Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM BERKUALITAS DI ERA MODERN Mahmud Yunus
AS-SALAM Vol 1 No 2 (2012): IMPLEMENTASI MUTU PENDIDIKAN & HUKUM DI ERA MODEREN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.102 KB) | DOI: 10.51226/assalam.v1i2.30

Abstract

Education is often measured by changes in external human being, physical and matrial which is to increase the satisfaction of human needs. Therefore, today's educational products trying to make an intelligent and skillful human being, but do not have a soul awareness and a sense of other human beings. This was caused the implementation of education contrary to to the pragmatic measures that have been contaminated by Western ideas of education. In the context of Islam, the function of education will not be achieved when education being offered only human being capable of creating a master of science and technology. Therefore, education should be oriented to the worldly and eternity so that education can create a generation of quality that has IMTAQ and master science and technology.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR LARI DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU TALI, PIPA DAN LONCENG SISWA TUNA NETRA DI PANTI REHABILITASI SOSIAL "BUDI MULYA" MALANG Dedi Sulistyono; I Nengah Sudjana; Mahmud Yunus
Jurnal Pendidikan Jasmani Vol 24, No 1 (2014): Volume 24 , Nomor 1, April 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pj.v24i1.4198

Abstract

Abstract: Development Playing Model “Take and Run” In Short Distance Run Learning on Classes X SMK. This study aims to find a way out of the problem a lack of interest of students towards learning materials sprint class X is to develop models of the game “Take and Run” in learning sprinting. Hopefully, this development can be a solution in learning so that students are more enthusiastic and happy in learning. Research conducted SMK Turen Widya Dharma includes research and development (research and development). The results of this study is the accuracy of product game “Take and Run” for use in class X SMK Turen Widya Dharma with evidence of the results of the evaluation trials with a small group of 10 students using the percentage of 86.88% was obtained, and in phase II trials (large groups ) using 30 students obtained the percentage of 81.58%, so the development of the game in the sprint learning in SMK Turen Widya Dharma can be used. Abstrak: Penguasaan keterampilan gerak dasar lari siswa kelas kejuruan panti rehabilitasi “Budi Mulya” Malang, belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kesalahan keterampilan gerak dasar lari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan melakukan gerak dasar lari mengalami persentase penurunan kesalahan. Kesimpulan, dengan pemberian alat bantu lari dengan menggunakan paralon, tali dan lonceng dapat memperbaiki pembelajaran lari yang belum optimal dan dapat meningkatkan keterampilan lari. Kata kunci: hasil belajar gerak dasar lari dengan pipa, tali dan lonceng DAFTAR RUJUKANAbdoellah, A.1996. Pendidikan Jasmani Adaptif. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan dan Direktorat Jendral Pendi-dikan Tinggi dan Proyek Pendidikan Akademik Arikunto, S, Suhardjono, dan Supardi. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto, S. S. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. BSNP. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAME TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) IGUANA KICKER CLUB (IKC) FC USIA 11-12 TAHUN Gilang Rizaldi; Mahmud Yunus; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Sport Science Vol 9, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.615 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i1p30-38

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan small sidedgame terhadap peningkatan VO2max pemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahun. Metodepenelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain One Groups Pretest-Posttest Design.. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan20 pemain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah bleep test. Teknik analisisdata menggunakan uji-t..Nilai tabel uji-t antara pretest dan posttest didapat nilai p = 0,000.Jadi dapat disimpulkan bahwa latihan small sided game terbukti memiliki pengaruh yang signifikanterhadap VO2max pemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahunKata Kunci: small sided games, VO2max.AbstractThis research method is experimental research using the design of One Groups Pretest-Posttest Design. Sampling using a purposive sampling technique obtained 20 players. Theinstrument used in this study was the bleep test. The data analysis technique uses the t-testbefore-after. The value of the t-test table between the pretest and posttest was obtained at p =0,000. So it can be concluded that small sided game training has a significant effect onVO2max of SSB IKC players in the 11-12 year age group. Based on the results of the aboveresearch it can be concluded that small sided game training has been shown to have an effectto increase SS2 IKC players in the 11-12 year age groupKeywords: small sided games, VO2max.
Pengaruh Circuit Training Terhadap Umpan Jarak Jauh (Long Pass) Dan Kecepatan Tendangan Pemain Ssb Karlos Malang Usia 15 Tahun Amri Biskhah Satria Pradana; Mahmud Yunus; Ahmad Abdullah
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p58-65

