Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Studi Metil Ester Dari Hasil Esterifikasi Minyak Jelantah Sebagai Pengawet Bunga Mawar (Rosa hybrida) Sani, Laila Amalia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.147 KB)

Abstract

Sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati dan minyak jelantah hewani dan analisis GC – MC dengan gas pembawa berupa helium (He). Jenis kolom untuk GC-MS yang dipakai adalah kolom AGILENTJ%W HP-5 dengan suhu injeksi 300oC dan memiliki hasil analisis dengan peak tertinggi pada sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dengan area% 39,57 dan memiliki formula senyawa C19H36O2 dan hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan dengan area% 35,69 dan memiliki formula C17H34O2. Pada aplikasi pengawetan bunga mawar dengan 6 hari pengawetan dengan umur 7 hari ternyata hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan memiliki hasil aplikasi yang cukup maksimal dibandingkan dengan pengawetan dengan esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dikarenakan senyawa hexadecanoid acid pada hasil esterifikasi minyak jelantah hewani lebih tinggi.
Pengaruh Pelapisan Titanium Dioksida (Tio2) Pada Plat Kaca Terhadap Efektivitas Fotodegradasi Methyl Orange Menggunakan Metode Sodis (Solar Disinfection Water) A’yun, Qurotul; Baiti, Ibnatul Fajril; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.168 KB)

Abstract

Proses pembuatan TiO2-Plat Kaca untuk fotokatalis dan pengujian aktivitas katalitiknya dalam proses fotodegradasi zat warna Methyl Orangetelah dilakukan. Pembuatan TiO2-Plat Kaca dilakukan dengan melapiskan larutan TiO2 yang mengandung etanol pada substrat kaca. Struktur kristalnya dianalisis menggunakan difraktometer sinar-X (XRD).Pada penelitian ini analisis difraktometer sinar-X (XRD) dilakukan untuk mengetahui telah terbentuk atau tidaknya fotokatalis. Hasil dari XRD menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2-Plat Kaca telah terbentuk dan kristal yang terbentuk ialah anatase. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 0,01 gram TiO2 Serbuk serta mereaksikan 2 buah TiO2-Plat Kaca  untuk mendegradasi 50 mL larutan Methyl Orange 5 ppm  yang disinari oleh sinar matahari sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran (1/2, 1, 2, 4 dan 6 jam). Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi  %  Methyl Orange terdegradasi,  dalam penelitian ini efektivitas fotokatalis terbaik adalah pada waktu 4 dan 6 jam.
Pengaruh Katalis CaO Dari Cangkang Bekicot Pada Pembuatan Biodiesel Dari Lemak Sapi Dengan Proses Transesterifikasi Nirmala, Reni Listia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.136 KB)

