cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 491 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Wulan, Budhi Rahayu Sri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p1-5

Abstract

AbstrakPembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran siswa pada masalah autentik (nyata) yang dapat melatih keterampilan berpikir dan memiliki penguasaan konsep yang baik. Materi kubus dan balok merupakan salah satu topik matematika yang banyak menggunakan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas baik pada materi kubus dan balok dengan pembelajaran berbasis masalah, (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yaitu terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil penilaian perangkat oleh para validator, hasil observasi aktivitas siswa, kinerja siswa, nilai tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Hasil pengembangan perangkat memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penilaian validator terhadap RPP berkategori baik, pengelolaan pembelajaran berkategori baik, aktivitas siswa efektif yaitu 95% siswa melakukan kegiatan sesuai dengan RPP, kinerja siswa dalam kategori memuaskan, Tes hasil belajar siswa mempunyai validitas minimal sedang, reliabilitas sedang, dan sensitivitas baik. Ketuntasan siswa pada kelas uji coba mencapai 91,67% sedangkan pada kelas uji keefektifan mencapai 89,74%. Respon siswa terhadap pembelajaran positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok efektif. Kata Kunci: Pengembangan perangkat, Pembelajaran Berbasis Masalah, Materi kubus dan balok
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Wulan, Budhi Rahayu Sri
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p1-5

Abstract

AbstrakPembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran siswa pada masalah autentik (nyata) yang dapat melatih keterampilan berpikir dan memiliki penguasaan konsep yang baik. Materi kubus dan balok merupakan salah satu topik matematika yang banyak menggunakan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas baik pada materi kubus dan balok dengan pembelajaran berbasis masalah, (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yaitu terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil penilaian perangkat oleh para validator, hasil observasi aktivitas siswa, kinerja siswa, nilai tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Hasil pengembangan perangkat memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penilaian validator terhadap RPP berkategori baik, pengelolaan pembelajaran berkategori baik, aktivitas siswa efektif yaitu 95% siswa melakukan kegiatan sesuai dengan RPP, kinerja siswa dalam kategori memuaskan, Tes hasil belajar siswa mempunyai validitas minimal sedang, reliabilitas sedang, dan sensitivitas baik. Ketuntasan siswa pada kelas uji coba mencapai 91,67% sedangkan pada kelas uji keefektifan mencapai 89,74%. Respon siswa terhadap pembelajaran positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok efektif. Kata Kunci: Pengembangan perangkat, Pembelajaran Berbasis Masalah, Materi kubus dan balok
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Budhi Rahayu Sri Wulan
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p1-5

Abstract

AbstrakPembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran siswa pada masalah autentik (nyata) yang dapat melatih keterampilan berpikir dan memiliki penguasaan konsep yang baik. Materi kubus dan balok merupakan salah satu topik matematika yang banyak menggunakan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran yang berkualitas baik pada materi kubus dan balok dengan pembelajaran berbasis masalah, (2) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yaitu terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil penilaian perangkat oleh para validator, hasil observasi aktivitas siswa, kinerja siswa, nilai tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Hasil pengembangan perangkat memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penilaian validator terhadap RPP berkategori baik, pengelolaan pembelajaran berkategori baik, aktivitas siswa efektif yaitu 95% siswa melakukan kegiatan sesuai dengan RPP, kinerja siswa dalam kategori memuaskan, Tes hasil belajar siswa mempunyai validitas minimal sedang, reliabilitas sedang, dan sensitivitas baik. Ketuntasan siswa pada kelas uji coba mencapai 91,67% sedangkan pada kelas uji keefektifan mencapai 89,74%. Respon siswa terhadap pembelajaran positif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi kubus dan balok efektif. Kata Kunci: Pengembangan perangkat, Pembelajaran Berbasis Masalah, Materi kubus dan balok
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI MASALAH SOSIAL SISWA KELAS IV SDN PANDU CERME GRESIK Sutikno, Sutikno
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p14-19

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada materi masalah sosial siswa kelas IV SD Negeri Pandu Cerme Gresik. Penelitian ini didasarkan pada minimnya peran siswa dalam proses pembelajaran, sehingga hal ini mengakibatkan aktivitas dan hasil belajar siswa belum maksimal. Tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning  yang menekankan pada pentingnya pemahaman terhadap konsep melalui keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam tiga siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Pandu, Cerme Gresik. Data hasil penelitian ini diperoleh melalui observasi aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa hal ini terbukti hasil penelitian yang diperoleh pada setiap siklus pembelajaran. Pada siklus I aktivitas siswa mencapai 72,53% hasil belajar siswa 61,76%, pada siklus II aktivitas siswa mencapai  85,29% hasil belajar 82,35% dan pada siklus III aktivitas siswa mencapai 91,18%, hasil belajar siswa 97,06%. Kata Kunci: Problem Based learning, Masalah Sosial, dan Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI MASALAH SOSIAL SISWA KELAS IV SDN PANDU CERME GRESIK Sutikno, Sutikno
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p14-19

