cover
Contact Name
Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc.
Contact Email
zainulhidayah@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285606353831
Journal Mail Official
pamator@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Utama, Lt. 1 Jl. Raya Telang Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura
ISSN : 18297935     EISSN : 26547856     DOI : https://doi.org/10.21107/pamator
PAMATOR JOURNAL is the Journal of Social Sciences, Economics and Humanities, published by the Institute for Research and Community Service Trunojoyo University, 2 times a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
KARAKTERRISTIK PETANI DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI GARAM SECARA TRADISIONAL DAN TEKNOLOGI GEOMEMBRAN (Studi Kasus di Desa Pangarengan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang) Ainul Yaqin; Setiani Setiani
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.671 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani dan membandingkan tingkat kelayakan usahatani garam yang menggunakan cara/ teknologi berbeda yaitu secara tradisional dan geomembran. Penelitian dilakukan di desa Pangarengan Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang. Jumlahsubjek dalam penelitian ini adalah 47 subjek, dengan rincian 28 subjek adalah petani yang melakukan usahatani garam secara tradisional dan 19 subjek petani yang menggunakan geomembran. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis diskriptif dan analisis usahatani yang meliputi analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C ratio. Petani geomembran didominasi oleh petani usia muda, pendidikan yang lebih tinggi dan luas lahan yang lebih luas dibandingkan dengan petani garam tradisional. Rata-rata biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C ratio usahatani garam menggunakan geomembran lebih besar daripada tradisional. Rata-rata biaya usahatani garam secara tradisional sebesar 3.374.692 lebih kecil daripada geomembran yaitu sebesar Rp 8.394.971. Penerimaan usahatani garam secara tradisional rata-rata sebesar Rp 3.604.000 sedangkan secara geomembran lebih besar yaitu Rp 9.485.000. Usahatani garam secara tradisional memiliki nilai R/C lebih rendah (1,09) dibandingkan teknologi Geomembran (1,19).
Etika Bisnis dan Profesi; Relevansinya Terhadap Nilai Etika Kearifan Lokal Madura sebagai Landasan Hidup Masyarakat Madura Mohamad Djasuli
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.204 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3769

Abstract

Sebuah kearifan lokal yang sepatutnya untuk terus ditumbuh kembangkan, bukan sekedar untuk berjejal pemikiran tapi untuk kembali merelevansikannya kepada suatu pembelajaran hingga melahirkan sebuah pemikiran baru. Penelitian ini bersifat analisis wacana atas etika bisnis dan Profesi yang dihubungkan dengan etika kearifan lokal yang di miliki oleh masyarakat Madura .hasil analisis wacana menyimpulkan bahwa dalam penerapan etika kearifan lokal yang di miliki oleh masyarakat Madura dapat menjadi sebuah landasan baru untuk akuntan dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya sehari-hari. Bukan hanya itu dalam artikel ini juga menemukan bahwa etika bisnis masyarakat Madura juga patut dijadikan suritauladan yang baik untuk etnis lain. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa etika bisnis dan etika profesi akuntansi dapat berdampingan secara langsung dengan etika kearifan lokal Madura.
Rantai Pasok (Supply Chain) Pemasaran Komoditas Kacang Tanah di Kabupaten Bangkalan Dwi Ratna Hidayati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.348 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3770

Abstract

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memberi peluang dengan kerjasama ASEAN Integrated Food Security yang salah satunya menciptakan pasar yang kondusif serta berfokus pada pengumpulan, analisis, diseminasi dan informasi pertanian. Manajemen rantai pasok diperlukan bagi beberapa komoditas utama agar dapatmeningkatkan perekonomian wilayah. Dan salah satu komoditas pertanian yang strategis adalah kacang tanah.Kabupaten Bangkalan Madura merupakan salah satu sentral pengembangan tanaman pangan kacang tanah dengan luas panen lebih dari 15.000 hektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rantai pasok komoditas kacang tanah di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan pengumpulan data secara snowball sampling di beberapa wilayah utama penghasil kacang tanah yakni Konang,Geger, Modung, Socah. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk membuat saluran pemasarannya serta menghitung margin pemasaran dan farmer share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok pemasaran kacang tanah di Kabupaten Bangkalan terdiri dari tiga saluran pemasaran yakni petani-konsumen, petani- pedagang perantara - konsumen dan petani - pedagang perantara-pedagang besar-konsumen. Perolehan tingkat keuntungan tertinggi pada saat petani menjual langsung ke pasar sebesar Rp 12,141.00 sedangkan margin pemasaran tertinggi diperoleh pedagang perantara sebesar Rp 10,050.00. Farmer share tertinggi pada saluran satu sebesar 100%, saluran dua sebesar 68,26% danterendah pada saluran tiga sebesar 38, 59%.
Analisis Nilai Tambah Cpo (Crude Palm Oil) di Pt. Perkebunan Nusantara Iii (Persero) Medan (Studi Kasus Pabrik Kelapa Sawit Aek Torop) Finta L Damanik; Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.26 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3771