Abstract

Lemak sapi merupakan produk hasil ikutan (by product) dari pemotongan sapi yang potensi ketersediaannya cukup tinggi dan masih dianggap sebagai limbah pemotongan karena pemanfaatannya belum maksimal sehingga dapat diarahkan pada produksi biodiesel sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis katalis CaO Cangkang bekicot serta rasio lemak dengan metanol terhadap optimalisasi biodiesel. Kegunaan penelitian ini adalah sebagai metode penerapan teknologi bidang pengolahan limbah hasil ternak dalam mendukung energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental berdasarkan dengan mencari nilai optimum dari 3 variasi mol metanol dan lemak sapi (1:9, 1:10, 1:11) Jumlah katalis (4, 5, 6 dan 7) w/w% dan Suhu 55, 60, 60 dan 65oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimum yang didapat dari masing-masing variasi adalah 1:10, 5 w/w % dan 600oC sedangkan hasil karakterisasi Inframerah CaO Cangkang bekicot menunjukkan adanya pita gelombang pada bilangan gelombang kurang dari 600 cm-1 yang menunjukkan Katalis CaO, Hasil karakterisasi Metil Ester menunjukkan munculnya puncak pada spektrum dibilangan gelombang 2922,42 cm-1 dan 2852,80 cm-1 yang menunjukkan adanya –CH3, –CH2 pada bilangan gelombang 1742,99 cm-1 menunjukkan adanya gugus karbonil C=O (Ester) dan pada bilangan gelombang antara 1300-1000 cm-1 menunjukkan adanya gugus karboksil C-O, sedangkan hasil karakterisasi GC-MS menunjukkan 3 peak tertinggi merupakan senyawa ester dengan nama Metil palmitat (C17H34O2) sebesar 33,64%, Metil Stearat (C19H38O2) sebesar 24,76% dan Metil Oleat (C19H36O2) sebesar 17,39.
Pengaruh Penambahan Remazol Yellow Fg Terhadap Fotoreduksi Ion Cr(VI) Terkatalisis TiO2 – Karbon Aktif Izza, Raudlotul; Wahyuningsih, Sri; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.396 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan Remazol YellowFG terhadap efektifitas fotoreduksi Ion Cr(VI) terkatalisis TiO2 – karbon aktif. Penelitian dilakukan dengan system batch. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktortertutup yang dilengkapi dengan lampu UV dan serbuk fotokatalis  TiO2 – karbon aktif dengan disertai pengadukan selama waktu tertentu. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 50 mg Fotokatalis TiO2-Karbon aktif untuk mereduksi 50 mL larutan ion Cr(VI) yang disinari oleh sinar lampu UV sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran penyinaran sebesar 4, 8, 16, dan 24 jam. Langkah yang sama dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI). Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI) terhadap fotoreduksi digunakan larutan Cr(VI) dengan konsentrasi bervariasi yaitu 2,5; 5; 10; 20 dan 25 mg/L.  Untuk  mempelajari  pengaruh konsentrasi  awal  Remazol  YellowFG  terhadap  fotoreduksi  ion  Cr(VI),  proses  dilakukan terhadap sistem  yang ditambah Remazol YellowFG dengan konsentrasi bervariasi  yaitu 1; 2,5; 5; 10; dan 15 mg/L. Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi  %  ion Cr yang tereduksi,  dalam penelitian ini efektivitas fotoreduksi terbaik adalah pada waktu 24 jam dengan konsentrasi ion Cr(VI) 5 ppm sebesar 93,40% ion Cr(VI) yang tereduksi.
Studi Metil Ester Dari Hasil Esterifikasi Minyak Jelantah Sebagai Pengawet Bunga Mawar (Rosa hybrida) Sani, Laila Amalia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati dan minyak jelantah hewani dan analisis GC – MC dengan gas pembawa berupa helium (He). Jenis kolom untuk GC-MS yang dipakai adalah kolom AGILENTJ%W HP-5 dengan suhu injeksi 300oC dan memiliki hasil analisis dengan peak tertinggi pada sampel hasil esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dengan area% 39,57 dan memiliki formula senyawa C19H36O2 dan hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan dengan area% 35,69 dan memiliki formula C17H34O2. Pada aplikasi pengawetan bunga mawar dengan 6 hari pengawetan dengan umur 7 hari ternyata hasil esterifikasi minyak jelantah hewani 3x penggorengan memiliki hasil aplikasi yang cukup maksimal dibandingkan dengan pengawetan dengan esterifikasi minyak jelantah nabati 3x penggorengan dikarenakan senyawa hexadecanoid acid pada hasil esterifikasi minyak jelantah hewani lebih tinggi.
Pengaruh Pelapisan Titanium Dioksida (Tio2) Pada Plat Kaca Terhadap Efektivitas Fotodegradasi Methyl Orange Menggunakan Metode Sodis (Solar Disinfection Water) A’yun, Qurotul; Baiti, Ibnatul Fajril; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan TiO2-Plat Kaca untuk fotokatalis dan pengujian aktivitas katalitiknya dalam proses fotodegradasi zat warna Methyl Orangetelah dilakukan. Pembuatan TiO2-Plat Kaca dilakukan dengan melapiskan larutan TiO2 yang mengandung etanol pada substrat kaca. Struktur kristalnya dianalisis menggunakan difraktometer sinar-X (XRD).Pada penelitian ini analisis difraktometer sinar-X (XRD) dilakukan untuk mengetahui telah terbentuk atau tidaknya fotokatalis. Hasil dari XRD menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2-Plat Kaca telah terbentuk dan kristal yang terbentuk ialah anatase. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 0,01 gram TiO2 Serbuk serta mereaksikan 2 buah TiO2-Plat Kaca untuk mendegradasi 50 mL larutan Methyl Orange 5 ppm yang disinari oleh sinar matahari sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran (1/2, 1, 2, 4 dan 6 jam). Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi % Methyl Orange terdegradasi, dalam penelitian ini efektivitas fotokatalis terbaik adalah pada waktu 4 dan 6 jam.
Pengaruh Katalis CaO Dari Cangkang Bekicot Pada Pembuatan Biodiesel Dari Lemak Sapi Dengan Proses Transesterifikasi Nirmala, Reni Listia; malis, Eko; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemak sapi merupakan produk hasil ikutan (by product) dari pemotongan sapi yang potensi ketersediaannya cukup tinggi dan masih dianggap sebagai limbah pemotongan karena pemanfaatannya belum maksimal sehingga dapat diarahkan pada produksi biodiesel sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis katalis CaO Cangkang bekicot serta rasio lemak dengan metanol terhadap optimalisasi biodiesel. Kegunaan penelitian ini adalah sebagai metode penerapan teknologi bidang pengolahan limbah hasil ternak dalam mendukung energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable). Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental berdasarkan dengan mencari nilai optimum dari 3 variasi mol metanol dan lemak sapi (1:9, 1:10, 1:11) Jumlah katalis (4, 5, 6 dan 7) w/w% dan Suhu 55, 60, 60 dan 65oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimum yang didapat dari masing-masing variasi adalah 1:10, 5 w/w % dan 600oC sedangkan hasil karakterisasi Inframerah CaO Cangkang bekicot menunjukkan adanya pita gelombang pada bilangan gelombang kurang dari 600 cm-1 yang menunjukkan Katalis CaO, Hasil karakterisasi Metil Ester menunjukkan munculnya puncak pada spektrum dibilangan gelombang 2922,42 cm-1 dan 2852,80 cm-1 yang menunjukkan adanya –CH3, –CH2 pada bilangan gelombang 1742,99 cm-1 menunjukkan adanya gugus karbonil C=O (Ester) dan pada bilangan gelombang antara 1300-1000 cm-1 menunjukkan adanya gugus karboksil C-O, sedangkan hasil karakterisasi GC-MS menunjukkan 3 peak tertinggi merupakan senyawa ester dengan nama Metil palmitat (C17H34O2) sebesar 33,64%, Metil Stearat (C19H38O2) sebesar 24,76% dan Metil Oleat (C19H36O2) sebesar 17,39.
Pengaruh Penambahan Remazol Yellow Fg Terhadap Fotoreduksi Ion Cr(VI) Terkatalisis TiO2 – Karbon Aktif Izza, Raudlotul; Wahyuningsih, Sri; ridho, Rosyid
Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan Remazol YellowFG terhadap efektifitas fotoreduksi Ion Cr(VI) terkatalisis TiO2 – karbon aktif. Penelitian dilakukan dengan system batch. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktortertutup yang dilengkapi dengan lampu UV dan serbuk fotokatalis TiO2 – karbon aktif dengan disertai pengadukan selama waktu tertentu. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 50 mg Fotokatalis TiO2-Karbon aktif untuk mereduksi 50 mL larutan ion Cr(VI) yang disinari oleh sinar lampu UV sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran penyinaran sebesar 4, 8, 16, dan 24 jam. Langkah yang sama dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI). Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal ion Cr(VI) terhadap fotoreduksi digunakan larutan Cr(VI) dengan konsentrasi bervariasi yaitu 2,5; 5; 10; 20 dan 25 mg/L. Untuk mempelajari pengaruh konsentrasi awal Remazol YellowFG terhadap fotoreduksi ion Cr(VI), proses dilakukan terhadap sistem yang ditambah Remazol YellowFG dengan konsentrasi bervariasi yaitu 1; 2,5; 5; 10; dan 15 mg/L. Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi % ion Cr yang tereduksi, dalam penelitian ini efektivitas fotoreduksi terbaik adalah pada waktu 24 jam dengan konsentrasi ion Cr(VI) 5 ppm sebesar 93,40% ion Cr(VI) yang tereduksi.
STUDI ETNOBOTANI TANAMAN BERKHASIAT OBAT BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT SUKU OSING DI KECAMATAN LICIN BANYUWANGI Khotimah, Kusnul; Nurchayati, N.; Ridho, Rosyid
JURNAL BIOSENSE Vol 1 No 01 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.182 KB)

