Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KEGIATAN PENANGKAPAN IKAN DI PESISIR BARAT SELATAN PULAU KEI KECIL KEPULAUAN KEI MALUKU TENGGARA Jacomina Tahapary; Syamsul Marlin Amir
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.038 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v3i3.85

Abstract

Implementation of Science and Technology for Regional Development: Improving the Quality of Ornamental Fish Production with a Concentration of Clove Oil Alternative to Sustainable Fishing Gear: Penerapan IPTEK Pengembangan Kewilayahan: Peningkatan Kualitas Produksi Ikan Hias dengan Konsentrasi Minyak Cengkeh Alternatif Alat Tangkap Lestari Mauli Kasmi; Syamsul Marlin Amir; Andryanto Aman; Budiman Haruna; Arif Fuddin Usman
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.309 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1223

Abstract

The Technology Improving the quality and quantity of ornamental fish depends on the catch production. System development of environmentally friendly fishing gear as an alternative to destructive fishing. The model developed by the PIPK team using clove oil concentration. Mastery of technological innovation, especially in handling techniques using injel ornamental fish fishing gear is still relatively low. The purpose of this program is to increase the results of the fishing community's business activities that are more economically independent, profitable and socially, as well as to improve soft skills and hard skills. Components in the clove oil and 95% alcohol concentration system with a composition of 1: 2. Supporting equipment to facilitate the determination of fishing locations using Garmin GPS to find efficient and effective fishing locations. The maintenance aquarium has a capacity of up to 1,500 liters of sea water with a rectangular shape. The method is to follow the direct process of handling ornamental fish with correct modular recirculation in both SMEs so as to produce quality ornamental fish products in a system of applying maintenance technology with a modular recirculation system efficiently and effectively. AbstrakTeknologi untuk Peningkatan kualitas dan kuantitas ikan hias injel tergantung dari hasil produksi tangkap. Sistem pengembangan alat tangkap ramah lingkungan sebagai alternatif destructive fishing. Model yang dikembangkan oleh tim PIPK dengan menggunakan konsentrasi minyak cengkeh. Penguasaan inovasi teknologi khususnya penanganan Teknik menggunakan alat tangkap ikan hias injel masih relative rendah. Tujuan Program ini adalah kegiatan ini dapat meningkatkan dipersivikasi produk masyarakat nelayan yang lebih mandiri secara ekonomi serta meningkatkan keterampilan soft skill dan hard skil. Komponen pada sistem konsentrasi minyak cengkeh dan Alkohol 95% dengan komposisi 1 : 2. Peralatan pendukung untuk memudahkan penentuan lokasi tangkap dengan menggunakan GPS Garmin untuk mencari lokasi tangkap yang efesien dan efektif. Aquarium pemeliharaan berkapasitas hingga 1.500 liter air laut dengan bentuk segi empat. Metodenya adalah mengikuti proses kegiatan langsung penanganan ikan hias injel dengan resirkulasi modular yang benar di kedua UKM sehingga mdnghasilkan kualiatas produk ikan hias injel pada sistem penerapan teknologi pemeliharaan dengan system resirkulasi modular secara efesien dan efektif.
Penerapan IPTEK Pengembangan Kewilayahan (PIPK): Peningkatan Kualitas Produksi Ikan Hias Laut dengan Pemeliharaan Media Akuarium Rak Bersusun Sistem Sirkulasi Modular Mauli Kasmi; Syamsul Marlin Amir; Andryanto A; Budiman Haruna; Arif Fuddin Usman
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i1.1537

Abstract

Kegiatan Penerapan IPTEK Kewilayahan (PIPK) ini bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi produk ikan hias laut oleh masyarakat khususnya nelayan yang lebih mandiri secara ekonomi serta meningkatkan keterampilan penanganan karantina ikan hias yang baik. Desain akuarium sirkulasi modular tertutup dapat menciptakan gelembung udara yang menghasilkan oksigen terlarut untuk dapat dimanfaatkan ikan hias. Sirkulasi air yang jatuh dari saluran pembuangan mampu menghasilkan oksigen terlarut dari arus air yang mengalir lewat pipa ke akuarium lainnya. Hasil dari kegiatan PIPK yang telah dilaksanakan mampu meningkatkan kualitas produk ikan hias pada sistem penerapan teknologi pemeliharaan dengan sistem sirkulasi modular tertutup secara efisien dapat menghasilkan harga jual lebih tinggi sesuai standar ekspor. Diharapkan kegiatan PIPK ini dapat berlanjut pada penerapan standar operasional prosedur teknik cara karantina ikan yang baik dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, motivasi khalayak sasaran.
Studi Pemanfaatan Fasilitas Dermaga di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang Gorontalo Utara syamsul marlin; shidik burhani; Aji Surahman
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 01 (2022): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v5i01.102

