Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perbandingan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Just In Time (JIT) Terhadap Pengendalian Persediaan Bahan Baku Budi Utami; Eny Setyariningsih
PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management and control of raw material inventories is an activity commonly found in industrial and manufacturing companies. There are two methods of controlling inventory, namely Economic Order Quantity (EOQ) and Just In Time (JIT). In determining inventory, companies tend to calculate it in the form of forecasting. Inventories that are too large will add to the cost of ordering (ordering cost) and storage costs (carring cost). Conversely, a small amount of inventory will reduce company profits due to lost opportunity for profit (opportunity cost) and incur back order costs (back order cost). Therefore it is important for companies to carry out inventory control which will affect the efficiency of inventory costs. This type of research is a comparative study comparing the Economic Order Quantity (EOQ) method with the Just In Time (JIT) method to the efficiency of inventory costs in Pateh SMEs. The results of the comparison. From the results of the analysis and calculations that have been carried out it is known that the Just In Time (JIT) control method is more appropriate to be applied to the "PATEH" home industry because the total inventory costs are smaller than the total inventory costs of the Economic Order Quantity (EOQ) method.
Analisis Varians Untuk Mengukur Efisiensi dan Efektifitas Anggaran Perusahaan PG Gempolkrep Tahun 2014 – 2015 Budi Utami; Eny Setyariningsih
PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/prive.v3i2.830

Abstract

The budget functions as an aspect of planning and supervision in the company's operational activities. The budget must be able to adjust the plans made for various parts of the company, so that one activity plan will be in harmony with another. Efficiency is the relationship between goods and services produced by an activity and the resources used. An activity is said to be efficient if it is able to produce certain outputs with the lowest possible input or with certain inputs it is able to produce the maximum output (spending well). Meanwhile, effectiveness is the relationship between the output and the goals or objectives that must be achieved. Operational activities are said to be effective if the activity process achieves the final policy goals and objectives (spending wisely). The purpose of this study was to determine the variance of the sales and production budget of PG. Gempolkrep Mojokerto 2014 - 2015 and measures the level of efficiency and effectiveness of PG's sales and production budget. Gempolkrep Mojokerto 2014 - 2015. The analysis method used is analysis of variance. The results of this study contained unfavorable variances in the sales budget for 2014 and 2015. Production budgets for 2014 and 2015 showed favorable variances. The use of the budget for 2014 and 2015 is less than 80% or is in the efficient category. The company's budget performance for 2014 - 2015 is in the range of less than 80% or is in the less effective category.
Analisis Pengembangan Usaha UD. Asal Lancar Sidoarjo Budi Utami
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 1 No. 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Asal Lancar adalah suatu usaha yang memproduksi tahu putih, tahu kuning, dan tahu sumedang. Usaha ini beralamat di Dusun Areng-Areng Desa Klagen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo.. Permintaaan pasar yang meningkat membuat UD Asal Lancar ini berencana mengembangkan usahanya.. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa kelayakan rencana pengembangan pabrik tahu UD. Asal Lancar ditinjau dari aspek keuangan dan pemasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Aspek keuangan menggunakan metode Profitability Index (PI) dan Payback Period (PP). Aspek pemasaran ditinjau dari volume penjualan dan penentuan harga jual. Dari penghitungan didapatkan nilai Profitability Index (PI) positif sebesar 3,89 %. Hal ini berarti proyek dikatakan menguntungkan, karena nilai (PI) > 1. Sedangkan nilai Payback Period (PP) sebesar 1,59 tahun atau ≤ 10 tahun artinya lebih pendek waktunya dari maximum payback periodnya (10 tahun), berarti usulan investasi dapat diterima. Prediksi permintaan pada tahun pertama sebesar 19093 jirangan atau Rp. 2.100.230.000 dengan nilai investasi awal Rp. 672.000.000 maka terdapat keuntungan sebesar 1.428.230.000. Biaya pokok produksi tahu Rp 83,162/ jirangan, sedangkan harga jual ditetapkan Rp. 105,000/jirangan. Maka besar nilai ratio yang didapat adalah 0.80 atau ≤ 1 maka berarti perusahaan mendapatkan keuntungan. Dengan asumsi harga penjualan dan biaya pokok tidak berubah selama umur proyek (10 tahun). Kata kunci : Analisa kelayakan usaha, Profitability Index (PI), Payback Period (PP), volume penjualan, penentuan harga jual
PENGARUH BRAND IMAGE, BRAND TRUST, DAN BRAND LOYALTY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA HP OPPO (STUDI PADA KONSUMEN OPPO DI MOJOKERTO) Jasmine Fitria Wibowo; Eny Setyariningsih; Budi Utami
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 12: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i12.3218

