Irvan Kurniawan, Irvan
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) INDONESIA TAHUN 2004-2013 Priyanto, Priyanto; Imtihan, S.A. Sifa; S, Mokhammad Dedik; Maghfuri, Novan Farid; Kurniawan, Irvan
Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v3i2.3849

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan informasi dan sebagai evaluasi kepemerintahan dalam perekonomian di tahun 2004-2013.  Sektor pertanian merupakan penopang utama GDP negara berkembang yang berbasis tradisional pada umumnya. Karena bagaimanapun juga negara tersebut masih menganut pertanian subsistem. Dari pertanian subsistem ini kemudian bertransisi ke pertanian campuran dan diversifikasi. Yang selanjutnya akan beralih lagi ke spesialisasi pertanian komersial yang modern. Hal ini biasa disebut dengan transformasi. Hal ini terbukti dengan berubahnya fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri. Akibatnya hasil pertanian mengalami penurunan, dan hasil industri mengalami peningkatan yang signifikan.Hal ini berimbas pada Gross Domestic Product Indonesia. Indonesia pada saat ini berada dalam keadaan dimana negara berkembang menuju negara maju. Dimana negara agraris menuju negara industri. Kontribusi sektor pertanian terhadap GDP indonesia memang tidak terlalu besar. Hanya 2,976 % terhadap GDP di 10 tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah tidak sesuainya dengan ekspektasi, dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2014 melambat. Tercatat, ekonomi hanya tumbuh 5,21% (yoy) di kuartal pertama ini, padahal kuartal IV tahun 2013 naik 5,72% (yoy). Perlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Di sisi ekspor, tekanan terjadi terutama di sektor pertambangan seperti komoditas batu bara dan konsentrat mineral. Permintaan yang melemah, harga komoditas dunia yang turun, serta dampak kebijakan pelarangan ekspor mineral mentah adalah tiga hal yang menyebabkan hal tersebut. Selain itu, konsumsi pemerintah juga menurun sehingga turut berdampak terhadap perlambatan ekonomi. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study was to contribute information and as an evaluation of governance in the economy in the years 2004-2013. The agricultural sector is the backbone of the GDP of developing countries in general are traditionally based. Because somehow the country still adheres to subsistence agriculture. From subsistence farming, and then transition into mixed farming and diversification. The next one will turn again to the specialization of modern commercial agriculture. this is commonly referred to as transformation. This is evidenced by the change in the function of agricultural land into industrial land. decreased as a result of agricultural and industrial products has increased significantly. This has an impact on the Gross Domestic Product of Indonesia. Indonesia at the moment are in a situation where developing countries towards developed countries. where industrial agricultural country to country. contribution of agriculture to GDP Indonesia is not too big. Only 2.976% of GDP in the last 10 years. The results of this study is the incompatibility with expectations, where Indonesias economic growth in the first quarter of 2014 slowed. Noted, the economy grew 5.21% (year-on-year) in the first quarter, whereas the fourth quarter of 2013 rose 5.72% (year-on-year). This slowdown is caused by several factors. On the export side, the pressure occurs mainly in sectors such as the mining of coal and mineral concentrates. Weakening demand, falling world commodity prices, and the impact of a ban on exports of raw minerals policies are three things that cause it. In addition, government consumption also declined, contributing to the impact of the economic slowdown. © 2014 Universitas Negeri Semarang  
PERBEDAAN ANTARA PENGAJARAN METODE LANGSUNG DAN METODE TIDAK LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 MAKASSAR Kurniawan, Irvan; Ismail, Agus
Jurnal Penjaskesrek Vol 4, No 2 (2018): 23 oktober 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Mega Rezky Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.56 KB)

Abstract

This study aims to obtain clear information about the Difference between Teaching Direct Methods and Indirect Methods Against the Top Passing Ability in Volleyball Games in Class XI Students of SMK Negeri 1 Makassar. This study uses the experimental method with Mached by Subjects, abbreviated as the M-S pattern, which is the separation of the pairs of subjects each into the experimental group 1 and the experimental group 2 will automatically balance the two groups. Subjects In this study the sample was male students of class XI of SMK Negeri 1 Makassar with 22 students. The measurement in this study is the giving of a test (post-test) which is then given a score or number on student learning outcomes on the passing volleyball game using the direct method and indirect method. The data is then analyzed using the t test (t Test). Based on the analysis of the results of the research and discussion, it was found that there was an increase in the average ability in passing over the direct method while the passing of the indirect method obtained an average value of 29.0. indirect method.
PENGARUH PERMAINAN TARGET TERHADAP KETEPATAN BACKHAND SERVICE BULUTANGKIS PESERTA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS DI SMP NEGERI 8 MAKASSAR (Studi Eksperimen Pada Siswa Ekstrakulikuler SMP Negeri 8 Makassar) Kurniawan, Irvan; Cakrawijaya, Muhammad Hidayat
Jurnal Penjaskesrek Vol 4, No 1 (2018): 25 April 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Mega Rezky Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.812 KB)

Abstract

This research aims to figure out the effect of target games to the accuracy of backhand service on the participants of badminton extracurricular in SMP Negeri 8 Makassar. This research is an experimental research with one group pretest-posttest design with 12 times treatment. The subjects of this research are the participants of badminton extracurricular in SMP Negeri 8 Makassar for about 22 students. Service ability is measures by instrument of backhand service ability in James Poole’s book (1986:24). The data is analyzed by using t-test analysis and it is tested before for normality and homogeneity in advance. Based on the analysis of the research result and discussion, it is obtained the value of tcount at 18.585 with a significance value at 0.000. Mean value of pretest result is 12.82 and the mean value of posttest result is increase up to 20.05.
PENGARUH KOMPETENSI WIRAUSAHA, SKALA USAHA DAN SALURAN PEMASARAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA Kurniawan, Irvan; Hadi, Syamsu; Sakitri, Wijang
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29771

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh secara simultan dan parsial antara kompetensi wirausaha, skala usaha dan saluran pemasaran terhadap keberhasilan usaha di UMKM Getuk Goreng Sokaraja Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas.Objek penelitian adalah UMKM Getuk Goreng Sokaraja di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sumua populasi. Metode pengumpulan data dengan angket atau kuesioner.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif presentase, analisis uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan dan partial kompetensi wirausaha, skala usaha dan saluran pemasaran berpengaruh pada keberhasilan usaha sebesar 70,0 %. Secara parsial variabel kompetensi wirausaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha sebesar 46,1 %, skala usaha pada keberhasilan usaha sebesar 42,4% ,dan saluran pemasaran berpengaruh terhadap keberhasilan usaha sebesar 15,0 %. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu Bagi wiarusaha sebaiknya memperhatikan kompetensi beriwirausaha ketika memulai usahanya, sedangkan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menambah variabel lain selain variabel yang diteliti.
KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) INDONESIA TAHUN 2004-2013 Priyanto, Priyanto; Imtihan, S.A. Sifa; S, Mokhammad Dedik; Maghfuri, Novan Farid; Kurniawan, Irvan
Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v3i2.3849

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan informasi dan sebagai evaluasi kepemerintahan dalam perekonomian di tahun 2004-2013.  Sektor pertanian merupakan penopang utama GDP negara berkembang yang berbasis tradisional pada umumnya. Karena bagaimanapun juga negara tersebut masih menganut pertanian subsistem. Dari pertanian subsistem ini kemudian bertransisi ke pertanian campuran dan diversifikasi. Yang selanjutnya akan beralih lagi ke spesialisasi pertanian komersial yang modern. Hal ini biasa disebut dengan transformasi. Hal ini terbukti dengan berubahnya fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri. Akibatnya hasil pertanian mengalami penurunan, dan hasil industri mengalami peningkatan yang signifikan.Hal ini berimbas pada Gross Domestic Product Indonesia. Indonesia pada saat ini berada dalam keadaan dimana negara berkembang menuju negara maju. Dimana negara agraris menuju negara industri. Kontribusi sektor pertanian terhadap GDP indonesia memang tidak terlalu besar. Hanya 2,976 % terhadap GDP di 10 tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah tidak sesuainya dengan ekspektasi, dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2014 melambat. Tercatat, ekonomi hanya tumbuh 5,21% (yoy) di kuartal pertama ini, padahal kuartal IV tahun 2013 naik 5,72% (yoy). Perlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Di sisi ekspor, tekanan terjadi terutama di sektor pertambangan seperti komoditas batu bara dan konsentrat mineral. Permintaan yang melemah, harga komoditas dunia yang turun, serta dampak kebijakan pelarangan ekspor mineral mentah adalah tiga hal yang menyebabkan hal tersebut. Selain itu, konsumsi pemerintah juga menurun sehingga turut berdampak terhadap perlambatan ekonomi. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this study was to contribute information and as an evaluation of governance in the economy in the years 2004-2013. The agricultural sector is the backbone of the GDP of developing countries in general are traditionally based. Because somehow the country still adheres to subsistence agriculture. From subsistence farming, and then transition into mixed farming and diversification. The next one will turn again to the specialization of modern commercial agriculture. this is commonly referred to as transformation. This is evidenced by the change in the function of agricultural land into industrial land. decreased as a result of agricultural and industrial products has increased significantly. This has an impact on the Gross Domestic Product of Indonesia. Indonesia at the moment are in a situation where developing countries towards developed countries. where industrial agricultural country to country. contribution of agriculture to GDP Indonesia is not too big. Only 2.976% of GDP in the last 10 years. The results of this study is the incompatibility with expectations, where Indonesia's economic growth in the first quarter of 2014 slowed. Noted, the economy grew 5.21% (year-on-year) in the first quarter, whereas the fourth quarter of 2013 rose 5.72% (year-on-year). This slowdown is caused by several factors. On the export side, the pressure occurs mainly in sectors such as the mining of coal and mineral concentrates. Weakening demand, falling world commodity prices, and the impact of a ban on exports of raw minerals policies are three things that cause it. In addition, government consumption also declined, contributing to the impact of the economic slowdown. © 2014 Universitas Negeri Semarang  
PENGARUH KOMPETENSI WIRAUSAHA, SKALA USAHA DAN SALURAN PEMASARAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA Kurniawan, Irvan; Hadi, Syamsu; Sakitri, Wijang
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i1.29771

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh secara simultan dan parsial antara kompetensi wirausaha, skala usaha dan saluran pemasaran terhadap keberhasilan usaha di UMKM Getuk Goreng Sokaraja Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas.Objek penelitian adalah UMKM Getuk Goreng Sokaraja di Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sumua populasi. Metode pengumpulan data dengan angket atau kuesioner.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif presentase, analisis uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan dan partial kompetensi wirausaha, skala usaha dan saluran pemasaran berpengaruh pada keberhasilan usaha sebesar 70,0 %. Secara parsial variabel kompetensi wirausaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha sebesar 46,1 %, skala usaha pada keberhasilan usaha sebesar 42,4% ,dan saluran pemasaran berpengaruh terhadap keberhasilan usaha sebesar 15,0 %. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu Bagi wiarusaha sebaiknya memperhatikan kompetensi beriwirausaha ketika memulai usahanya, sedangkan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menambah variabel lain selain variabel yang diteliti.