Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tempat Penitipan Anak Bernuansa Alam dengan Pendekatan Architecture and Human Sense Dwita Hapsarie Riandhini; Muhammad Faqih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.464 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26108

Abstract

Proses tumbuh kembang seorang anak membutuhkan pemantauan dan perhatian, baik segi fisik maupun mental. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan baik dan benar. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, banyak orang tua yang memiliki aktivitas yang padat sehingga mengakibatkan minimnya waktu yang dimiliki dan tidak dapat mengasuh anaknya sepanjang hari. Tempat penitipan anak bernuansa alam merupakan sarana alternatif yang menyediakan jasa pengasuhan, perawatan dan pendidikan dengan menggunakan alam sebagai media yang membantu tumbuh kembang anak melalui pengalaman langsung dengan lingkungan sekitar. Sarana ini diharapkan dapat mewadahi dan menyesuaikan dengan kecenderungan proses perkembangan dan pertumbuhan anak, dimana anak-anak cenderung akan menggunakan panca indera (sense) mereka untuk mempelajari sesuatu yang baru. Apa yang mereka pahami akan berdasarkan pada pengalaman dan informasi yang mereka miliki. Oleh karena itu pengawasan yang lebih sangat dibutuhkan akan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat tumbuh dengan baik dan tepat.
Kompleks Masjid Penampung Balita Terlantar Vashti Andini; Muhammad Faqih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.572 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25959

Abstract

Penelantaran balita memberi dampak besar pada pertumbuhan dan perkembangan saat dewasa kelak. Diantara berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, Gresik memiliki jumlah kasus balita terlantar terbanyak. Hal ini diperburuk dengan area penyebaran balita terlantar yang tidak merata dan sulit terlacak. Oleh sebab itu, desain difokuskan pada area perkampungan di Gresik untuk mendekatkan solusi rancang terhadap subjek penelitian. Di sisi lain, terdapat dampak signifikan dari fasilitas umum sebagai arena pertumbuhan watak dan perilaku balita terlantar. Diantara fasilitas umum lingkungan, masjid memiliki potensi besar dalam menumbuhkan moral dan perilaku positif mereka. Dengan demikian, tujuan penulisan ini adalah memberdayakan masjid sebagai kompleks penampungan balita terlantar di area perkampungan Gresik. Teknik pengumpulan data berupa hasil observasi dan kajian literatur terkait balita terlantar dan potensi lingkungan. Data dianalisis melalui pendekatan arsitektur perilaku dengan konsep utama berupa “Lingkungan Terapi Terpadu”. Metode desain yang digunakan ialah teori kontekstualime milik Kari Jormakka. Kajian lokasi didasarkan pada teori Site Analysis milik Edward T. White. Adapun hasil rancangan berupa desain pemberdayaan masjid sebagai kompleks penampungan berkonsep terapi terpadu bagi balita terlantar dalam kampung di Gresik.
Gaya Art Deco Pada Revitalisasi Stasiun Selatan Bandung Priska Paramita Pradipta; Muhammad Faqih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.228 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.12572

Abstract

Stasiun – stasiun lama yang ada di Indonesia merupakan bangunan peninggalan  Belanda yang menyimpan nilai sejarah. Setiap stasiun memiliki ciri khasnya sendiri. Stasiun Bandung, khususnya Stasiun Selatan Bandung memiliki kekhasan gaya art deco. Art deco merupakan gaya yang berkembang di era modern, dan  banyak digunakan untuk seni dekorasi. Perancangann revitalisasi bangunan kolonial dilakukan dengan mempertahankan ciri khas yang menjadikannya bangunan cagar budaya dan mengembangkan karakter art deco pada bangunan baru. Bagian bangunan yang dipertahankan adalah bangunan hall utama dengan kaca patri yang dominan pada fasad bangunan. Sedangkan untuk desain fasad bangunan baru mengacu pada ciri gaya art deco. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan teknologi saat ini.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS POSDAYA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN GENERASI EMAS NTB (GEN) Rizka, Muhammad Arief; Mujiburrahman, Mujiburrahman; Faqih, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.409

