Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

STATUS KEPEMILIKAN LAHAN PENDUKUNG PERTUMBUHAN PERMUKIMAN KUMUH DI KAWASAN REL Rachmawati, Soraya dwi; Alit Widyastuty, Anak Agung Sagung
WAKTU Vol 13 No 2 (2015): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v13i2.62

Abstract

Pesatnya perkembangan dan kepadatan penduduk di perkotaan menyebabkan ruang untuk permukiman menjadi sempit. Ruang permukiman yang sempit tidak mendukung sebagai tempat tinggal dan kegiatan perikehidupan dan penghidupan manusia. Kampung Lumumba Wonokromo Surabaya merupakan salah satu perkampungan kumuh yang berlokasi di tepi rel kereta api. Masyarakatnya hidup dengan keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana serta tidak memiliki sertifikat tanah yang mengakibatkan aspek vitalitas non ekoniminya menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik permukiman kumuh kawasan rel kereta api berdasarkan aspek Vitalitas Non Ekonomi, Status Kepemilikan Tanah, Keadaan Prasarana dan Sarana, Prioritas Penanganan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung, kusioner, wawancara serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis pembobotan kriteria kawasan permukiman kumuh berdasarkan PU Cipta Karya tahun 2002. Hasil analisis menunjukkan permukiman kumuh di Kampung Lumumba lebih dominan di pengaruhi oleh kriteria status tanah. Kriteria status tanah memberikan nilai tinggi dibandingkan dengan kriteria yang lainnya yang mengakibatkan tingkat kekumuhannya tinggi. Prioritas penanganan yang dapat dilakukan terkait dengan status tanah ini, sebaiknya pemerintah melakukan penggusuran tempat tinggal mereka diganti dengan menyediakan lahan atau rumah susun yang layak untuk warga Lumumba. Kata Kunci : Permukiman Kumuh, Status Kepemilikan Tanah, Vitalitas Non Ekonomi.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PASAR LKMK SEMOLOWARU, SURABAYA DENGAN KONSEP MODERN Widyastuty, Anak Agung Sagung Alit
WAKTU Vol 10 No 2 (2012): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v10i2.816

Abstract

Fenomena yang terjadi sekarang ini di kota – kota besar banyak berkembang pasar –pasar modern seperti minimarket, hipermartket, mall – mall yang lama kelamaan menggeser keberadaan pasar trasidional. Masyarakat lebih senang berbelanja di pasar Modern dikarenakan pasar modern lebih nyaman, bersih, dan dingin. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengantisipasi agar keberadaan pasar tradisional tidak tergeser perannya dalam menyumbangkan anggaran pendapatan daerah j uga pendapatan penduduk sekitar. Untuk itu pasar tradisional perlu dikembangkan dengan mengambil konsep dari pasar modern. Dengan tidak meninggalkan ciri khas pasar tradisional berupa harga murah, dan terjadi interaksi tawar menawar harga, pembeli dan pedagang dapat menikmati ruangan pasar yang nyaman, bersih dan segar tetap harus dipertahankan. Konsep pasar modern yang di ambil adalah system penataan ruang pasar serta sirkulasi aktivitas penghuni pasar.Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan Deskriptif Kualitatif, penjabaran tentang karakteristik pedagang dan pembeli, aktivita s pasar berupa rotasi pasar, arus barang dan jasa serta tingkat persaingan pedagang dan juga ruang pasar. Populasi yang diteliti adalah para pedagang dan pembeli yang ada di Pasar LKMK Semolowaru, sampel yang di ambil sebanyak 96 pedagang dan pembeli. Metode pengumpulan data dengan observasi, penyebaran kuisioner dan kompilasi dari beberapa literature pendukung analisis. Analisis yang digunakan menggunakan analisis Deskriptif Kualitatif berupa analisis karakteristik pedagang dan pembeli, analisis aktivitaspasar, dan analisis ruang pasarKesimpulan dari penelitian dilihat dari karakteristik pedangan dan pembeli sebagian besar berada di lingkungan kecamatan Semolowaru. Aktivitas pasar belum optimal dan mengenai ruang pasar, masih banyak ruang pasar yang belum di pergunakan dan banyak fasilitas pasar yang tidak terawat. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi berupa konsep perencanaan dan penataan pasar tradisional yang nantinya dapat dinikmati oleh semua tidak hanya kalangan ibu rumah tangga kalangan menengah kebawah juga untuk kalangan muda maupun kalangan anak – anak. Keberadaan pasar tradisional ini akan tetap eksis ditengah – tengah maraknya pembangunan pasar – pasar modern.
PENATAAN KAWASAN PULAU MANSINAM SEBAGAI OBYEK WISATA ALAM DI TELUK DORERI KABUPATEN MANOKWARI PROPINSI PAPUA BARAT Albya Agapa, Fransina; Alit Widyastuty, Anak Agung Sagung
WAKTU Vol 12 No 1 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i1.813

Abstract

Perkembangan pariwisata sudah sedemikian pesat dan terjadi suatu fenomena yang sangat global dengan melibatkan jutaan manusia, baik di kalangan masyarakat, industri pariwisatamaupun kalangan pemerintah. Oleh karena itu pariwisata perlu ditata secara berkelanjutan.Pariwisata di Indonesia sudah termasuk dalam sektor ekonomi yang penting bahkan dapatdiharapkan sebagai penghasil devisa utama. Kawasan pesisir pantai merupakan obyek yangsangat diminati para wisatawan baik lokal maupun regional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor yang mempengaruhi minat danjumlah pengunjung, sarana dan prasarana, serta konsep penataan dalam mendukung programwisata alam di Pulau Mansinam.Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dengan mtode teknik wawancara dankuesioner. Hasil penelitian dengan analisis SWOT menunjukan bahwa obyek wisata PulauMansinam sangat berpeluang atau mempunyai prospek kekuatan yang dapat ditata untuk dikembangkan guna meningkatkan ekonomi daerah.
PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI DI PULAU ADONARA KABUPATEN FLORES TIMUR BERDASARKAN DISTRIBUSI ARUS BARANG Manek, Agustinus; Sagung Alit Widyastuty, Anak Agung
WAKTU Vol 14 No 1 (2016): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v14i1.102

Abstract

Pulau Adonara merupakan salah satu pulau yang ada di Wilayah Kepulauan Kabupaten Flores Timur. Pulau Adonara terkenal dengan budaya daerahnya dan kaya akan potensi alam yang di miliki, namun belum dikelola dan dikembangkan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk Pengembangan Potensi unggulan, Pergerakan Distribusi Arus Barang Masuk dan Keluar serta Strategi Pengembangan di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan metode analisa Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif. Teknik analisis yang digunakanadalah analisis Location Question (LQ) untuk mengetahui potensi unggulan di Pulau Adonara,distribusi frekuensi untuk mengetahui barang yang masuk dan keluar dan analisis SWOT danSTTEP untuk menentukan Strategi Pengembangan Potensi Ekonomi. Hasil penelitian menunjukanbahwa Pulau Adonara memiliki sektor basis dibidang pertanian dengan sub sektor pertanian kebundan pertanian bahan makanan. Distribusi barang yang ada di Pulau Adonara lebih dominan di ekspor (asam, pertanian kebun, ikan ke Wilayah Jawa, Makasar, Maluku Utara, Ambon, Kefa, Lembata, Button dan Lombok ) dari pada untuk impor. Pengembangan potensi ekonomi dapat dilakukan dengan cara meningkatkan sumberdaya manusia, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi teknologi, mengembangkan potensi yang ada, kesadaran terhadap pemanfaatan lahan dan lingkungan, serta kesiapan untuk bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun swasta untuk mengembangkan potensi ekonomi.
PENGOLAHAN SAMPAH MELALUI KOMPOSTER DAN BIOPORI DI DESA SEDAPURKLAGEN BENJENG GRESIK Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Abdul Haqqi Adnan; Nurul Arijah Atrabina
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.867 KB) | DOI: 10.36456/abadimas.v2.i2.a1757

