Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI POKOK BAHASAN KONDUKTOR DAN ISOLATOR SDN SEMBORO PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Mayangsari, Dewi; Nuriman, N; Agustiningsih, A
Jurnal Edukasi Universitas Jember Vol 1, No 1: Maret 2014
Publisher : Jurnal Edukasi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.158 KB)

Abstract

Abstrak Metode eksperimen adalah salah satu metode yang dapat digunakan oleh guru sebagai dasar dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA melalui metode eksperimen. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dan meliputi empat tahap yaitu: kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Seboro Probolinggo tahun pelajaran 2012/2013. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui metode eksperimen mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 65,53% (kategori aktif), meningkat pada siklus II sebesar 80,6% (kategori sangat aktif), sehingga meningkat sebesar 15,07%. Persentase hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui metode eksperimen pada pokok bahasan konduktor dan isolator juga mengalami peningkatan. Pada siklus I mencapai 55% dan pada siklus II mencapai 85%, sehingga meningkat sebesar 30%. Kata Kunci : metode eksperimen, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa.
Peran Keluarga dalam Memotivasi Anak Usia Dini dengan Metode Quantum Learning Mayangsari, Dewi; Umroh, Vitrotul
PG-PAUD Trunojoyo Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the role of parents when accompanying their children while studying at home and find out how the family can motivate children. In this study takes an object of early childhood to the age of about 3-6 years and parents who accompany. Methods used in this activity is the observation and interviews conducted in the village park, Sidoarjo. The results obtained are motivated child begins to increase when parents are able to give attention and learning quantum methods bring an atmosphere of fun for children as encourage learning outside
MENGAJARKAN DAILY LIFE SKILL PADA ANAK USIA 6 TAHUN YANG MENDERITA RETARDASI MENTAL DENGAN PENDEKATAN MONTESSORI Adhani, Dwi Nurhayati; Mayangsari, Dewi; Fitroh, Siti Fadjryana
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3a (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.364 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3a.1033

Abstract

Anak usia  dini mengalami beberapa bentuk perkembangan, yaitu perkembangan kognitif, sosial emosional, fisik motorik, bicara bahasa, kreativitas. Namun adakalanya seorang anak memiliki perkembangan yang kurang optimal dikarenakan anak tersebut termasuk anak dengan retardasi mental. Retardasi mental memiliki karakteristik yaitu memiliki intelejensi dibawah rata-rata  dan memiliki kemampuan kecakapan hidup (daily life skills) yang dibawah standar usianya. Kemampuan kecakapan hidup sangat penting bagi seorang anak yang memiliki retardasi mental karena akan bermanfaat bagi kemandirian. Kemampuan kecakapan hidup (daily life skills) yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun yang menderita retardasi mental disesuaikan dengan kemampuan mana yang belum ia kuasai, misalnya mengancingkan baju. Penggunaan daily life skills dapat diajarkan salah satunya dengan pendekatan Montessori. Pendekatan Montessori yang digunakan menggunakan alat peraga yanghampir menyerupai alat sebenarnya. Kata kunci : Anak usia dini, retardasi mental, pendekatan Montessori
Experimental Use of Self Test Endoscopy for Cervical Cancer Screening Munafiah, Durrotun; Fatoni, Muhammad Hilman; Mayangsari, Dewi; Widyawati, Melyana Nurul; Sardjono, Tri Arief
Health Notions Vol 2 No 10 (2018): October 2018
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (Address: Cemara street 25, Ds/Kec Sukorejo, Ponorogo, East Java, Indonesia 63453)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical cancer is the fourth deadly cancer that attack women worldwide. Regardless of age, cancer attack all age range, from children to elderly. Cancer prevalence in Indonesia reaches 1.4 per 1000 population. For cervical canser case, Semarang was one of city in the Province of Central Java which have highest cervical cancer case in 2011. Cases of cervical cancer in Semarang increased from 2,782 in 2010 to 5,155 in 2011. By comparison around the world, Indonesia ranked seventh in the world and the first in Asia. The handling of cancer in Indonesia faces various obstacles that cause nearly 70% of patients found in an advanced stage. Implementation of technology could minimize that condition. In cervical cancer cases, the use of cervical screening program could decrease incidences of cervical cancer. By using cervical screening program, early detection of cervical cancer could be done. Self-test endoscopy is one of the method to detect cervical cancer early. This paper elaborate how self-test endoscopy is used to screen cervical cancer. By using self-test endoscopy, one of seven subject in this experiment detected as cervical cancer subject. Keywords: Cervical cancer screening; Self-test endoscopy
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM 2013 DI SMA KESATRIAN 1 KOTA SEMARANG Mayangsari, Dewi; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.224 KB) | DOI: 10.14710/jppmr.v5i3.12369