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada materi masalah sosial siswa kelas IV SD Negeri Pandu Cerme Gresik. Penelitian ini didasarkan pada minimnya peran siswa dalam proses pembelajaran, sehingga hal ini mengakibatkan aktivitas dan hasil belajar siswa belum maksimal. Tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning  yang menekankan pada pentingnya pemahaman terhadap konsep melalui keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam tiga siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Pandu, Cerme Gresik. Data hasil penelitian ini diperoleh melalui observasi aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa hal ini terbukti hasil penelitian yang diperoleh pada setiap siklus pembelajaran. Pada siklus I aktivitas siswa mencapai 72,53% hasil belajar siswa 61,76%, pada siklus II aktivitas siswa mencapai  85,29% hasil belajar 82,35% dan pada siklus III aktivitas siswa mencapai 91,18%, hasil belajar siswa 97,06%. Kata Kunci: Problem Based learning, Masalah Sosial, dan Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI MASALAH SOSIAL SISWA KELAS IV SDN PANDU CERME GRESIK Sutikno Sutikno
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p14-19

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada materi masalah sosial siswa kelas IV SD Negeri Pandu Cerme Gresik. Penelitian ini didasarkan pada minimnya peran siswa dalam proses pembelajaran, sehingga hal ini mengakibatkan aktivitas dan hasil belajar siswa belum maksimal. Tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning  yang menekankan pada pentingnya pemahaman terhadap konsep melalui keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam tiga siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Pandu, Cerme Gresik. Data hasil penelitian ini diperoleh melalui observasi aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa hal ini terbukti hasil penelitian yang diperoleh pada setiap siklus pembelajaran. Pada siklus I aktivitas siswa mencapai 72,53% hasil belajar siswa 61,76%, pada siklus II aktivitas siswa mencapai  85,29% hasil belajar 82,35% dan pada siklus III aktivitas siswa mencapai 91,18%, hasil belajar siswa 97,06%. Kata Kunci: Problem Based learning, Masalah Sosial, dan Hasil Belajar
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS IVA SD BAWURAN KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL Astuti, Yuni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p20-27

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) pada siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus pembelajaaran. Setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Bawuran Pleret Bantul yang berjumlah 23 siswa pada semester 2 tahun pelajaran 2014/2015, dan objek penelitiannya adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL pada pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil pengamatan dan analisisa data pada setiap siklusnya. Peningkatan aktivitas siswa  dapat dilihat dari peningkatan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 75,36% menjadi 82,09% pada siklus II dan 87,83% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari peningkatan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 60,87% menjadi 78,26% pada siklus II dan 95,65% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Kata Kunci : Contextual Teaching And Learning, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS IVA SD BAWURAN KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL Astuti, Yuni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p20-27

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) pada siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus pembelajaaran. Setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Bawuran Pleret Bantul yang berjumlah 23 siswa pada semester 2 tahun pelajaran 2014/2015, dan objek penelitiannya adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL pada pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil pengamatan dan analisisa data pada setiap siklusnya. Peningkatan aktivitas siswa  dapat dilihat dari peningkatan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 75,36% menjadi 82,09% pada siklus II dan 87,83% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari peningkatan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 60,87% menjadi 78,26% pada siklus II dan 95,65% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Kata Kunci : Contextual Teaching And Learning, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS IVA SD BAWURAN KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL Yuni Astuti
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p20-27

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) pada siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus pembelajaaran. Setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Bawuran Pleret Bantul yang berjumlah 23 siswa pada semester 2 tahun pelajaran 2014/2015, dan objek penelitiannya adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL pada pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil pengamatan dan analisisa data pada setiap siklusnya. Peningkatan aktivitas siswa  dapat dilihat dari peningkatan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 75,36% menjadi 82,09% pada siklus II dan 87,83% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari peningkatan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 60,87% menjadi 78,26% pada siklus II dan 95,65% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam pembelajaran IPS materi pokok aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lain di daerahnya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa IVA SD Bawuran Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Kata Kunci : Contextual Teaching And Learning, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MATERI POKOK AKTIVITAS EKONOMI KELAS IVA SD CANDEN BANTUL Sarofah, Siti
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v1n1.p28-35

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar materi aktivitas ekonomi menggunakan pendekatan CTL pada siswa kelas IVA SD Canden Bantul. CTL merupakan konsep belajar yang mengaitkan antara materi yang dipelajari dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan kehidupan sehari-hari sehingga dapat berpengaruh terhadap  aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data aktivitas siswa diperoleh melalui observasi. Sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui tes tertulis. Analisis data yang digunakan deskripftif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I persentase aktivitas siswa sebesar 75%. Hasil tersebut belum memenuhi indikator keberhasilan sebesar 80% karena masih banyak siswa yang belum berani bertanya dan kurang aktif dalam diskusi. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II. Pada siklus II persentase aktivitas siswa sebesar 80,75%. Persentase tersebut sudah memenuhi indikator keberhasilan akan tetapi belum untuk semua aspek aktivitas maka perlu dilakukan perbaikan tindakan pada siklus III. Persentase aktivitas siswa siklus III sebesar 84,66%, sehingga tidak perlu dilakukan tindakan yang lebih lanjut karena semua aspek aktivitas sudah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Ketuntasan belajar siklus I sebesar 55%.  Persentase tersebut belum memenuhi indikator ketuntasan yang telah ditentukan yaitu 80% karena banyak siswa yang belum memahami materi.Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada siklus II. Ketuntasan belajar pada siklus II sebesar 75%, berarti masih perlu dilakukan perbaikan pada siklus III karena belum mencapai indikator ketuntasan. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa mencapai 95% sehingga tidak perlu dilakukan tindakan yang lebih lanjut karena sudah mencapai indikator ketuntasan yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan CTL dalam pembelajaran IPS dapat membantu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: CTL, Aktivitas, Hasil Belajar

Page 1 of 50 | Total Record : 491


Filter by Year

2015 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue