cover
Contact Name
Ahmad Rizal Sultan
Contact Email
-
Phone
+62411585367
Journal Mail Official
jurnal-elektrika@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro Kampus 2 Moncongloe Jl. Tamalanrea Raya (BTP) Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elekterika
ISSN : 14128764     EISSN : 26560143     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/elekterika
Jurnal Teknologi Elekterika: Jurnal penelitian PNUP sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian bidang rumpun elektro dan informatika yaitu teknik listrik, energi, elektronika, kontrol, telekomunikasi, komputer dan jaringan, dan Multimedia.
Articles 105 Documents
Sampul Jurnal Elekterika No 2, Vol 15 sampul sampul
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 2, No 2 (2018): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampul
Sampul Jurnal Elekterika No 1, Vol 3 sampul sampul
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampul
Sampul Jurnal Elekterika No 2, Vol 16 sampul sampul
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 3, No 2 (2019): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

sampul
ANALISIS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH 20 KV AREA KENDARI Gaffar, Ahmad
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.606 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1497

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui penyebab dari Malfunction-nya Directional Ground Fault Relay yang berfungsi untuk memproteksi jaringan Express Feeder 2 yang menghubungkan antara GI Puwatu dan PLTD Wua-wua. Kondisi sistem yang awalnya berjalan secara normal, secara mendadak berubah menjadi Black Out. Sistem mengalami black out, beberapa saat setelah gangguan muncul pada Express Feeder (2) Gardu Induk (GI) Puwatu – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Wua wua dan mengakibatkan under frequency. Kondisi Black Out tersebut  berlangsung cukup lama, hingga akhirnya  sistem mulai normal kembali. Untuk mencapai tujuan tersebut, pertama tama  dilakukan perhitungan Arus hubung singkat, kemudian dibandingkan dengan keadaan pada saat gangguan. Rekonstruksi gangguan juga dilakukan guna mengetahui seperti apa kondisi relay pada saat gangguan terjadi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui penyebab malfunction-nya Directional Ground Fault Relay, meliputi  nilai arus hubung singkatnya, lokasi dari gangguannya hingga karakteristik dari gangguan itu sendiri. Arus hubung singkat yang terjadi sebesar 171 A sdang arus setting relay sebesar 26 A;  waktu dari gangguan yang terjadi sebesar 129,048 milidetik dan nilai settingan waktu pada relay adalah sebesar 473 milidetik sehingga Relai Gangguan Tanah Berarah ( Directional Ground Fault Relay ) tidak trip disebabkan karena selang waktu dari gangguan lebih cepat dari pada waktu setting pada relai, sehingga sampai gangguan selesai terjadi, relai hanya mengalami Pick Up
ANALISIS JATUH TEGANGAN PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH PT. PLN (Persero) RAYON TAKALAR Bini, Thalib
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.96 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1498

Abstract

Penelitian ini bertujuan disamping untuk mengetahui apakah  jatuh tegangan masih dalam batas  batas yang ditetapkan  dan bagaimana  pengaruhnya terhadap konsumen juga untuk mengetahui  bagaimana cara menanggulanginya.  Mengingat meningkatnya permintaan tenaga listrik dari tahun ketahun menyebabkan rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan juga bertambah besar karena  saluran yang cukup panjang serta beban yang terus bertambah, sehingga dalam penyaluran daya listrik tersebut akan terjadi jatuh tegangan (voltage drop) sepanjang saluran yang dilaluinya.Penelitian ini dilaksanakan pada jaringan tegangan rendah pada PT. PLN Rayon Takalar dan difokuskan pada beberapa gardu distribusi dengan analisa data yang diperoleh di lapangan menggunakan beberapa persamaan dasar.Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu tegangan di sisi pengiriman dan tegangan pada sisi konsumen. Jatuh tegangan yang sesuai dengan standar  adalah ± 5% dari nilai tegangan nominalnya. Penelitian ini diawali  dengan studi pustaka, dilanjutkan dengan pengumpulan data lapangan berupa pengukuran tegangan pada sisi pengirim melalui panel dan pada sisi penerima (konsumen)  dengan mengukur langsung. Selama Pengambiln data selalu didampingi oleh staf PLN rayon Takalar sehngga senuanya berjalan lancar. Data data yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk menghitung jatuh tegangan dan hasilnya dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif.  Hasil  analisis diperoleh bahwa jatuh tegangan yang terjadi pada 5 gardu di Rayon Takalar rata-rata diatas 10% dan penyebab terjadinya jatuh tegangan terbagi 2 yaitu teknis dan non teknis. Solusi penanggulangannya pun dilakukan baik secara teknis maupun  non teknis
KELOMPOK TANI TERNAK AYAM KAMPUNG DI DESA BUNGAEJAYA GOWA Aksan, Aksan
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.793 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1499