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh circuit training terhadap long pass dan kecepatan tendangan pemain SSB Karlos Malang usia 15 tahun. Metode latihan untuk meningkatkan long pass dan kecepatan tendangan menggunakan metode latihan circuit training 7 pos latihan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pre-experimental, dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populiasi pada penelitian ini sebanyak 101 pemain dan sampel yang sesuai kriteria sebanyak 15 pemain. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen tes yaitu tes long pass dan tes kecepatan tendangan yaitu menggunakan tes shooting 16,5 meter. Data di uji dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan uji t amatan ulangan (paired sample t-test) dibantu menggunakan aplikasi SPSS statistic for windows version 25. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t amatan ulangan (paired sample t-test) dengan signifikansi α < 0,05. Berdasarkan dari hasil analisis data, diperoleh bahwa circuit training memberi pengaruh signifikan terhadap peningkatan long pass pemain SSB Karlos usia 15 tahun (sig 0,000 < 0,05) dan circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan pemain SSB Karlos usia 15 tahun (sig 0,000 < 0,05). Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh circuit training terhadap umpan jarak jauh (long pass) dan kecepatan tendangan.
ANALISIS GERAKAN THREE POINT SHOOT (STUDI KOMPARASI PADA PEMAIN BASKET KYRIE IRVING DENGAN SANDY KURNIAWAN) Raden Arfin Kusuma; Mahmud Yunus; Saichudin Saichudin
Jurnal Sport Science Vol 8, No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.099 KB) | DOI: 10.17977/um057v8i2p94-99

Abstract

Abstract: This study aims to determine the three-point motion analysis results of a comparative study shoot a basketball player Kyrie Irving with Sandy Kurniawan. Motion analysis research this three point shoot using quantitative descriptive method. Data collection techniques using object measurement instruments that use a laptop, modem/wifi, youtube video download application, application dartfish program, as well as stationery. Video obtained will be analyzed using a program known dartfish for distance, angle of the foot, arm angle, the angle of the throw, the ball groove, high jump. Based on the results of three point shoot motion analysis using the program dartfish show that there is no significant difference in movement analysis three point shoot between Irving and Sandy with three point shoot percentage of 42% and 41%. The results of this study showed no significant difference between the two objects of the whole match.Keywords: Three Point Shoot, Motion Analysis.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis gerak three point shoot studi komparasi pemain basket Kyrie Irving dengan Sandy Kurniawan. Penelitian analisis gerak three point shoot ini mengunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen pengukuran objek yaitu menggunakan laptop, modem/wifi, aplikasi download video youtube, aplikasi program dartfish, serta alat tulis. Video yang diperoleh, akan dianalisis menggunakan program dartfish untuk diketahui jarak, sudut kaki, sudut lengan, sudut lemparan, alur bola, tinggi lompatan. Berdasarkan hasil analisis gerak three point shoot memakai program dartfish menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan analisis gerakan three point shoot antara Irving dan Sandy dengan persentase three point shoot sebesar 42% dan 41%. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua objek dari keseluruhan pertandingan.Kata Kunci: Three Point Shoot, Analisis Gerakan.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SQUAT JUMP DAN HURDLE JUMP TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAK BOLA PADA PEMAIN PS UM Akhmad Dani Setyawan; Mahmud Yunus
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.133 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p10-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric squat jump dan hurdle jump terhadap keterampilan jump heading pada pemain Persatuan Sepak Bola Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental, dengan menggunakan rancangan “the static Group Pretest-Posttest Design”. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain yang berlatih aktif sebagai pemain sepak bola Universitas Negeri Malang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu sebanyak 22 orang. Berdasarkan hasil analisis data, latihan squat jump dan hurdle jump memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan jump heading dengan analisis 1) latihan plyometric squat jump (=12,450 > =1,812) dan besarnya perubahan tinggi loncatan tersebut dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 2,8 cm. 2) latihan plyometric hurdle jump (=12,450 > =1,812) dan besarnya perubahan tinggi loncatan tersebut dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 5,6 cm. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah latihan plyometric squat jump dan hurdle jump dapat meningkatkan keterampilan jump heading. Dilihat hasil analisis yang dilakukan, latihan plyometric hurdle jump lebih meningkatkan keterampilan jump heading pada pemain Persatuan Sepak Bola Universitas Negeri Malang dibandingkan dengan latihan plyometric squat jump.
PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN SKIPPING ROPE TERHADAP KELINCAHAN SHADOW 6 TITIK CABOR BULUTANGKIS UKM BADMINTON UM Numero Uno Amaranaya Berdhika; Sapto Adi; Mahmud Yunus
Jurnal Sport Science Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i2p66-73