Abstract

Waste is a problem that must be faced by residential communities both in urban and rural settlements, so it needs to be systematically structured and sustainable. Conventional waste handling that has been implemented by the community cannot produce an appropriate solution, this is evident that there is still a large volume of waste that has not been managed properly. The purpose of implementing community service activities in the village of Sedapurklagen in Benjeng Gresik is to utilize household waste through compoter and biopori as well as the application of Biopori to treat household waste that can also reduce waterlogging during rain. The implementation method is used so that the purpose of this service activity is to empower the community about managing household waste to be composted through composter, as well as training on composting from composter and biopori. The target of this activity is the mothers of family welfare coaching (PKK) in the village of Sedapurklagen, Benjeng Gresik. The result of this service is that the community has begun to process organic waste to make compost and million biopori pipes around the Posapur, Sedapurklagen Gresik to reduce the presence of standing water during the rainy season.
Analisis Kemampuan Lahan Permukiman di Kawasan Strategis Ekonomi Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Annisa Budhiyani Tri Bhuwaneswari; Lutfi Zulkarnain
Jurnal Penataan Ruang Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v15i2.7382

Abstract

Ketersediaan lahan permukiman semakin lama semakin terbatas seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan permukiman. Khususnya di kawasan strategis, yang pastinya menjadi kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang sangat tinggi dibandingkan dengan kawasan – kawasan yang lain. Hal ini dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang selalu bermukim mendekati lokasi yang mereka butuhkan, karena hal ini akan mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tujuan dari kajian ini adalah mengidentifikasi kemampuan lahan permukiman di kawasan strategis dan penentuan prioritas pengembangan lokasi permukiman sebagai pendukung kawasan strategis ekonomi di kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Pendekatan kajian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengukuran, pengklasifikasian dari kemampuan lahan di kecamatan Manyar Gresik. Pendekatan kajian dalam menentukan prioritas pengembangan lokasi permukiman menggunakan teknik analisis overlay dengan memperhatikan asas kesesuaian, keberlanjutan dan kesempatan.  Hasil dari kajian ini adalah kemampuan lahan kecamatan Manyar Gresik memiliki 2 kelas pengembangan, yaitu pengembangan sangat tinggi 56% dan tinggi 44%. Ketersediaan lahan dapat menampung penduduk untuk bermukim selama 20 tahun kedepan dengan dasar tingkat DDPM > 1. Prioritas lokasi pengembangan permukiman dengan klasifikasi pengembangan sangat tinggi mencakup 14 desa dengan luas 5.312 Ha, sedangkan prioritas lokasi pengembangan permukiman dengan klasifikasi pengembagan tinggi mencakup 9 desa dengan luas 2.230 ha.
KINERJA OPERASIONAL PELAYANAN TERMINAL KABUPATEN GRESIK Alit Widyastuty, Anak Agung Sagung
WAKTU Vol 13 No 1 (2015): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v13i1.20