Abstract

Beragamnya merek produk smartphone yang tersebar luas dan jauh jangkauannya membuat pembeli lebih berhati-hati dalam memilih produk yang di inginkan, karena pada umumnya merek-merek besar sangat menarik minat pembeli untuk berbelanja. Oppo merupakan salah satu dari bagian ponsel pintar yang mampu menguasai pasar Indonesia. Tujuan penelitian dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh dari brand image, brand trust dan brand loyalty terhadap keputusan pembelian Hp Oppo di Mojokerto dengan menggunakan SPSS version 24. Dengan deskriptif kuantitatif dan teknik dalam pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel yang digunakan adalah pengguna Hp Oppo di Mojokerto sejumlah 120 responden. Metode analisis data yakni regresi linier berganda dengan persamaan regresi: Y= 0,693 + 0, 328X1 + 0,176X2 + 0,397X3. Dengan nilai t tabel 1,658 dan nilai F tabel 2,68 dengan tingkat singnifikansi 5%. Berdasarkan uji parsial dapat dibuktikan bahwa: 1) varibel brand image dengan t-hitung 2,957 > t-tabel 1,658 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. 2) variabel brand trust memiliki t-hitung 2,191 > t-tabel 1,658 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. 3) variabel brand loyalty t-hitung 2,957 > t-tabel 1,658. Hal ini membuktikan bahwa brand image, brand trust dan brand loyalty berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hasil uji simultan memiliki F-hitung 43,313 > F-tabel 2,68 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan nilai Adjusted R2 0,616 dapat dijelaskan yakni 61,6% dari brand image, brand trust dan brand loyalty berkontribusi dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Adapun sisanya yakni 38,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
PENDAMPINGAN PADA UMKM SEPATU DAN SANDAL WANITA “BERBIE” MOJOKERTO Budi Utami; Mohamad Syamsul Hidayat; Eny Setyariningih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.251

Abstract

Persaingan bisnis dalam perekonomian dewasa ini semakin berkembang,tidak terkecuali dengan Usaha Mikro ,Kecil dan Menengah.Dimana usaha ini menjadi dayatarik bagi semua orang ,sehingga semakin berkembang jumlahnya.Namun demikian banyak permasalahan yang terjadi pada UMKM,bukan hanya masalah dari aspek permodalan.Tetapi juga masalah aspek pasar dan pemasaran,aspek legalitas dan aspek lainnya yang dapat menyebabkan UMKM sulit untuk berkembang. Demikian juga dengan yang di alami oleh UMKM sepatu sandal Wanita “Berbie” di Mojokerto.  Oleh  sebab itu Tim pengabdian  melakukan  pendampingan terhadap  UKM ini berkaitan berkaitan dengan aspek legalitas, aspek pemasaran,aspek bidang manajemen dan manajemen keuangan yang termasuk pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan.
The Application of Extended Expectation-Confirmation Model to Identify Influencing Factors Digital Loyalty for Mobile-Based Travel Platform Frans Sudirjo; Vivid Violin; Arnold Sultantio Hutabarat; Lely Indriani; Budi Utami
Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 2
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jsisfotek.v5i2.246

Abstract

The aim of this study was to determine the factors that impact the faithfulness of users on digital travel platforms, using the model proposed by researchers on satisfaction and loyalty based on user perceptions using the Expectation-Confirmation Model, which was enhanced by incorporating the variables of security and loyalty. Surveys were distributed online using a purposive sampling technique, and the minimum number of samples was determined using the Slovin formula with a 5% confidence interval. Subsequently, the data collected was analyzed using Ms. Excel and the PLS-SEM approach with SmartPLS. According to the findings of this study, out of the seven hypotheses, two hypotheses from travel A and B were rejected, specifically the security hypothesis regarding satisfaction and the satisfaction hypothesis regarding continuance intention. Similarly, the perceived usefulness hypothesis regarding continuance intention was rejected for travel A and B due to the path coefficient value and t-test of the hypothesis being less than 0.1 and 1.96. However, four hypotheses were accepted for all three platforms. According to the calculation of R2, satisfaction, continuance intention, and perceived utility are the three criteria that have the most impact on loyalty on the three digital travel platforms.
Pengaruh Brand Trust Dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Honda Scoopy Di PT. Tunas Dwipa Matra Mojosari Anik Musayadah; Nersiwad Nersiwad; Budi Utami
Jurnal Rimba : Riset Ilmu manajemen Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Rimba : Riset Ilmu manajemen Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/rimba.v1i3.107

Abstract

This study aims to examine how much influence brand trust and brand image have on purchasing decisions of Honda Scoopy motorcycles at PT. Tunas Dwipa Matra Mojosari. This type of research is quantitative research. The data analysis used in this study is PLS (Partial Least Square). The population in this study were all consumers who had purchased a motorcycle at PT. Tunas Dwipa Matra. The sample of this research is 100 respondents calculated using the slovin formula. The sampling technique uses a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. The results of this study show that brand trust has a significant positive effect on purchasing decisions for Honda Scoopy motorcycles at PT. Tunas Dwipa Matra Mojosari. Brand image has a significant positive effect on purchasing decisions of Honda Scoopy motorcycles at PT. Tunas Dwipa Matra Mojosari.
PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MEREBUT PANGSA PASAR PADA CV. TRI MUKTI MOJOKERTO Eny Setyariningsih; Budi Utami; M.Syamsul H
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i7.1216

Abstract

Salah satu kunci keberhasilan perusahaan yaitu terletak pada strategi pemasaran apa yang digunakan oleh perusahaan. Oleh karena itu sebelum menentukan strategi pemasaran perusahaan harus mampu melakukan analisis lingkungan internal dan dan eksternal sebagai bahan untuk dapat memlilih alternatif kebijakan terbaik dalam strategi pemasaran yang berkaitan dengan bauran pemasaran (Marketing mix). Penelitian ini menggunakan data primer dan juga data skunder yang diperoleh langsung dari obyek penelitian (pimpinan perusahaan), serta menggunakan perincian analisis SAP (Strategy Anvantage Profile) dan analisis ETOP (Enviromental Threat and Opportunity Profile) yang meliputi: kekuatan (Strenght), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity) dan ancaman (Treathment) untuk dapat melihat kondisi suatu perusahaan. Dari analisis SAP dapat disimpulkan bahwa produk, harga dan pengawasan memberikan nilai (+), yang berarti kekuatan perusahaan yang dapat dijadikan daya tarik dan keunggulan perusahaan, terutama dibidang pemasaran produk. Sedangkan promosi dan saluran distribusi memberikan nilai (-), yang merupakan kelemahan yang harus dilakukan pembenahan oleh perusahaan karena akan menjadi ancaman bagi kemajuan perusahaan. Analisis ETOP dapat disimpulkan bahwa teknologi, pemerintah dan pelangga member nilai (+) dan merupakan peluang yang dapat digunakan perusahaan dalam upaya mengembangkan perusahaan dan menambah kekuatan perusahaan. Sedangkan ekonomi, pemasok dan pesaing member nilai (-) dan merupakan ancaman yang harus dihindari oleh perusahaan. Dengan cara mengoptimalkan peluang dan kekuatan yang dimiliki perusahaan. Dari hasil analisis kualitatif serta dorong oleh kondisi perusahaan saat ini, maka perusahaan dapat memilih alternatif strategi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan antara lain: meningkatkan produksi dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitas, menambah frekuensi promosi melalui berbagai media, menambah kapasitas produksi dengan tetap memberikan harga yang terjangkau dan pengembangan jasa
Pelatihan Pemasaran dan Distribusi UMKM Bambang Ismaya; Yanto Budi Prasetya; Budi Utami; M. Syamsul Hidayat; Eny Setyariningsih
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v1i4.173

