Andhika Ayu Wulandari
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGGUNAAN MAGIC BUTTON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN OPERASI BILANGAN BULAT Wulandari, Andhika Ayu; Astutiningtyas, Erika Laras; Susilowati, Dewi
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.056 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v2i2.203

Abstract

Operasi bilangan bulat merupakan materi pembelajaran kelas IV yang konsepnya harus ditekankan pada siswa karena merupakan dasar kemampuan berhitung untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan eksperimentasi penggunaan magic button sebagai salah satu media pembelajaran operasi bilangan bulat. Eksperimentasi dilakukan di SDN Begalon 02 sebagai kelas eksperimen dan SDN Kleco I sebagai kelas kontrol. Berdasarkan uji pendahuluan, disimpulkan kedua kelas sampel mempunyai prestasi yang seimbang sebelum eksperimentasi dilakukan. Hasil angket respon siswa menunjukkan 77,43% siswa memberikan respon positif setelah dilakukan pembelajaran dengan magic button. Analisa data menggunakan uji-t, menunjukkan rata-rata nilai tes kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan magic button sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV.
Efektivitas Penggunaan Worksheet R Dalam Pembelajaran Teori Probabilitas Joko Sungkono; Andhika Ayu Wulandari
Absis: Mathematics Education Journal Vol 3, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v3i2.1370

Abstract

Experiments that are often used to understand the theory of probability include the toss of currency, rolling of the dice, taking the ball randomly from a box, and drawing a bridge card. If this series of experiments is carried out several times, identifying possible samples produced is not an easy task. Learning probability theory material requires a new breakthrough in order to make it easier for students to understand according to their era. This research applies the use of R-based student worksheets (R worksheets) in learning probability theory. This paper discusses the effectiveness of using the R worksheet in learning probability theory. This research involved the experimental class and the control class. The experimental class used students in the Mathematics Statistics I course for Mathematics Education Study Program, Widya Dharma University, Klaten, while the control class used students in the Mathematics Statistics I course for Mathematics Education Study Program, Bangun Nusantara University, Sukoharjo. The experimental class used the R worksheet with R software-based learning, while the control class used the conventional method. From the pre-test result data, it is known that the 2 sample classes have the same initial ability. Based on the data analysis of the post-test scores, it is known that the experimental class scores are better than the control class. This means that the use of the R worksheet is effective in learning probability theory. 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN GOOGLE MEET Nur Latifah; Andhika Ayu Wulandari; Suratno Suratno
Absis: Mathematics Education Journal Vol 2, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v2i2.1089

Abstract

This objective of this study is to improve student learning outcome on mathematics using the Google Meet Application in class X MIPA 3 SMA 1 Tawangsari, with 36 students which consist of 8 male and 28 female students. The technique of collecting data uses tests. Data analysis techniques are data reduction, presentation, and conclusion drawing. From the analizes, it can be seen from the increase in student learning outcomes from the pra siklus, siklus I to siklus II. This can be concluded that the use of the Google Meet application can improve student learning outcomes in mathematics in class X MIPA 3 SMA 1 Tawangsari.
Efektivitas Worksheet ELPSA Pada Pembelajaran Relasi Rekurensi Andhika Ayu Wulandari
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.592 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v6i1.1506

