Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Nurse competence in implementing public health care Suprapto Suprapto; Trimaya Cahya Mulat; Nur Syamsi Norma Lalla
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 10, No 2: June 2021
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v10i2.20711

Abstract

Health development is a way of increasing awareness, willingness and ability to live healthy for everyone so that an optimal degree of public health can be achieved. The purpose of knowing how the relationship between nurse competence and community health care activities. This study employed quantitative approach and correlation analysis. The population was nurses who work at public health center in Makassar City, Indonesia, however there were 118 nurses who meet the criteria in their selection. There were relationships between attitudes, skills, and competencies with the level of implementation of community health services and that there is an interaction between competence and training. The results of the competency analysis obtained an OR value of 6.429, meaning that public health center nurses who have good competence have a chance of 6.429 times to carry out community health care activities optimally. Most dominant with the implementation of public health care is the interaction between competence and training. The competence of nurses need to be improved in order to optimize the implementation of community health services through training, coaching through assigned teams, and collaborating with peers and providing support in the form of policies for rewards and sanctions such as nurse career paths.
Nurse competence in implementing public health care Suprapto Suprapto; Trimaya Cahya Mulat; Nur Syamsi Norma Lalla
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 10, No 2: June 2021
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v10i2.20711

Abstract

Health development is a way of increasing awareness, willingness and ability to live healthy for everyone so that an optimal degree of public health can be achieved. The purpose of knowing how the relationship between nurse competence and community health care activities. This study employed quantitative approach and correlation analysis. The population was nurses who work at public health center in Makassar City, Indonesia, however there were 118 nurses who meet the criteria in their selection. There were relationships between attitudes, skills, and competencies with the level of implementation of community health services and that there is an interaction between competence and training. The results of the competency analysis obtained an OR value of 6.429, meaning that public health center nurses who have good competence have a chance of 6.429 times to carry out community health care activities optimally. Most dominant with the implementation of public health care is the interaction between competence and training. The competence of nurses need to be improved in order to optimize the implementation of community health services through training, coaching through assigned teams, and collaborating with peers and providing support in the form of policies for rewards and sanctions such as nurse career paths.
KOMPETENSI MERUPAKAN PARSIAL MEDIATOR DIKLAT TERHADAP MPKP DI RS PURI CINERE JAKARTA Wahyuni, Tri; Tamsah, Hasmin; Cahya Mulat, Trimaya
YUME : Journal of Management Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.292 KB) | DOI: 10.2568/yum.v1i3.328

Abstract

ABSTRAKPelayanan keperawatan disebuah Rumah Sakit ditentukan oleh keberhasilan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan secara professional terhadap pasien, pelayanan dalam hal ini sangat erat kaitanya  dengan hal pemberian kepuasan terhadap pasien. Hal ini ditentukan  oleh keberhasilan sebuah Rumah Sakit dalam pelaksanaan Model Praktik Keperawatan ProfesionalPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh diklat terhadap MPKP melalui kompetensi perawat di RS Puri cinere Jakarta.Metode penelitian ini yaitu menggunakan desain penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat RS Puri Cinere Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel yang digunakan 168 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada responden untuk diisi. Analisis data menggunakan path analysis dengan menggunakan uji regresi linear berganda dan sobel testKesimpulan dari hasil penelitian ini adalah diklat secara tidak langsung melalui kompetensi perawat  di RS Puri Cinere Jakarta tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap MPKP dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0,191 < nilai pengaruh langsung sebesar 0,251. Kata Kunci     : Diklat, MPKP, Kompetensi ABSTRACTNursing service in a hospital is determined by success of nurse in providing nursing care professionally to patients, service in this case is very closely related to providing satisfaction to patienst. This is determined by success of a hospital in the implementation of the professional nursing practice model.This study aims to examine and analyze of influence of education and training on MPKP through nursing competence in Jakarta Puri Cinere hospital.This research method is using survey research design with quantitative approach. The populasion in this study is all nurses in Jakarta Puri Cinere hospital. The Sampling technique uses accidental sampling with the number of samples used by 168 respondents. Data collection is done by providing questionnaires to respondents to be filled out. Data analysis uses path analysis using multiple linear regression test and sobel test.The conclusion of the result of this study is that indirect training through nurse competency at Jakarta Puri Cinere hospital has no positive and significant influence on MPKP with an indirect influence value of 0,191 < direct influence value of 0,251.Keywords      : Education and training, MPKP, Competence
Studi Kasus Pada Pasien Dengan Masalah Kesehatan Ispa Dikelurahan Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makassar Dr. Trimaya Cahya Mulat; suprapto suprapto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.314 KB) | DOI: 10.35816/jiskh.v8i2.55

