Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Koherensi dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El-Shirazy Siti Sopiyahwati; Sahrul Bachruddin; Goziyah Goziyah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.2963

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan suatu informasi kepada pembaca mengenai pentingnya keberadaan koherensi dalam suatu wacana. Dengan adanya koherensi akan membuat suatu wacana menjadi indah untuk dinikmati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan koherensi pada novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan reduksi data, tabulasi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan kesimpulan. Sumber data yang digunakan yaitu novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan 26 kalimat yang memiliki keterpaduan satu sama lain. Novel ini mengandung unsur koherensi, yaitu hubungan sebab akibat, hubungan argumentatif, hubungan amplikatif, hubungan spesifik-generik, hubungan identifikatif, hubungan parafrastis, hubungan adiftif, dan hubungan kelonggaran hasil. 
TEKS, KOTEKS, KONTEKS PADA SURAT KABAR BANTEN EKSPRES FEBRUARI 2020 Goziyah Goziyah; Igasa Aditya Wardhani; Diah Ayu Titania
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.734 KB)

Abstract

Analisis wacana kritis merupakan metode analisis yang dapat menghantarkan pada pemahaman wacana yang benar. Di antara aspek yang menentukan kesahihan analisis wacana adalah dengan memanfaatkan aspek teks, ko-teks, dan konteks wacana. Penelitian ini bertuijuan untuk mendeskripsikan aspek teks, ko-tek, dan konteks yang terdapat pada kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data teks diambil dari surat kabar harian Banten Ekspres pada hari Jumat tanggal 21 Februari. Teks diambil dari kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Kemudian data dianalisis dengan teknik analisi isi, dan disajikan secara informal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dianalaisis merupakan teks. Sedangkan aspek ko-teks memngaruhi pemahaman teks wcana yang berupa kalimat kalimat atau tuturan yang mendahului dan mengikutinya yang mendukung arti teks sesudah atau sebelumnya. Aspek konteks yang memengaruhi pemahaman wacana pada kolom Ayo Sekolah adalah berupa konteks situasi.
ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL PADA LIRIK LAGU MELUKIS SENJA KARYA BUDI DOREMI Goziyah Goziyah; Aida Syarifatul Awida
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i3.5097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana aspek kohesi gramatikal pada lirik lagu Melukis Senja karya Budi Doremi, dan (2) bagaimana aspek kohesi leksikal pada lirik lagu Melukis Senja karya Budi Doremi. Pendekatan yang digunakan peneliti yaitu pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu lirik lagu Melukis Senja karya Budi Doremi. data penelitiannya yaitu lirik lagu Melukis Senja karya Budi Doremi yang mengandung aspek gramatikal dan leksikal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik dokumentasi dan catat. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, tabulasi data, display data, interpretasi, dan kesimpulan.Hasil dari penelitian ditemukan adanya aspek gramatikal dan leksikal dalam lirik lagu Melukis Senja karya Budi Doremi, lagu ini memiliki makna yang mendalam tentang seseorang yang ingin memberikan keteguhan hati kepada orang lain ketika menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya. Aspek gramatikal yang ditemukan dalam lagu ini yaitu pengacuan (reference), pelesapan (ellipsis), dan perangkaian (conjungtion). Aspek leksikal yang ditemukan dalam lagu ini yaitu repetisi (pengulangan), sinonim (padanan kata), dan antonim (lawan kata). Kata Kunci: gramatikal, leksikal, lirik lagu.
Pelatihan Inovasi Pembelajaran di Era Kenormalan Baru pada Guru-Guru SMK Islam Baidhaul Ahkam Sepatan Goziyah Goziyah; Agus Sulaeman; Achmad Suherman
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 1 No. 1 (2021): Pemberdayaan Kompetensi dan Keterampilan Masyarakat di Era Globalisasi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.553 KB) | DOI: 10.37640/japd.v1i1.934

Abstract

Era kebiasaan baru dalam dunia pendidikan menjadi tantangan bagi pelaku pendidikan. Dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19 sangat luas dan bersifat multi dimensi. Kegiatan belajar mengajar yang bisanya dilaksanakan secara tatap muka secara langsung, dimana pendidik dan peserta didik hadir secara fisik di ruang-ruang kelas dan tempat-tempat belajar, kini digantikan dengan kegiatan pembelajaran melalui media elektronik (e-learning) baik secara singkron ataupun secara nir-sinkron. Metode pembelajaran jarak jauh atau BDR masa pandemi Covid-19 di tahun pelajaran 2020/2021 harus dilakukan. Guru dan murid harus siap melaksanakan pembelajaran daring. Guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran harus memperoleh pelatihan-pelatihan agar pembeljaran daring menarik dan tidak jenuh. Pelatihan yang diberikan pada guru SMK Islam Baidahaul Ahkam berupa penguatan motivasi, metode pembelajaran daring, dan memberikan beberapa alternatif laman resmi baik untuk digunakan oleh pendidik (guru), peserta didik maupun orangtua peserta didik dalam pembelajaran daring.
Analisis Wacana Kritis Film Rudy Habibie dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Goziyah Goziyah
Diksa : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.723 KB) | DOI: 10.33369/diksa.v5i2.9914