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan program KKN-PPM ini adalah untuk mengoptimalkan peran dan fungsi keluarga, mensosialisasikan pentingnya pendidikan keluarga melalui pengkondisian lingkungan yang asri, nyaman, dan ramah terhadap perkembangan anak, serta menumbuhkembangkan pendidikan keluarga berbasis Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Sedangkan target khusus dari pelaksanaan program KKN-PPM ini yakni memberdayakan masyarakat melalui peningkatan aktivitas pendidikan keluarga melalui kegiatan-kegiatan keluarga dalam bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, lingkungan hidup, dan kewirausahaan dengan membentuk Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) sebagai modal sosial mewujudkan generasi emas NTB (GEN) di desa Sesela Kabupaten Lombok Barat. Program KKN PPM ini telah terlaksana dengan kegiatan berupa rekrutmen mahasiswa KKN PPM, pembekalan materi, survey dan koordinasi dengan mitra, sosialisasi program, pembentukan POSDAYA bersama mitra dan aparat desa Sesela dengan perangkat kegiatan perintisannya. Pada tahap rekrutmen mahasiswa KKN PPM telah dilakukan melalui proses seleksi dengan memenuhi persyaratan akademik dan administratif. Selanjutnya kegiatan penyampaian materi program kerja KKN PPM telah dilakukan melalui tahap pembekalan materi yang disampaikan oleh pimpinan kampus dan LPPM IKIP Mataram serta pembekalan materi khusus oleh tim pelaksana bersama DPL. Dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan program dilapangan, tim pelaksana telah melakukan kegiatan survey lokasi dan koordinasi dengan mitra (PKBM Ceria) serta aparat desa dalam mempersiapkan dan memfasilitasi berbagai perangkat kebutuhan program. Sosialisasi program KKN PPM ini telah dihadiri oleh kepala desa beserta jajarannya, pihak mitra, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader PKK, warga masyarakat dan mahasiswa dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan penguatan dukungan dari masyarakat. Hasil dari pelaksanaan program KKN-PPM ini antara lain; (1) terbentuknya Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di desa Sesela dan telah memiliki legalitas dari kepala desa; (2) peningkatan partisipasi keluarga dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan keluarga baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, keagamaan, dan lingkungan hidup; (3) terciptanya produk unggulan Posdaya dalam bidang kewirausahaan yakni Stick Jagung Manis dan  Peyek Kacang; (4) publikasi kegiatan KKN-PPM pada media massa cetak (Lombok Post); (5) tersusunnya draft buku panduan pendidikan keluarga berbasis Posdaya; (6) publikasi artikel ilmiah pada Jurnal Lumbung Inovasi (ber-ISSN).
Konsep Perancangan Kampung Baru Nelayan Kenjeran Surabaya Fadhila Amani Hardiyanti; Muhammad Faqih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19862

Abstract

Pantai Kenjeran, merupakan salah satu wilayah pesisir yang membatasi kota Surabaya dan juga merupakan salah satu daya tarik wisata bagi kota Surabaya. Pantai yang terletak di kecamatan Bulak ini ramai dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan yang berasal dari dalam kota Surabaya maupun wisatawan yang datang dari luar kota Surabaya. Oleh sebab itu, pengembangan dan pembangunan oleh pemerintah di wilayah Kenjeran ini dilakukan secara intensif demi meningkatkan kualitas sektor wisata di kota Surabaya. Berdasarkan RDTRK, wilayah kenjeran memiliki pembagian area yang terdiri dari area wisata pantai Kenjeran (Kenpark) dan area kampung nelayan Kenjeran. Pada pengembangan dan pembangunan oleh pemerintah yang dilakukan saat ini lebih terfokus pada area wisata Kenjeran. Padahal di sepanjang wilayah pesisir pantai Kenjeran memiliki banyak sekali potensi sumber daya alam. Pengembangan yang dilakukan pada area wisata pantai Kenjeran menyebabkan terjadinya ketimpangan atau ketidakseimbangan antara area wisata dengan area kampung nelayan sekitarnya. Padahal area kampung nelayan Kenjeran selain memiliki potensi sumber daya alam juga memiliki potensi sumber daya manusia yang siap untuk dikembangkan sesuai dengan karakteristik potensi tersebut, untuk menghasilkan suatu ikon baru di wilayah tersebut. Perancangan kawasan permukiman dan wisata ini menghasilkan kawasan terpadu yang berkelanjutan. Rancangan ini menggabungkan potensi permukiman untuk mendukung kawasan wisata yang menjadi ikon Surabaya.
Sustainable fisherman settlement development Ainun Nurin Sharvina; Muhammad Faqih; Happy Ratna Santosa
IPTEK Journal of Proceedings Series No 3 (2017): 8th International Conference on Architecture Research and Design 2016
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.557 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2017i3.2439

Abstract

Sustainability theory is considered important in the world. The theory has evolved the paradigm of architecture design to the level where it has reconsidering the environment, social and economic. However, the sustainable architecture development plan often implemented from a partial sustainable development theories. This research will discuss the theories of sustainable development that take a place in fisherman settlement area. The fisherman settlement is chosen as the context due to the vulnerability of the area in Indonesia, which showed by the government policy regarding the fisherman settlement. The theoretical study will cover general sustainable development concept to sustainable housing and settlement theories especially in fisherman settlement. This research utilizes a logical and critical argumentation method with descriptive analysis.
PERAN KOMITE SEKOLAH DENGAN MUTU PENDIDIKAN Faqih, Muhammad; Mulianti, Etik
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober 2016
Publisher : Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.363 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ?Apakah Ada HubunganPeran Komite Sekolah Dengan Mutu Pendidikan di SMAN 1 Gangga Lombok UtaraTahun Pelajaran 2014/2015??. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah ?UntukMengetahui Hubungan Peran Komite Sekolah Dengan Mutu Pendidikan di SMAN 1Gangga Lombok Utara Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode angket dan metode dokumentasi.Sedangkan metode analisis data yang yang di gunakan dalam penelitian ini adalahmetode analisis statistik dengan rumus koefisien korelasi product moment, dengan N= 40. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini, diperoleh nilai rhitungsebesar 0.130, selanjutnya nilai tersebut dikonsultasikan dengan nilai rtabel productmoment pada taraf siginifikansi 5% dengan N = 40 diperoleh nilai sebesar 0.312.kenyataan tersebut menunjukan bahwa rhitung lebih kecil dari nilai rtabel atau 0.130< 0.312, maka hasil analisis data dalam penelitian ini dinyatakan tidak siginifikan. Halini berarti (Ho) diterima sedangkan (Ha) ditolak. Kesimpulan yang di peroleh dalampenelitian ini adalah ?Tidak Ada Hubungan Peran Komite Sekolah Dengan MutuPendidikan di SMAN 1 Gangga Lombok Utara Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata kunci : Peran Komite Sekolah, Mutu Pendidikan
Perancangan Destination Spa Mandalika sebagai Objek Wisata yang Paling Diminati Maharani Maharani; Muhammad Faqih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.699 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.19609

