cover
Contact Name
Yogho Prastyo
Contact Email
yoghoprastyo@gmail.com
Phone
+6281250166685
Journal Mail Official
borticalth@gmail.com
Editorial Address
JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Journal of Borneo Holistic Health
ISSN : 26219530     EISSN : 26219514     DOI : https://doi.org/10.35334/borticalth
Borneo Holistic Health (borticalth) adalah jurnal cetak dan online dengan sistem open access journal. Borticalth merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan, kebidanan maupun displin ilmu kesehatan lainnya. Borticalth menerbitkan artikel-artikel dalam lingkup keperawatan, kebidanan maupun kesehatan secara luas namun terbatas. Artikel harus merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup ilmu keperawatan dan bidang lain yang terkait dalam baik dalam lingkup skala nasional dan internasional. Keperawatan Manajemen Keperawatan Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan gawat darurat Keperawatan jiwa Keperawatan komunitas Keperawatan geriatri Keperawatan keluarga Keperawatan anak Pendidikan keperawatan Keperawatan maternitas Kesehatan wanita Kebidanan Psikologi Promosi kesehatan
Articles 111 Documents
PERTOLONGAN PERTAMA POLISI LALU LINTAS PADA KORBAN KECELAKAAN YANG MENGALAMI CEDERA KEPALA DI WILAYAH POLRES BLITAR Dewi Rachmawati
Journal of Borneo Holistic Health Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala merupakan salah satu dampak kecelakaan lalu lintas yang terbanyak dan penyebab utama kematian maupun kecacatan bagi pengendara sepeda motor. Oleh karena itu perlu penanganan dan pertolongan pertama secara tepat guna meminimalisir angka kematian dan cedera. Tujuan dari studi kasus ini adalah menggambarkan pertolongan pertama polisi lalu lintas pada korban kecelakaan yang mengalami cedera kepala di wilayah Polres Blitar. Rancangan studi kasus ini menggunakan metode pendekatan deskriptif. Partisipan studi kasus ini sebanyak 5 polisi lalu lintas. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Waktu pengumpulan data dilaksanakan 27 Maret – 19 April 2019 dengan lokasi di Polres Blitar. Hasil penelitian berdasarkan wawancara tindakan pertolongan pertama polisi lalu lintas meliputi datang ke TKP, memastikan aman lingkungan, aman diri, memastikan kesadaran, melepaskan helm, membuka jalan nafas, menghentikan perdarahan, membersihkan perdarahan di telinga, dan memindahkan korban. Sedangkan hasil observasi tindakan yang sudah dilakukan dengan benar meliputi aman diri, aman lingkungan, cek respon, melepaskan helm, membuka jalan napas, dan memindahkan korban. Tindakan yang masih kurang meliputi aman korban, memanggil ambulan, mengontrol pendarahan, dan mengontrol pendarahan apabila terdapat darah yang keluar dari telinga. Diharapkan dengan penelitian ini perlu diberikan pendidikan dan pelatihan terhadap polisi lalu lintas tentang pertolongan pertama korban cedera kepala.
STUDI LITERATUR PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI Rani Alfiyyah
Journal of Borneo Holistic Health Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2018 prevalensi bayi dengan gangguan pertumbuhan 28,7%. Bayi yang mengalami gangguan pertumbuhan akan mudah sakit, keterlambatan perkembangan dan mempengaruhi pertumbuhan fisik. Upaya dalam mengatasi masalah ini yaitu memberikannya rangsangan serta stimulasi seperti pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan 10 artikel yang diperoleh dari hasil screening berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Pencarian artikel menggunakan databased Google scholar, Portal Garuda, Pubmed dan ScinceDirect. Kata kunci pencarian literatur ini yaitu pijat bayi, kenaikan berat badan dan baby massage, weight gain. Hasil berdasarkan 10 artikel yang dianalisis, didapatkan adanya pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan. Kesimpulan dan saran penelitian ini berdasarkan artikel yang dianalisis peningkatan berat badan akan lebih besar ketika usia bayi 0-6 bulan yang diberi pijatan 2x seminggu selama 4 minggu dengan durasi 10-15 menit. Sehingga diharapkan perawat dan tenaga kesehatan lainnya dapat menerapkan pijat bayi melalui program rumah sakit atau puskesmas.Kata Kunci: pijat bayi, kenaikan berat badan.
HUBUNGAN PERILAKU DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PASIEN TB PARU Butarbutar, Maria Haryanti
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.391 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.375

