cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 1,713 Documents
PERBANDINGAN HUKUM BANK KONVENSIONAL DENGAN BANK SYARI’AH DALAM MEMBERIKAN KREDIT ATAU PEMBIAYAAN PADA NASABAH DI KOTA BUKITTINGGI ( PADA BANK MANDIRI DAN BANK SYARI’AH MANDIRI KOTA BUKITTINGGI ) Suhardi M.Ag
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1607

Abstract

This research is a study of Conventional Banks and Shariah Banks in providing credit to Customers. In the State of Indonesia there are two types of banks, namely, the first is a conventional bank with an interest system and the second is a syariah bank with a profit sharing system. At this Bank there are fundamental differences when viewed from the way the Bank distributes funds to the public, the Conventional Bank that we are familiar with the interest system and the Sharia Bank with the profit sharing system. The focus of the problem in this research is the similarities and differences between Conventional Banks and Sharia Banks in financing or crediting customers, and which banks are preferred by the public in conducting banking activities. In this study the authors use the Legal Juridical Sociological method which is a study that emphasizes the legal aspects (applicable legislation) regarding the issues to be discussed and how the implementation of the written provisions in the field, the authors also use interview techniques to find out how the bank's performance in practice. Based on the results of the study it can be concluded that basically the Conventional Bank and the Sharia Bank are equally channeling funds to the public, the fundamental difference is the financial principles used, namely the Conventional Bank with interest and Sharia Bank with profit sharing. Another difference is in the sector that can be financed. At Conventional Banks all sectors can be given credit, but at the Sharia Bank the sector to be financed must be a halal sector, so that the money given and received by the Bank is something that is lawful in accordance with Islamic Sharia. Keywords: Comparison, Banks, Conventional, Shariah.
KAJIAN TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONTITUSI NOMOR 46/PUU-VIII/2010 MENGENAI STATUS ANAK M.Ag, Suhardi
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1608

Abstract

Uji materi yang diajukan Hj. Aisyah Mochtar kepada MK mengenai ketentuan Pasal 2 dan Pasal 43 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan terhadap pasal 28 B ayat (1) dan (2) UUD 1945 terkait dengan hak asasi anak dan pasal 28 D UUD 1945 terkait hak setiap orang atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum. Pasal 2 UU No. 1 Tahun 1974, terkait dengan perkawinan yang sah adalah perkawinaan yang tercatat pada lembaga pekawinan. Sedangkan pasal 43 UU No. 1 Tahun 1974, terkait dengan status anak luar nikah. Uji materi tersebut dikabulkan dalam putusan No. 46/PUU-VIII/2010. Yang menjadi permasalahan adalah : 1) Bagaimana duduk perkara dalam putusan MK No.46/PUU-VIII/2010 tentang status anak? 2) Bagaimanakah pertimbangan hukum dan amar putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 status anak? 3) Analisa Putusan MK No. Putusan 46/PUU-VIII/2010 status anak? Kata kunci : Status Anak
ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DAN AKIBAT HUKUM JIKA TERJADI WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN KONSUMEN DI INDONESIA Suhardi M.Ag
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1609