Abstract

Terminal sebagai prasarana perhubungan darat yang sangat penting, yaitu sebagai tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang serta sebagai tempat persinggahan bagi bus-bus ditengah perjalanannya. Fungsi utama dari terminal yakni sebagai penyedia fasilitas masuk dan keluar dari obyek-obyek yang akan diangkut, penumpang atau barang, menuju dan dari sistem. Sesuai dengan fungsi terminal yang berperan dalam menunjang tersedianya jasa transportasi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan, maka keberadaan terminal perlu direncanakan dengan baik agar dapat mengefektifkan dan mengoptimalkan kinerja dari terminal. Fenomena yang terjadi saat ini adalah, banyak calon penumpang dan penumpang yang naik dan turun dari mobil angkutan umum berada di luar terminal sehingga dapat menyebabkan macet, dan rawan kecelakaan. Pendekatan rancangan penelitian dengan menggunakan Deskriptif Kualitatif. Populasi penelitian merupakan sopir bis dan calon penumpang yang ada di Terminal Bunder. Jumlah sampel yang diambil adalah 22 responden yang berprofesi sebagai sopir dan 44 responden berasal dari calon penumpang yang ada di dalam Terminal Bunder Gresik. Analisis penelitian yang digunakan adalah analisis kinerja operasional pelayanan terminal bunder berupa sarana dan prasarana serta pola pergerakan sirkulasi terminal, waktu tunggu dan juga karakteristik sopir dan calon penumpang. Hasil dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi kinerja terminal yang ada di Kabupaten Gresik dan juga melihat penyebab permasalahan yang terjadi selama ini dilapangan. Sehingga kedepannya dengan Dinas yang terkait dalam hal ini adalah Dinas Perhubungan dapat merencanakan dan menata eksisting dari terminal sehingga dapat mendukung aktivitas kota dan sesuai dengan para calon penumpang dan penumpang terminal
PENGUATAN PEREKONOMIAN DESA MELALUI SOSIALISASI PEMBUATAN KALDU BUBUK NON MSG DI DESA KEBONTUNGGUL, GONDANG Alit Widyastuty, Anak Agung Sagung; Atmaranti, Atikah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 3 No 2 (2020): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v3.i2.a2189

Abstract

Kaldu bukan hal asing bagi masyarakat Indonesia karena kaldu adalah salah satu jenis rasa gurihyang mengandung ekstrak tertentu dan dengan tambahan bahan makanan lain atau tanpa bahantambahan lainnya yang diizinkan. Kaldu instan komersial yang dijual di pasaran sebagian besardiberi tambahan Monosodium Glutamate. (MSG) sebagai penambah rasa. Penggunaan penguat rasaMSG masih menjadi perdebatan di masyarakat. Robert Ho Man Kwok pada tahun 1968, NewEngland Journal of Medicine Chinese Restaurant Syndrome (CRS), dan kontroversi keamananMSG yang digunakan masih berlanjut hingga hari ini meskipun Food and Drug Administration(FDA) mengeluarkan pernyataan bahwa penggunaan MSG dalam batas yang wajar batas tidakmembahayakan kesehatan manusia. Hasil diseminasi Produksi Kaldu Non MSG diikuti oleh 20 ibuPKK yang mewakili setiap dusun di Desa Kebontunggul, yaitu desa Penumpang, desa Sengon, desaJemanik dan desa Kudur. Kegiatan dimulai dari pukul 10:00 hingga 11:00. Materi yang disajikanmeliputi pengetahuan umum tentang kaldu bubuk, bahaya MSG untuk anak-anak dan orangdewasa, bahan dasar kaldu bubuk non MSG, cara membuat kaldu bubuk non MSG, dan demountuk membuat kaldu bubuk non MSG.
STATUS KEPEMILIKAN LAHAN PENDUKUNG PERTUMBUHAN PERMUKIMAN KUMUH DI KAWASAN REL Soraya dwi Rachmawati; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty
WAKTU Vol 13 No 2 (2015): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v13i2.62

