cover
Contact Name
Yulian Firmana Arifin
Contact Email
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Phone
+6281251160862
Journal Mail Official
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani km 35,5 Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 89 Documents
Pengaruh Variasi Campuran Agregat Kelas A terhadap Koefisien Permeabilitas Horizontal Baihaqi, Fariz; Effendi, Rustam
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 1 (2019): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i1.35

Abstract

Gradasi aktual LPA setelah dipadatkan akan bergeser keluar melampaui batas atas spesifikasi sebagai pengaruh terhadap perbedaan nilai abrasi. Sehingga perlu didesain campuran gradasi di bawah batas bawah spesifikasi agar setelah pemadatan diharapkan gradasi akan bergeser masuk ke dalam spesifikasi. Material yang digunakan adalah LPA dari lokasi Gunung Kayangan dan Katunun, Kalimantan Selatan yang telah dipadatkan sesuai OMC. Dengan berbagai macam variasi gradasi campuran yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2010 revisi ke-3. Metode yang digunakan adalah uji permeabilitas skala laboratorium dengan arah pengaliran horisontal menggunakan alat fabrikasi yang terkalibrasi melalui sampel pasir. Uji analisa saringan dilakukan setelah proses pemadatan dan uji permeabilitas dilakukan agar dapat diketahui ukuran aktual butiran setelah dipadatkan. Persamaan y=0,00018x2 – 0,02674x + 0,95229 dapat digunakan untuk desain di bawah dari batas bawah spesifikasi. Gradasi butiran yang terpotong pada saringan No. 40 cenderung mempunyai nilai koefisien permeabilitas yang besar yakni 5,52 x 10-2cm/det. Pada penerapan di lapangan, dengan memberikan kemiringan permukaan LPA = 3% pada badan jalan kelas I dengan lebar 7 m dan panjang lintasan pengaliran 3,5 m, maka air yang menggenangi jalan akan hilang dalam waktu 2,45 hari. Menurut AASHTO (1993) drainase termasuk ke dalam kategori drainase dengan kualitas baik menuju sedang.Kata kunci: pondasi agregat Kelas A (LPA), permeabilitas horisontal, variasi gradasi, abrasi.
Konsep Rumah Menggunakan Energi Surya HA, Rusdi
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 1 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i1.2

Abstract

Konsumsi energi nasional pada tahun 2013 adalah 1,243 juta setara barel minyak (SBM), 94,6%nya adalah energi fosil. Energi baru dan terbarukan (EBT) hanya 5,4%. Konsumsi energi rumah tangga masih menempati proporsi terbesar, hampir di setiap daerah. Dari hal tersebut sangat beralasan bila pengalihan energi fosil ke EBT perlu difokuskan pada rumah tangga. Tujuan penelitian adalah membuat konsep sistem rumah yang memakai energi suya secara maksimal. Penelitian ini dibatasi sampai dengan membuat usulan konsep untuk rumah tipe 36, terbatas hanya pada ide constructibiliy pemakaian energi surya. Didapat kebutuhan panel surya adalah 800 watt dan battery penyimpanan yang diperlukan berkapasitas 5,346 KWh. Total biaya investasi (conceptual budgetting) adalah sekitar Rp 23 juta, untuk daya maksimum 800 watt. Biaya ini setara dengan biaya perbulan Rp. 91.058,-. Dilihat dari biaya dalam tahap konsep ini, pembuatan rumah dengan konsep tenaga surya cukup layak untuk diimplementasikan.Kata kunci: Energi  baru terbarukan (EBT), Panel  surya
Sistem Sambungan Struktur dalam Rumah Panggung Widjaja, Widija Suseno; Listiati, Etty Endang; Mulyani, IM. Tri Hesti; Susanti, Bernadette Tyas
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 3 (2019): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional Keinsinyuran 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i3.56