Abstract

Relasi rekurensi adalah salah satu materi dalam perkuliahan Matematika Diskrit yang penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Akan tetapi, berdasarkan angket respon mahasiswa pada Tahun Akademik 2015/2016, sebanyak 50,74% mahasiswa belum memahami materi yang diberikan dan 42,65% mahasiswa tidak menyukai metode ceramah yang selama ini digunakan selama perkuliahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran dan media yang dapat mendorong mahasiswa untuk disiplin dalam berpikir dengan perhitungan, analisis dan logika yang dimiliki. Worksheet ELPSA adalah suatu lembar kerja berbasis model ELPSA (experience, language, picture, symbol, application) yang diharapkan dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran relasi rekurensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan worksheet ELPSA dalam pembelajaran relasi rekurensi terhadap kemampuan pemahaman mahasiswa. Eksperimen dilakukan pada mahasiswa VI.B Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo yang dipilih secara random dari 3 kelas yang ada. Worksheet ELPSA yang dikembangkan dan tes pemahaman materi relasi rekurensi dinilai kelayakannya oleh 2 validator sebelum digunakan. Berdasarkan uji prasyarat penelitian, disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dan homogenitas variansi dipenuhi. Dengan uji t pada tingkat signifikansi 5%, diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata nilai tes mahasiswa lebih besar dari 76. Hal ini berarti, penggunaan worksheet ELPSA efektif digunakan dalam pembelajaran relasi rekurensi. Recurrence relations is one of the materials in Discrete Mathematics lectures whose use in everyday life is quite diverse. However, based on questionnaire of student responses in the  academic year 2015/2016, as many as 50,74% of students have not understood the material given and 42,65% of students did not like the method of lectures that have been used in lectures. Therefore, it needs a learning model and media that can encourage students to dicipline in thinking with calculation, analysis, and logic owned. ELPSA worksheet is a worksheet based on the ELPSA model (experience, language, picture, symbol, and application) which is expected to be an alternative in learning recurrence relation. The purpose of this research is to know the effectiveness of ELPSA worksheet use in learning recurrence relation to students comprehension ability. Experiments conducted on IV B students of Mathematics Education Study Program of Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo University selected randomly from 3 existing classes. The developed ELPSA worksheet and the comprehension test are judged to be eligible by 2 validators before use. Based on the prerequisite test of the study, it was concluded that the normal distributed data and homogeneity of variance were met. With the t test at 5% significance level, it is conclude that the average test score of students is greater than 76. This meas that the use of the ELPSA worksheet is effectively used in the learning of recurrence relations.
Pengaruh Jigsaw terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 03 Polokarto Sukoharjo Nendita Ayu Ketut Fatmawati; Dewi Susilowati; Andhika Ayu Wulandari
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019): Vol.2 No.2 September 2019
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan aritmatika sosial pada siswa kelas VII SMP Negeri 03 Polokarto tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 03 Polokarto dan sampel penelitian yaitu kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII D sebagai kelas eksperimen yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari dokumen Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil untuk uji keseimbangan awal dan tes untuk uji prestasi belajar setelah perlakuan. Berdasarkan data diperoleh rata-rata nilai tes prestasi belajar siswa untuk kelas eksperimen sebesar 71,250 dan untuk kelas kontrol sebesar 66,125. Dari perhitungan uji-t diperoleh harga = 2,600 sedangkan harga = 1,999 dengan taraf signifikan 5%. Karena >, maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan aritmatika sosial pada siswa kelas VII SMP Negeri 03 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2018/2019.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Matematika secara dalam Jaringan (Daring) Ega Eristy Elvandrani; Herry Agus Susanto; Andhika Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v4i2.11993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sukoharjo tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini, pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Data yang diperoleh dari angket persepsi orang tua menunjukkan bahwa persentase pada aspek 1 (perhatian) sebesar 81,875% sehingga termasuk pada kategori positif, pada aspek 2 (penerimaan) sebesar 72,768% sehingga pada kategori positif dan pada aspek 3 (penilaian) sebesar 60,517% dan termasuk pada kategori kurang positif. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap pembelajaran matematika secara daring kelas VII pada salah satu SMP di Sukoharjo termasuk pada kategori positif meskipun ada beberapa kendala atau hambatan pada pelaksanaannya. Persepsi positif dan kendala yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran matematika secara daring dapat menjadi dukungan dan masukkan bagi guru agar dapat meminimalisasi atau mengatasi kendala pembelajaran matematika secara daring. This study aims to describe parents' perceptions of online mathematics learning for class VII at one of the Junior High Schools (SMP) in Sukoharjo for the 2021/2022 academic year. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used in the form of questionnaires and interviews. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, checking the validity of the data using the triangulation method. The data obtained from the parental perception questionnaire showed that the percentage in aspect 1 (attention) was 81.875% so that it was included in the positive category, in aspect 2 (acceptance) was 72.768% so that in the positive category and in aspect 3 (assessment) was 60.517% and included in the less positive category. The conclusion from the results of the study showed that the parents' perception of online mathematics learning in class VII at one of the junior high schools in Sukoharjo was included in the positive category although there were several obstacles or obstacles in its implementation. Positive perceptions and obstacles faced by parents in learning mathematics online can be a support and input for teachers in order to minimize or overcome obstacles in learning mathematics online.
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Video Dian Elyana; Andhika Ayu Wulandari; Ori Bandiningaih Tri Mulyani
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1540

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat dimanfaatkan untuk membuat suatu media pembelajaran yang lebih menarik selama pembelajaran jarak jauh. Media pembelajaran yang menarik seperti video sangat diperlukan dalam pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika dalam pembelajaran jarak jauh berbasis video. Subjek penelitian, yaitu siswa kelas XII IPS pada salah satu SMA di Tawangsari. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tugas sebelum dan sesudah tindakan. Tindakan terdiri dari dua siklus, yaitu siklus 1 dan siklus 2. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan Refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 diperoleh rata-rata skor 82,11 dan pada siklus 2 diperoleh rata-rata skor 87,51, sehingga terdapat peningkatan prestasi belajar dari siklus 1 ke siklus 2. Pembelajaran jarak jauh berbasis video terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.Information and Communication Technology can be used to create a more interesting learning media during distance learning. Interesting learning media such as videos are indispensable in distance learning. This study aims to improve mathematics learning achievement in video-based distance learning. The research subjects were students of class XII social studies at a high school in Tawangsari. This research method is classroom action research. Data collection techniques are carried out by giving tasks before and after the action. The action consists of two cycles, namely cycle 1 and cycle 2. Each cycle consists of four stages, namely planning (planning), implementing (acting), observing (observing), and reflecting (reflecting). The results showed that in cycle 1 the average score was 82.11 and in cycle 2 an average score was 87.51, so there was an increase in learning achievement from cycle 1 to cycle 2. Video-based distance learning was proven to improve learning achievement. student.
ANALISIS PELAKSANAAN SIMULASI R DALAM KETERBATASAN PANDEMI Andhika Ayu Wulandari; Dewi Susilowati; Joko Sungkono
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.352 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4686

