Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EVALUASI PEMBELAJARAN SASTRA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN BELAJAR DI SEKOLAH Ariyana Ariyana; Ira Anisa Purawinangun; Rojudin Rojudin
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i1.14728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Evaluasi Pembelajaran Sastra di Sekolah sebagai upaya menggiatkan peserta didik untuk lebih mencintai karya sastra terutama dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Melalui  pembelajaran sastra  dapat mengubah penilaian secara intelektual  peserta didik menjadi pendidik dan orang tua. Penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif pustaka. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan dan menganalisi mengenai Evaluasi Pembelajaran Sastra di Sekolah. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif yaitu menguraikan secara sistematis dari data yang diperoleh, penelitian ini menggunakan sumber data sekunder, seperti jurnal, website, dan buku-buku yang berkaitan dengan evaluasi pembelajaran sastra. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk memperoleh penilaain yang baik dalam pembelajaran sastra dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : (1) memberikan kebebasan ide/gagasan bagi peserta didik dalam menciptkan suatu karya, (2) memberikan ruang atau waktu untuk menciptakan ide/gagasan agar mendaptakan hasil yang maksimal, (3) menggunaan diksi yang tepat untuk menciptkan keindahan suatu karya., (4) memperkenalkan karya-karya sastrawan Indonesia sebagai motivasi peserta didik untuk memahami sastra.
KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM DISKUSI MAHASISWA S-1 PRODI BAHASA INGGRIS FKIP UMT Ariyana Ariyana; Nori Anggraini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i2.4736

Abstract

Kemampuan berbahasa terutama berbicara harus sesuai dengan konteks dan situasi pada saat berkomuniasi dua arah atau lebih. Pada forum diskusi, penggunaan bahasa baku digunakan dalam menyampaikan pendapat. Penggunaan bahasa baku dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan kebahasaan sesorang terutama mengenai kata baku, diksi dan pelafalan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan kata tidak baku, kesalahan diksi dan kesalahan lafal dalam diskusi mahasiswa S-1 program studi bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan dan menganalisi kesalahan berbahasa Indonesia dalam diskusi mahasiswa S-1 program studi bahasa Inggris FKIP UMT. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa semester satu program ttudi bahasa Inggris. Data dalam penelitian ini adalah kesalahan kata tidak baku, diksi dan lafal bahasa diskusi mahasiswa. Pengumpukan data yang dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan catatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 97 kesalahan. Adapun jumlah keseluruhan kesalaahan pada masing-masing aspek yang diteliti, yaitu (1) kesalahan kata tidak baku sebanyak 36 kesalahan, (2) kesalahan diksi (pilihan kata) sebanyak 26 kesalahan, (3) kesaalahan lafal sebanyak 35 kesalahan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pedoman untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.Kata kunci :  kesalahan bahasa Indonesia, kata tidak baku, diksi dan lafal.
The Application of Discovery Learning Models in Learning to Write Descriptive Texts Ariyana Ariyana; Enawar Enawar; Intan Sari Ramdhani; Agus Sulaeman
Journal of English Education and Teaching Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jeet.4.3.401-412

Abstract

The purpose of this study was to describe the application of discovery learning models in learning to write descriptive texts. The research method uses descriptive methods. Data collection techniques using observation techniques, test writing descriptive text, and documentation. Data analysis techniques by reducing data, data presentation, data interpretation, conclusions. The results showed that the steps of the discovery learning model in learning to write descriptive texts are to describe topics, ask questions, formulate hypotheses, carry out investigations, conduct observations, organize or analyze, and present the results of investigations. Then, the students' ability to write descriptive text obtained an average value of 76.8 with good criteria after applying the discovery learning model. The learning to write descriptive text is carried out to instill the value of responsibility to students and improve the ability to write text descriptive students based on text, images, and places, so students are not passive.
BENTUK PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN DAN PRINSIP KERJASAMA PADA FILM MANUSIA SETENGAH SALMON Retno Narsiwi; ariyana ariyana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i1.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim kerjasama dan maksim kesantunan pada dialog film Manusia Setengah Salmon yang disinyalir banyak memiliki pelanggaran prinsip dalam berkomunikasi, serta makna implikatur di dalamnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian ini yaitu dalam dialog yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan dan prinsip kerjasama. Penelitian ini ditemukan dalam prinsip kesantunan yaitu 1) pelanggaran maksim kearifan, 2) pelanggaran maksim pujian, 3) pelanggaran maksim kesepakatan, 4) pelanggaran maksim kerendahan, dan pada prinsip kerjasama ditemukan 1) pelanggaran maksim kualitas, 2) pelanggaran maksim relevansiKata Kunci: Prinsip Kerjasama, Prinsip Kesantunan, Film.
Penyimpangan Kesantunan Berbahasa dalam Perkuliahan Daring Mahasiswa S1 PBSI FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang Ariyana Ariyana; Winda Dwi Hudhana
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v8i2.7308

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan Penyimpangan Kesantunan Berbahasa dalam Perkuliahan Daring Mahasiswa S1 PBSI FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penyimpangan tersebut  meliputi maksin kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim  kerendahan hati, maksim kesepakatan dan maksim simpati. Penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yang yang dipakai adalah metode simak dan catat. Metode simak dan catat bertujuan menyimak dan mencatat tuturan yang terjadi pada interaksi perkuliahan daring. Hasil penelitian menunjukan telah terjadi Penyimpangan Kesantunan Berbahasa dalam Perkuliahan Daring Mahasiswa S1 PBSI FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang, pada maksin kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim  kerendahan hati, maksim kesepakatan dan maksim simpati. Penyebab  Penyimpangan  Kesantunan Berbahasa dalam Perkuliahan Daring Mahasiswa S1 PBSI FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang. Adapun penyebabnya sebagai berikut (1) tidak fokus dalam perkuliahan, (2) kendala jaringan atau internet, (3) mengkritik dengan diksi yang tidak tepat serta intonasi negatif.Kata kunci : penyimpangan kesantunan berbahasa, maksim.
Menanamkan Budaya Literasi pada Anak Usia Dini Melalui Dongeng Winda Dwi Hudhana; Ariyana Ariyana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i2.882

