Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN PENILAIAN NON TES SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP DAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI IPA DI MAN 2 MATARAM TAHUN AJARAN 2014/2015 Lia Savitri Romdani; Nur Lestari; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.171 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v11i2.112

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap dan keterampilan peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan menerapkan penilaian nontes pada kelas XI IPA di MAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April - Mei 2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPA MAN 2 Mataram tahun ajaran 2014/2015 sejumlah 122 peserta didik. Desain penelitian yang digunakan yaitu nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling.  Kelas kontrol yaitu kelas XI IPA 1 dan kelas eksperimen yaitu kelas XI IPA 2. Pengumpulan data menggunakan angket dan penilaian unjuk kerja. Angket digunakan untuk menilai sikap, sedangkan penilaian unjuk kerja digunakan untuk menilai keterampilan. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari rerata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,97 lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 0,74 untuk hasil belajar ranah afektif (sikap). Peningkatan hasil belajar ranah psikomotorik sebesar 0,63 lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 0,53. Pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki hasil belajar yang berbeda signifikan. Maka dapat disimpulkan penilaian non tes dapat meningkatkan sikap dan keterampilan peserta didik. Kata Kunci: Penilaian non tes, hasil belajar (afektif dan psikomotorik) Abstract: This study aims to determine the increase in students' attitudes and skills are given learning by applying non-test assessment. In this study, the student is in grade XI MAN 2 Mataram Academic Year 2014/2015. This study was conducted in April-May 2015. The research is a quasi experiment. The population in this study are all students in grade XI MAN 2 Mataram academic year 2014/2015 (122 students). The research design was non equivalent control group design. Sampling was done by simple random sampling with a control class (XI IPA 1) and the experimental class (XI IPA 2). Questionnaire and performance assessment are used for data collection. Improved learning outcomes can be seen from the N-Gain in the experimental class 0,97. This value is higher than the control class of 0.74 for the affective learning outcomes (attitudes). Increased yield of 0.63 psychomotor domains of learning. This value is higher than the control class is 0.53. Learning outcomes between control and experimental classes differ significantly. It can be concluded non-test assessment can improve attitudes and skills of learners.Keywords: Non-test Assessment, learning outcomes (affective and psychomotor)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK (TONGKAT BERBICARA) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 LABUAPI TAHUN AJARAN 2011/2012 Hartati, Nila; Artayasa, Putu; Lestari, Nur
Jurnal PIJAR Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick (Tongkat berbicara) terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Labuapi Tahun Ajaran 2011/2012. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMA Negeri 2 Labuapi dan sampel penelitian adalah kelas XA yang berjumlah 27 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XC yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil penelitian berupa hasil belajar kognitif (nilai Post-test), hasil belajar  afektif (rubrik penilaian afektif) dan lembar observasi aktivitas guru. Untuk menguji hipótesis digunakan uji-t polled varians  terhadap hasil belajar (Kognitif dan afektif) antara kelas ekeperimen dan kontrol dengan taraf kesalahan 5% menunjukkan nilai thitung > ttabel (2,583 >1,673). Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick (Tongkat Berbicara) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Labuapi tahun ajaran 2011/2012.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMPN 3 GUNUNGSARI TAHUN AJARAN 2014/2015 Zakrah, Zaetun; Lestari, Nur; ., Kusmiyati
Jurnal PIJAR Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dalam pembelajaran IPA di sekolah diharapkan guru lebih menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses serta sikap ilmiah, untuk mengembangkan kompetensi sebagai aspek penting kecakapan hidup, sehingga pembelajaran IPA dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (student centered), salah satunya adalah strategi pembelajaran discovery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa  pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Gunungsari Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalen control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terbagi dalam lima kelas, dengan menggunakan teknik cluster random sampling diperoleh sampel kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMPN 3 Gunungsari pada tanggal 28 Oktober sampai tanggal 18 November Tahun 2014. Instrumen penelitian terdiri dari tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi aktivitas guru. Data penelitian dianalisis menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t polled varians pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (73,7>65,8). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel (thit3,21>ttab2,02). Maka dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran discovery berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 3 Gunungsari Tahun Ajaran 2014/2015. Kata kunci:Strategi Pembelajaran Discovery, Keterampilan Berpikir KritisAbstract: Natural science instruction in school, teachers are expected to put more emphasize on the provision of direct learning experience through the use and development of process skills and scientific attitude, to develop competence as an important aspect of life skills, so that learning science  could be vehicle for students to learn about themselves and the nature around. Therefore, needful learning strategy oriented to students, one of which is a discovery learning strategy. This study aims to determine the effect of discovery learning strategy to students critical thinking skills in science in the SMPN 3 Gunungsari Academic Year 2014/2015. This study was a quasi-experimental research design with nonequivalen control group design. The population of this study were all students at grade VIII which divided into five classes, using cluster random sampling technique was obtained sample class as a class experiment VIIIA and VIIIB class as the control class. This research was conducted at SMPN 3 Gunungsari, in October to November 2014. The research instrument consisted of a test of critical thinking skills, observation of student activity sheets, and teacher observation sheet activities. Data were analyzed using hypothesis testing polled variance t-test at 5% significance level. The results indicating that the average value of critical thinking skills experimental class is higher than the control class (73.7> 65.8). Hypothesis test results indicating that t-test is higher than t-table (tcount3,21> ttable2,02), so it can be concluded that the discovery learning strategies having an effect on students critical thinking skills in natural science instruction in class VIII SMP 3 Gunungsari academic year 2014/2015 Keywords:Discovery Learning Strategy, Critical Thinking Skills
Pelatihan Pembuatan Preparat Kromosom Dan Peyusunan Karyotipe di Fakultas Mipa Program Studi Biologi Universitas Islam Al-Azhar Mataram Mertha, I Gde; Bahri, Syamsul; Zulkifli, Lalu; Ramdani, Agus; Lestari, Nur
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.037 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.358