Abstract

Indonesia merupakan negara pengekspor terbesar kelapa sawit di dunia. Pada industri hulu kelapa sawit diolah menjadi 2 produk yaitu minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan inti sawit (Palm Mill). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi CPO dan nilai tambah dari kelapa sawit menjadi CPO. Penelitian ini dilakukan di PKS Aek Torop, dengan populasi semua karyawan PKS Aek Torop dan sampel yang dipilih secara sengaja (Purposive sample). Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pengolahan kelapa sawit menjadi CPO terdiri dari 7 stasiun yaitu stasiun jembatan penerimaan buah, perebusan, pemipilan, press, pemurnian minyak, pengolahan inti, dan pembangkit tenaga. Sedangkanhasil analisis nilai tambah Hayami menunjukan bahwa produksi CPO mampu memberikan nilai tambah sebesar Rp 485,79 dengan keuntungan sebesar Rp 447,69.
Trend Volume Penjualan dan Strategi Pengembangan Agroindustri Tape “Sumber Madu Sae” Hasyati Hasyati; Jani Januar; Evita Soliha Hani
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.073 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3772

Abstract

Agroindustri Tape “Sumber Madu SAE” di Desa Sumberpinang Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, adalah salah satu agroindustri tape yang perkembangannya cukup besar hingga menjadikannya mampu untuk terus bertahan lama sampai saat ini, akan tetapi tingkat volume penjualan tapenya yang fluktuatif masih menjadi hambatan bagi agroindustri ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) trend volume penjualan tape; (2) variabel-variabel yang mempengaruhi volume penjualan tape; (3) strategi pengembangan Agroindustri Tape “Sumber Madu SAE”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitis. Metode pengumpulan data dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Prediksi ramalan volume penjualan tape mengalami fluktuasi yang cenderung meningkat setiap bulannya; (2) variabel-variabel diantara variabel volume produksi, harga bahan baku dan biaya bahan penolong, yang berpengaruh secara nyata terhadap volume penjualan adalah variabelvolume produksi; (3) strategi pengembangan agroindustri tape “Sumber Madu SAE” yang paling efektif adalah dengan menghilangkan atau meminimalisasi hambatan kunci yaitu persaingan yang cukup tinggi dan optimalisasi pendorong kunci yaitu permintaan tape “Sumber Madu SAE” yang cenderung tinggi. Peneliti merekomendasikan kepada pemilik maupun tenaga kerja Agroindustri “Sumber Madu SAE” agar dapat melakukan promosi secara optimal, mempertahankan kualitas dan cita rasa tape, melakukan diferensiasi produk, meningkatkan keterampilan SDM serta melakukan pinjaman modal untuk pengembangan agroindustri.
Konflik Hati Auditor Internal Instansi Pemerintah Non Bumn dalam Menjalankan Peran “Watchdog” Vs Peran “Consulting And Assurance” (Studi Kasus Pada 1 Inspektorat Daerah dan 1 Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur) Gita Arasy Harwida; Mohamad Djasuli
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.77 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3773

Abstract

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai lembaga tinggi negara yang memiliki kewenangan melakukan audit keuangan atas laporan keuangan pemerintah, masih menemukan banyaknya kelemahan dari sistem pengendalian intern baik pada level Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah dan haltersebut tertuang dalam HASIL pemeriksaan atas 68 LKPD Tahun 2013 mengungkapkan 742 temuan yang di dalamnya terdapat 909 permasalahan sistem pengendalian intern (SPI). Sementara itu, keberadaan auditor internal baik dengan nama Satuan Pengawasan Intern (SPI), Inspektorat Daerah, ataupun dengan nama lain pada lembaga sektor publik di Indonesia dewasa ini menjadi sebuah kebutuhan yang cukup signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif deskriptif dengan interview sebagai cara untuk menggali data, fakta, dan rasa dari informan yang dipilih dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil wawancara akan dianalisis dengan menggunakan teori konflik peran dan ambiguitas peran melalui kertas kerja. Hasil menunjukkan bahwa baik auditor Inspektorat Daerah maupun SPI mengalami konflik peran meskipun dalam bentuk yang berbeda. Meraka juga mengalami ambiguitas peran terutama saat pelaksaan tugas. Walaupun begitu, tidak satupun informan yang menyatakan dan menujukkan bahwa hal tersebut mempengaruhi independensi, obyektifitas, dan peranan mereka dalam mencegah terjadinya fraud di organisasinya.
Pengaruh Pelayanan Publik Terhadap Kualitas Layanan (Studi Pada Suatu Badan di Kabupaten Kediri Tahun 2017) Al Fadjar Ansory
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.432 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i1.3774

