cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 173 Documents
ANALISA PERHITUNGAN MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN SOFTWARE MS. PROJECT 2000 PADA PROYEK PEMBUATAN ATAP WALKWAY DAHAI Sri Mawarni; Ruliana Febrianty; Tezar Aulia Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.189 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1423

Abstract

Kemajuan teknologi dewasa ini berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologiinformasi.  Hal  ini  turut  berpengaruh terhadap  perkembangan manajemen rekayasa,konstruksi dimana banyak program aplikasi komputer yang ditawarkan untuk membantu para manajemen rekayasa, konstruksi dalam mengolah data perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan proyek konstruksi. Penjadwalan Proyek. Membuat uraian  dan  urutan setiap  kegiatan dalam aktivitas proyek..Menentukan durasi  waktu  untuk  setiap  aktivitas.Membuat penjadwalan  menggunakan network planning AOA (Activity On Arrow), kurva S, barchart dan Microsoft Project. Dalam menggunakan program Microsoft Project 2016 untuk pengelolaan proyek tidaklah cukup hanya berbekal pengetahuan untuk mengoperasikannya saja, namun perlu dibekali dengan pemahaman dalam proses pengolahan data manajemen konstruksi. Analisa manajemen konstruksi pada proyek Pembuatan Atap  Walkway Dahai  menggunakan metode Activity On  Arrow (AOA),  Kurva  S, Barchart diperoleh durasi pekerjaan 74 hari dengan hubungan ketergantungan antar pekerjaan SS (Start to Start)– FS (Finish to Start). Analisa Perhitungan waktu menggunakan Microsoft Project2016 didapat waktu 74 hari.Penggunaan Microsoft Office Project 2016 sebaiknya digunakan untuk proyek besar dan kompleks sehingga manfaatnya lebih terasa. Penggunaan program Microsoft Project 2016 dalam skripsi ini masih sangat sederhana, untuk itu masih perlu mempelajari lebih jauh lagi.Kata kunci : Manajemen Konstruksi, Network planning,Microsoft Project.  
TINJAUAN PERHITUNGAN BANGUNAN BAWAH (SUB STRUCTURE) PROYEK JEMBATAN SUNGAI JINAL (RUAS DESA DANAU CARAMIN (BATAS KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA)-BATAS KOTA AMUNTAI) Muhammad Indra Amanda; Ruliana Febrianty; Tezar Aulia Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.579 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1433

Abstract

Jembatan Sungai Jinal berada di ruas Desa Danau Caramin (Batas Kabupaten Hulu Sungai Utara)–Batas Kota Amuntai. Perencanaan struktur jembatan Sungai Jinal direncanakan pada tahun 2015 menggunakan peraturan pembebanan untuk jembatan RSNI 2005, seiring dengan waktu, standart tersebut perlu diperbarui sesuai dengan kondisi terkini menggunakan SNI 1725:2016.Perhitungan pembebanan yang dilakukan pada abutment jembatan sungai Jinal menggunakan SNI 1725:2016 dan  untuk  standar  perencanaan ketahanan  gempa  untuk  jembatan  menggunakan SNI  2883:2013.  Analisa perhitungan daya dukung tiang aksial menggunakan metode pendekatan statis yang terdiri dari data N-SPT, sedangkan untuk perhitungan daya dukung tiang lateral menggunakan metode pendekatan Suyono. Analisa perhitungan penulangan pada abutment menggunakan RSNI T-12-2004.Berdasarkan hasil analisa perhitungan diperoleh hasil daya dukung tiang sudah mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada jembatan dengan nilai daya dukung tiang tunggal  sebesar 128,6 ton.  Sedangkan pada perhitungan penulangan terdapat perbedaan hasil dimensi tulangan, dimana pada pilecap dimensi perencana tulangan tarik D19-150 sedangkan perhitungan D22-150, tulangan susut D19-100 sedangkan perhitungan D13-100, tulangan geser D10-300/300 sedangkan perhitungan D13-200/200. Pada penulagan breaswall dimensi tulangan tarik D25-120 sedangkan perhitungan D25-100, tulangan tekan D25-120 sedangkan perhitungan D19-100, tulangan susut D16-150 sedangkan perhitungan D19-125. Perbedaan hasil perhitungan disebabkan oleh peraturan pembebanan yang digunakan, standar perencanaan ketahanan gempa dan bentuk abutment.
STUDI KEBUTUHAN AIR BAKU PDAM BANDARMASIH DI KECAMATAN BANJARMASIN BARAT KOTA BANJARMASIN Nasrullah Nasrullah; Adhi Surya; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.43 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1434