Abstract

Abstract: Dalam upaya meningkatkan mutu penelitian dan pembelajaran genetika dan sitotaksonomi di perguruan tinggi diperlukan keterampilan teknik pembuatan sediaan kromosom. Sediaan kromososm tahap metafase yang menunjukkan bentuk morfologi yang jelas dan tersebar dengan baik (tidak tumpang tindih) sangat diperlukan dalam pembuatan karyotipe. Untuk mendapatkan gambaran kromosom tersebut diperlukan latihan yang intensif dalam preparasinya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknik pembuatan preparat untuk pengamatan bentuk morfologi kromosom yang tersebar dengan baik dan teknik penyusunan karyotipe dalam bentuk karyogram dan idiogram di Program Studi Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Penyampaian materi pelatihan dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan unjuk kerja berupa kegiatan praktek pembuatan preparat kromosom tahap metafase dengan perlakuan kolkisin, serta penyusunan karyotipe yang disajikan dalam bentuk karyogram dan idiogram. Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung dapat disimpulkan hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu: (1) Kegiatan pelatihan pembuatan preparat untuk pengamatan morfologi bentuk kromosom dan penyusunan karyotipe direspon positif oleh peseta pelatihan sebagai keterampilan yang sangat bermanfaat untuk menunjang kualitas pengajaran dan penelitian, (2) Minat yang tinggi peserta pelatihan dalam mengikuti praktikum meningkatkan kemampuan mikroteknik preparasi kromosom yang sangat berharga bagi pengembangan ilmu yang didalami dan penelitiannya, (3) Penuntun praktikum mikroteknik pembuatan sediaan untuk pengamatan morfologi bentuk kromosom yang telah disusun tim pengabdian dapat menjadi acuan ilmiah peserta pelatihan dalam praktikum dan penelitian. Kata Kunci: Kromosom; Preparat Squash; Karyotype; Idiogram
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK (TONGKAT BERBICARA) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 LABUAPI TAHUN AJARAN 2011/2012 Nila Hartati; Putu Artayasa; Nur Lestari
Jurnal Pijar Mipa Vol. 8 No. 1 (2013): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.812 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v8i1.52