Abstract

To improve the quality of education, the government formulated a new curriculum policy which is Kurikulum 2013 in order to bring Indonesians become: productive, creative, innovative, affective, through attitude reinforcement, skill and intergrated knowledge. Kurikulum 2013 is the Ministry of Education and Culture Republic of Indonesia’s newest curiculum. Kurikulum 2013 focuses on a comprehension, skill, and charachter building, where students are forced to understand the lesson, to be active in a discussion and a presentation, to have a good attitude and high discipline as well. Kurikulum 2013 legally replaced KTSP that had been applied since 2006. This curiculum has strenght and weakness. Based on the results of research, Kurikulum 2013 is quite right on target. Nevertheless, there are still found some problems associated with the change of KTSP 2006 to Kurikulum 2013 policy in SMA 1 Kesatrian 1 Semarang such as the facilities that are still less in number, the teachers that still use the old method of teaching and there are many classes which teachers are absent yet the students are not given a substitute task. The conclusion of this research is the implementation of Kurikulum 2013 in SMA Kesatrian 1 Semarang is already carried out well but not quite optimum. Apart from a good communication between all parties, they still prefer other occassion beside their priority at school and the internet facility is not quite fast. The advices from this research are school needs to tightnen the rules not only for students but also for teacher and school needs to provide wifi as a facilities.
KREATIVITAS ENTREPRENEURIAL LEADERSHIP DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK USIA DINI FITROH, SITI FADJRYANA; MAYANGSARI, DEWI
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i2.16597

Abstract

Abstrak : kreativitas entrepreneurial leadership dalam pembelajaran kewirausahaan pada anak usia dini. Anak usia dini merupakan anak usia 0-6 tahun. Salah satu karakteristik yang dimiliki anak usia dini adalah rasa ingin tahunya yang besar, hal ini membuat dirinya selalu memiliki keinginan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk belajar. Selain itu pada usia ini anak dapat dikatakan memiliki kreativitas yang harus dikembangkan. Salah satu stimulus yang tepat untuk mengembangkan kreativitas anak dapat melalui pembelajaran, yakni pembelajaran kewirausahaan. Pembelajaran kewirausahaan menjadi pilihan karena, perkembangan zaman menuntut seseorang untuk memiliki kreativitas dalam memimpin usahanya sendiri, maka dari itu sejak dini sudah diajarkan tentang kewirausahaan. Diartikan bahwa kewirausahaan itu sendiri adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. Hal ini membuat penting untuk mengembangkan kreativitas entrepreneurial leadership pada anak sejak usia dini. Penelitian ini memiliki tujuan antara lain ingin melihat: 1) Bagaimana kreativitas entrepreneurial leadership AUD dalam pembelajaran; 2) Faktor yang muncul dalam peroses pengembangan kreativitas entrepreneurial leadership AUD. Subyek penelitian 6 anak kelompok B usia 5-6 tahun. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) anak dikatakan kreativitas entrepreneurial leadership saat pembelajaran kewirausahaan saat nilai aspek motivasi dan kreatifnya tinggi 2) Faktor pendukung dalam pengembangan kreativitas entrepreneurial leadership anak usia dini adalah sarana belajar, kemenarikan guru dan peran orang tuaAbstract: Creativity Of Entrepreneurial Leadership In Entrepreneurship Learning In Early Childhood. Early children are children aged 0-6 years. One of the characteristics of the early childhood is his great curiosity, this makes him always have a desire to develop the potential he has to learn. In addition at this age children can be said to have creativity that must be developed. One of the right stimulus to develop children creativity can be through learning, namely entrepreneurial learning. Entrepreneurship learning becomes an option because, the development of the era demands a person to have creativity in leading his own business, therefore from an early age has been taught about entrepreneurship. It means that entrepreneurship itself is a process in doing something new or creative and different which is useful in giving more value. This makes it important to develop the creativity of entrepreneurial leadership in children from an early age. This study has objectives, among others, want to see: 1) how the creativity of entrepreneurial leadership of AUD in learning; 2) Factors that arise in peroses development of entrepreneurial leadership of AUD creativity. Research subjects 6 children of group B aged 5-6 years. The type of research is descriptive qualitative research. Data collection techniques of observation, interview and documentation. The result of the research stated that 1) the child is said to be creativity of entrepreneurial leadership during entrepreneurship learning when the aspect of motivation and creativity is high 2) Supporting factors in the development of creativity of early childhood entrepreneurial leadership are learning facilities, teacher attractiveness and parent role.
School Refusal pada Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau dari Perkembangan Sosial Fitroh, Siti Fadjryana; Oktavianingsih, Eka; Mayangsari, Dewi; Fa’idah, Mutimmatul
Indonesian Journal of Educational Assessment Vol 2, No 1 (2019): IJEA
Publisher : Pusat Asesmen dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4493.601 KB) | DOI: 10.26499/ijea.v2i1.19