Abstract

Latar belakang;tujuan pembangunan nasional dibidang kesehatan adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat untuk mencapai hidup sehat bagi penduduk guna mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara umum tentang pelaksanaan asuhan keperawatan dengan masalah kesehatan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah keperawatan dengan terperinci, memiliki pengambilan data yang mendalam dan menyertakan berbagai sumber informasi. Hasil penelitian setelah di lakukan asuhan keperawatan terdapat masalah kesehatan akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat serta kurang pengetahuan, didapatkan gambaran bahwa dalam menentukan suatu rencana kedepan, sangat tergantung pada sumber daya yang ada dalam keluarga, baik sumber daya finansial maupun sumber daya manusia dan kesadaran tentang pentingnya kesehatan pada setiap anggota keluarga perlu ditanamkan, pentingnya personal hygiene serta kesehatan lingkungan yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan. Disamping itu kita tetap memberi motivasi pada keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada. berusaha menerapkan pengetahuan yang diperolehnya baik secara verbal, sikap dan psikomator.
PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP PEMANFAATAN INSTALASI FARMASI RSUD AJJAPPANNGE KABUPATEN SOPPENG Mulat, Trimaya Cahya; Hasmin, Hasmin; Nirwati, Nirwati
Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN Vol 4 No 3 (2015): Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.914 KB)

Abstract

This study aims to analyze the effect of service quality in a whether partially or simultaneously way to the utilization of pharmacy hospital installation Ajjappannge Soppeng. This study was conducted at Hospital Ajjappannge Soppeng for two months starting from December 2014 to Januari 2015. The method used was quantitative method using a questionnaire by taking&nbsp; 100 patients and family as samples, making the data as respondents were determined by accidental sampling technique, the data were analyzed by using the validity, reliability, and using product moment correlation was continued using multiple linier regression through the test statistics, t test, and test the model provisions. The results of this study showed that the quality of services that include tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy positive and significant effect whether partially or simultaneously way on the utilization of pharmacy hospital installation Ajjappannge Soppeng.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PENGAWASAN PIMPINAN TERHADAP KINERJA MELALUI DISIPLIN PEGAWAI DI UPT PUSKESMAS POLOMBANGKENG SELATAN Muriani, Muriani; Dammar, Baharuddin; Cahya Mulat, Trimaya
YUME : Journal of Management Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Pascasrjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.551 KB)

Abstract

ABSTRAK Dari hasil penelitian ini peneliti menemukan (1) Analisis Pengaruh X1 (Motivasi) terhadap Y (Disiplin) dimana dari hasil analisis pada tabel 4.9 diperoleh nilai signifikansi X1=0.000<0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh yang signifikan X1 terhadap Y. (2)Analisis pengaruh X2 (Pengawasan) terhadap Y (Disiplin) dimana dari hasil analisis pada tabel 4.9 diperoleh nilai signifikansi X2=0.000<0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh yang signifikan X2 terhadap Y. (3)Analisis Pengaruh X1 (Motivasi) terhadap Z (Kinerja) dimana dari hasil analisis pada tabel 4.11 diperoleh nilai signifikansi X1=0.481>0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat pengaruh yang signifikan X1 terhadap Z. (4) Analisis pengaruh X2 (Pengawasan) terhadap Z (Kinerja) dimana dari hasil analisis pada tabel 4.11 diperoleh nilai signifikansi X2=0.000<0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh yang signifikan X2 terhadap Z. (5) Analisis pengaruh Y (Disiplin) terhadap Z (Kinerja) dimana dari hasil analisis pada tabel 4.11 diperoleh nilai signifikansi Y=0.117>0.05. sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung tidak terdapat pengaruh yang signifikan Y terhadap Z. (6) Analisis pengaruh X1 melalui Y terhadap Z diketahui pengaruh langsung yang diberikan X1 terhadap Z sebesar 0.089. Sedangkan pengaruh tidak langsung X1 melalui Y terhadap Z adalah perkalian antara nilai beta X1 terhadap Y dengan nilai beta Y terhadap Z yaitu: 0.511 X 0.250 = 0.128. Jadi pengaruh total yang diberikan X1 terhadap Z adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung yaitu: 0.089 + 0.128 = 0.217. Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar 0.089 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0.128 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X1 melalui Y mempunyai pengaruh signifikan terhadap Z. (7) Analisis pengaruh X2 melalui Y terhadap Z diketahui pengaruh langsung yang diberikan X2 terhadap Z sebesar 0.494. Sedangkan pengaruh tidak langsung X2 melalui Y terhadap Z adalah perkalian antara nilai beta X2 terhadap Y dengan nilai beta Y terhadap Z yaitu: 0.466 X 0.250 = 0.117. Jadi pengaruh total yang diberikan X2 terhadap Z adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung yaitu: 0.494+ 0.117 = 0.611. Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar 0.494 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0.117 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih Kecil dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X2 melalui Y tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Z. Kata Kunci : Motivasi Kerja, Kinerja, disiplin 
STUDI KASUS PADA PASIEN Tn. “B” DENGAN DIABETES MILLITUS DIRUANG IGD RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR Tri Maya Cahyamulat; Yuriatson Yuriatson
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.957 KB) | DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.63

Abstract

Pendahuluan, gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduk yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya diseluruh wilayah Republik Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi atau gambaran yang nyata tentang pelaksanaan studi kasus pasien dengan Diabetes Mellitus.Metode penelitian ini yang digunakan dengan pendekatan Studi Kasus desain deskriptif dimana akan menjelaskan tentang kasus yang dialami oleh pasien dengan Diabetes Militus. Subyek dari studi kasus ini adalah pasien Tn.”B” dengan Diabtes Militus yang dirawat di instalasi uni gawatdarurat rumah sakit Labuang Baji Makassar.Hasil penelitian ini adalah Pada pengkajian data yang di temukan pada teori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: poliuria (banyak kencing), Diagnosa yang ditemukan dalam kasus tapi tidak ditemukan diteori adalah kelemahan berhubungan dengan energi metabolik. Sedangkan diagnosa keperawatan yang ditemukan diteori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: kelelahan, ketidakberdayaan, dalam rencana asuhan keperawatan yang dikemukakan dalam kasus sesuai dengan kebutuhan klien, sedangkan perencanaan asuhan keperawatan dalam teori tetap memperhatikan kondisi dan respon klien,Implementasi asuhan keperawatan mengacu pada masalah keperawatan yang muncul dengan berpedoman pada teori dan tetap memperhatikan keadaan klien, respon klien serta fasilitas yang ada dan kebijakan dari rumah sakit,Pada evaluasi keperawatan, diagnosa keperawatan yang muncul ada tiga. Dari ketiga diagnosa keperawatan tersebut ada satu diagnosa keperawatan yang belum teratasi. Kesimpulan Pasien dengan Diabetes Mellitus agar selama dalam masa perawatan, selalu melakukan anjuran dari petugas kesehatan, begitupun setelah keluar dari rumah sakit. Agar meningkatkan mutu pelayanan keperawatan perlu ditunjang dengan pengadaan fasilitas-fasilitas yang memadai seperti : alat-alat instrumen, tempat cuci tangan dan handuk sendiri, celemek dan sarung tangan yang dapat dipakai perawat sebagai pelindung bila merawat penderita diabetes millitus
Tingkat Pengetahuan Peran Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Trimaya Cahya Mulat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v6i2.208