Abstract

Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run dan skipping rope terhadap shadow 6 titik cabor bulutangkis UKM Badminton UM. Metode dalam penelitian ini yaitu pre-experimental two group pretest-posttest design. Subjek pada penelitian ini berjumlah 14 atlet. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen tes olah kaki. Data di uji dengan normality test, homogeneity of variance test, dan t test dibantu dengan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh latihan shuttle run dan  skipping rope terhadap kelincahan shadow 6 titik, dibuktikan dengan diperoleh nilai sig 0,000<0.05 pada latihan shuttle run dan nilai sig 0,003<0.05 pada latihan skipping rope. Latihan shuttle run memiliki kelebihan dalam efektivitas untuk meningkatkan kelincahan shadow 6 titik dengan diperoleh nilai mean 2.29>1.43 dari latihan skipping rope.
FANATISME SUPORTER SEPAKBOLA DITINJAU DARI ASPEK SOSIO-ANTROPOLOGIS (STUDI KASUS AREMANIA MALANG) Moch. Ian Brilian Assyaumin; Mahmud Yunus; Slamet Raharjo
Jurnal Sport Science Vol 7, No 1 (2017): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.685 KB) | DOI: 10.17977/um057v7i1p42-57

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out (1) fanaticisms of Aremania soccer fans from the socio-anthropological aspect, and (2) the factors that influence the fanatic behavior of Aremania's supporters in supporting Arema team. This research uses qualitative descriptive approach, data collection technique through observation, interview, and documentation. The results of research: 1) Aremania is one of the fanatic and loyal fans, 2) Aremania always establish good relations with the surrounding environment. The conclusion of the research results indicate that Aremania is a very fanatic supporter in supporting Arema.Keywords: fanaticism, supporters, football
CIRCUIT TRAINING IN SAND MEDIA HAS A SIGNIFICANTLY MORE INFLUENCE ON INCREASING AGILITY COMPARED TO CIRCUIT TRAINING IN HARD MEDIA (CASE STUDY IN FOOTBALL PLAYERS AT THE REGULAR GROUP U-16 AREMA FC ACADEMY) Mohammad Firman Sholikhin; Mahmud Yunus; Ahmad Abdullah
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.905 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p85-95

Abstract

ABSTRACTThis study aims at determine the effect of differences in circuit training in the hard media with circuit training in the sand media towards increasing the agility on a football players in regular group of  the U-16 Arema FC (Football Club) Academy. The training method to increase agility in this study uses the circuit training exercise method which consists of 10 training posts. The research design in this study uses quasi-experimental methods with the two group pre-test and post-test design approaches. Sample selection and group division using purposive sampling technique. The population in this study were all football players in the U-16 Arema FC (Football Club) Academy consisting of 56 players and obtained a sample of football players in regular group of U-16 Arema FC (Football Club) Academy of 36 research samples, which were then divided into 2 training groups (18 samples in the circuit training groups in hard media and 18 samples in the circuit training groups in sand media). Parameters for measuring agility use the illinois agility run test. The exercise program is carried out for 6 weeks with a frequency of 3 exercises a week. The exercise program is carried out for 6 weeks with a frequency of 3 exercises a week. Data analysis techniques used one way ANOVA and further different tests used Games-Howell test with significance level α = 0.05 and with the help of SPSS version 23 application. The results of this study indicate the circuit training group in hard media increased agility by 1.04 seconds and the circuit training group in sand media increased agility by 1.11 seconds. Difference in difference in increasing agility of the circuit training group in hard media and circuit training group in sand media by 0.07 seconds. The conclusion of this research is that the circuit training group in the sand media significantly and better influence to increase agility compared to the circuit training group in the hard media.
DAMPAK PEMBERIAN KAFEIN TERHADAP HASIL TES KECEPATAN DAN TES KELINCAHAN MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Aldhika Nugraha Wirama; Mahmud Yunus; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 9, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.599 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i2p131-139

Abstract

Di dalam olahraga banyak metode yang digunakan untuk meningkatkan performa pada saat latihan salah satunya dengan cara menambah asupan suplemen atau doping. Kopi dianggap doping alami yang memiliki kandungan kafein. Kafein memiliki efek singkat untuk meningkatkan kemampuan tubuh dengan singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kafein terhadap olahraga anaerobik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan analisis data kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang Angkatan Tahun Akademik 2018, dengan jumlah 68 orang. Teknik pengumpulan data berbentuk tes lari 100 meter dan illinois tes. Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji beda ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05). Sebelum melakukan uji beda ANOVA terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai prasyarat untuk melakukan uji beda ANOVA. Setelah kedua syarat terpenuhi dan dilakukan uji beda ANOVA, hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara subyek yang diberi asupan kafein dan tidak diberi asupan kafein (sig. 0.001 atau p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat dampak yang ditimbulkan karena mengkonsumsi kafein. Dampak yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi kafein yaitu tubuh lebih siap menuju zona latihan sehingga dapat meningkatkan performa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Diharapkan dapat dilakukan peneliti lanjutan yang mempertimbangkan faktor-faktor yang lain.