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini diselenggarakan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Bungaejaya dalam membuat mesin penetasan mesin telur ayam lokal semi-otomatis , sehingga metode tradisional untuk penetasanayam lokal tidak lagi digunakan, tetapi peralatan yang menggunakan yaitu telur ayam inkubator sebagai penetasan telur alat. Warga desa Bungaejaya telah mengembangkan jumlah ayam negeri dengan cara penetasan telur melalui induk  ayam. Pelaksanaan penetasan telur seperti metode ini memberikan hasil jumlah populasi ayam negeri tidak tumbuh karena terbatasnya jumlah telur yang ditetaskan oleh induk ayam sangat terbatas. Oleh karena itu, tim dari Politeknik Negeri Ujung Pandang mengadakan kegiatan ini kepada masyarakat di desa Bungaejaya. Metode ini diterapkan sehingga orang termotivasi untuk mengubah dan mengembangkan cara menetas dari ayam ke inkubator telur. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: 1) memperkenalkan semi telur inkubator otomatis kepada masyarakat melalui pendidikan, demonstrasi ; 2) menjelaskan sistem operasi dari mesin penetasan telur; 3) melakukan pelatihan untuk menciptakan inkubator telur semi otomatis; 4) memberikan contoh aplikasi melalui mengisi inkubator dengan 50 telur; 5) membantu dalam kegiatan masyarakat dari sukses aplikasi inkubator telur menetas telur. Dalam kegiatan ini hasil yang diperoleh sebagai berikut: 1) penduduk desa sangat antusias dengan kegiatan konseling ini; 2) warga sangat antusias untuk membuat inkubator telur secara independen; 3) warga desa menerapkan proses dengan mengisi 50 telur dalam inkubator telur.
PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK OLAHAN SALAK DI KECAMATAN MALUA ENREKANG Bone, Sulhan
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.949 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1500

Abstract

Tujuan dari diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita tani (KWT) kabupaten Malua dalam mengoperasikan, memelihara dan memperbaiki mesin produksi keripik salak, pengolahan salak menjadi produk lain dan memilih jenis kemasan sesuai dengan jenis dan kondisi produk, serta melakukan pengemasan produk yang tepat dan memiliki estetika yang tinggi. KWT memperoleh sumbangan dari mesin pembuat chip dari pemerintah Kabupaten Enrekang; Oleh karena itu KWT dapat meningkatkan bisnis produksi keripik salak untuk beberapa bulan. Sejak mesin pembuat keripik dalam suatu keluar dari kondisi rangka (menggoreng kontrol dan peralatan pengeringan tidak dapat bekerja dengan baik) keripik salak tidak diproduksi lagi. Sementara produk olahan salak lain seperti selai salak, salak mentega, sirup salak, manisan salak dan acar salak, yang tidak diproduksi oleh KWT karena mereka tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan produk salak olahan lainnya tertentu. Selain itu, teknik kemasan produk makanan olahan tetap menarik (rendah) dan metode penyimpanan yang tidak tepat. Oleh karena itu, tim dari Politeknik Negeri Ujung Pandang diadakan kegiatan ini untuk kabupaten  Malua. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini: 1) memperbaiki keluaran dari mesin produksi keripik salak; 2) memberikan pelatihan tentang metode pengolahan lain seperti selai salak, salak mentega, sirup salak, manisan salak dan acar salak; 3) memberikan pelatihan tentang kemasan yang tepat produk salak olahan sehingga memiliki estetika tinggi. Dalam kegiatan ini, hasil yang diharapkan sebagai berikut: 1) Mesin bekerja dengan baik dan mampu memproduksi chip; 2) KWT kabupaten Malua memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan salak menjadi produk lain; 3) KWT kabupaten Malua memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam kemasan produk olahan dan memiliki estetika yang tinggi; 4) Kesejahteraan masyarakat meningkat.
IMPLEMENTASI KONTROLER PID PADA SIMULATOR KONTROL ALIRAN Asriyadi, Asriyadi
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1422.636 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kontroler PID pada sebuah simulator kontrol aliran yang tidak terkontrol menjadi sebuah sistem yang terkontrol. Proses kontrol aliran (flow Control) merupakan sebuah proses yang biasanya ada pada dunia industri. Adapun    tahapan penelitian dilakukan dengan lima tahapan yang pertama adalah dengan mengidentifikasi sistem, memodelkan sistem, menganalisa model sistem, merancang sebuah kontroler PID dan mengimplementasikan  kontroler tersebut ke sistem agar sistem menjadi sebuah sistem yang terkontrol. Untuk mengidentifikasi sistem dan implementasi PID kontroler dilakukan dengan menggunakan HAN PID Software, sedangkan untuk memodelkan, menganalisa model dan merancang kontroler digunakan software Matlab 2012a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PID kontroler yang dirancang memberikan hasil yang bagus pada paramer untuk =1.25,=0,5 and =0.068  baik dari sisi simulasi software matlab dan implementasinya pada sistem.
SISTEM PAKAR PENYAKIT PADA TANAMAN CABE, JAGUNG, DAN PADI Zain, Abdul
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.51 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1502