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) adalah penyakit radang parenkim paru yang menular karena infeksi kuman TB yaitu Mikobakterium tuberkulosis (mycobacterium Tuberculosisi). Sebagian besar kuman TB menyerang paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lain. Jenis penelitian yang digunakan penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja puskesmas Amplas Medan. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 41 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian yang didapat hubungan perilaku dengan pasien TB paru adalah dengan BTA (+) dan mempunyai perilaku positif sebanyak 22 orang (53,6%) dengan Hasil uji square 0.001 α 0.05 yang artinya ada hubungan antara perilaku dengan pasien TB paru. Hubungan sanitasi lingkungang dengan TB paru adalah dengan sanitasi lingkungan kurang baik dengan BTA (-) sebanyak 15 orang (36,5%). Hasil uji chi- square 0,008 α 0,05 maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan pasien TB paru di daerah wilayah kerja Puskesmas Amplas Medan. Disarankan agar masyarakat lebih memperhatikan keadaan lingkungan rumah dan sekitarnya dan menambah pengetahuan dengan cara sering membaca dan menjaga kesehatan agar terhindar dari infeksi kuman Mikobakterium tuberculosis.Kata Kunci: Perilaku, Sanitasi Lingkungan, pasien TB Paru
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI CAREGIVER PASIEN SKIZOFRENIA Hjg, Hana Hana; Yundari, Hana Hana
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.881 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.377

Abstract

AbstrakPeran keluarga sebagai caregiver pasien skizofrenia menjadi hal utama untuk mencegah kekambuhan serta sangat penting untuk keberhasilan terapi pada perawatan pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peran keluarga sebagai caregiver pasien skizofrenia. Metode: Desain penelitian adalah korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan cara non probability sampling yaitu purposive sampling, sebanyak 256 orang. Analisa data dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara faktor pengetahuan dan sikap dengan peran keluarga sebagai caregiver pasien skizofrenia (p0,05), sedangkan tidak ada hubungan faktor fasilitas kesehatan dengan peran keluarga sebagai caregiver pasien skizofrenia (p0,05). Diskusi: Hal ini disebabkan karena pengetahuan dan sikap merupakan faktor predisposisi terbentuknya prilaku yaitu peran keluarga sebagai caregiver. Saran kepada keluarga agar memberikan motivasi dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan pemahaman tentang perawatan pasien dirumah. Kata kunci: Peran keluarga, Caregiver, Pengetahuan, Sikap.
CORRELATION ANALYSIS BETWEEN NURSE PERFORMANCE AND SATISFACTION LEVEL OF TOURIST PATIENTS IN BIMC HOSPITAL Laksmi, Ida Ayu Agung
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.28 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.378

Abstract

AbstrakKualitas pelayanan keperawatan sangat tergantung dari kinerja perawat yang mencerminkan kemampuan seorang perawat dalam mengimplementasikan proses asuhan keperawatan. Selain dinilai dari tingkat akreditasi, kepuasan pasien juga sangat mempengaruhi citra dan kepercayaan masyarakat termasuk wisatawan asing. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional bertujuan untuk mengetahui korelasi antara dimensi kinerja perawat terhadap tingkat kepuasan pasien asing yang dirawat di UGD BIMC Hospital. Terdapat hubungan yang signifikan antara keenam domain kinerja perawat yaitu kepemimpinan, perawatan kritis, kemampuan kolaborasi dan pengajaran, kemampuan perencanan, kemampuan komunikasi dan profesionalitas perawat dengan kepuasan pasien wisatawan asing di UGD BIMC Hospital dengan nilai p α (0.05) melalui uji analisis spearman rho. Oleh karena itu, perawat perlu untuk terus mengupayakan dan selalu mengembangkan pelayanan keperawatan sesuai dengan program terstruktur sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat sehingga kualitas pelayanan juga meningkat. Kata kunci: kepuasan pasien, kinerja perawat
PEMBERIAN NON-NUTRITIVE SUCKING (PACIFIER) TERHADAP RESPON NYERI NEONATUS YANG DILAKUKAN PEMASANGAN INFUS Pramesti, Theresia Anita
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.566 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.381

