cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA Taufik Aziz Jatmiko; Ahmad Supriyanto; Ahmad Nurabadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.963 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p11

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi ekstrakurikuler pramuka, mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif-korelasional. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket atau angket yang disebarkan kepada siswa sebanyak 364 siswa yang terbagi dalam 12 Sekolah Menengah Kejuruan di Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil, dan hasil tingkat kedisiplinan siswa memperoleh hasil sedang. Ada hubungan antara partisipasi ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang.Kata kunci : ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka, mendiskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitaif deskriptif-korelasional. Pengambilan data penelitian menggunakan angket atau kuesioner yang dikirim kepada siswa sebanyak 364 siswa, yang sudah dibagi kedalam 12 SMK Negeri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil sedang, dan tingkat kedisiplinan siswa mendapatkan hasil sedang. Ada hubungan antara keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Hubungan yang dihasilkan dari variabel keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa berkategori sedang.Kata Kunci: ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa
INTERNALISASI NILAI-NILAI PESANTREN BERBASIS MANAJEMEN ASRAMA Djamaluddin Perawironegoro; Hendro Widodo; Wantini Wantini; Mhd. Lailan Arqam
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p320

Abstract

Abstrak: Character education is still the main problem in national education, Pesantren as Islamic educational institution with a long history in realizing the goal of national education is still strong.  The excellence of Pesantren in the aspect of internalizing Islamic values that is comprehensively designed relevant with local traditions. In general, they only held general activities with the intention of being limited to the program's implementation. Until this stage, they do not yet have an effective method of internalization. This study aims to find and develop boarding school internalization methods based on boarding management. The method used is a qualitative approach case study type. The results showed that the internalization of Pesantren values was carried out through hostel management with planning, organizing, actuating, and evaluating daily activities that took place at the hostel. The values reflected in the sustainability activities at the hostel were orderly and implemented with full responsibility by the board hostel and students. Internalization of values managed by the hostel management approach becomes an effective and efficient means of achieving Pesantren goals. Keywords: internalization of value; hostel management; pesantren management Abstrak: Pendidikan karakter masih menjadi problem pokok dalam pendidikan nasional, Pesantren masih kukuh sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sejarah yang panjang dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Keunggulan pendidikan pesantren pada aspek internalisasi nilai-nilai Islam yang didesain secara komprehensif relevan dengan tradisi lokal. Pada umumnya Pesantren menyelenggarakan kegiatan normatif dengan maksud terbatas pada keterlaksanaan program. Sampai pada tahapan ini, pesantren belum memiliki metode internalisasi nilai yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan metode internalisasi pesantren berbasis manajemen asrama. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pesantren dilakukan melalui manajemen asrama dengan perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, dan evaluasi kegiatan-kegiatan harian yang berlangsung di asrama. Nilai-nilai pesantren direfleksikan dalam keberlangsungan kegiatan-kegiatan di asrama yang tertib dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab oleh pengurus asrama dan santri. Internalisasi nilai-nilai yang dikelola dengan pendekatan manajemen asrama menjadi sarana yang efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pesantren. Kata kunci : Internalisasi nilai; manajemen asrama; manajemen pesantren
MANAJEMEN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DI DAERAH TERTINGGAL Agus Gus Yanto; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.868 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p72

Abstract

Abstrak: Penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) pelaksanaan program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya / solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) Pelaksanaan program pembelajaran secara administratif menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Namun karena kondisi sekolah yang baik kondisi fasilitas dan prasanan serta kondisi siswa sehingga proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (6) Upaya / solusi mengenai faktor penghambat belajar merupakan dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan belajar yang bergantung pada sumber hambatannya. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menghadapi kekurangan sarana dan prasarana adalah dengan meminta bantuan lebih lanjut kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Keywords: management, learning, elementary school, disadvantaged remote area Abstrak: Penelitian ini bertjuan mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) implementasi program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya/solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Simpulan penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) implementasi program pembelajaran secara administrasi menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Akan tetapi karena kondisi sekolah baik dari faktor kondisi sarana dan prasanan dan juga faktor Keadaan siswa sehingga pada proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (3) evaluasi program pembelajaran yang dilakukan guru ada dua jenis evaluasi pembelajaran yaitu evaluasi sumatif yang mana dimaksudkan evaluasi sumatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk menentukan hasil dan perkembangan atau kemajuan belajar siswa, dan juga selain evaluasi sumatif guru juga menggunakan evaluasi formatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar dan mengajar, (4) faktor pendukung pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (5) faktor penghambat  pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (6) upaya/ solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran ada dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan pembelajaran yaitu tergantung dari sumber hambatan. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menangani kekurangan sarana dan prasarana yaitu dengan meminta bantuan lebih kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Kata kunci : manajemen, pembelajaran, sekolah dasar, daerah tertinggal
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PROGRAM DIPLOMA III KEPERAWATAN MELALUI PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT Raden Djadjang Afdoludin; HAR Tilaar; Santosa Murwani; Muhammad Arsyad Subu
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p370