Abstract

Dinas pertanian biasanya mendapat  banyak laporan dari petani karena adanya penyakit tertentu yang menyerang tanaman cabe, jagung, dan padi. Gejala-gejala yang tampak pada tanaman ini bervariasi, sehingga dapat menyulitkan petani dalam mengendalikannya. penyakit pada tanaman cabe, jagung, dan padi berdasarkan pengamatan pakar penyakit tanaman sehingga mempermudah penyuluh untuk mengatasi penyakit yang menyerang tanaman cabe,j agung, dan padi.Tujuan Sistem pakar ini yakni: (1) Mengidentifikasi penyakit pada tanaman cabe,jagung dan padi berbasis webdalam  membantu penyuluh Dinas Pertanian Kota Bontang mengatasi penyakit tanaman cabe,jagung dan padi. (2) Meningkatkan produksitanamandengancaramemudahkanparapenggunasistemdalammendapatkaninformasi penyakit tanamancabe,jagung,padi(3)Meningkatkan kualitas penyimpanan data penyakit tanaman cabe,jagung dan padi. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistemini adalah forwardchaining. PHPMySQL digunakan sebagai database dan Dreamweaver sebagai tampilan program. Penyakit yang diidentifikasi pada sistem pakar ini adalah penyakit  yang  terdapat  pada  batang,  daun,  dan  buah  dari  tanaman  cabe,  jagung  dan  padi.  Sistem  ini  dapat memberikan diagnosa dan penanggulangan penyakit bagi petani agar dapat menyelamatkan dan meningkatkan produksi tanaman serta mempermudah penyuluhatau Dinas Pertanian dalam penyimpanan data penyakit secarabaik.
IBM HYBRID ENERGI SUPPLY Purwito, Purwito
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 12, No 1 (2015): Edisi Cetak (Januari 2015,Tahun 12, No 1)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.338 KB) | DOI: 10.31963/elekterika.v12i1.1503

Abstract

Desa Balawai (Mahalona) dan desa Buangin merupakan desa terpencil (desa transmigran), yang  merupakan mitra kerja Ibm, berada di kecamatan Towuti kabupaten Luwu timur. Kedua desa tersebut sampai saat ini belum menikmati penerangan listrik, namun dari kajian kedua desa ini mempunyai potensi sumber energi terbarukan, seperti energi surya, angin, mikrohidro dan picohidro yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.Agar potensi energi yang ada di dua desa ini dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik, maka di desainlah suplay energi listrik  hybrid. Energi listrik hybrid ini menggunakan energi yang ramah lingkungan, karena menggunakan perpaduan energi surya dan angin untuk menghasilkan listrik.  Energi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin dan solar cell diinputkan ke rangkaian charger regulator, output dari charger regulator  digunakan untuk mengisi baterai (accumulator)  kemudian dikonversi melalui Inverter menjadi tegangan 220 Volt AC.Transfer teknologi tepat guna yang diberikan kepada masyarakat dua desa ini dilengkapi dengan proses sosialisasi, penggunaan peralatan yang tepat, perawatan dan perbaikan dengan tujuan apabila rusak agar tidak hilang begitu saja ketika program Ibm berakhir. Monitoring dan evaluasi juga tetap dilakukan untuk melihat perkembangan kegunaan alat ini, baik dari sisi output, manfaat dan dampaknya pada masyarakat, sehingga kegunaan alat ini dapat dioptimalkan dalam jangka waktu lama dan diharapkan pula ada keberlanjutan program yang lebih luas dengan melibatkan Pemda, industri, sehingga kapasitas energi listriknya dapat ditingkatkan

Page 1 of 11 | Total Record : 105