Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajain Dasar Mekanisme Pemisah Biji Buah Asam (Tamarindus indica Leguminosae sp ) Dalam Rangka Perancangan Prototipe Mesin Pengolah Asam Tanpa Biji Husen Asbanu; Sam Herodian; . Sutrisno
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 26 No. 2 (2012): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.163 KB) | DOI: 10.19028/jtep.026.2.%p

Abstract

ABSTRAK Pemisahan biji dan daging buah asam merupakan tantangan dalam pemecahan masalah saat ini yaitu teknologi mekanisasi atau mesin pertanian. Penelitian ini bertujuan membuat suatu kajian dasar mekanisme pemisahan biji buah asam (Tamarindus indica sp) dalam rangka perancangan mesin pengolah asam tanpa biji. Model awal dari alat mesin pemisah biji asam dengan mempelajari konsep perancangan terhadap kinerja unit penyayat dan pemisah biji asam. Perancangan awal bagian pemisahan biji dan daging buah terdiri dari unit penyayatan untuk menyayat buah  asam sebelum buah asam ke unit pengupas yang terdiri dari dua buah silinder pengupas. Unit pengupas dipasang sejajar  sehingga mampu melewatkan daging yang terpisah dan tetap menahan biji asam yang akan dipisahkan dengan unit pemisah biji. Model prototipe awal dari alsin pemisah biji asam telah berhasil dibuat, pada uji model dilakukan pengukuran kecepatan putar dari poros pengupas pada rpm 1065 yang efektif pada tingkat beban yang diuji yaitu pada 100 gram, 200 gram, dan 300 gram. Pengukuran torsi pengupasan  menunjukan nilai torsi terjadi peningkatan yang cukup signifikan  dengan naiknya tingkat beban untuk semua perlakuan, nilai torsi terbesar terjadi pada kecepatan putar 890 rpm dengan nilai torsi sebesar 1,45 Nm pada tingkat beban yang diberikan sebesar 300 gram. Sedangkan pada kecepatan putar 1220 rpm nilai torsi yang terjadi adalah 1,17 Nm dengan tingkat beban yang di berikan sebesar 300 gram. Kata Kunci : Kajian dasar, kinerja, buah asam, pemisah biji  ABSTRACT The process of fruit and seed separation on Tamarind is a challenge for agricultural mechanization technology that must be solved. The purpose of this study is to develop a basic study of the Tamarind fruit separation mechanism (Tamarindus indica sp) as a part of design process on Tamarind seedless processing machine. Initial design of Tamarind seeds separation machine was made by studying the work of  slashing unit and seed separation unit. Tamarind seedless processing machine consist of slicer and peeler. The slicer function is to slice the fruit before it sent into peeler unit which contains two cylindrical peeler. The peeler unit installed parallel so it let through the fruit pulp but still hold the Tamarind seeds that had been separated by the separator unit. Tamarind seeds separation prototype model has been succesfully made. Model testing was done by measuring the rotary speed of spindle peelers on 1065 rpm which considered work effectively for the test load of 100 grams, 200 grams and 300 grams. Further, shaft torque measurements in the process of peeling showed a significant increase in value and it is proportional to the increase in load level for all treatments. Greatest torque happened at 890 rpm rotation speed with a value of 1.45 Nm at 300 gram load. While the rotary speed of 1220 rpm produce 1.17 Nm torque at 300 grams load. Keywords : Basic study, performance, tamarind, seed separator
PERANCANGAN DAN UJI PRESTASI TEKNOLOGI MESIN PENGAYAK UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI WAKTU DALAM PROSES PENYARINGAN DAMAR Siregar, Rolan; Asbanu, Husen
ROTASI Vol 22, No 2 (2020): VOLUME 22, NOMOR 2, APRIL 2020
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.22.2.95-103

Abstract

Pengolahan damar di kalangan masyarakat masih menggunakan teknologi tradisional seperti proses pengayakan dengan menggunakan ayakan manual. Pengayakan secara manual ketika proses penyaringan menimbulkan udara kotor akibat abu terbang damar sehingga dapat menggangu kesehatan pernafasan para pengayak. Selain itu waktu pengayakan akan lebih lama dibandingkan dengan mesin pengayak semi otomatis. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang pengolahan damar yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin pengayak yang dapat memproteksi abu terbang (debu) damar, dan meningkatkan efisiensi waktu proses penyaringan. Metode yang dilakukan adalah eksperimen penyaringan damar menggunakan ayakan yang telah dibuat. Tahap pertama adalah menimbang bahan yang akan diayak dan dilakukan proses penyaringan dengan cara memasukkan damar ke dalam silinder ayakan yang berputar. Output dari mesin pengayak damar adalah ukuran halus dengan ukuran mesh 2 mm. Proses pengayakan dilakukan dengan beberapa tahap menggunakan variasi kecepatan putaran mesin mulai dari 50 rpm, 80 rpm, 100 rpm, 120 rpm, menggunakan ayakan manual dan ayakan mesin. Dari berbagai variasi rpm yang telah diuji maka dapat disimpulkan bahwa kecepatan putar 120 rpm adalah  kecepatan putar ayakan yang lebih sesuai dengan tingkat efiisiensi waktu  sebesar 28%. Selanjutnya kapasitas mesin pengayak yang dirancang adalah 2 ton per jam.