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional telah dikenal sejak lama oleh masyarakat Suku Osing pada umumnya dan masyarakat Kabupaten Banyuwangi khususnya. Proses ini sudah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Akan tetapi, saat ini ada kecenderungan tradisi ini mulai ditinggalkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menggali kembali pengetahuan tentang spesies tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Suku Osing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan dan mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat yang ada dimasyarakat Suku Osing Kecamatan Licin Banyuwangi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2017 di 3 desa yaitu Desa Tamansari, Desa Licin, dan Desa Segobang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan teknik survei, wawancara semi terstruktur dan kuisioner. Sampel berjumlah 70 responden meliputi masyarakat yang dianggap memahami tentang tumbuhan obat. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat 43 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat. Tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional oleh masyarakat Suku Osing didominasi oleh spesies tumbuhan dari famili Zingiberaceae, diantaranya kunyit (Curcuma longa Linn) sebesar 55% dan sirih (Piper bettle Rosc) dari famili Piperaceae. Masyarakat Suku Osing memperoleh tanaman obat dengan cara: liar sebesar 32%, budidaya sebesar 39%, dan membeli 29%. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan untuk obat adalah daun sebesar 30%, rimpang sebesar 27%, bunga sebesar 13%, buah sebesar 8%, batang sebesar 9%, akar sebesar 6%, dan getah sebesar 7%. Jenis penyakit yang paling banyak diobati menggunakan obat adalah penykit tidak menular sebesar 47%, penyakit menular sebesar 30%, dan penyakit kronik sebesar 23%. Cara pengolahan tumbuhan obat diminun tanpa direbus sebesar 34%, diminum setelah direbus 45%, dan dioleskan sebesar 21%. Kata kunci: Etnobotani, Tanaman obat, dan Suku Osing Banyuwangi
Hubungan Kepadatan Nerita undata dengan Tipologi Mangrove di Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Arif Rafi , Sujatmiko; Rosyid , Ridho; Ardiansyah , Fuad
JURNAL BIOSENSE Vol 3 No 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.822 KB) | DOI: 10.36526/biosense.v3i2.1158