Abstract

This study aims to perceive the social development of  children aged 4-5 years with school refusal. This research used descriptive qualitative approach. Data analysis is conducted through three stages: data reduction, display data, and conclusions: drawing/verifying. The participants of this study are 4 children aged 4-5 years. The results of this study indicated that 1) The behavior captured on school refusal in children aged  4-5 year olds consisted of refusing to go to school, having absent for several days, and having difficulties in learning or making friends. There was a difference in school refusal for boys and girls. Boys  are more dominantly having school refusal than girls. 2) The social development of children’s school refusal especially on the self-awareness aspect are: the children’s lack of confidence and they need help to understand the rules and be discipline. In the sense of responsibility to theirself and others, they need a assist to share, support and help friends. In the aspect of child’s prosocial behavior, they require a help to get along with their friends, less appreciate the friends’ work, and do not show their empathy. Furthermore, it has been found the differences of social development on school refusal children between men and women. It has been revealed that boys tend to be less independent, not confident, unfrriendly, and less appreciate their friends’ work. Moreover, girls are more independent, showing confidence, willing to play with friends, and appreciate friends’ help.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial anak school refusal usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: data reduction, data display, dan conclusions: drawing/verifying. Subjek dalam penelitian ini 4 anak usia 4-5 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Gambaran school refusal anak usia 4-5 tahun terdiri dari menolak berangkat sekolah, absen sekolah selama beberapa hari, dan kesulitan belajar atau bergaul. Ditemukan perbedaan school refusal anak laki-laki dan anak perempuan. Anak laki-laki lebih mengalami school refusal daripada anak perempuan. 2) Perkembangan sosial anak school refusal yaitu pada aspek kesadaran diri anak kurang percaya diri dan membutuhkan bantuan untuk memahami peraturan dan disiplin. Pada aspek rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain membutuhkan bantuan untuk berbagi, menolong dan membantu teman. Pada aspek perilaku prososial anak membutuhkan bantuan untuk bergaul dengan teman, kurang menghargai karya teman, dan tidak menunjukkan empati. Ditemukan perbedaan perkembangan sosial anak school refusal antara laki-laki dan perempuan. Terlihat anak laki-laki cenderung kurang mandiri, tidak percaya diri, menyendiri, dan kurang menghargai teman. Anak perempuan lebih mandiri, menunjukkan percaya diri, mau bermain bersama teman, dan mau menghargai teman dengan bantuan.  
LEKSIKOSTATISTIK BAHASA BUGIS DAN BAHASA TORAJA (LEXICOSTATISTIC OF BUGIS LANGUAGE AND TORAJA LANGUAGE) Mayangsari, Dewi
JALABAHASA Vol 16, No 1 (2020): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v16i1.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan menunjukkan waktu pisah dari bahasa proto antara bahasa Bugis dan bahasa Toraja. Pengumpulan data dilakukan dengan metode padan referensial. Analisis data dilakukan dengan metode leksikostatistik. Adapun metode penyajian hasil menggunakan metode informal dan formal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Bugis dan bahasa Toraja memiliki persentase 53% kekerabatan. Berdasarkan perhitungan leksikostatistik, dari 200 kosakata dasar Swadesh pada bahasa Bugis dan bahasa Toraja, ditemukan 101 kosakata kerabat dan 90 nonkerabat. Simpulan penelitian ini adalah bahwa bahasa Bugis dan bahasa Toraja berkerabat serta termasuk dalam tingkatan keluarga bahasa. This study aims to investigates the presumed time of language separation of proto languages, namely Bugis and Toraja languages. The methods applied in this study covers both data collecting method, namely a referential equivalent method, and data analysing method, namely a lexicostatistic method. Moreover, the results of the analysis are presented in both formal and informal methods. The study reveals that Bugis and Toraja languages have a 53% of kinship percentage. Based on lexicostatistic calculations, from 200 Swadesh basic vocabularies in Bugis and Toraja languages there were found 101 relatives and 90 non-relatives. The conclusions of this study are that Bugis and Toraja languages are related and belong to the language family level.
MANFAAT ROLLING MASSAGE PUNGGUNG DAN ENDHORPHIN MASSAGE TERHADAP PRODUKSI ASI Mayangsari, Dewi; Hidayati, Sri Nur
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.829

Abstract

Pijat merupakan salah satu terapi pendukung yang efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan fisik serta memperbaiki gangguan mood. Pengurangan ketidaknyamanan pada ibu menyusui akan membantu lancarnya pengeluaran ASI.11 Dalam melakukan pemijatan termasuk rolling massage bisa memakai minyak aroma terapi, atau pilihan minyak lainnya, bisa juga tanpa memakai minyak. Tujuan Penelitian  : Menganalisa efektivitas  Rolling Massage Punggung dan Endhorphin massage terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Klinik Pratama Tiara Gubug  Grobogan.Metode Penelitian : jenis Penelitian Quasy Experiment dengan desain two group pre test dan postest. Populasi ibu nifas pada bulan  Oktober 2019  di klinik tiara Gubug Grobogan sebanyak  20 responden. Hasil Penelitian Produksi ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan rolling massage punggung pada kelompok intervensi mempunyai mean 57.49, sesudah 147.84. sebelum diberikan Endhorphin massage mempunyai mean 50.135, sesudah 107.071. Ada Perbedaan rolling massage punggung terhadap produksi ASI dan Endhorphin massage terhadap produksi ASI  pada kelompok intervensi di Klinik Pratama Tiara Gubug Kabupaten Grobogan p value 0,000 dan Ada perbedaan rolling massage punggung dan Endhorphin massage  terhadap produksi ASI  pada ibu nifas di Klinik Pratama Tiara Gubug Kabupaten Grobogan p value 0,000. Kata Kunci: Rolling Massage Punggung, Endhorphin massage, produksi ASI AbstractMassage is one of the effective supporting therapies to reduce physical discomfort and improve mood disorders. Reducing discomfort in breastfeeding mothers will help the smooth release of breast milk.11 In doing massage including rolling massage can use aromatherapy oils, or other oil choices, can also without using oil. Research Objectives: To analyze the effectiveness of the Back Rolling Massage and Endhorphin Massage on the production of breast milk for postpartum mothers at Tiara Gubug Grobogan Clinic Research. Methods: Quasy Experiment Research type with two group pre-test and post-test designs. The population of postpartum mothers in Oktober 2019 at the Grobogan Gubug tiara clinic was 20 respondents.The results of the study ASI production in postpartum mothers before and after given back massage in the intervention group had a mean of 57.49, after 147.84. before being given Endhorphin massage has a mean of 50,135, after 107,071. There are differences in back rolling massage for breast milk production and Endhorphin massage for breast milk production in the intervention group in the Grobogan District Tiara Gubug Clinic p value 0,000 and there are differences in back rolling massage and Endhorphin massage for breast milk production in postpartum mothers at Tiara Gubug Pratama Clinic Grobogan Regency p value of 0,000. Keywords: Back Rolling Massage;Endhorphin massage; ASI production
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan dan Dampaknya Terhadap Citra Mayangsari, Dewi; Hurriyati, Ratih; Disman, Disman; Wibowo, Lili Adi
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jimb.v11i2.28679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan dan dampaknya terhadap citra. Menganalisa 5 dimensi kualitas layanan (Tangibles, Reliability (keandalan), Responsiveness (ketanggapan), Assurance (Jaminan), Empathy (Empati) terhadap kepuasan pelanggan. Menganalisa 4 dimensi citra (personality, reputation, values, dan corporate identity). Kinerja perusahaan harus terus ditingkatkan sehingga memberikan pelayanan yang baik terhadap pelanggan agar para pelanggan tersebut mendapatkan kepuasan serta mempertahankan reputasi yang diterima sebelumnya. Subjek penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan syariah, PT. Bank Panin Syariah, Tbk., Bank Syariah pertama yang telah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian ini adalah 200 responden yang merupakan deposan pada PT. Bank Panin Syariah, Tbk. Cabang Bandung. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan metode estimasi Maximum Likelihood (ML) dengan syarat skala pengukurannya minimal interval. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas layanan yang terdiri dari dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan deposan serta berdampak pada citra perusahaan PT. Bank Panin Syariah, Tbk. cabang Bandung baik secara parsial maupun simultan.