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick (Tongkat berbicara) terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Labuapi Tahun Ajaran 2011/2012. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMA Negeri 2 Labuapi dan sampel penelitian adalah kelas XA yang berjumlah 27 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XC yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil penelitian berupa hasil belajar kognitif (nilai Post-test), hasil belajar  afektif (rubrik penilaian afektif) dan lembar observasi aktivitas guru. Untuk menguji hipótesis digunakan uji-t polled varians  terhadap hasil belajar (Kognitif dan afektif) antara kelas ekeperimen dan kontrol dengan taraf kesalahan 5% menunjukkan nilai thitung > ttabel (2,583 >1,673). Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick (Tongkat Berbicara) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Labuapi tahun ajaran 2011/2012.Kata kunci : pembelajaran kooperatif, Talking Stick (Tongkat Berbicara) , hasil belajar.Abstract: This research was to know the effect of cooperative learning model by Talking Stick type the result learn of biology to students grade an  SMA Negeri 2 Labuapi in academic year 2011/2012. This type of research is an eksperimental. Population in this research were students in class X SMA Negeri 2 Labuapi and sample at this research are XA grade student amounting to 27 people as a class experimental and XC class student who numbered 30 persons as the control class. Sampel were determined using cluster random sampling technique. Data from studies of cognitive result larning (the post-test), affective result learning (affective assessment rubric), and teacher activity sheet. To test the hypothesis used polled varince t-test against the result of learning (Cognitive and Affective) between classes experimental and control with and error level of  5% shows the value  tcount > ttable  (2.583 >1,673). It can be concluded that the effect of cooperative learning model types talking stick the result learn biology class X SMA Negeri 2 Labuapi academic year 2011/2012.Key words: Cooperative Learning, Talking Stick, Learning Outcome
PENGARUH PENERAPAN METODE OBSERVASI YANG DIVARIASIKAN DENGAN LKS WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 MATARAM Eryuni Ramdhayani; Nur Lestari; I Wayan Mertha
Jurnal Pijar Mipa Vol. 6 No. 2 (2011): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.225 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v6i2.128

Abstract

Abstak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode observasi yang divariasikan dengan LKS words square terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Mataram Tahun Ajaran 2011/2012. Jenis penelitian ini adalah experiment dengan desain penelitian posttest-only control design. Data hasil penelitian berupa hasil belajar (kognitif, afektif dan psikomotor), dan lembar observasi aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 77,32 lebih besar dari nilai rata-rata post-test kelas kontrol masing-masing sebesar 70,08. Ketuntasan belajar kelas eksperimen mencapai 92% dan kelas kontrol mencapai 70%. Uji hipótesis dengan uji-t polled varian terhadap hasil belajar (Kognitif, afektif, dan psikomotor) antara kelas ekeperimen dan kontrol menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar biologi yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa penerapanan  metode observasi yang divariasikan dengan LKS word square berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Mataram tahun ajaran 2011/2012.Kata kunci: Metode Observasi, LKS Word Square, Hasil belajar Abstract. This research is held to know the effect of using the observation method varied with LKS word square to achievement  results of student class VIII student of biology SMP Negeri 8 Mataram academic year 2011/2012. This kind of research is a experiment with posttest-only control design. The results showed that the average post-test experiment class are 77.32 they are greater than the average post-test control 70.08. Exhaustiveness studied experiment class 92% and control class 70%. Test the hypothesis with the t-test variant polled on learning outcomes (cognitive, affective, and psychomotor) between classes ekeperimen and control which means that there are biological differences in learning outcomes significantly between experiment and control class. The conclusion of this research is using observation method which varied with the LKS word square is effect for the achievement of biology  student class VIII in SMP Negeri 8 Mataram academic year 2011/2012.Keywords: observation method, LKS Word Square, achievement
Development Teaching Basic Skill’s VCD Media to Improve Teaching Skills in Subjects Micro Teaching Satutik Rahayu; Nur Lestari; I Gde Mertha
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 4 No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.362 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v4i2.837