Abstract

Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang secara keseluruhannya perlu digalakkan. Hal ini telah digariskan dalam sistem kesehatan nasional antara lain disebutkan bahwa, sebagai tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk atau individu agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan pembanguann nasional.Metode penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh kader posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai yang berjumlah 75 orang dan sampel penelitian yaitu 35 orang responden (total sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuissioner kepada responden untuk diisi dan observasi langsung terhadap peran kader posyandu yang dilakukan oleh peneliti Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu mulai dari tanggal 22 sampai tanggal 24 Juli 2013. Selama penelitian berlangsung, didapatkan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 35 orang responden. Setelah data diolah dan dianalisa, maka didapatkan hasil kader posyandu baik sebayak 28 (80%) orang responden, sedangkan kader posyandu cukup baik sebanayk 7 (20%) orang responden. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Hasil penelitian diperolehnya kader di wilayah kerja Puskesmas Samataring Kecamatan Sinjai Timur kabupaten sinjai, kader posyandu memiliki pengetahuan tentang peran kader posyandu yang baik dan cukup baik, yang mana kader dengan pengetahuan yang baik sebanyak 28 orang responden (80%), sedangkan kader dengan pengetahuan yang cukup baik sebanyak 7 orang responden (20%)
Faktor Determinan Pengembangan Kapasitas Perawat dalam Pelayanan Kesehatan Suprapto Suprapto; Trimaya Cahya Mulat; Ismail Ismail; Erlina Y Kongkoli
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.628

Abstract

Introduction; Health services are public services carried out by organizations or health service facilities as an effort to fulfill the basic needs of the community. Aim; determine the determinant factors in developing the capacity of nurses in health services. Method; This research is qualitative, the data sources used are primary and secondary data sources. Data were collected by observation, interviews, and document studies. The data analysis used was descriptive qualitative through in-depth interpretation and meaning by simplifying data, presenting data, and making conclusions, and validating by data triangulation. Results: That the determinant factors determine the capacity development of nurses as follows; leadership; commitment; resources; culture; spiritual; technology; Conclusion; that it can be stated that the research findings on the strategy of developing the capacity of nurses in health services can be realized by; education and training based on spiritual aspects and technological aspects in developing nurse capacity.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP TINGKAT KESEHATAN MELALUI TINDAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA SMA NEGERI 8 SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI Mutmainna Mutmainna; Ansar Ansar; Trimaya Cahya Mulat
YUME : Journal of Management Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2568/yum.v2i2.432

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dan lingkungan terhadap tingkat kesehatan melalui tindakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa SMA 8 Sinjai Borong Kabupaten Sinjai.Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, kuesioner dan observasi dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X , XI dan XII SMA Negeri 8 Sinjai Borong Kabupaten Sinjai, Adapun teknik sampel yang digunakan yaitu Sampling  acak dengan sampel sebanyak 200 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis jalur.Hasil penelitian di SMA Negeri 8 Sinjai Borong Kabupaten Sinjai menunjukkan bahwa, pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tindakan  PHBS, lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tindakan PHBS, tindakan PHBS berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesehatan, pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesehatan, lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesehatan, pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesehatan melalui Tindakan  PHBS, dan Lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesehatan melalui Tindakan  PHBS. Kata Kunci  : Diklat, Disiplin Kerja, Kinerja, Pengembangan Karir.  ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze the influence of knowledge and environment on the level of health through clean and healthy behavioural measures (PHBS) of 8 sinjai borong high school students in Sinjai district.The research method used was interviews, questionnaires and observations with a cross-sectional study approach. The population in this study were students of class X, XI and XII of Sinjai Borong 8 High School in Sinjai District. The sampling technique used was random sampling with a sample of 200 students. Data analysis techniques used are path analysis techniques.The results of the research at 8 Sinjai Borong  High School show that, Knowledge has a positive and significant effect on PHBS Actions, Environment has a positive and significant effect on PHBS Actions, PHBS Actions have a positive and significant effect on Health Level, Knowledge has a positive and significant effect on Health Level positive and significant effect on the Health Level, Knowledge has a positive and significant effect on the level of health through PHBS Actions, and the Environment has a positive and significant effect on the level of health through PHBS Actions.Keywords: Knowledge, Environment, Health Level, PHBS