Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)

PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR MAJALAH ELEKTRONIK (E-MAGAZINE)BERBASIS ANDROID MATERI AJAR BANGUN RUANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Kasriana Kasriana; Rasid Ode; Irma Magfirah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20164

Abstract

Sumber belajar adalah segala jenis media, benda, data, fakta, ide, dan orang yang dapat memperindah terjadinya proses belajar bagi siswa. Tujuan pengggunaan sumber belajar ini menekankan kepada peningkatan hasil belajar peserta didik khususnya materi bangun ruang. fenomena di MA Nurul Ikhlas Ambon menunjukan bahwa hasil belajar khususnya materi bangun ruang masih kurang, sehingga perlu penggunaan sumber belajar terbaru untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan sumber belajar majalah elekronik (e-magazine) berbasis android. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas mulai dari siklus I dan juga siklus II, dimana untuk setiap siklusnya dimulai dengan sebuah perencanaan kemudian, tindakan, selanjutnya observasi, dan juga merefleksi. Data dari hasil penelitian disajikan dalam bentuk penilaian formatif yang didapatkan siswa pada saat melakukan kegiatan dan penilaian akhir siklus.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar yang diperoleh Peserta didik dalam pada materi bangun ruang meningkat setelah mempelajari cara menggunakan sumber belajar majalah elektronik (e-magazine) yang berbasis Android. Hasil yang diperoleh sudah memenui atau sesuai indikator keberhasilan dan juga mencapai standar dari kriteria keberhasilan atau memperoleh nilai ?70. Selain itu juga, hasil belajar siswa dari awal siklus maupun siklus dua juga meningkat, yaitu pada pra atau sebelum siklus terdapat 3 dari 17 peserta didik atau 17,65% yang mengalami ketuntasan belajar pada siklus I terdaoat 9 dari 17 siswa atau 52,95% yang hasil belajarnya tuntas dan pada siklus berikutnya atau siklus dua juga mengalami peningkatan menjadi 14 dari 17 peserta didik atau 82,35% mengalami ketuntasan