Abstract

Dalam Pasal 1329 KUH Perdata, perjanjian dibedakan menjadi 2 (dua) macam, yaitu perjanjian bernama (nominaat) dan perjanjian tidak bernama (innominaat). Kontrak atau perjanjian berkembang pada saat ini sebagai konsekuensi yang logis dari berkembangnya kerjasama bisnis antar pelaku bisnis. Dalam suatu perjanjian itu terdapat satu pihak mengikatkan dirinya kepada pihak lain. Pembiayaan konsumen adalah perjanjian yang tidak diatur secara khusus dalam KUH Perdata, tetapi oleh karena buku III KUH Perdata menganut sistem terbuka, maka para pihak boleh membuat perjanjian yang tidak diatur secara khusus dalam KUH Perdata. Dengan demikian perjanjian Pembiayaan konsumen sebagai suatu perjanjian Innominaat juga tunduk kepada ketentuan umum tentang perjanjian. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, dimana penulis dapat meneliti dan dapat pula mempelajari norma-norma yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan ataupun norma yang mengatur tentang Asas kebebasan berkontrak menurut KUH Perdata sehingga dalam pelaksanaanya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan tentang bagaimana penerapan perjanjian Pembiayaan konsumen di Indonesia dan bagaimana akibat hukum jika terjadi wanprestasi dalam perjanjian Pembiayaan konsumen. Pertama, pada dasarnya perjanjian Pembiayaan konsumen di Indonesia dilakukan seperti perjanjian-perjanjian lain pada umumnya. Perjanjian Pembiayaan konsumen bukan seperti perjanjian jual beli ataupun sewa menyewa, namun perjanjian Pembiayaan konsumen merupakan gabungan dari keduanya yang diaplikasikan dengan cara para pihak melakukan hak dan kewajiban dalam perjanjian seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kedua, akibat hukumnya jika terjadi wanprestasi, maka perjanjian tersebut tidak perlu dimintakan pembatalan, tapi dengan sendirinya sudah batal demi, namun ketentuan Pasal 1266 ayat 2 menjelaskan bahwa akibat hukum wanprestasi tidak batal demi hukum, namun harus dimintakan pembatalan kepada hakim. Selanjutnya Pasal 1244- Pasal 1252 KUHPerdata menjelaskan mengenai ganti rugi atas wanprestasi yaitu, dengan membayar kerugian nyata yang dialami, ongkos-ongkos yang digunakan, serta dibolehkan untuk menuntuk kehilangan keuntungan yang di harapkan. Kata kunci : Perjanjian, pembiayaan konsumen,akibat hukum,wanprestasi
PELUNASAN BARANG GADAI DI KAMPUNG PADANG CUPAK DITINJAU DARI HUKUM ISLAM Suhardi M.Ag
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1610

Abstract

Maksud dari judul ini adalah bagaimana kedudukan hukum pelunasan barang gadai dengan mengkonversi nilai rupiah kepada emas ditinjau dari hukum Islam, pelunasan barang gadai dilakukan setelah beberapa tahun berjalan (kedepan) dan dalam penebusan sawah yang digadaikanpenerima gadai mendapatkan keuntungan dari pelunasan. Sementara penerima gadai juga telah memanfaatkan sawah yang digadaikan. Motivasi penulis dalam membahas judul atau persoalan ini dilatarbelakangi oleh terjadinya beberapa kasus dalam pelunasan barang gadai, yang manaterjadi beda pendapat antara penggadai dengan penerima gadai. Penggadai seharusnya menebus barang gadainya dengan harga uang yang dipinjam dan tidak melebihi dari pinjamannya, saat pelunasan dilakukan tidak terdapat kerugian terhadap penggadai.tetapi justru sebaliknya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan data kualitatif yaitu, sebuah penelitian yang dilihat berdasarkan makna yang terkandung dalam setiap gejala-gejala maupun peristiwa yang ada untuk mengumpulkan dan menganalisis data dilapangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan gadai sawah di Padang Cupak dan penerima gadai yang disebut sebagai informan kunci untuk membantu penulis dalam mengumpulkan data-data di lapangan. Dalam pengumpulan data dilapangan metode yang penulis gunakan adalah melalui wawancara terhadap responden yaitu penggadai dan penerima gadai. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat digambarkan bahwa,mengkonversi nilai rupiah kepada emas munurut Islam yaitu hukumnya boleh karena merupakan suatu keadilan bagi penggadai dan penerima gadai. Adapun pelunasan barang gadai di Kampung Padang Cupak dengan mempertimbangkan kenaikan harga emas sudah sesuai dengan prinsip hukum Islam. Namun dalam praktek mengkonversi nilai uang dengan emas yang dilakukan masyarakat Kampung Padang Cupak belum sesuai dengan hukum Islam masih terjadi penyimpangan. Terutama penerima gadai hanya memperkirakan saja tidak menghitung harga emas pada saat transaksi gadai dan pelunasan, maka pihak penggadai selalu betrada pada posisi yang dirugikan
ANALISIS KUALITAS KUE SUS DENGAN PENAMBAHAN IKAN PATIN Asty, Wina; Mayaroh, Yuyun
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1853