Abstract

Discourse analysis has been noticed by several language researchers and educators over the past two decades. This study aims to analyze the use of discourse analysis on film as a medium of learning in improving students' critical thinking skills, especially in learning discourse analysis. Rudy Habibie's film is used as a medium for this analysis. The conceptual framework framework for Fairclough was adopted in this study, with a focus on analyzing meso-level critical discourse. This study explores how discursively formed in the process of production, distribution, and consumption in the film Rudy Habibie. This finding illustrates various behaviors taken from the Rudy Habibie film which aims to express stereotypes, prejudices, hegemony, power, and ideological attitudes. The ideology presented leads the audience through the film's story as a result of text production, distribution, and consumption. Representation contributes to building social strength. Furthermore, this research is believed to have implications for language teaching, especially in discourse analysis. The application of a critical discourse analysis approach in learning makes students able to understand the writer, find meaning and reason about certain writing styles and to enhance their critical thinking.
Aspek Gramatikal dan Leksikal pada Lirik Lagu Jaga Slalu Hatimu Karya Grup Band Seventeen Putri Nurmala Sari Putri; Goziyah Goziyah
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v4i1.7169

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana bentuk kohesi gramatikal pada lirik lagu “Jaga Slalu Hatimu” karya Group Band Seventeen, dan (2) kohesi leksikal pada lirik lagu “Jaga Slalu Hatimu” karya Group Band Seventeen. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan mengunduh lagu Jaga Selalu Hatimu karya Grup Band Seventeen. Hasil dan pembahasan menemukan adanya aspek gramatikal yang ditemukan berupa pengacuan (Referensi) dengan ditemukan kata aku dan kau, pelepasan (Elipsis) dengan ditemukan kata setiap, dan konjungsi (Perangkaian) dengan ditemukan kata dan. Aspek leksikal yang ditemukan adalah repetisi (Pengulangan) dengan ditemukan kata kau mampu dan kau bisa, dan sinonimi (Padanan Kata) dengan ditemukan kata mampu, bisa, mencintaimu, dan menyayangimu. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan aspek gramatikal dan aspek leksikal dalam lirik lagu Jaga Selalu Hatimu yang dinyanyikan oleh Grup Band Seventeen yang menghadirkan makna yang mendalam tentang perjalanan kisah cinta seseorang yang penuh kesetiaan akan rasa cinta kepada seseorang yang disayanginya. Aspek gramatikal dan aspek leksikal saling membangun sehingga lagu Jaga Slalu Hatimu menjadi lagu yang berkesan bagi para pendengarnya. Kata Kunci : aspek gramatikal; aspek leksikal; lirik lagu;
TEKS, KOTEKS, DAN KONTEKS PADA SURAT KABAR BANTEN EKSPRES FEBRUARI 2020 Goziyah Goziyah; Igasa Aditya Wardhani; Diah Ayu Titania
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis wacana kritis merupakan metode analisis yang dapat menghantarkan pada pemahaman wacana yang benar. Di antara aspek yang menentukan kesahihan analisis wacana adalah dengan memanfaatkan aspek teks, ko-teks, dan konteks wacana. Penelitian ini bertuijuan untuk mendeskripsikan aspek teks, ko-tek, dan konteks yang terdapat pada kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data teks diambil dari surat kabar harian Banten Ekspres pada hari Jumat tanggal 21 Februari. Teks diambil dari kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Kemudian data dianalisis dengan teknik analisi isi, dan disajikan secara informal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dianalaisis merupakan teks. Sedangkan aspek ko-teks memengaruhi pemahaman teks wcana yang berupa kalimat kalimat atau tuturan yang mendahului dan mengikutinya yang mendukung arti teks sesudah atau sebelumnya. Aspek konteks yang memengaruhi pemahaman wacana pada kolom Ayo Sekolah adalah berupa konteks situasi.
Aspek Gramatikal dan Leksikal pada Lirik Lagu Jangan Rubah Takdirku Karya Andmesh Kamelang Goziyah Goziyah; Iin Inarotul Uyun; Shella Fabiola
Diksa : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksa.v6i2.10820