Abstract

Rumah panggung sering dijumpai di daerah banjir atau rob yaitu naikknya permukaan air laut di daerah permukaan dekat pantai. Rumah panggung dibangun dengan harapan pemilik tidak perlu mengurug lantai rumahnya secara berkala. Rumah panggung harus direncanakan dengan kokoh kekuatannya mulai dari struktur bawah sampai struktur atas. Pondasi rumah panggung yang terletak di atas tanah rob sering mempunyai daya dukung yang rendah karena berupa tanah rawa-rawa berlumpur. Agar rumah panggung dapat berdiri lebih tinggi, maka dipasang kolom pipa galvanis yang dapat diatur ketinggiannya dengan sistem hidrolis. Struktur rumah panggung direncanakan dengans struktur yang ringan yang menggunakan struktur bambu yang bertumpu pada kolom-kolom hidrolis. Material rumah panggung ada yang terbuat dari bambu, beton dan baja sehingga konstruksi sambungannya harus direncanakan dan diperhitungkan dengan baik. Sambungan yang akan dibahas adalah sambungan baja dengan beton pondasi dengan menggunakan base plate dan angkur baut. Sambungan pipa hidrolis, sambungan pipa galvanis dengan struktur bangunan bambu serta struktur rumah bambu.Kata kunci: Sambungan Baja Beton, Base Plate, Angkur Baut, Sambungan Pipa-Bambu, Sambungan Batang-Batang Bambu.
Perencanaan Pembangunan Saluran Drainase Jalan Sulingan– Tanjung Selatan Ruas 122 Kecamatan Murung Pudak Budiyarti, Budiyarti
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 2 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i2.21

Abstract

Pembangunan, Pemeliharaan dan perbaikan drainase secara rutin maupun berkala dapat mengurangi kerusakan pada jalan dan mengurangi genangan air di permukiman. Perencanaan pembangunan saluran drainase ini berada di wilayah Kecamatan Murung Pudak, saluran yang direncanakan merupakan pembangunan baru, sebelumnya di lokasi tersebut hanya ada saluran alam yang terbentuk dari aliran air hujan. Kontrak kerja perencanaan ini selama satu bulan dengan panjang yang direncanakan 2.733 meter di dua sisi jalan. Selain saluran drainase juga dibangun bangunan pelengkap seperti gorong-gorong. Lingkup pekerjaan perencanaan pada proyek ini meliputi pengumpulan data pendukung, survey lokasi rencana pekerjaan dan pengukuran lapangan untuk mendapatkan data yang akurat, dokumentasi Infrastruktur kondisi awal (0%), penyusunan pra rencana yaitu pembuatan gambar sket dan rab rencana penanganan, pembuatan gambar kerja, penyusunan bill of quantity (BQ) dan spesifikasi teknis, serta pembuatan Laporan akhir
Pembuatan Briket Dari Kulit Buah Langsat Ni`mah, Lailan
Buletin Profesi Insinyur Vol 3, No 2 (2020): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v3i2.75

Abstract

Meningkatnya kebutuhan dan harga bahan bakar serta usaha mengurangi emisi CO2 guna mencegah terjadinya pemanasan global telah mendorong penggunaan energi biomassa sebagai pengganti energi bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara, sebagai bahan bakar alternatif yang efisien dan ekonomis untuk kebutuhan sehari-hari Contoh energi biomassa, yakni briket.Briket bioarang adalah arang (salah satu jenis bahan bakar) yang dibuat dari aneka macam bahan hayati atau biomassa. Bahan yang dapat dibuat briket bioarang adalah kulit buah langsat. Penelitian briket biorang dari kulit langasat, bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari briket yang dihasilkan, yakni nilai kalor. Variasi karbon kulit langsat dengan perekat tapioka yakni 75:25; 50:50 dan 25:75. Dari penelitian ini diperoleh nilai kalor tertinggi yang diperoleh dalam penelitian ini, yakni pada perlakuan C, dimana komposisi bahan pembuat briket yaitu Kulit Buah langsat : Tapioka (75% : 25%) yaitu 5558 kal/gr dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nilai minimal 5000 kal/gr. Sedangkan, nilai kalor terendah adalah pada perlakuan A yaitu 5061 kal/gr dengan komposisi Kulit Buah langsat : Tapioka (25% : 75%). Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan komposisi bahan pembuat briket bioarang sehingga memberi pengaruh berbeda terhadap nilai kalor.
Petunjuk Dasar Pemeriksaan Bangunan Existing Metode Non-Destructive Test: Studi Kasus Bangunan Industrial Struktur Baja Wijaya, Usman
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 2 (2019): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i2.43