Abstract

Pesatnya perkembangan dan kepadatan penduduk di perkotaan menyebabkan ruang untuk permukiman menjadi sempit. Ruang permukiman yang sempit tidak mendukung sebagai tempat tinggal dan kegiatan perikehidupan dan penghidupan manusia. Kampung Lumumba Wonokromo Surabaya merupakan salah satu perkampungan kumuh yang berlokasi di tepi rel kereta api. Masyarakatnya hidup dengan keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana serta tidak memiliki sertifikat tanah yang mengakibatkan aspek vitalitas non ekoniminya menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik permukiman kumuh kawasan rel kereta api berdasarkan aspek Vitalitas Non Ekonomi, Status Kepemilikan Tanah, Keadaan Prasarana dan Sarana, Prioritas Penanganan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung, kusioner, wawancara serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis pembobotan kriteria kawasan permukiman kumuh berdasarkan PU Cipta Karya tahun 2002. Hasil analisis menunjukkan permukiman kumuh di Kampung Lumumba lebih dominan di pengaruhi oleh kriteria status tanah. Kriteria status tanah memberikan nilai tinggi dibandingkan dengan kriteria yang lainnya yang mengakibatkan tingkat kekumuhannya tinggi. Prioritas penanganan yang dapat dilakukan terkait dengan status tanah ini, sebaiknya pemerintah melakukan penggusuran tempat tinggal mereka diganti dengan menyediakan lahan atau rumah susun yang layak untuk warga Lumumba. Kata Kunci : Permukiman Kumuh, Status Kepemilikan Tanah, Vitalitas Non Ekonomi.
PENGUATAN PROMOSI DESA WISATA BERBASIS KEARIFAN DI DESA PUJON KABUPATEN MALANG Nuurlaily, Siti; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.025 KB) | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2426

Abstract

Abstract Tourism village is largely based in local wisdom is a form of integrated activities between attractions, accommodation, supporting facilities and additional facilities in the form of village management presented in the structure of community life that is bound by traditional procedures and norms that apply in the village. The development of sustainable tourism villages reguires the participation of local communities in all phases of development starting from the planning, implementation and supervision and control stages. Pujon Kidul Village in Pujon subdistrict, Malang regency is one of the tourist villages developed by the village community, which has tourism potential from the agriculture, livestock and small to mediun industries which is supported by the geographical and climatological conditions of the region. The purpose of this activity is to strengthen the promotion of village teourism based in local wisdom by identifying the potential of the Pujon Kidul village tourism area. Approach to the implementation of community service using the Rural Appraisal Approach (RAA) through a Group Discussion Forum (FGD) between the Pujon Kidul village apparatus, the Tourism Awarness Group (Pokdarwis) and the representatives of the village community. The results of this activity are strengthening promotion through a catalog of tourism village potentials and understanding of village afficials, the community and the private sector in planning the development of tourism villages through the utilization of the potential of geography, agriculture, animal husbandry and plantations in the tourism village of Pujon Kidul District of Pujon Malang Regency which begore socialization and counselling was 32% to 96%.. Keyword : Local Wisdom, Tourism Potentials, Tourism Village Abstrak Desa wisata sebagaian besar berbasis pada kearifan lokal desa adalah bentuk kegiatan terintegrasi antara atraksi, akomodasi, fasilitas pendukung dan fasilitas tambahan berupa manajemen desa yang disajikan dalam struktur kehidupan masyarakat yang terikat dengan prosedur tradisi dan norma yang berlaku di desa. Pengembangan desa wisata yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi masyarakat lokal dalam seluruh fase pengembangan mulai dari tahap perencanaan, implementasi dan pengawasan serta pengendalian. Desa Pujon Kidul di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang merupakan salah satu desa wisata yang dikembangkan oleh masyarakat desa, memiliki potensi wisata dari sector pertanian, peternakan dan industry kecil ke menengah yang didukung kondisi geografi dan klimatologi wilayahnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah penguatan promosi desa wisata yang berbasis kearifan lokal dengan mengidentifikasi potensi kawasan wisata desa Pujon Kidul. Pendekatan – pendekatan pelaksanaan pengabdian dengan menggunakan metode Rural Appraisal Approach (RAA) melalui Forum Group Diskusi (FGD) antara aparatur desa Pujon Kidul, Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dan perwakilan masyakat desa. Hasil dari kegiatan ini adalah penguatan promosi melalui katalog potensi desa wisata dan pemahaman aparatur desa, masyarakat dan pihak swasta dalam perencanaan pengembangan desa wisata melalui pemanfaatan potensi geografi, pertanian, peternakan dan perkebunan di desa wisata Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang sebelum sosialisasi dan penyuluhan sebesar 32% menjadi 96%. Kata kunci : Desa Wisata, Potensi wisata, Kearifan Lokal.