Abstract

Keberadaan Dermaga bongkar muat di sebuah pelabuhan sangat krusial, karena menjadi tempat untuk memuat bahan perbekalan dan membongkar hasil tangkapan ikan. Hasil tangkapan ikan yang tiba di pelabuhan harus segera diproses dan dijual atau diolah, sehingga keberadaan dermaga memegang peranan penting dalam menjaga kualitas ikan. Jika terjadi keterlambatan dalam pembongkaran karena kapal menumpuk di dermaga, maka kualitas ikan bisa menurun atau bahkan membusuk, sehingga mengurangi nilai ekonomisnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui layanan dan fasilitas dermaga bongkar muat di PPN Kwandang untuk mengukur tingkat pemanfaatannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama, yaitu 1) untuk menentukan ukuran dermaga yang diperlukan untuk aktivitas bongkar muat dan 2) menganalisis tingkat pemanfaatan dermaga di PPN Kwandang Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Januari- Juli 2021 di PPN Kwandang. Data primer dikumpulkan melalui survei fasilitas dermaga dan wawancara dengan pengelola dan pengguna dermaga, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur dan laporan tahunan PPN Kwandang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan mengumpulkan data primer melalui survei dan wawancara, serta data sekunder dari studi literatur dan laporan tahunan PPN Kwandang.Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa ukuran dermaga charrieer wharf yang dibutuhkan untuk aktivitas bongkar muat adalah 588 meter, lebih besar dari panjang dermaga yang ada sekarang yaitu 150 meter. Sementara itu, untuk dermaga stair landing dibutuhkan panjang 96 meter dari panjang dermaga saat ini yang mencapai 100 meter. Tingkat pemanfaatan dermaga charrieer wharf di PPN Kwandang mencapai 392%, sehingga dibutuhkan penambahan kapasitas sebanyak 438 meter atau strategi untuk mengatur antrean kapal dan memanfaatkan kolam pelabuhan. Sementara itu, tingkat pemanfaatan dermaga stair landing wharf sudah mencapai 96%, sehingga perlu strategi antisipasi untuk mengatasi kemungkinan pemanfaatan yang berlebih di masa depan.
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare Shidik Burhani; Syamsul Marlin Amir; Andi Ana Humaerah
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2023): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i1.106

Abstract

Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa yang meliputi pelayanan kapal dan pelayanan barang. Kinerja pelayanan dimulai pada saat kapal akan bersandar, kapal melakukan bongkar muat dan kapal lepas sandar dari pelabuhan. Kunjungan kapal di Pelabuhan Parepare terus meningkat dengan rata-rata peningkatan dalam 5 tahun terakhir sebesar 9,9%. Peningkatan kunjungan kapal ini harus diikuti dengan peningkatan pelayanan. Salah satu indikator pelayanan kapal adalah pemanduan kapal (approach time), dimana semakin lama waktu pemanduan kapal di pelabuhan maka semakin rendah tingkat pelayanan di suatu pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan pemanduan kapal (approach time) terhadap standar pelayanan di Pelabuhan Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Data primer berupa proses dan lama pelayanan pemanduan kapal di lapangan. Data sekunder berupa data pelayanan pemanduan kapal pada periode tertentu; dan standar waktu pelayanan pemanduan kapal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode peta kendali. Tahapan analisis dimulai dengan penentuan jumlah sampel, menentukan garis pusat/tengah (center line, CL), menentukan batas kendali bawah (lower control limit, LCL), menentukan batas kendali atas (upper control limit, UCL), dan mengevaluasi waktu pelayanan pemanduan kapal terhadap standar waktu pelayanan pemanduan. Hasil penelitian diperoleh beberapa kegiatan pemanduan kapal di Pelabuhan Parepare berada di bawah standar waktu yang ditetapkan Direktur Jendral Perhubungan Laut tentang Standar Pelayanan Operasional Pelabuhan untuk Pelabuhan Parepare sebesar 2 jam atau 120 menit. Rata-rata waktu pelayanan pemanduan (approach time) kapal di Pelabuhan Parepare membutuhkan waktu selama 120 menit (in & out). Waktu pemanduan kapal dibawah standar yakni Kapal Tanker 131 menit dan Kapal General Cargo 123 menit, sedangkan Kapal Kontainer dan Kapal Penumpang masing-masing 120 menit dan 105 menit masih diatas standar waktu pelayanan operasional pelabuhan.
Optimalisasi Penerapan E-Logbook Penangkapan Ikan di Pelabuhan Perikanan Untia, Makassar Shidik Burhani; Syamsul Marlin Amir; Syamsul Hadi; Achmad Setiawan
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 01 (2022): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v5i01.107