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan air bersih semakin meningkat. Hal ini disebabkan bertambahnya populasi masyarakat yang menghuni suatu kawasan. Kota Banjarmasin.memiliki luas wilayah 98,46 Km² yang terdiri dari 5 wilayah kecamatan dengan52 Kelurahan. Adapun Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui Kebutuhan air Kecamatan Banjarmasin Barat selama 20 Tahun. Kemudian membandingkan Kapasitas intake dengan Kebutuhan air bersih tahun 2037. Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Kecamatan Banjarmasin Barat ini dapat dihitung setelah Pengumpulan data Jumlah Penduduk, Fasilitas umum, Cakupan Layanan, Kapasitas instalasi pengolahan air, kehilangan air dan jumlah penduduk terlayani. Adapun metode yang digunakan adalah metode aritmatik, geometrik, regresi linier, eksponensial dan Logaritmik. Berdasarkan dari perhitungan masing – masing metode proyeksi penduduk. Maka dipilih metode Logaritmik sebagai metode yang akan digunakan untuk proyeksi penduduk Kecamatan Banjarmasin Barat selama 20 Tahun dengan nilai korelasi sebesar 0,9964.
ANALISA KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN KOTA DI PUSAT TERMINAL ANTASARI KOTA BANJARMASIN Bimo Aryo Prayetno Putra; hudan rahmani; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.03 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1435

Abstract

Kebutuhan akan sarana transportasi dari waktu ke waktu terus mrngalami peningkatan akibat semakin banyaknya kegiatan-kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas perkotaan. Contohnya saja perjalanan penduduk dari suatu tempat ke tempat lainnya di kota Banjarmasin yang jumlahnya terus mengalami peningkatan. Analisa   ini dilakukan dengan menggunakan metode survey dan wawancara kepada pengguna sarana transportasi tersebut, dimana pengambilan data dilakukan berdasar data primer (lapangan) dan data skunder (dari instansi terkait).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja angkutan kota belum cukup efisien karena headway rata-rata belum memenuhi kenyamanan pengguna dalam beroprasi. Sedangkan angkutan kota yang ditinjau dari tingkat waktu tunggu penumpang tidak memenuhi syarat yang ditentukan standard word bank dan Departemen perhubungan, kecepatan rata-rata mempunyai kinerja baik dan memenuhi syarat  yang  ditentukan  standard  word  bank  dan  Departemen perhubungan,  faktormuatan dan sarana pendukung kurang memadai dalam standar kenyamanan penumpang angkot.
KAJIAN EFEKTIFITAS KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI FC’ 35 MPA DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL SPLIT BIRAYANG KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH arif budi haryono; Adhi Surya; Eka Purnamasari
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.663 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1436