Abstract

Nyeri pada neonatus dapat mengakibatkan perilaku fisiologi dan respon metabolik yang negatif. Paparan nyeri dapat merusak perkembangan otak bayi dan menimbulkan gangguan belajar serta perilaku di masa anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh non nutritive sucking (pacifier) terhadap respon nyeri neonatus yang dilakukan pemasangan infus. Desain penelitian menggunakan static group comparation pada 20 sampel yang diambil dengan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata respon nyeri pada kelompok perlakuan 6,20 dan pada kelompok kontrol 11,40. Hasil Independent t-test didapatkan hasil p = 0,00 α (α = 0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian non nutritive sucking (pacifier) terhadap respon nyeri neonatus yang dilakukan pemasangan infus. Nyeri saat pemasangan infus dialihkan dengan efek analgetik non nutritive sucking yang mengaktifkan jalur opioid oleh stimulasi mekanisme orotactile dan mechanoreceptor sehingga nyeri teralihkan. Non nutritive sucking (pacifier) dapat menjadi salah satu alternatif nonfarmakologi dalam meminimalisasi nyeri pada neonatus. Kata kunci: neonatus, non nutritive sucking (pacifier), nyeri
AKURASI PENGUKURAN TEKANAN VENA SENTRAL (Central Venous Pressure) Lesmana, Hendy
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.503 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.388

Abstract

Pemantauan tekanan vena sentral merupakan salah satu metode pengukuran hemodinamik pasien secara invasif yang penggunaannya secara luas di temukan terutama di ruang perawatan intensif. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi akurasi pengukuran tekanan vena sentral tersebut yang dapat menyebabkan bias (penurunan/peningkatan) dari nilai sebenarnya dan hal ini dapat berdampak terhadap kesalahan dalam pengambilan keputusan klinik terhadap pasien. Metode yang digunakan pada tinjauan literatur ini menggunakan studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (CINAHL, ProQuest dan Google cendekia) dalam bentuk jurnal penelitian yang berjumlah 14 jurnal, studi kepustakaan meliputi; Text Book, Buku ajar dan buku cetak lainnya dengan jumlah 5 buku serta Tesis hasil penelitian yang tersimpan dalam perpustakaan dengan jumlah 1 buah. Hasil studi menunjukan Akurasi Pengukuran tekanan vena sentral dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya: faktor peralatan; tersumbatnya kateter dan ujung kateter berada di ventrikel kanan, faktor kemampuan perawat; kalibrasi yang tidak benar, proses pengukuran tidak konsisten, osilasi pernafasan, tehnik pengukuran yang tidak benar serta penggunaan mode PEEP pada pasien yang terpasang ventilator. Perawat harus melakukan pemantauan tekanan vena sentral secara serial hal ini berguna dalam memantau respon pasien terhadap pengobatan/tindakan yang telah diberikan. Penting untuk diingat bahwa nilai tekanan vena sentral tinggi mungkin terkait dengan patofisiologi penyakit dan tidak selalu menunjukan overload cairan. Kata Kunci: Akurasi hasil pengukuran, Hemodinamik invasif, Pemantauan serial, Tekanan vena sentral
EFEKTIFITAS JUS MENTIMUN DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Tukan, Ramdya Akbar
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.567 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.398

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan darah sistolik ≥ 140 mmHg atau peningkatan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat mengganggu aktifitas, berbagai macam terapi telah ditawarkan untuk menurunkan tekanan darah, salah satunya terapi jus mentimun. Artikel ini secara komprehensif merangkum, menilai dan meninjau literatur yang tersedia tentang terapi menurunkan tekanan darah tinggi yaitu dengan buah mentimun. Metode: yang di gunakan dalam Literature review diawali dengan pemilihan topik, kemudian ditentukan keyword untuk pencarian jurnal menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia melalui beberapa database antara lain Google Scholar, Ebscho, dan Pro Quest. Pencarian ini dibatasi untuk jurnal mulai tahun 2010 sampai dengan tahun 2015. Keyword Bahasa Inggris yang digunakan adalah “Hypertension and Therapy”, “Hypertension and Cucumber Juice”, “Effect of Cucumber Juice Therapy on Hypertension”, Untuk bahasa Indonesia menggunakan kata kunci “Hipertensi, Efektivitas, Terapi, Jus Mentimun”. Hasil: terapi jus mentimun pada kelompok perlakuan dari beberapa hasil penelitian yang penulis temukan,  bahwa jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah, hasil tersebut sebagai berikut ; hasil penelitian dari Lebalado (2014) menyatakan bahwa konsumsi 150 ml jus mentimun selama 7 hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada laki-laki dan perempuan hipertensi secara signifikan. Sedangkan menurut hasil penelitian Khusnul dan Munir 2012 menyatakan bahwa ada pengaruh bermakna dari pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah, penurunan terbesar terjadi pada 2 jam dan setelah perlakuan hari ke 4 dan 5 setelah perlakuan pemberian jus mentimun pada lansia dengan penyakit hipertensi tanpa penyakit penyerta. Diskusi: Ini berarti konsumsi jus mentimun dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kata kunci : Hipertensi, Jus Mentimun, Tekanan Darah 
EFEKTIVITAS PERAWATAN LUKA TEKNIK BALUTAN WET-DRY DAN MOIST WOUND HEALING PADA PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIK Ose, Maria Imaculata; Utami, Putri Ayu; Damayanti, Ana
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.746 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.401