Abstract

Budaya literasi menjadi sesuatu yang urgen ketika membahas mengenai wawasan dan pengetahuan. Pada zaman globalisasi saat ini, banyak terjadi degradasi wawasan dan pengetahuan yang diakibatkan kurangnya budaya literasi oleh masyarakat. Budaya literasi tidak ditanam sejak kecil sehingga menurunkan minat baca pada masyarakat. Kemajuan dan perkembangan teknologi menjadi faktor utama yang mempengaruhi budaya literasi. Banyaknya alat yang memudahkan pekerjaan manusia dan yang mengefisiensi waktu membuat masyarakat terlena sehingga kebutuhan literasi menurun. Berbeda dengan zaman dahulu, bahwa para masyarakat dahulu memahami pentingnya literasi. Banyaknya kaya-karya berkaitan dengan pengetahuan tercipta, contohnya dongeng. Karya sastra berupa dongeng merupakan wujud warisan budaya literasi nenek moyang. Mereka menciptakan dongeng sebagai upaya untuk membudayakan gerakan literasi.Kata Kunci : Literasi, Anak Usia Dini, Dongeng,
KAJIAN PERSPEKTIF FEMINIS DALAM NOVEL PADANG BULAN DAN CINTA DI DALAM GELAS DALAM ANALISIS GENDER Ariyana Ariyana
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.338 KB)

Abstract

Abstract: The study of Padang Bulan novel and Love in Glass aims to describe the study of feminist perspectives that build the story in the novel Padang Bulan and Cinta Dalam Dalam Gelas. Describe the gender contained in the novel Padang Bulan and Cinta Dalam In Gelas. This research was conducted on the category of novel Padang Bulan and Love in a Glass by Andrea Hirata and then made a research corpus.The results of content analysis in Padang Bulan novels and Love in Glass, show that gender inequality is a social form found in the realities of community life. Injustice to women raises feminist awareness, to change the condition of women’s slumps in the sphere of adat and society. Novel Padang Bulan and Cinta in Glass fulfill the feasibility to be used as teaching materials in sekolaah-sekolah. the results of this study find the educational values that are generally found in literary works, especially types of prose.Based on the result of feminist perspective study and gender analysis, the researcher recommends novel Padang Bulan and Cinta in Glass fulfilling the feasibility to be used as study material and reference for educator. The other consideration is that the novel is very thick with the values of education in accordance with the spirit of the struggle.Keywords: feminist perspective, gender analysis Abstrak: Penelitian terhadap novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas bertujuan untuk mendeskripsikan kajian perspektif feminis yang membangun cerita dalam novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Mendeskripsika gender yang terkandung dalam novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas. Penelitian ini dilakukan pada kategori novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata kemudian dijadikan korpus penelitian. Hasil analisi isi (content analysis) dalam novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas, menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender merupakan bentuk sosial yang terdapat dalam realita kehidupan masyarakat. Ketidakadilan terhadap perempuan memunculkan kesadaran feminis, untuk mengubah kondisi keterpurukan perempuan dalam lingkup adat dan masyarakat. Novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas memenuhi kelayakan untuk dijadikan bahan ajar di sekolaah-sekolah . hasil penelitian ini menemukan nilai-nilai pendidikan yang pada umumnya terdapat dalam karya sastra terutama jenis prosa.Berdasarkan hasil kajian perspektif feminis dan analisis gender, peneliti merekomendasikan novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas memenuhi kelayakan untuk dijadikan sebagai bahan kajian dan referensi bagi pendidik. Adapun pertimbangan lainnya adalah bahwa novel tersebut sangat kental dengan nilai-nilai pendidikan yang sesuai dengan semangat perjuangan. Kata kunci: perspektif feminis, analisis gender
PENINGKATAN BUDAYA LITERASI DENGAN PELATIHAN MENULIS PUISI DI SMA MUHAMMADIYAH 3 KOTA TANGERANG Ariyana Ariyana; Intan Sari Ramdhani; Nori Anggraini
Community Services and Social Work Bulletin Vol 1, No 1 (2021): Community Services and Social Work Bulletin Volume 1 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2194.465 KB) | DOI: 10.31000/cswb.v1i1.5729

Abstract

Writing quality poetry requires good ideas and imagination, this can be obtained by getting used to it through literacy culture. There are still many students who are not familiar with literacy, this is because they are used to knowing something, it is enough to just look at the applications on the device without reading with understanding, so the results obtained are not optimal. Based on this, the Community Service lecturer team followed up on problems in the field. One of the efforts made to improve literacy culture is by holding poetry writing training at SMA Muhammadiyah 3 Tangerang City. The method used in implementing this community service is the productive method. The productive method used is by producing literary works in the form of poetry with a literacy culture. This service activity is divided into three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. Students are very enthusiastic about participating in online poetry writing training. This is evidenced by several questions posed to the informants. Students who were previously unfamiliar with a variety of poetry became more aware of the genre of poetry so that they could understand which type of poetry was made.