Abstract

This study aims to: 1) determine the quality of the results of VCDs that have been developed, 2) find out whether there is an increase in student teaching skills in micro-learning. This research is a development research using ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) models. Validation of learning videos is done by learning media experts and user response questionnaires. Data analysis used descriptive analysis and N-Gain test. The results showed that the average score of the media expert validation was 86.7% in the good and usable category, while the results of the user response questionnaire were 87.9% in the good category and suitable for use. Hail the N-gain test found that there was an increase in the basic teaching skills of students after using the VCD of basic teaching skills in the micro-learning course which was 0.7.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMPN 3 GUNUNGSARI TAHUN AJARAN 2014/2015 Zaetun Zakrah; Nur Lestari; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 10 No. 2 (2015): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.077 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v10i2.31

Abstract

Abstrak: Dalam pembelajaran IPA di sekolah diharapkan guru lebih menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses serta sikap ilmiah, untuk mengembangkan kompetensi sebagai aspek penting kecakapan hidup, sehingga pembelajaran IPA dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (student centered), salah satunya adalah strategi pembelajaran discovery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa  pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Gunungsari Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalen control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terbagi dalam lima kelas, dengan menggunakan teknik cluster random sampling diperoleh sampel kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMPN 3 Gunungsari pada tanggal 28 Oktober sampai tanggal 18 November Tahun 2014. Instrumen penelitian terdiri dari tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi aktivitas guru. Data penelitian dianalisis menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t polled varians pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (73,7>65,8). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel (thit3,21>ttab2,02). Maka dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran discovery berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 3 Gunungsari Tahun Ajaran 2014/2015. Kata kunci:Strategi Pembelajaran Discovery, Keterampilan Berpikir KritisAbstract: Natural science instruction in school, teachers are expected to put more emphasize on the provision of direct learning experience through the use and development of process skills and scientific attitude, to develop competence as an important aspect of life skills, so that learning science  could be vehicle for students to learn about themselves and the nature around. Therefore, needful learning strategy oriented to students, one of which is a discovery learning strategy. This study aims to determine the effect of discovery learning strategy to students' critical thinking skills in science in the SMPN 3 Gunungsari Academic Year 2014/2015. This study was a quasi-experimental research design with nonequivalen control group design. The population of this study were all students at grade VIII which divided into five classes, using cluster random sampling technique was obtained sample class as a class experiment VIIIA and VIIIB class as the control class. This research was conducted at SMPN 3 Gunungsari, in October to November 2014. The research instrument consisted of a test of critical thinking skills, observation of student activity sheets, and teacher observation sheet activities. Data were analyzed using hypothesis testing polled variance t-test at 5% significance level. The results indicating that the average value of critical thinking skills experimental class is higher than the control class (73.7> 65.8). Hypothesis test results indicating that t-test is higher than t-table (tcount3,21> ttable2,02), so it can be concluded that the discovery learning strategies having an effect on students' critical thinking skills in natural science instruction in class VIII SMP 3 Gunungsari academic year 2014/2015 Keywords:Discovery Learning Strategy, Critical Thinking Skills
TEKNIK PENERAPAN LESSON STUDY BAGI GURU SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA PPL FKIP UNRAM Dadi Setiadi; Nur Lestari; Mahrus Mahrus
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.799 KB) | DOI: 10.29303/interaktif.v1i1.1

Abstract

Many efforts have been made to improve the quality, one of which is lesson study. The service activities aim to make teachers comprehensively understand the concepts, advantages of lesson study, and be skilled in planning, implementing and evaluating lesson study reflections. This service emphasizes practice and is mentoring so that participants are more interested in participating in activities because the provision of assistance or guidance is more personal. The steps of service activities are as follows: (1) preparation stage; (2) implementation stage; (3) the stage of mentoring and monitoring; (4) evaluation and reporting stage. With an implementation model that is more based on direct classroom practice by participants, it is more likely that participants are skilled in carrying out lesson study and can be sustainable, including being applied in mentoring students participating in PPL FKIP UNRAM. The results showed that the participants were enthusiastic about participating in the service and understood well and comprehensively about the basic concepts of lesson study, had a good understanding of the advantages of implementing lesson study to improve the learning process, teachers had a good understanding of the techniques of implementing lesson study in schools, skilled in planning, implementing and evaluating and reflecting on the implementation of lesson study.