Abstract

Beton merupakan salah satu pilihan sebagai bahan infrastruktur. Beton merupakan campuran dari agregat halus dan agregat kasar (pasir, kerikil, batu pecah atau jenis agregat lain) dengan semen, yang dipersatukan oleh air dalam perbandingan tertentu. Untuk menghasilkan beton yang berkualitas baik dan perlu diperhatikan kuat tekan beton tersebut. Karena semakin besar kuat tekan beton, maka semakin baik juga kualitas beton tersebut. Kuat tekan beton (f’c) menyatakan kekuatan tekan luas bidang permukaan yang disyaratkan (dalam MPa). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efisiensi pemakaian batu birayang, mengetahui pengaruh jenis semen dengan penambahan zat aditif terhadap  beton, mengetahui formula korelasi kuat tekan beton dilaboratorium dan dilapangan.Pengujian  ini  dilakukan  di  Laboratorium  Struktur  dan  Bahan  Politeknik  Negeri  BanjarmasinKalimantan Selatan dengan menggunakan metode SNI ( Standar Nasional Indonesia). Pengujian ini terdiri atas pengujian semen, agregat (kasar dan halus) dan beton. Pengujian terhadap semen meliputi: berat jenis semen, kehalusan semen, kosistensi semen dan waktu pengikatan. Untuk pengujian terhadap agregat (kasar dan  halus)  meliputi:  analisa  saringan,  pemeriksaan  berat  jenis,  abrasi  dengan  mesin  los  angeles, pemeriksaan kadar air , kadar  lumpur, berat  isi,  kandungan organik. Untuk pengujian  beton meliputi: pengujian slump test, kadar udara, dan pengujian kuat tekan.Bedasarkan hasil penelitian ini maka dapat  disimpulkan bahwa split  birayang  lebih efisien dan ekonomis 41 % lebih rendah dari harga split palu,  hasil pengujian dilaboratorium dengan menggunakan semen gresik dan tambahan zat aditif sika kuat tekan rata-rata umur 28 hari didapat 38.79 Mpa  dan dari hasil rata-rata nilai kuat tekan dilaboratorium dan dilapangan hasil nya pun mencapai target estimasi Fc’ 35Mpa sehingga memenuhi syarat yang ditentukan.
ANALISA PEMBEBANAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON PRATEGANG PADA JEMBATAN SULAWESI II DI BANJARMASIN MENGGUNAKAN SNI 1725:2016 rohayah rohayah; Abdurrahman Abdurrahman; Eka Purnamasari
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.947 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1437

Abstract

Jembatan Sulawesi I sudah saatnya untuk ditingkatkan dari segi kapasitas yang ada dan konstruksijembatan yang masih menggunakan kayu. Karenanya dibangun jembatan baru di sisi timur dari yang sudah ada dan disebut jembatan Sulawesi II dengan panjang 63,5 m. pada saat di rencanakan dan dibangun jembatan ini di tahun 2016 masih menggunakan peraturan pembebanan jembatan RSNI 2005, seiring dengan waktu, standart tersebut perlu diperbarui sesuai dengan kondisi terkini menggunakan SNI 1725:2016.Perhitungan analisa struktur jembatan Sulawesi II menggunakan program SAP 2000 V19. Sedangkan, perhitungan penulangan pelat lantai prategang pada Jembatan Sulawesi II ini menggunakan metode Bittner.Berdasarkan hasil analisa struktur menggunakan program SAP 2000 yaitu momen akibat beban sendiri adalah 6421.140 kg.m, momen akibat beban mati adalah  11713.134 kg.m, momen akibat beban  hidup  adalah  58640.708  kg.m sedangkan analisis  perhitungan penulangan pelat  lantai menggunakan  metode  Bittner  didapatkan  desain  yang  lebih  rapat  jarak  penulangannya  dandiameter tulangan yang lebih besar yaitu arah memanjang jembatan menggunakan diameter 16 ∅ –100 mm dan arah melintang jembatan diambil diameter 16 ∅ –150 mm. Hasil analis perhitunganbeton prategang didapat  gaya prategang awal (F0)  diperoleh sebesar 77398.224 kg .  Desainprategang menggunakan kabel sistem VSL dengan ASTM A-416 Grade 270 dan diperoleh tipe angkur E5-31 dan Ɵ selongsong 12.540 mm. Dari hasil perhitungan didapatkan jumlah tendon sebanyak 5 buah dengan jumlah strand tiap tendon sebanyak 31strand.
PERBANDINGAN NILAI SIFAT-SIFAT CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON (LATASTON) HRS-BASE GRADASI SENJANG MENGGUNAKAN AGREGAT PADA QUARRY MARTADAH DAN QUARRY AWANG BANGKAL Daniel Ajie Saputra; Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.186 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1478