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang penerapan konsep total quality management (TQM) dalam meningkatkan mutu Akademi Keperawatan Politeknik Kesehatan Jakarta. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang melibatkan mahasiswa, staf pengajar, dan staf administrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, focus group discussion dan seminar. Survei dilakukan sebelum tindakan siklus pertama untuk mendapatkan informasi tentang kondisi yang ada dan untuk mengidentifikasi potensi masalah. Hasil studi menunjukkan peningkatan kualitas institusi yang signifikan melalui empat pilar TQM. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. Kepuasan mahasiswa, kualitas akademik lulusan meningkat, yang menunjukkan fokus manajemen pada kepuasan pelanggan. Fasilitas pendidikan, Peningkatan pelayanan akademik dan administrasi menunjukkan telah dilakukan upaya peningkatan pelayanan kepada mahasiswa. Perbaikan kampus meningkat. Hal itu telah dilakukan pula peningkatan kualitas sumber daya manusia berupa pendidikan lanjutan sebagai honorarium. Oleh karena itu, implementasi pilar TQM secara terus menerus menjadi sangat penting. Keywords:  Total quality management, customer satisfaction, quality improvement, nursing. Abstrak: Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi tentang pelaksanaan konsep manajemen kualitas total (TQM) dalam meningkatkan kualitas Akademi Keperawatan, Poltekkes Kesehatan Jakarta. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam tiga siklus yang melibatkan mahasiswa, staf pengajar, dan staf administrasi akademi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, focus group discussion (FGD) dan seminar. Survey dilakukan sebelum siklus pertama dari tindakan untuk memperoleh informasi tentang kondisi yang ada dan untuk mengidentifikasi potensi masalah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. Kepuasan mahasiswa, mutu lulusan akademik  meningkat, yang  menunjukan pengelolaan telah berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Fasilitas pendidikan, pelayanan akademik dan administrasi meningkat, menunjukan bahwa telah dilakukan upaya peningkatankan pelayanan kepada mahasiswa. Perbaikan lingkungan kampus meningkat. Telah dilakukan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bentuk pendidikan lanjutan sebagai penghargaan. Oleh karena itu pelaksanaan terus menerus dari pilar-pilar TQM  sangat penting. Kata kunci : Total qualitas manajemen, kepuasan pelanggan, peningkatan kualitas, Keperawatan
PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Dian Laili Eka Prastiwi; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.155 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p19

Abstract

Abstrak: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma’arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma’arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma’arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma’arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma’arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma’arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma’arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Friska Fridiana Putri; Ibrahim Bafadal; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.708 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p84

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah dicapai oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah menengah atas, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah menengah, dan (4) Faktor penghambat berprestasi kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SDN Malang Tunjungsekar 1 Malang. dengan kepala sekolah menjadi kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini adalah, (1) Kepala sekolah berprestasi sangat banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang hingga tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Keywords: Leadership, principal's leadership, achievement Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah diraih oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, dan (4) Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah berprestasi di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana hal tersebut untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang, dengan sumber kepala sekolah dan guru. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah berprestasi memiliki prestasi yang banyak serta sekolah yang dipimpinnya memiliki prestasi yang banyak dalam berbagai bidang hingga level tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki karakteristik yang disiplin, memiliki pengalaman berprestasi yang banyak, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, kepemimpinan kepala sekolah prestasi 
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL Anne Sarmono; Achmad Supriyanto; Agus Timan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.232 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p38

Abstract

Abstrak: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) telah diselenggarakan secara internal di setiap jenis dan jenjang, sekolah, termasuk sekolah menengah kejuruan. Penjaminan mutu pendidikan yang baik merupakan “sistem peringatan dini” sehingga kita dapat mengatasi masalah dari tahap awal sebelum menjadi berbahaya, yang berakibat pada sulitnya diperbaiki dan anggaran yang lebih besar. Oleh karena itu, sistem penjaminan mutu memang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) di SMK melalui penerapan SPMP internal, serta untuk mengetahui kendala dan pendukung keberhasilan. Metode penelitian menggunakan analisis deskripsi dengan melihat kondisi, membandingkannya dengan indikator pelaksanaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan TQM pada SPMP internal belum sepenuhnya dilaksanakan. Manajemen mutu, Pernyataan visi, rencana rinci, penghargaan prestasi, kepemimpinan, orientasi kualitas, budaya, komunikasi, perlawanan karyawan, dan sumber daya yang belum cukup menjadi penghambat. Di sisi lain, pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan dan keterlibatan karyawan, fokus pelanggan, dan komitmen para pemimpin puncak, merupakan pendukung keberhasilan implementasi.Key Words: Educational Quality Assurance System, Total Quality Management Abstrak. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) internal telah diterapkan di sekolah-sekolah dalam berbagai tingkatan, termasuk pada sekolah kejuruan. Sebuah sistem penjaminan mutu internal yang berjalan dengan baik merupakan “early warning system” atau sistem peringatan dini yang diharapkan dapat segera memperbaiki keadaan sebelum menjadi semakin parah, sehingga sulit diperbaiki dan berbiaya semakin mahal. Dengan demikian SPMP internal merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi dari Manajemen Mutu Terpadu (MMT) pada sekolah kejuruan melalui penerapan SPMP internal dan mengetahui penghambat dan pendukungnya. Metode penelitian menggunakan analisis deskripsi dengan menelaah kondisi dan membandingkannya dengan indikator implementasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan MMT belum dilaksanakan sepenuhnya pada SPMP internal. Manajemen kualitas, pernyataan visi, pendetailan rencana, penghargaan prestasi, kepemimpinan, budaya orientasi mutu, komunikasi, resistensi pegawai, dan sumberdaya, yang belum memadai menjadi penghambat. Di lain pihak, pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan dan pelibatan karyawan, fokus pelanggan, dan komitmen pemimpin puncak, menjadi pendukung keberhasilan implementasi.Kata kunci : Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, Manajemen Mutu Terpadu 
ANALISIS KEPUASAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN EVALUASI HASIL BELAJAR ONLINE Dwi Ayu Kusumawardhani; Burhanuddin Burhanuddin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.977 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p90