Abstract

Choux paste merupakan salah satu jenis pastry dengan karakteristik ringan namun volume besar dan dikembangkan dengan kuat dengan sel besar. Choux paste sering juga disebut dengan kue sus yang didefinisikan sebagai kue yang bertekstur lembut dan kopong bagian dalamnya, sehingga dapat diisi dengan vla beraneka rasa. Sementara itu salah satu ikan yang banyak dibudidayakan di Dharmasraya adalah ikan patin. Ikan patin mengandung kadar protein esensial serta mengandung lisin dan arginin yang lebih tinggi dibandingkan dengan protein susu dan daging Sehingga kue sus yang dihasilkan dengan penambahan ikan patin memiliki tambahan nilai gizi bagi yang mengkonsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kue sus dengan penambahan ikan patin sebanyak 50%, 75%, dan 100% terhadap warna, bentuk, ukuran, aroma, tekstur, dan rasa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni (true eksperimen) dengan metode rancangan acak lengkap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 dan berlokasi di Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Variabel bebas adalah penggunaan ikan patin 0% (X1), 50% (X2), 75%(X3), 100% (X4), variabel terikat (Y) adalah kualitas warna, bentuk, ukuran aroma, tekstur, dan rasa. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari uji organoleptik yang melibatkan 5 orang panelis ahli yang merupakan satu dosen Program Studi Perhotelan, dan empat orang ahli dibidang Pastry & Bakery Hotel Pusako Bukittinggi. Data yang diperoleh diolah secara statistik menggunakan ANAVA. Hasil uji organoleptik dari kelima perlakuan dengan penggunaan ikan patin terhadap kualitas kue sus mengungkapkan bahwa kualitas warna (kuning keemasan) dengan skor tertinggi 3,1 pada penggunaan ikan patin sebanyak 50%. Kualitas bentuk (bulat bergerigi dan kopong) dengan skor tertinggi 2,9 pada penggunaan ikan patin sebesar 50%. Kualitas ukuran (3 cm) dengan skor tertinggi 3,4 pada penggunaan ikan patin sebesar 50%. Kualitas aroma (harum) dengan skor tertinggi 3,1 pada penggunaan ikan patin sebesar 100%. Kualitas tekstur (lembut) dengan skor tertinggi 3,1 pada penggunaan ikan patin sebesar 50%. Dan pada kualitas rasa (gurih) dengan skor tertinggi 2,9 pada penggunaan ikan patin 50% dan 75%. Kata Kunci : Kualitas Kue Sus, Penambahan Ikan Patin.
Analisis Loyalitas Terhadap Kinerja Karyawan Restoran Di Grand Rocky Hotel Bukittinggi Wina Asty; Krismawati Krismawati
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1854

Abstract

Grand Rocky Hotel Bukittinggi merupakan salah satu hotel bintang 4 (****) yang terletak di Jl. Yos Sudarso No. 29 Benteng Bukittinggi Sumatera Barat. Restoran di Grand Rocky Hotel Bukittinggi bernama Eva’s Restoran, yang memiliki kapasitas 120 seat. Dalam operasional sebuah restoran kita harus memperhatikan loyalitas dan kinerja karyawan. Indikator loyalitas meliputi ketaatan atau kepatuhan, tanggung jawab, pengabdian dan kejujuran (Syaidam, 2000:484). Indikator kinerja meliputi kualitas, kuantitas, ketetapan waktu, efektivitas dan kemandirian (Robbins, 2006:260). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat pospositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci (Sugiyono, 2014:9). Populasi penelitian ini meliputi seluruh karyawan di Eva’s Restoran Grand Rocky Hotel Bukittinggi yang berjumlah 13 orang yang meliputi loyalitas terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa karyawan Eva’s Restoran sangat loyal, karena dilihat dari segi tanggung jawab, pengabdian dan kejujuran. Sedangkan kinerja karyawan Eva’s Restoran yang dilihat dari kualitas dan kuantitas belum baik, tetapi dalam segi ketepatan waktu dalam melayani tamu, efektifitas dan kemandirian sudah baik. Kata Kunci: Loyalitas, Kinerja
ANALISIS MANAJEMEN OPERASI BANQUET SECTION DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI HOTEL PUSAKO BUKITINGGI Wina Asty; Junaldi Junaldi
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v11i75.1852