Abstract

Dalam pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sifat-sifat yang dimiliki campuran beraspal HRS-Base gradasi senjang serta perbandingan berdasarkan agregat yang digunakan. Agregat yang digunakan dalam pengujian ini adalah agregat yang berada pada quarry Martadah dengan quarry Awang Bangkal. Perancangan campuran ini menggunakan metode Ideal Gradasi yang berdasar pada nilai tengah batas-batas spesifikasi umum gradasi agregat campuran HRS-Base.Pada  perancangan yang  telah  dilakukan dengan  metode  Ideal  Gradasi didapatkan proporsi campuran yaitu CA  55%, FA  39,5% dan  FF  5,5%. Dari hasil pengujian didapat sifat-sifat campuran dengan agregat quarry Martadah yaitu, VIM 4,89%, VMA 17,56%, VFB 72,32%, Flow4,00 mm, Marshall Quotient 271,86 kg/mm, Stabilitas Marshall 1083,41 kg, VIM PRD 4,10%, Stabilitas Sisa 90,16% dan Kadar Aspal Optimum 6,55% sedangkan dengan agregat quarry Awang Bangkal yaitu, VIM 5,51%, VMA 17,29%, VFB 68,20%, Flow 3,49 mm, Marshall Quotient 250,30 kg/mm, Stabilitas Marshall 865,30 kg, VIM PRD 4,60%, Stabilitas Sisa 90,49% dan Kadar Aspal Optimum 6,40%.Dari hasil/ nilai pada pengujian Marshall pada kedua agregat maka dapat kita simpulkan bahwa secara garis besar nilai sifat-sifat campuran pada Lataston quarry Martadah lebih besar dibandingkan dengan quarry Awang Bangkal.Kata Kunci: Sifat Campuran; Ideal Spesifikasi; Quarry Martadah; Quarry Awang Bangkal.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING (VE) PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KAMPUS II UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA hendra cahyadi; Rida Respati; Galibur Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.058 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i2.1774