Abstract

Gastropoda Nerita undata merupakan salah satu spesies yang memiliki ingsang dan operculum dari famili neritidea, gastropoda ini merupakan gastropoda umum yang ditemukan di vegetasi hutan mangrove Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo, gastropoda ini hidup berkelompok dengan membebentuk koloni sebagai komunitas yang mendiami hutan mangrove dengan populasi yang beragam dan berada dalam jumlah besaran dan kondisi yang berbeda pula. Mangrove dapat mengakumulasikan material organik yang terbawa oleh aliran air, sehingga terjadi adanya sedimentasi yang kemudian oleh gastropoda untuk tempat mencari makan, dan habitat tempat tinggal. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk mengetahui kepadatan Nerita undata pada hutan mangrove Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo; (2)Untuk mengetahui indeks nilai penting hutan mangrove di Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo; (3)Untuk mengetahui keterkaitan kerapatan mangrove dengan kepadatan Nerita undata pada hutan mangrove Resort Kucur Taman Nasional Alas Purwo.Metode yang digunakan dalam pengambilan data vegetasi mangrove yaitu dengan metode transek plot, pada tiap transek masing-masing dibuat plot dengan ukuran 20m×20m untuk pohon, kemudian didalam plot tersebut dibuat plot yag lebih kecil berukuran 10m×10m untuk tregakan pancang, dan didalam plot ini dibuat lagi plot berukuran 5m×5m untuk ukuran tiang. Hubungan kepadatan Nerita undata di vegetasi hutan mangrove resort kucur taman nasional alas purwo menununjukan bahwa hubungan antara kerapatan vegetasi mangrove dengan kepadatan Nerita undata menunjukan dengan nilai R2 =1. Hal ini menujnukan bahwa kenaikan kerapatan jenis mangrove diikuti oleh tingginya kepadatan Nerita undata sehingga kerapatan vegetasi mangrove seperti jenis mangrove Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata juga berpengaruh terhadap keberadaanya.