Abstract

Pelatihan ini membahas tentang penggunaan pemasaran berbasis teknologi dan upaya untuk meningkatkan pemasaran dalam UMKM. Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan analisis yang diperlukan pemilik usaha dalam merancang strategi pemasaran guna meningkatkan daya saing mereka di pasaran dan meningkatkan maupun menarik jumlah konsumen. Pemasaran merupakan suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok memenuhi kebutuhan mereka dengan menciptakan penawaran produk bernilai. Inti dari kegiatan pemasaran adalah mengembangkan produk, distribusi, komunikasi, penetapan harga, dan pelayanan agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Pemasaran memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan suatu usaha. Ketika produk yang ditawarkan sesuai dengan keinginan konsumen, harga ditetapkan dengan tepat, lokasi dan saluran distribusi dipilih dengan cermat, dan promosi dilakukan secara tepat sasaran, maka kinerja usaha akan meningkat baik dari segi pemasaran maupun omzet yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran menjadi kunci utama bagi UMKM untuk mencapai tujuan bisnisnya dan bersaing secara efektif di pasar dengan menyampaikan nilai yang diinginkan konsumen. Langkah strategis yang dapat diambil oleh UMKM meliputi menentukan produk yang sesuai dengan pasar, menetapkan harga yang tepat dengan mempertimbangkan Break Even Price (BEP), memilih lokasi usaha yang strategis, melakukan promosi efektif melalui media sosial, mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai, mengelola proses produksi dengan efisien, dan menciptakan kemasan menarik untuk meningkatkan penjualan produk. Pelatihan juga diindetifikasikan sebagai kebutuhan penting bagi pelaku UMKM untuk mampu mengembangkan kualitas produk, strategi promosi melalui media social dan memilih saluran distribusi yang tepat pada era digital.
Literature Review: Halal Culinary Marketing Strategy To Improve The Competitiveness MSMEs In Indonesia Budi Utami; Eny Setyariningsih; M Syamsul Hidayat; Toto Heru DH
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 9 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i9.530

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the main pillars of the Indonesian economy, including the culinary sector. Food is considered one of the significant aspects that affect visitor satisfaction with a destination, especially Muslims. Local food that is currently trending is enough to increase its own interest in the community, especially Muslims, namely Warung Pecel based on Sharia or Halal. It is one type of MSME that combines the principles of shari'ah with their business activities. The purpose of this literature review is to identify marketing strategies that can be used to increase the competitiveness of Sharia pecel pinstripe rice stalls. This research uses the literature review method of journals from ScienceDirect, Researchgate, and Google Scholar. The results of the literature review show that there are 15 articles explaining several marketing strategies that can be applied to increase the competitiveness of Sharia pecel rice stalls. Relevant marketing strategies include the application of digital marketing, market segmentation, and appropriate targeting, branding and product differentiation, network marketing and strategic alliances, use of social media, value-based marketing, effective marketing promotion and communication, and experience marketing. In addition, by understanding the values of Sharia and promoting them effectively, Warung Pecel can differentiate itself from competitors and create a unique experience for customers. The limitation of the study which samples of MSMEs with pecel stalls.