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan pembelajaran distribusi peluang melalui simulasi R dalam keterbatasan pandemi covid-19. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui angket dan wawancara terbuka terhadap subyek penelitian terpilih sebagai triangulasi metode. Wawancara dilakukan dengan 3 mahasiswa yang mewakili kategori kemampuan pemahaman tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan respon baik dari mahasiswa untuk seluruh aspek dan indikator capaian dengan persentase 72,684%. Respon kurang baik datang dari aspek bakat mahasiswa dengan persentase 61,765%. Respon baik pada aspek minat, sarana prasarana, dan kecakapan dosen masing-masing dengan persentase 75,919%, 69,669%, dan 75,441%. Pada aspek motivasi, mahasiswa memberi respon sangat baik dengan persentase 82,353%. Dari analisis wawancara disimpulkan bahwa keterbatasan pengetahuan mahasiswa mengenai bahasa pemrograman dan belum terbiasanya mahasiswa melakukan multitasking dalam suatu pembelajaran menyebabkan simulasi R dalam pembelajaran daring mendapat respon yang kurang baik dari aspek bakat. Selain itu, ketersediaan sarana dan prasarana seperti sinyal stabil, laptop dan HP yang compatible juga membuat pembelajaran daring berbasis R ini menjadi terbatas. Sebagai upaya perbaikan kualitas pembelajaran berikutnya, dosen akan mengenalkan mahasiswa bahasa pemrograman R dengan membuat scaffolding dalam bentuk buku panduan simulasi R, menyajikan perkuliahan dengan metode SAS (sinkron-asinkron-sinkron) untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana daring.AbstractStudy aims to analyze how to apply learning probability distribution through R simulation within the limitations of the covid-19 pandemic. The method used is descriptive with a qualitative approach through questionnaires and open interviews with selected research subjects as a triangulation method. Interviews were conducted with 3 students representing the categories of high, medium and low comprehension abilities. The results showed good responses from students for all aspects and indicators of achievement with a percentage of 72.684%. The unfavorable response came from the aspect of student talent with a percentage of 61.765%. The responses were good on the aspects of interest, infrastructure, and lecturers' skills with a percentage of 75.919%, 69.669%, and 75.441%. In the aspect of motivation, students gave a very good response with a percentage of 82.353%. From the interview analysis, it was concluded that the limited knowledge of students about programming languages and students' unfamiliarity with multitasking in learning caused the R simulation in online learning to get a poor response from the talent aspect. In addition, the availability of facilities and infrastructure such as stable signals, compatible laptops and cellphones also makes this R-based online learning limited. In addition, the availability of facilities and infrastructure such as stable signals, compatible laptops and cellphones also makes this R-based online learning limited. As an effort to improve the quality of subsequent learning, the lecturer will introduce students to the R programming language by making scaffolding in the form of an R simulation guidebook, presenting lectures using the SAS (synchronous-asynchronous-synchronous) method to help students who have limited online facilities and infrastructure.
Pembelajaran Teorema Limit Pusat Melalui Simulasi Joko Sungkono; Andhika Ayu Wulandari
Absis: Mathematics Education Journal Vol 4, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v4i2.2520

Abstract

The mathematical learning of the central limit theorem has been widely discussed in scientific writings by researchers through various versions of proofs. The discussion of the central limit theorem in case application has also been carried out with many different cases. However, students need to be given an overview of the truth of the central limit theorem through a general application. The truth and accuracy of the central limit theorem can be studied through a simulation study. Through simulation with R software, students can perform parameter variations such as variations in the population distribution, variations in the sample size used, as well as the number of repetitions or replications in studying the central limit theorem. The accuracy of the central limit theorem through simulation is determined by looking at the trend of the sampling distribution of the mean sample in the form of a histogram. The simulation results state that, in general, the larger the sample size used, the closer the sampling distribution to the mean sample is to the normal distribution. For samples taken from a population that has a distribution that is closer to symmetrical, then for a sample size that is not too large, the distribution of the mean sample is closer to a normal distribution. However, for samples originating from an asymmetric distribution, a larger sample size is required to obtain a sample mean that is close to the normal distribution
Pengaruh model pembelajaran numbered head together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa Annisa Ulfah Allathifah; Afif Afghohani; Andhika Ayu Wulandari
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.236 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13102

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019 yang terbagi menjadi 9 kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara cluster random sampling subjek penelitian terdiri 2 kelas yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII F sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa, materi pembahasan dalam penelitian ini adalah teorema pythagoras. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda, dengan kata lain ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru tahun ajaran 2018/2019 Kabupaten Sukoharjo.