Abstract

Beberapa peraturan di negara maju mensyaratkan perlunya pemeriksaan bangunan existing tiap kali adanya update peraturan baru. Di-Indonesia sendiri belum ada peraturan yang mengatur perlunya pemeriksaan bangunan setiap ada update peraturan, namun belakangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginstruksikan untuk menerbitkan sertifikat laik fungsi bangunan (SLF) setiap 5 tahun dimana salah satu persyaratannya mensyaratkan pemeriksaan bangunan existing. Umumnya alasan dilakukan pemeriksaan bangunan existing karena adanya update peraturan, umur bangunan, perubahan fungsi bangunan, dan kerusakan akibat gempa. Pada Studi kasus ini bangunan industri dibangun tahun 1990, akibat update peraturan dan umur bangunan, maka bangunan akan di periksa dengan metode non-destructive test (NDT) menggunakan Brinell Hardness Test dan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Test. Metode NDT dipilih karena tidak mengganggu operasional bangunan. Dari hasil pengujian NDT dan analisis struktur berdasarkan data aktual dilapangan menunjukan beberapa struktur tidak memenuhi kriteria desain dengan peraturan terbaru AISC 360-16 dan perlu retrofit untuk kondisi yang tidak memenuhi kriteria desain.Kata kunci :  Assessment, NDT Test, ASD, LRFD
Evaluasi Faktor Penyebab Keterlambatan Kerja Pada Proyek Pekerjaan Pembangunan Penggantian Jembatan Sei. Ata IV di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Romdan, Achmad
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 2 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i2.8

Abstract

Pembangunan sarana dan prasarana transportasi, kesehatan, pendidikan serta pemerintahan. Kegiatan ini dilaksanakan juga pada pembangunan Jembatan Sei. Ata IV yang terdahulu tidak layak fungsi serta banyaknya kerusakan pada struktur bawah dan atas bangunan yang ada sehingga tidak memadai untuk digunakan secara maksimal Proyek Penggantian Jembatan Sei. ATA IV. Berdasarkan indentifikasi dilapangan penyebab keterlambatan Penggantian Jembatan Sei. ATA IV dengan metode RRI dengan nilai  (>) 0.400  yaitu kondisi cuaca yang tidak terduga sebelumnya, kekurangan tenaga kerja/personil, kekurangan peralatan, kesalahan yang terjadi selama pelaksanaan proyek sehingga harus dikerjakan kembali, prediksi terhadap lokasi lapangan atau geografis proyek, terlambat membayar upah pekerja, dan faktor-faktor yang paling dominan yang menyebabkan keterlambatan dalam pengerjaan proyek tersebut. Berdasarkan indentifikasi di lapangan faktor-faktor yang paling dominan yang menyebabkan keterlambatan dalam pengerjaan proyek tersebut adalah lambatnya dalam proses pembebasan lahan pada lokasi pekerjaan, sering terjadinya perubahan desain pada item-item tertentu, terlambat membayar upah pekerja, adanya pekerjaan yang ditiadakan dan ditambahkan, sehingga terjadi perubahan volume pekerjaan
Aplikasi membran ultrafiltrasi termodifikasi untuk penyediaan air bersih layak konsumsi di Desa Jambu Burung Kalimantan Selatan Mirwan, Agus; Wicakso, Doni Rahmat; Ghofur, Abdul; Nata, Iryanti Fatyasari
Buletin Profesi Insinyur Vol 3, No 1 (2020): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v3i1.62