Abstract

Menganalisa kembali sebuah perencanaan pembangunan gedung menjadi salah satu pilihan untuk menghemat biaya, namun masih sesuai ketentuan dan standar yang berlaku. Banyak alternatif yang digunakan untuk menghemat biaya-biaya dengan mengurangi atau menghilangkan biaya yang tidak diperlukan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah value engineering (rekayasa nilai).  Value  Engineering  (VE)  dapat  didefinisikan  sebagai  sebuah teknik  dalam  manajemen  pendekatan  yang  sistematis  untuk  mencari keseimbangan fungsi terbaik antara biaya, kendala kinerja sebuah proyek serta mengurangi atau menghilangkan biaya yang tidak penting.Pada penelitian ini analisa VE dilakukan berdasarkan item yang dianalisis menggunakan distribusi Paretto, kemudian selanjutnya dilakukan analisa dengan beberapa tahap/ fase yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Untuk Rancangan Anggaran Biaya dikelompokan lebih ringkas menjadi beberapa kelompok selanjutnya dilakukan distribus Paretto sehingga diperoleh item yang akan dilakukan Value Engineering yaitu Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Dinding, Lantai dan Plafond serta Pekerjaan Saluran dan Ruas Jalan.Rancangan usulan yang diterapkan pada studi ini adalah penggantian item pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba menjadi Bored Pile ditambah dengan pekerjaan yang menyertainya sehingga diperoleh selisih biaya untuk pekerjaan struktur sebesar                 Rp. 435.419.421. Rancangan usulan pekerjaan dinding hanya mengganti  partisi  dinding  dari  Gypsum board 5 mm (kayu  kelas  II)  menjadi Triplek 6  mm sehingga   diperoleh selisih biaya sebesar Rp. 17.034.473. Rancangan  pada  pekerjaan  ruas  jalan  hanya  me-review  untuk  pemanacangan galam per- m2dengan selisih biaya Rp. 1.050.000.000. Berdasarkan perhitungankeseluruhan total biaya hasil yang diperoleh pada studi penerapan valueengineering  ini  relatif  kecil  yaitu  hanya berkisar 7,4% dari  total  kesuluruhanbiaya.Kata kunci: rancangan anggaran biaya, rekayasa nilai, gedungRe-analyzinga building development plan to be anoption to save costs, but still in  accordance with applicable terms  and standards. Many alternatives are used to save costs by  reducing or eliminating unnecessary  costs. One of the alternatives                             that can be used is value engineering (VE). Value Engineering (VE) can be defined as atechnique in the management of a systematic approach to finding the best balance of functions between cost, performance constraints of  a  project  and reducing  or eliminating unnecessary costs.In this research VE analysis is done based on the items analyzed using Paretto distribution, then next done by analysis with some phase/phase that is stage information, creative  phase, analysis phase  and recommendation phase. For the Budget Plan, it will bedivided into several groups, then distributed by Paretto so that the items will be done Value Engineering is Structural Work,Wall Work, Floor and Ceilingas wellas Channel and Road Works.The proposed draft applied in this study is there placement of the foundation of the Sarang Laba-Laba Construction to Bored Pile plus the accompanying work so that the cost difference for the structural work is Rp. 435,419,421. The proposed wall work only replaces the wall partition of Gypsumboard 5 mm (class II wood) into Triplek 6 mm so that the cost difference of Rp.17.034.473. The design on the road works is only reviewed for perforation of the 2nd marine with a cost difference of Rp.1.050.000.000. Based on th ecalculation entire of the cost of the results obtained in the study of the application of value engineering is relatively small that is only about 7.4% entire of cost.Keywords: budget draft, value engineering and building
UJI KINERJA DAYA DUKUNG INDIVIDU PONDASI TIANG DENGAN ALAT INSTRUMENT KONTROL PILE DRIVE ANALYZER TEST DI REFINERY UNIT V BALIKPAPAN sulardi sulardi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.656 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i2.1775

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran rinsip dasar penggunaan alat instrumen kontrol pile drive analyzer dan metode pelaksanaanya pada pengujian daya dukung tiang pancang pondasi tangki kilang Pertamina Unit V Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah metode penelitian terapan (penelitian terpakai) dengan metode pendekatan studi kasus unconfidence level terhadap akurasi hasil pemancangan pondasi tiang. Penelitian ini adalah sekaligus technical notes succes story penggunaan alat instrument kontrol PDA test dilingkungan kilang PT. Pertamina RU V Balikpapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji dengan alat instrumen kontrol PDA test dapat memberikan akurasi yang baik pada daya dukung individu tiang pancang pondasi tangki sehingga tidak ada keraguan terhadap kriteria penerimaan bangunan tangki nantinya. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa alat instrumen kontrol PDA cocok dan aman digunakan diarea kilang dan dapat dipergunakan untuk pekerjaan sejenis di unit kerja PT. Pertamina yang lain. Kata kunci: Alat instrumen kontrol, pile drive analyzer, daya dukung individu.The aim of the study was to provide an overview of the basic principles of the use of a pile drive analyzer control instrument and its implementation method in testing the carrying capacity of Pertamina Refinery Tank Unit Balikpapan V tank  foundation pile. The research method used in this research is applied research method with the method of using an unconfidence level case study on the accuracy of the results of pile foundation erection. This study is at the same time succesful story technical notes using PDA test control instrument in PT. Pertamina RU V Balikpapan. The results showed that based on the results of tests with PDA test control instruments can provide good accuracy on the carrying capacity of individual tank foundation piles so that there is no doubt about the acceptance criteria of tank building later. The results of this study recommend that PDA control instruments are suitable and safe to use in refinery areas and can be used for similar work in PT. Pertamina other. Keywords: Control instrument, pile drive analyzer, individual bearing capacity.
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR purwanto purwanto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.269 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i2.1776