Abstract

Kajian tulisan ini kami buat disaat berkunjung ke suatu institusi di wilayah Kabupaten Kediri pada tahun 2017 dimana ditemuakan bagaimana suatu institusi memberikan pelayanan kepada masyarakat, hasil penulisan ini tidak lain memberikan masukan kepada suatu institusi supaya hari kedepan bisa lebih baik lagi kepada masyarakat dan negara, serta sebagai aparatur negara dapatbersikap tegas sesuai dengan perundangan sebagai aparatur pemerintahan dan abdi masyarakat.
Struktur Biaya, Pendapatan dan Nilai Tambah Agroindustri Emping Melinjo Skala Rumah Tangga di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Setiani Setiani
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.703 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i2.4058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya, pendapatan serta nilai tambah agroindustri emping melinjo skala rumah tangga. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalanmulai bulan Maret-Mei 2017. Struktur biaya dan pendapatan dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif, sedangkan nilai tambah dianalisis menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi emping melinjo adalah sebesar Rp 5.906.486 per bulan. Biaya variabel memiliki kontribusi sebesar 98,28% sisanya biaya tetap sebesar 1,72%. Komposisi biaya variabel didominasi oleh biaya bahan baku sebesar 73.65%, sedangkan biaya tenaga kerja sebesar 26,35%. Rata-rata Pendapatan agroindustri emping mlinjo skala rumah tangga sebesar Rp693.514per bulan yang nilainya jauh lebih rendah dari rata-rata upah minimum kabupaten Bangkalan.Nilai tambah emping melinjo sebesar Rp 13,922/kg.
Gestures sebagai Concrete Paving dalam Pemerolehan Bahasa Anak Mohammad Halili
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.75 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i2.4078

Abstract

Gestures seperti iconic dan beat, sebagai bagian dari paralinguistik masih menjadi teka-teki dalam kajian Psikolinguistiks apakah keberadaannya memiliki peran fundamental atau concrete paving terhadap perkembangan anak secara linguistik. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis peran gestures, baiksebagai information communication atau lexical access, serta relasi antara gestures dan kemampuan berbicara (speech) dengan menunjukkan neuro psychological evidence. Penelitian ini menggunakan laboratory/controlled experimental method yang berlokasi di TSA (Taman Sosialisasi Anak) UniversitasTrunojoyo Madura dengan responden anak berusia 2 tahun. Peneliti mengobservasi langsung aktivitas anak diantara jam kerja dan juga melakukan recording terutama pada momen gestures berlangsung. Hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan analisis dan me-recall data saat dibutuhkan. Penelitian menunjukkan bahwa perang gestures begitu penting untuk perkembangan bahasa anak, yang ditunjukkan dengan iconic seperti kata ayam dan beat gesturesseperti kata gajah. Neurophyscological evidencesertaperkembangan (development) juga mengindikasikan bahwa gestures memiliki keterkaitan dengan perkembangan bahasa mereka.
Praktik Akuntansi Sederhana Petani Garam Dan Penentuan Net Farm Income Achdiar Redy Setiawan; Muhammad Asim Asy’ari
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.068 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i2.4079

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali informasi-informasi mengenai bentuk “praktik akuntansi” yang dapat dilakukan oleh petani garam dan praktik dalam penentuan Net Farm Income dalam menunjang usahanya untuk mengelolah garam. Garam salah satu komoditas yang memberikan sumber pendapatan bagi petani garam di Madura. Hal ini menjadi meranrik untuk ditelusuri dan diteliti secara implisit tentang fakta akuntansi petani garam. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi transendental. Dengan pendekatan ini, informan diberi keluasan untuk menceritakan dirinya sendiri. Informan kunci dalam penelitian ini terdiri dari dua orang petani garam yang sudah berpengalaman di bidangnya (penggarap dan petambak garam). Parktik akuntansi mempunyai perspektif yang berbeda-beda, sesuai dengan pemaknaan sudut pandang petani. Pak Muzammil (Penggarap) merasa bahwa pecatatan sederhana itu sebagai pertanggungjawaban terhadap pemilik lahan. Sedangkan, menurut Pak Arif (petambak garam) merasa bahwa pencatatan itu tidak menjadi penting, cukup hanya dengan ingatan saja. Serta status petani garam sebagai penggarap atau petambak garam, penentuan net farm income mempunyai hasil yang beragam pula. Implikasi penelitian ini secara eksplisit bahwa akuntansi sangat beragam sesuai dengan keilmuannya sebagai ilmu sosial.

Page 1 of 28 | Total Record : 273