Abstract

Destination Spa merupakan hotel resort berbintang 4 dengan fokus pelayanan fasilitas spa dan fasilitas kebugaran. Pengunjung objek ini sangat spesifik yaitu wisatawan penggemar spa dan olahraga yoga. Hotel Resort dengan fasilitas tersebut sangat potensial untuk direalisasikan karena sangat diminati. Mandalika Resort merupakan kawasan Ekonomi Khusus (KEK) jenis pariwisata di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Area ini memiliki potensi wisata bahari yang memikat wisatawan, khususnya Pantai Tanjung Aan. Saat ini belum tersedia hotel resort dengan fasilitas spa dan fasilitas kebugaran di kawasan Pantai Tanjung Aan. Melihat peluang ini, Destination Spa dirancang di Pantai Tanjung Aan, Mandalika Resort dengan tujuan menjadi objek wisata yang rekreatif dan juga menyehatkan bagi wisatawan. Objek ini sangat berkaitan dengan eksplorasi lokasi sehingga perancangan ini menggunakan strategi meng-kini-kan arsitektur Nusantara yang memadukan rupa Indonesia dan pola global dalam rangka menunjukkan ke-khas-an lokal. Melalui pendekatan studi preseden dan studi lapangan, rancangan ini cukup banyak merujuk pada karakteristik lokasi dan arsitektur tradisional suku Sasak untuk mewujudkan objek wisata yang memiliki daya tarik tinggi dan berdaya saing.
AKULTURASI RUANG PADA RUMAH TINGGAL DI PERMUKIMAN SEKITAR KERATON SUMENEP, MADURA (Space Acculturation of Dwelling in a Settlement around Sumenep Palace, Madura) Nailufar, Mehdia Iffah; Faqih, Muhammad; Rachmawati, Murni
Tesa Arsitektur Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : Unika Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atas Taman village is a settlement located at the Sumenep palace nearby. It has been acculturated by the Chinese culture, one of the significant influence that affect the architecture of Sumenep since 18th century including the houses. Most of Chinese who came to Sumenep work as the artisan and the craftman at that periode. The aim of this study is to identify the space characteristic of houses of Atas Taman village which is influenced by the style of Chinese houses. Interpretation history and qualitative method were used to complete the data by observing and unstructured interview on house owner and the stakeholders who related to the object of research. The data were analyzed by comparing among the space of houses in Atas Taman and Madura traditional houses to include the space of Chinese houses. This study showed that people in Atas Taman Village still maintain the culture of Madura at their home, especially in the aspect of space, even though the culture has been acculturated to the Chinese culture. They integrated tanean lanjang and Chinese houses. Each of them has a meaning behind it but the people in Atas Taman change the house plan consider to the function of the space and their activities.
STUDI LITERATUR ANALISIS KARAKTER BERDASARKAN STRUKTUR PSIKIS ANAK DAN KONTRIBUSINYA BAGI KEBERHASILAN BELAJAR SISWA Faqih, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Volume 1 Nomor 1 April 2016
Publisher : Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.681 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menemukan tipe-tipe karakter anak yang berhasildalam belajarnya, Orientasi karakter anak yang berhasil dalam belajarnya, Besarnyakonstribusi tipe karakter bagi keberhasilan belajar anak, dan strategi belajar suksesberbasis berkarakter. Metode kajian dilakukan dengan riset pustaka dengan menggunakanpendekatan kajian teoritis. Dari hasil kajian ditemukan empat jenis karakter yakni 1)karakter konflicated; 2) karakter kreatif; 3) karakter otonominatif; 4) karakter efikatif.Dengan tipe sebanyak 12 (dua belas) tipe karakter yakni: tipe sex, tipe emosional, tipemoral, tipe superior, tipe minat sosial, tipe lifestyle, tipebody, tipe ideal, tipe identitas, tiperegulasi, tipe efikasi diri, tipe efikasi sosial. Masing-masing tipe memiliki satu orientasikarakter. Dari orientasi karakter tersebut kemudian akan diukur tingkat kecenderunganmasing-masing pada orientasi belajar dan berapa persen kontribusi tip karakterbagikeberhasilan belajar anak.