Abstract

Setiap kapal penangkap ikan berbendera Indonesia berukuran diatas 5 GT yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) lepas wajib memiliki logbook penangkapan ikan. Penggunaan Logbook manual menghadapi kendala, untuk mengantisipasi kendala tersebut, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) menerapkan e-logbook penangkapan ikan di tahun 2018. Pada Juli 2020, tercatat 76 kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Untia (PP Untia) telah melakukan aktivasi e-logbook penangkapan ikan, jumlah ini jauh dibandingkan kapal yang berpangkalan di PP Untia. Pada masa Pandemi covid-19 penerapan pembatasan fisik dan sosial menyebabkan kesulitan bagi nelayan dalam beraktivitas di Pelabuhan Perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penerapan e-logbook penangkapan ikan di PP Untia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner untuk mengukur persepsi masyarakat nelayan, dan wawancara mendalam terhadap tokoh-tokoh kunci. Ukuran sampel ditentukan dengan pendekatan Slovin, diperoleh sampel sebanyak 14 kapal perikanan. Analisis data yang digunakan untuk menghitung persentase kapal yang telah melakukan aktivasi e-Logbook penangkapan ikan dengan rumus persentase. Rumusan strategi optimalisasi penerapan e-Logbook penangkapan ikan di PP Untia dengan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh kapal perikanan yang telah melakukan aktivasi e-logbook Penangkapan Ikan di PP Untia sebesar 48,1%, sedangkan tingkat persentase kapal ikan aktif melaporkan logbook menggunakan e-logbook sebesar 22,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat pelaporan menggunakan e-logbook penangkapan ikan di PP Untia belum efektif. Persepsi nelayan terhadap kualitas penyedia aplikasi e-logbook penangkapan ikan diperoleh nilai rata-rata skor 3,52 (Baik). Selanjutnya persepsi nelayan terhadap kualitas aplikasi e-logbook penangkapan ikan diperoleh nilai rata-rata skor 3,43 (Baik). Hasil analisis SWOT, posisi PP Untia dalam upaya optimalisasi penerapan e-logbook penangkapan ikan berada pada kuadran I (Growth), dirumuskan strategi Strength-Opportunity (SO) adalah meningkatkan sarana/prasarana teknologi dan informasi, meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam menganalisis dan mengevaluasi kepatuhan kapal perikanan, serta pelatihan bagi Syahbandar dan petugas logbook penangkapan ikan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN SISTEM LOGBOOK NELAYAN (CELEBESREEFFISH.COM) UNTUK KEBERLANJUTAN USAHA PERIKANAN NELAYAN Mauli Kasmi; Syamsul Marlin Amir; Andryanto A; Arif Fuddin Usman; Andi Ridwan Makkulawu; Akmal Abdullah; Muhammad Irhan Latif
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i2.661

Abstract

The purpose of this community service is to improve the empowerment of fishing communities in Pangkajene and Kepulauan Regency through the implementation of a fisherman logbook system (celebesreeffish.com). During the implementation of this PIPK Program, the results obtained include significant adoption by fishing communities of the fisherman logbook system, increased efficiency in recording fisheries catches, increased understanding of ornamental fish species, and increased collaboration between fishermen and local governments in maintaining the sustainability of marine resources. This activity is a form of supporting the vision and mission of the Pangkajene and Islands Regency Government in realizing a prosperous, superior, competitive, and religious civil society, based on sustainable local resources, especially in marine/fisheries-based community economic development, which is one of the Government's priority programs. This program strengthens the role of fishermen in conserving marine resources and improving their quality of life, in line with sustainable development goals
Feasibility Analysis and Production Increase Strategy for Marine Ornamental Fish Agribusiness Mauli Kasmi; Andryanto Aman; Andi Ridwan Makkulawu; Syamsul Marlin Amir; Akmal Abdullah; Arif Fuddin Usman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.4697

Abstract

The marine ornamental fish business has experienced significant growth every year in Indonesia. This study aims to conduct feasible business analysis for marine ornamental fish commodities at PT. Indotama Putra Wahana. This study aims to evaluate the financial feasibility and investment in the marine ornamental fish business by achieving maximum sustainable profits. The research was conducted from March to July 2023. Data collection was carried out using primary and secondary data using interview methods and direct field observations (PT. Indotama Putra Wahana, DKI Jakarta). Data were analyzed using NPV (Net Present Value), Payback Period, Profitability Index, IRR (Internal Rate of Return), and BEP (Break Even Point). The results show that the NPV of cash flows for 10 years with a discount rate of 20% has a Profitability Index of 1.2. This indicates that the marine ornamental fish business has promising prospects. Data analysis also shows that the payback period is 3.4 years, the Net Present Value is IDR 9.972.734.254, and the IRR (Internal Rate of Return) is 21.8% which exceeds the interest rate of 11.5%. Break Even Point (BEP) of IDR 1.489.913.724 or 8.343 fish. These values indicate that this marine ornamental fish business generates positive income or profits.