Abstract

Jambu Burung merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dengan lingkup wilayah disekitar bantaran sungai dan pesisir pantai yang belum memiliki akses air bersih dari perusahaan daerah air minum. Selama ini, masyarakat terbiasa menggunakan air sungai dan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari dengan kondisi masih jauh dari layak untu dikonsumsi. Teknologi membran ultrafiltrasi memiliki beberapa keunggulan diantaranya dapat memisahkan spesifikasi kimia secara spesifik, beroperasi pada suhu ambient, tidak destruktif, hemat energi, dan tidak mencemari lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi membran ultrafiltrasi termodifikasi untuk menghasilkan air bersih layak konsumsi bagi masyarakat Desa Jambu Burung. Teknologi yang diaplikasikan terdiri dari rangkaian modul membran, empat buah filter sedimen polipropilen, dan pompa sehingga prosesnya sederhana, praktis, mudah dioperasikankan, dan mudah dipindah-tempatkan (mobile). Hasil analisis kualitas air melalui proses membran ultrafiltrasi termodifikasi berdasarkan parameter fisika dan kimia menunjukkan bahwa tidak ada bau, 112 mg/L total zat padat terlarut (TDS), kekeruhan 2 NTU, warna 0,0135 TCu, suhu 27,2 oC, daya hantar listrik 103 µs/cm, pH 6,74. Sedangkan kesadahan, besi, mangan, zat organik, dan total fosfat, serta total bakteri koliform menunjukkan angka nol dan diartikan semua parameter telah memenuhi baku mutu yang disyaratkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 492 tahun 2010.Kata kunci: air sungai, air sumur, air bersih, baku mutu, membran ultrafiltrasi termodifikasi
Implementasi Uji Mutu Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pembangunan Jalan Batas Kec. Siding/Seluas – Batas Kecamatan Sekayam/Entikong (Myc) Provinsi Kalimantan Barat Junaidi, Deddy
Buletin Profesi Insinyur Vol 1, No 2 (2018): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v1i2.27

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk (1) Mengetahui implementasi uji mutu pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada Paket Pembangunan Jalan Batas Kec. Siding/Seluas – Batas Kecamatan Sekayam/Entikong (MYC) Provinsi Kalimantan Barat, dan (2) Mengetahui ketidaksesuaian; akar penyebab masalah; acuan/aturan dalam pelaksanaan uji mutu konstruksi pada paket tersebut disertai saran perbaikan. Setelah monitoring pelaksanaan uji mutu konstruksi pada paket tersebut, didapatkan bahwa (1) Pelaksanaan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja pada sistem kesehatan dan keselamatan kerja dalam kondisi yang baik. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk kinerja penerapan penyelenggaraan kesehatan dan keselamatan kerja berdasarkan Peraturan Menteri PU No. 9 tahun 2008, (2) Ketidaksesuaian, akar penyebab dan saran perbaikannya. Kata kunci: Uji mutu konstruksi, pekerjaan konstruksi jalan
Evaluasi Sistem Penilaian Rekognisi Pembelajaran Lampau Trapsilawati, Fitri; Subagyo, Subagyo; Ariyanto, Teguh; Herliansyah, Muhammad Kusumawan; Purwono, Suryo
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 3 (2019): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional Keinsinyuran 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i3.49

Abstract

Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (PSPPI FT UGM) telah mengembangkan sistem konversi dan sistem penilaian untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang mengacu pada bakuan kompetensi Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Sistem penilaian RPL (SP RPL) ini telah diimplementasikan dalam proses penilaian RPL pada beberapa periode peserta PSPPI FT UGM. Paper ini fokus pada evaluasi hasil penilaian RPL menggunakan  SP RPL. Hasil menunjukkan bahwa SP RPL dengan sistem konversi yang diterapkan di PSPPI FT UGM merupakan prosedur dan sistem yang reliabel.Kata kunci : Sistem penilaian, RPL, PSPPI, Statistik