Abstract

adalah salah satu usaha yang bergerak dalam bidang jasa untuk mencari keuntungan melalui suatu pelayanan kepada tamunya yang menginap seperti pelayanan kantor depan, tata graha, makanan dan minuman, MICE, serta rekreasi. Terurama hotel besar yang mempunyai segmen pasar yang potensial lah yang diharapkan akan memaksimalkan semua produk, sarana dan prasana dan pelayananya. Maka dari itu setiap manajer disetiap departemen dituntut dalam pengelola departemen dengan baik terutama manajemen operasi.Manejemen operasi mengandung unsur adanya kegiatan yang dilakukan untuk dengan mengkordinasikan berbagai kegiatan dan sumber daya untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Hotel Pusako selain menjual kamar , hotel Pusako juga menawarkan fasilitas meeting room dan convention hall nya untuk acara-acara kedinasan seperti meeting , conference ,wedding, garden party dan lainya. Hal ini tidak di pungkiri menambah income dari Hotel Pusako sendri selain penjualan kamar. Melihat fasilitas ruang meeting dan convention hall yang banyak dan luas Hotel Pusako meliki. Dari hasil obesrvasi peneliti terjadi jadi penurunan produktivitas di Banquet section dari 2015 sampai 2017 dengan adanya pergantian manajemen membuat karyawan meninggalkan Hotel Pusako Bukit tertman banquet section.Jenis Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 8 orang yang terdiri dari karyawan F& B service. Penelitian yang dilakukan dapat di analisis bahwa Manajemen operasi di Banquet section di Hotel Pusako tidak berjalan dengan baik maka berdampak kepada produktivitas yang dihasilkan karena terjadi penuruanan produktivitas yang dilihat dari income Hotel Pusako di setiap tahunnya . Seperti dilihat dari penggunaan ruang meeting di tahun 2014 penggunaan ruang meeting mencapai 183 dan terjadinya penurunan drastis yang bermulai pada tahun 2016 yaitu sebayak 93 kali , dan pada tahun 2017 dari bulan Januari sampi Juli hanya di gunakan sebanyak 14 x. Hal ini juga berpangaruh kepada income yang mana pada total income dari tahun 2014 penggunaan, total pax ,room dan penggunaan itu mencapai Rp 2.013.000.000 tetapi terjadinya penurunnan jauh pada tahun 2017 total income sebanyak Rp 342.100.000 yang di kalkulasikan dari bulan Januari sampai Juli 2017. Kata kunci : manajemen operasi, produktivitas
ANALISIS PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG RESIKO PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR PASCA BENCANA BANJIR DI PANGKALAN KOTO BARU LIMA PULUH KOTA Vevi Kurniawati
Menara Ilmu Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v12i7.2790