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dokumen perencanaan teknis yang dilengkapi gambar perencanaan/desain peningkatan bendungan Benanga.Penelitian dilaksanakan di kawasan bendungan Benanga, Kota Samarinda selama 3 bulan. Kegiatan penelitian yang dilakukan antara lain : (1) pengumpulan data sekunder, survai lapangan, pemeriksaan bendungan, analisis hidrologi,   investigasi geofisik, dan perencanaan teknis peningkatan konstruksi bendungan. Hasil penelitian/kajian menunjukkan bahwa : (1) secara fisik kondisi tubuh bendungan Benanga masih dalam kondisi relatif baik, namun pada pelimpah darurat (tambahan) didapati kerusakan konstruksi pada dinding pelimpah sebelah kanan, yaitu terjadi retakan, (2) hasil analisis perubahan tampungan berdasarkan potensi sedimentasi masuk bendungan maka dalam waktu kurang lebih 11 tahun bendungan Benanga akan terpenuhi sedimen (s/d elevasi +7,2), (3) penelusuran banjir bendungan Benanga lewat pelimpah dengan debit banjir kala ulang 100 tahunan didapat debit keluar sebesar 367,72 m3/dt dari puncak debit banjir masuk sebesar 631,90 m3/dt. Sementara untuk puncak debit ½ PMF masuk sebesar 682,32 m3/dt didapat debit keluar bendungan sebesar 400,03 m3/dt; (4) untuk membantu mengurangi beban sedimen yang mengendap di bendungan pada desain peningkatan konstruksi bendungan Benanga juga dilengkapi dengan pintu penguras pada sisi kiri pelimpah darurat sebanyak 2 buah pintu dengan lebar 1,25 m, dan (5) bendungan Benanga juga dilengkapi dengan instrumentasi dasar keamanan bendungan (Basic Dam Safety Facility/BDSF) berupa 6 buah piezometer (4 buah pada pondasi dan 2 buah di tubuh bendungan), 4 buah patok geser vertikal, 8 buah patok geser horizontal dan alat ukur debit rembesan berupa “V Notch”, sementara untuk mengetahui tinggi muka air di bendungan, pada dinding pelimpah dilengkapi dengan peilscale.Kata Kunci : Bendungan BenangaThe purpose of the study wasto obtain a technical  planning document that was completed with planning or design en hancement of the  Benanga Dam. The study was conducted in the area of Benanga Dam, Kota Samarinda for 3 months. The research activites  included : (1) secondary data collection, field surveys, dam inspection. Hydrological analysis, geophysical investigations, and technical planning to improve dam construction. The results of the study showed that : (1) physically the condition of the Benanga Dam was still in a relatively good condition, but in the emergencyspillway (additional) found construction damage to the right spillwaywall, i.e,cracks occured, (2) results of the analysis of changes in reservoirs based on the sedimentation potential of entering the Benanga Dam for approximately 11 years will be filled with sediment (up to +7.2 elevation), (3) tracing the flood of Benanga Dam throught an overflow with a flood dischargeof 100 years return periodeobtained an outflow of 367,72 m3/secfrom the peak of the incoming flood discharge is 631,90 m3/sec. While for the incoming ½ PMFpeak of 682,32 m3/sec,the discharge oit of the dam in the design of construction improvement of Benanga Dam also equipped with a drainage door on the left side of the emergency spill as much as 2 doors with a width of 1,25 m, and (5) Benanga Dam also equipped with basic instrumentaton Dam safety (Basic Dam Safety Facility) in the formof 6 piezometers (4 pieces on the foundation and 2 pieces on the body of the Dam), 4 vertica; sliding stakes, 8 horizontal sliding stakes and a “V notch” seepage discharge measuring instrument, while to find out the water level in the dam, the overflow wall is equipped withpeilscale.Keywords : Benanga Dam

Page 1 of 18 | Total Record : 173