Abstract

The purpose of this research was to describe the grammatical and lexical aspects in the lyrics of the song Jangan Rubah Takdirku by Andmesh Kamelang. The research method uses microstructural methods. The collection technique uses documentation techniques by downloading the song Jangan Rubah Takdirku via Youtube. The main instrument in this research is the researcher who is assisted by a device. Data analysis techniques by means of data reduction, data tabulation, data display, interpretation, and conclusions. Test the validity of the data using membercheck and validation from literary experts. The results showed that the grammatical and lexical aspects in the lyrics of the song Jangan Rubah Takdirku, sung by Andmesh Kamelang, present a deep meaning about the life journey of a person who is full of hard work, loyalty, and hope of love for someone he loves. Grammatical aspects and lexical aspects build up each other so that the song Jangan Rubah Takdirku becomes a song that impresses the listeners. The grammatical aspect found in the song is referencing marked by the presence of the word dia and impingement by the presence of each word. Then, the lexical aspect that was found was repetition which was marked by the presence of the words I want, in each, and I did not, and synomini was marked by the presence of the words weak and shaky.
INTEGRASI BAHASA DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI Agus Sulaeman; Achmad Suherman; Goziyah Goziyah
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2020): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena integrasi bahasa yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Oleh sebagian sosiolinguis, masalah integrasi merupakan masalah yang sulit dibedakan dari interferensi. Integrasi adalah unsur-unsur bahasa lain yang digunakan dalam bahasa tertentu dan dianggap sudah menjadi bagian dari bahasa tersebut. Integrasi bahasa terjadi karena akibat adanya penggunaan dua bahasa atau lebih dalam masyarakat tutur yang multilingual. Integrase tidak dianggap sebagai gejala penyimpangan dikarenakan unsur-unsur bahasa sumber itu telah disesuaikan dengan bahasa sasarannya dan dianggap sebagai perbendaharaan kata baru. Integrase dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan jika tidak ada padanan kata dalam bahasa sasaran. dari hasil penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis integrasi bahasa, untuk mendeskripsikan dan menganalisis novel, dan untuk mengetahui berapa banyak integrasi bahasa yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Selain itu integrasi bahasa menjadi salah satu peristiwa yang sering terjadi dalam karya – karya sastra seperti novel Anak Rantau Karya Ahhmad Fuadi. Didalam novel tersebut terdapat beberapa integrasi bahasa yang terdiri dari bahasa Inggris, Arab,Latin dan sansakerta. Integrasi bahasa ini terjadi akibat dialog yang diucapkan para tokoh novel hal ini menunjukan integrasi bahasa merupakan khasanah bahasa masyarakat Indonesia.
Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Provinsi Banten Sebagai Upaya Mengembangkan Sejarah Kebudayaan Banten: Local Wisdom in Folklore of Banten Province As an Effort to Develop the Cultural History of Banten Bagus Hady Hartanto; Wuri Dian Trisnasari; Goziyah Goziyah; Erlina Chamalia Rochmah; Muhammad Dicky Fauzan
Jurnal Bastrindo Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jb.v3i1.261

Abstract

Abstrak: Pengetahuan tentang kebudayaan daerah oleh generasi muda di Provinsi Banten merupakan salah satu fenomena kebudayaan yang perlu disikapi dengan serius oleh semua kalang. Saat ini terdapat beberapa kebiasaan dari generasi muda pada saat ini yang menandai gejala kemunduran pengetahuan tentang kebudayaan dari diri mereka. Salah satu akibatnya yaitu minimnya pengetahuan tentang kebudayaan daerah mereka sendiri dan semakin lama kebudayaan daerah tersebut akan punah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan sejarah kebudayaan yang ada di Provinsi Banten melalui media cerita rakyat di Provinsi Banten. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Penyajian data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, hingga sampai pada tahap kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cerita rakyat yang berasal dari Provinsi Banten seperti Raksasa Dari Ujung Kulon, Asal-Usul Kampung Kariyan, dan Tuah Pendekar Sakti dapat menjadi sarana untuk menambah serta mengenalkan kembali salah satu kearifan lokal yang ada di Provinsi Banten. Hal tersebut dapat menjadikan generasi muda dapat lebih mencintai serta dapat menghidupkan kembali nilai-nilai budaya khas Provinsi Banten. Abstract: Knowledge of regional culture by the younger generation in Banten Province is one of the cultural phenomena that needs to be taken seriously by all circles. Currently there are several some habits of now younger generation that mark symptoms of a decline in knowledge of the culture of themselves. One of the consequences is the lack of knowledge about the culture of their own region and the longer the culture of the area will be extinct. The purpose of this research is to find out if through the development of folklore in Banten Province can grow and develop the cultural history in Banten Province. The research approach used is qualitative descriptive. The data analysis techniques in this study use content analysis techniques. The presentation of data in this study uses data reduction, data presentation, to the conclusion stage or data verification. The results of this study show that from folklore originating from Banten Province such as Giant From Ujung Kulon, The Origin of Kariyan Village, and Tuah Pendekar Sakti can be a means to add and reintrodut one of the local wisdom in Banten Province. Iit can make the younger generation can love more and can revive the cultural values typical of Banten Province.