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Banjir dapat disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya dan aliran permukaan yang berlebihan dengan intensitas curah hujan yang tinggi serta dengan durasi yang lama. Di Indonesia pada tahun 2015 didapatkan 525 kejadian, pada tahun 2016 kejadian meningkat yaitu 824 kejadian. Di lima puluh kota Sumatera Barat khususnya di kecamatan Pangkalan Koto Baru, banjir sering terjadi hampir tiap tahun terutama pada waktu musim hujan, pada daerah tersebut dilintasi oleh aliran sungai, sehingga air sungai meluap ke daerah sekitar. Banjir dapat meningkatkan penyebaran penyakit menular. Untuk mengatasi hal tersebut tentunya harus didukung oleh pengetahuan yang baik terkait dengan resiko penyebaran penyakit menular agar masyarakat dapat mengantisipasi untuk menghindari penyebaran penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang resiko penyebaran penyakit menular pasca banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan masyarakat tentang resiko penyebaran penyakit menular pasca banjir sudah baik yaitu sebanyak 57 orang (95%). Diharapkan kepada masyarakat untuk terus mempertahankan pengetahuannya dan juga agar pemerintah terkait dapat membuat program yang dapat mempertahankan pengetahuan masyarakat untuk terus termotivasi dalam mengantisipasi penyebaran penyakit menular pasca banjir melalui program kerja Puskesmas.Kata Kunci : Pengetahuan, Penyakit menular, pasca banjir
EFEKTIFITAS EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (PUNICAGRANATUM) SECARA TOPIKAL TERHADAP PROSES PEMBENTUKAN KEMBALI (REMODELLING) PADA FRAKTUR TULANG PAHA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR BETINA (RATTUSNORVEGICUS) Edrizal, Busman, Yolanda Novera
Menara Ilmu Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i10.1618

Abstract

Abstrak: Tulang memiliki beberapa jaringan yang dinamis serta mengalami pembaharuan secara konstan yang disebut dengan proses remodeling, Proses remodeling melibatkan osteoblas dan osteoklas melalui mekanisme signal parakin dan endokrin, Upaya yang dilakukan dalam mencegah dan mengobati penyakit tulang dapat dilakukan dengan mengembangkan obat-obatan khusus pada pengobatan tradisional yang berasal dari tanaman atau buah-buahan dan salah satunya adalah ekstrak kulit buah delima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat kandungan ekstrak kulit buah delima terhadap proses pembentukan kembali (remodelling) pada fraktur tulang paha pada tikus putih Galur wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan control group post test only design. Penelitian dilakukan di Laboratorium Farmakologi Universitas Andalas dan Labor Patologi Anatomi Rumah Sakit Islam Siti Rahmah pada bulan September 2018 – Februari 2019. Populasi penelitian ini adalah mencit putih betina, total sampel masing-masing kelompok adalah 20 ekor. Sampel dikelompokkan menjadi 4 kelompok dengan 4 perlakuan yaitu control negative, ekstak Punica 25%, 50% dan 75% sehingga didapatkan total sampel sejumlah 20 ekor mencit menggunakan uji one way anova.Hasil penelitian diperoleh rata-rata pembentukan osteoblas dan osteoklas pada tikus lebih banyak pada kelompok perlakuan dengan konsentrasi 75% dan terdapat manfaat kandungan ekstrak kulit buah delima terhadap proses pembentukan kembali (remodelling) pada fraktur tulang paha pada tikus putih Galur wistar dengan nilai p=0,000
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE DAN LIKUIDITAS TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014 – 2018 Enny Arita, Rishendri Mukhtar
Menara Ilmu Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i10.1619

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Leverage dan Likuiditas Terhadap CSR pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Periode 2014 – 2018. Yang menjadi objek penelitian adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2014 – 2018. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman periode 2014 – 2018. Analisis ini diuji dengan menggunakan SPSS. Dari penelitian yang dilakukan diketahui berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa profitabilitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap CSR karena nilai signifikan < 0.05. Sedangkan Likuiditas dan Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap CSR karena nilai signifikan > 0.05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruhnya Profitabilitas, Leverage dan Likuiditas mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap CSR sebesar 13.6%, sedangkan sisanya sebesar 86.4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak digunakan dalam model regresi penelitian ini. Keywords: Profitabilitas, Leverage dan Likuiditas dan CSR

Page 1 of 172 | Total Record : 1713


Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 April 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue