abstract

The phenomenon of disciplinary problems of the student  is still happen. Discipline behavior is a behavior that demonstrates obedience and compliance which requires students to comply with established regulations. One of the most frequent disciplinary violations is leaving school without permission. Several factors that influence students to break discipline are environmental factors. Therefore, it needs proper handling in overcoming discipline problems of students. one technique that can be used in overcoming disciplinary problems, namely self-management. In the use of self management techniques to overcome undisciplined behavior students are directed to modify environmental aspects that can influence the emergence of undisciplined behavior.
Persepsi Siswa Tentang Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Badrul Kamil; Pendi Ilham
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 2, No 2 (2015): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.159 KB) | DOI: 10.24042/kons.v2i2.1460

Abstract

Perceptions of students SMA Negeri Pesisir Tengah generally do not have an understanding of Integral Counseling Guidance. There are three groups of opinions in perceiving counseling guidance (BK), First, students who perceive that counseling guidance (BK) as a disciplinary supervisor of students against school rules besides other problems. Secondly, counseling guidance (BK) as an effort to assist students in handling problems, especially the problem of discipline of students to the discipline of school, and Third, students who understand the BK as a guiding student guide and guide students, to help students understand themselves and help solve problems faced by students to better, Including discipline. In general, students' understanding of Counseling Guidance is as a student security handling body. As for the principles that exist in the Counseling Guidance in the process of activity is not yet understood. Thus, in the student's program, the target of counseling service in the activity process has not been fulfilled. Thus in the student's understanding, the target of counseling services or students relating to Counseling and Guidance are students who have school problems.
Layanan Informasi Karir dalam Meningkatkan Kematangan Karir pada Peserta Didik Kelas X Di Sekolah Madrasah Aliyah Qudsiyah Kotabumi Lampung Utara Tahun Pelajaran 2016/2017 Badrul Kamil; Daniati Daniati
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 3, No 2 (2016): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.001 KB) | DOI: 10.24042/kons.v3i2.565

Abstract

Kematangan karier siswa yang sangat rendah menjadi masalah di dunia pendidikan dilihat dari siswa yang masih ragu tentang karier di masa depan dalam menentukan masa depan yang sesuai dengan mereka. masalah dalam penelitian ini adalah "apakah upaya bimbingan karir dalam meningkatkan kematangan karir Madrasah Kelas X Aliyah Qudsiyah Kotabumi Siswa Madrasah dapat ditingkatkan setelah konseling kelompok". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kematangan karier yang dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan konseling kelompok untuk Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Kotabumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Design One Group Pretest-Posttest. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 siswa dari Kelas X Madrasah Aliyah Qudsiyah Kotabumi Lmpung Utara, hasil skor tertinggi kematangan karier kuesioner adalah 25 item. Angket digunakan sebagai Pretest dan Posttest. Nilai rata-rata Karir Jatuh Tempo sebelum bergabung adalah 47,2 dan setelah mengikuti konseling, skor itu meningkat menjadi 73,3. dari hasil uji t dengan (df) = 9 taraf signifikan 0,05 sebesar 2,262. Karena nilai thitung ≥tabel (4,063 ≥ 2.262), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh layanan informasi karier dalam meningkatkan kematangan karier secara efektif untuk meningkatkan kematangan karier pada siswa di Madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi , Lampung Utara. saran yang diajukan oleh peneliti adalah agar guru bimbingan dan konseling dapat melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memasukkan layanan informasi kepada siswa. dari hasil uji t dengan (df) = 9 taraf signifikan 0,05 sebesar 2,262. Karena nilai thitung ≥tabel (4,063 ≥ 2.262), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh layanan informasi karier dalam meningkatkan kematangan karier secara efektif untuk meningkatkan kematangan karier pada siswa di Madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi , Lampung Utara. saran yang diajukan oleh peneliti adalah agar guru bimbingan dan konseling dapat melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memasukkan layanan informasi kepada siswa. dari hasil uji t dengan (df) = 9 taraf signifikan 0,05 sebesar 2,262. Karena nilai thitung ≥tabel (4,063 ≥ 2.262), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh layanan informasi karier dalam meningkatkan kematangan karier secara efektif untuk meningkatkan kematangan karier pada siswa di Madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi , Lampung Utara. saran yang diajukan oleh peneliti adalah agar guru bimbingan dan konseling dapat melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memasukkan layanan informasi kepada siswa. yang berarti ada pengaruh layanan informasi karier dalam meningkatkan kematangan karier secara efektif terhadap peningkatan kematangan karier pada siswa di Madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi, Lampung Utara. saran yang diajukan oleh peneliti adalah agar guru bimbingan dan konseling dapat melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memasukkan layanan informasi kepada siswa. yang berarti ada pengaruh layanan informasi karier dalam meningkatkan kematangan karier secara efektif terhadap peningkatan kematangan karier pada siswa di Madrasah aliyah qudsiyah Kotabumi, Lampung Utara. saran yang diajukan oleh peneliti adalah agar guru bimbingan dan konseling dapat melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memasukkan layanan informasi kepada siswa.
Students' Critical Thinking Skills in Islamic Schools: The Effect of Problem-Based Learning (PBL) Model Badrul Kamil; Yessy Velina; Marlina Kamelia
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 4, No 1 (2019): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.499 KB) | DOI: 10.24042/tadris.v4i1.4212

Abstract

Industrial Revolution 4.0 requires schools to produce graduates who are not only good in memorizing various materials, but also must have the skills to think critically. Problem-Based Learning (PBL) is one of the learning models that is deemed good in training students' critical thinking skills, including students in Islamic schools. The purpose of this research is to determine the effect of problem-based learning on students' critical thinking skills in Islamic schools. This type of research is a quasi-experimental with random sampling as the sampling technique. The research sample was 66 students. Data collection uses instruments in the form of description tests that are adjusted to the indicators of critical thinking skills. The research analysis technique used was the t-test to determine the effect of the problem-based learning model on students' critical thinking skills. The result of the research shows that the average score of the class where the critical thinking skills through PBL are applied is higher than the class that does not apply PBL. The result of the data analysis using the t-test obtained that the value of tcount bigger ttable is 4.119 1.997 with a significance level of 5 %, so it is said that the PBL model influences students' critical thinking skills. It is suggested to make PBL learning becomes a mandatory choice to be applied in the learning process with the learning steps that have an impact on the students' thinking process.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri Peserta Didik SMP dengan Menggunakan Teknik Assertive Training Badrul Kamil; Mega Aria Monica; A. Busthomi Maghrobi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 5, No 1 (2018): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.56 KB) | DOI: 10.24042/kons.v5i1.2663

Abstract

Self-confidence is the positive attitude of an individual that enables him to develop positive judgments both for himself and for his environment / situation. The purpose of this study was to determine whether group counseling services with assertive assistive techniques were effective in improving students' self-esteem. The method used in this research is True Experimental Design Design type pretest-posttest control group design. Data collection techniques in this study using observation, questionnaire method, interviews, and supporting technique documentation. The results of the data analysis show that there is an increase in the learner in the school before the service is given and after the service is provided. to confidence This is directed from the results of hypothesis testing by using t test (t-test), from the pretest and posttest results obtained in the experimental group t arithmetic = 36.701 t table 0.05 = 2.228, df = n-1 = 10 with p value t table (0.000 0.0005), then Ho "Assertive Counseling Assertive Training Group (assertive training) is not effective to increase self-confidence in rejected learners and Ha" Assertive Training Group Assertive Training is effective to improve the taste self-confident to learners accepted