Abstract

Ketidakseimbangan glukosa dalam darah menimbulkan dampak gangguan pada neuropati yang berpotensi terjadinya luka diabetes. Salah Satu komplikasi diabetes melitus adanya luka ulkus yang menyebabkan 50% hingga 75% harus amputasi. Perawatan luka dewasa ini di ruang perawatan rumah sakit masih cenderung menggunakan metode balutan kasa ”Wet-Dry”(Basah-kering),  perawatan luka telah mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama dalam dua dekade terakhir ini. Teknik perawatan luka terkini  “Moist Wound Healing”.  Tujuan penelitian ini untuk melihat efektivitas penyembuhan luka dengan membandingkan penggunaan balutan  dengan teknik Wet-Dry dan dengan teknik balutan Moist Wound Healing. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi eksperimental. Populasi adalah seluruh pasien diabetes yang mengalami ulkus. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sehingga diperoleh 18 responden yang menggunakan perawatan luka dengan teknik wet-dry dan 15 responden ulkus diabetic yang dilakukan perawatan luka dengan teknik Moist Wound Healing. Hasil : Data variabel berdistribusi normal setelah diuji dengan Saphiro-Wilk. Uji t-berpasangan menunjukan nilai signifikan  p =0,004 yang mana nilai p Value 0,05 sehingga ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang antara kelompok penyembuhan luka dengan perawatan luka dengan teknik Wet dry dengan kelompok perawatan luka Moist Wound Healing. Kesimpulan dari penelitian ini perawatan luka pada ulkus diabetik dengan teknik moist healing lebih cepat proses penyembuhannya sehingga pasien mendapatkan perawatan lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu dan biaya.Kata Kunci : Ulkus, Diabetic, Wet-dry, Moist Wound Healing.
PERBANDINGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI RUMAH SAKIT DAERAH PANTAI D susanti, susanti
Journal of Borneo Holistic Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.678 KB) | DOI: 10.35334/borticalth.v1i1.404

Abstract

Pre eklamsia merupakan penyebab kematian ibu terbanyak disamping perdarahan dan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kejadian pre eklamsia daerah pantai dan pegunungan di Jawa Barat. Penelitian bersifat deskrptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil adalah ibu – ibu dengan kasus preeklamsia yang melahirkan di RSUD Gunung Jati Cirebon dan RSKIA Kota Bandung dengan teknik pengambilan sampel secara acak sistematik (Systematic Sampling) yang dilakukan pada tanggan 17 Juli 2008 sampai dengan 13 Agustus 2008. Data sekunder diperoleh dari catatan rekam medik pasien rawat inap. Terdapat 1748 jumlah populasi dengan kasus preeklamsia paling banyak terjadi di daerah pantai (13,43%) dan paling banyak terjadi pada umur 35 tahun (34,2%). Jumlah paritas yang paling banyak terjadi preeklamsia 0 – 1. Kasus preeklamsia yang terjadi pada usia kehamilan 33 – 37 minggu paling banyak terjadi di daerah pantai (92,6%), sedangkan di pegunungan paling banyak terjadi pada usia kehamilan 37 minggu (16%). Cara persalinan yang paling sering dilakukan adalah pervaginam, sedangkan komplikasi yang paling banyak terjadi adalah BBLR dan paling banyak ditemui di daerah pegunungan yaitu 74 kasus (26,5%).Kata kunci : pantai, pegunungan, preeklamsia

Page 1 of 12 | Total Record : 111