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat harapan peserta didik tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (2) tingkat realitas menurut persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (3) perbedaan harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan One Way Anova. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) tingkat siswa Harapan tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang berada pada kategori cukup puas; (2) Ternyata Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online dinilai cukup memuaskan; (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Keywords: student satisfaction; Online learning outcomes evaluation services Abstak: Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan: (1) tingkat harapan peserta didik tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (2) tingkat realitas menurut persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Pembelajaran Online di SMK Negeri 3 Malang; (3) perbedaan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan One Way Anova. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) tingkat harapan siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang berada dalam kategori cukup puas; (2) pada kenyataannya Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online berada dalam kategori cukup puas; (3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di Sekolah Menengah Kejuruan 3 Malang. Kata kunci : kepuasan peserta didik; evaluasi layanan hasil belajar Online
PETA KAJIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI INDONESIA Fetty Ernawati; Muhammad Munadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p1

Abstract

Abstract: This study aims to map educational management studies in Indonesia, which includes the mapping of educational management studies in state and private colleges; as well as the comparison between the number of scientific journals and the number of educational management study programs from all levels of higher education in Indonesia. This study employed quantitative research methods and its data sources were originated from documents available on the website of Sinta Kemenristek/BRIN. The data were analyzed by employing descriptive statistics and explained by using descriptive narrations. The results show that there are 48 subjects of educational management studies in Indonesia and there are 299 authors who conduct studies on these subjects. These studies were published by 24 scientific journals. The subjects of educational management and Islamic educational management studies have the most sub-studies compared to other study subjects, including 12 sub-studies offered by these scientific journals. Moreover, there are 7 scientific journals owned by private Islamic colleges, 6 scientific journals owned by state colleges, 2 scientific journals owned by private colleges, and 1 scientific journals owned by a scientific community. Keywords: Educational management; mapping scientific journals Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kajian manajemen pendidikan di Indonesia, yang mencakup pemetaan kajian manajemen pendidikan di PTN dan PTS; serta perbandingan antara jumlah jurnal dengan jumlah program studi manajemen pendidikan dari semua jenjang pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data dari dokumen di website sinta Kemenristek/BRIN. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan dijelaskan dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subyek kajian manajemen pendidikan di Indonesia tercatat sejumlah 48 dan terdapat 299 orang penulis yang mengkajinya. Terwadahi dalam jurnal yang berjumlah 24 jurnal. Subyek kajian Education Management/Islamic Education Management juga paling banyak memiliki sub kajian dibandingkan subyek kajian lainnya yaitu memiliki 12 sub kajian yang ditawarkan oleh jurnal. Jurnal terbanyak dimiliki oleh PTKIN yaitu 8 jurnal dan PTKIS dengan 7 jurnal, selebihnya 6 jurnal dari PTN, 2 jurnal dari PTS dan 1 jurnal dari komunitas keilmuan. Kata kunci: Peta kajian jurnal; manajemen pendidikan
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BROADCASTING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Ahmat Hanafi; Nurul Ulfatin; Wildan Zulkarnain
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.218 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p52

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara mendetail kegiatan ekstrakurikuler penyiaran dalam meningkatkan kreativitas siswa di SMKN 4 Malang, yang dimulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan kreativitas yang diperoleh siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus untuk memperoleh sifat deskriptif, komprehensif, dan insentif. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan kreativitas yang diperoleh siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler penyiaran di SMKN 4 Malang. Kata Kunci : pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, penyiaran, kreativitas Abstrak : Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan secara rinci mengenai kegiatan ekstrakurikuler penyiaran dalam meningkatkan kreativitas peserta didik di SMKN 4 Kota Malang, yang dimulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan kreatif yang didapat oleh peserta didik. Penelitian ini dilakukan pendekatan kualitatif penelitian jenis studi kasus untuk memperoleh deskriptif secara alamiah, dan insentif. Hasil PADA Penelitian Penyanyi menjelaskan Mengenai activities Perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, Evaluasi, Dan Kreativitas APA Yang didapat Oleh Peserta didik hearts mengikuti activities Ekstrakurikuler penyiaran di SMKN 4 Kota Malang.Kata Kunci : manajemen kegiatan ekstrakurikuler, penyiaran , kreativitas

Page 1 of 19 | Total Record : 186