Sulistyohati, Aprilia
Program Studi Informatika, Universitas Indraprasta PGRI

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengukuran E-learning Readiness pada Mahasiswa Sebagai Upaya Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh Masa Pandemi COVID-19 Aprilia Sulistyohati
Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC) Vol 4, No 2 (2020): Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edumatic.v4i2.2674

Abstract

One of the efforts to reduce COVID-19 cases is a Distance Learning (PJJ) system for all levels of education. This study aims to determine the e-learning readiness of Cikarang University. Measurement of e-learning readiness implementation is carried out using the ELR framework. In this study, the ELR framework has consist of 4 main components, that are technology, innovation, people and self-development. This research was conducted on student in Cikarang University. Collecting data used structured interview with the campus management and then distributing questionnaires. The data processing used descriptive statistical techniques then mapped the e-learning Readiness index. The results of this study is to show that the Faculty of Engineering Cikarang University  in the third level (ready) in implementing e-learning, but still requires improvement and preparation in several aspects to achieve success in implementing e-learning. Some recommendations are proposed for Cikarang University, that is the availability of an e-learning system that can fulfill students' need for learning and assigning. In addition, the campus is expected to be able to conduct socialization and training on e-learning to students so that it makes students understand the e-learning system at Cikarang University.
Pengukuran E-learning Readiness pada Mahasiswa Sebagai Upaya Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh Masa Pandemi COVID-19 Sulistyohati, Aprilia
Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC) Vol 4, No 2 (2020): Edumatic : Jurnal Pendidikan Informatika
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the efforts to reduce COVID-19 cases is a Distance Learning (PJJ) system for all levels of education. This study aims to determine the e-learning readiness of Cikarang University. Measurement of e-learning readiness implementation is carried out using the ELR framework. In this study, the ELR framework has consist of 4 main components, that are technology, innovation, people and self-development. This research was conducted on student in Cikarang University. Collecting data used structured interview with the campus management and then distributing questionnaires. The data processing used descriptive statistical techniques then mapped the e-learning Readiness index. The results of this study is to show that the Faculty of Engineering Cikarang University  in the third level (ready) in implementing e-learning, but still requires improvement and preparation in several aspects to achieve success in implementing e-learning. Some recommendations are proposed for Cikarang University, that is the availability of an e-learning system that can fulfill students' need for learning and assigning. In addition, the campus is expected to be able to conduct socialization and training on e-learning to students so that it makes students understand the e-learning system at Cikarang University.
Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Ginjal dengan Metode Dempster-Shafer Aprilia Sulistyohati; Taufiq Hidayat
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan tehnikpenalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalambidang tertentu. Sistem pakar memberikan nilai tambah pada teknologi untuk membantu dalam menangani erainformasi yang semakin canggih.Aplikasi Sistem Pakar ini menghasilkan keluaran berupa kemungkinan penyakit ginjal yang dideritaberdasarkan gejala yang dirasakan oleh user. Sistem ini juga manampilkan besarnya kepercayaan gejalatersebut terhadap kemungkinan penyakit ginjal yang diderita oleh user. Besarnya nilai kepercayaan tersebutmerupakan hasil perhitungan dengan menggunakan metode Dempster-Shafer.Kata kunci : Ginjal, Sistem Pakar, metode Dempster-Shafer
KAJIAN INDIKATOR PENGUKURAN KESIAPAN PADA GREEN SMART CAMPUS MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA GREEN IT READINESS+ Aprilia Sulistyohati; Sri Suning Kusumawardani; Paulus Insap Santosa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Smart City sangat berkaitan dengan perkembangan teknologi namun pemanfaatan teknologi di dunia saat ini terbukti berperan terhadap kerusakan lingkungan dikarenakan tingginya emisi karbon yang dilepaskan ke lingkungan sebagai akibat pengunaan konsumsi energi yang belum efisien. Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan menggunakan konsep Green IT.  Penerapan Green IT dalam dunia pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas, memenuhi kebutuhan pengguna dan mengurangi biaya operasional. Sebagian besar perguruan tinggi belum memperhatikan kelestarian lingkungan sebagai dampak penggunaan teknologi. Tujuan dari paper ini merupakan hasil kajian awal yang menguraikan indikator-indikator kesiapan perguruan tinggi dengan menggunakan kerangka kerja G-Readiness+. Metode pengklasifikasian, literature review, analisis pengembangan,  dan modifikasi dilakukan melalui paper yang dipublikasikan pada jurnal internasional dan nasional dengan green IT readiness, green smart campus dan human resource management sebagai topiknya. Hasil dari kajian ini adalah komponen-komponen yang terdapat dalam kerangka kerjaG-Readiness+ yaitu attitude (sikap), policy (kebijakan), practice (praktek), technology (teknologi), governance (tata kelola), dan human resource (sumber daya manusia). Indikator-indikator tersebut dapat diadopsi ke dalam lingkungan kampus untuk mengukur efektivitas penerapan konsep Green IT menuju Green Smart Campus. Kata kunci:G-Readiness+, Green IT, Sumber Daya Manusia
PENERAPAN DATA MINING UNTUK MENGANALISA POLA PEMBELIAN SAYURAN HIDROPONIK MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA APRIORI Sugeng Budi Rahardjo; Wiyanto W; Aprilia Sulistyohati; Umilhuda U
Journal of Practical Computer Science Vol 1 No 2 (2021): November 2021
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.708 KB) | DOI: 10.37366/jpcs.v1i2.939

Abstract

Seiring dengan maraknya usaha di bidang sayuran hidroponik, UD. Media Farms menyadari akan munculnya persaingan bisnis yang ketat, sehingga diperlukan strategi untuk menarik konsumen, kurangnya sumber informasi baru menjadi salah satu kendala kemajuan bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi mengenai sayuran apa saja yang sering dibeli konsumen secara bersamaan dalam satu kali transaksi guna mengoptimalkan hasil panen sayuran hidroponik dan menentukan strategi bisnis penjualan sayuran hidroponik. Metode data mining yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode association rule dengan algoritma apriori. Dari proses pengolahan data menggunakan algoritma aprori dan pengujian dengan alat rapid miner, dengan parameter support minimal 20% dan confidence minimal 60% maka aturan asosiasi yang terbentuk adalah 7 aturan. Dari 7 rule yang terbentuk, ditemukan 3 rule dengan nilai confidence tertinggi yaitu (selada → kangkung) dengan nilai support 50% dan confidence 79%, (selada, bayam merah → kangkung) dengan nilai support 25% dan kepercayaan diri 78%, (selada, pakcoy → kangkung) dengan nilai support 22% dan confidence 76%. Ketiga rule tersebut memiliki nilai lift ratio > 1 yang artinya rule tersebut valid dan dapat digunakan dengan baik.